Anda di halaman 1dari 75

Proposal yayasan “ARSELI GAMA”

Proposal yayasan “ARSELI GAMA”

July 12

2014

diajukan sebagai wadah bagi Angkatan 95 UGM untuk sarana berkegiatan sosial bersama.

by TIM 5

Jakarta, 12 Juli 2014 Kepada Yth. TEMAN-TEMAN ARSITEK 95 UGM di manapun berada PERIHAL :

Jakarta, 12 Juli 2014

Kepada Yth. TEMAN-TEMAN ARSITEK 95 UGM di manapun berada

PERIHAL : Proposal Pendirian Yayasan 95

Dengan hormat,

Bersama ini kami lampirkan proposal pendirian yayasan yang sederhana dan bermula hanya dari

internal kita saja, yaitu yayasan yang didirikan oleh Arsitek 95 UGM Yogyakarta. Ketika masa kuliah dulu kita merasa solid karena ada wadah yang menyatukan kita dalam kebersamaan yaitu sarana belajar bersama (baca : kampus). As simple as that, sekarang ketika kita sudah berpencar dengan kesibukan masing-masing, diharapkan kita juga masih solid dalam wadah kebersamaan yaitu sarana

sosial bersama

dimana

kita menyebutnya Yayasan 95.

Proposal ini kami susun untuk mendapatkan kesamaan visi dari teman-teman semua, namun tidak

kapan saja teman-teman dapat bergabung

ketika merasa satu visi. Namun walaupun tidak semuanya teman-teman bergabung dalam yayasan ini, mohon kiranya kami diberikan izin untuk tetap menyebutnya sebagai yayasan 95 milik kita bersama.

ada paksaan untuk bergabung, it just a matter of time

Demikian kami sampaikan, tidak hanya atas perhatiannya saja kami ucapkan terimakasih, namun atas dukungan dan doa teman-teman semuanya agar yayasan ini dapat terwujud maka kami ucapkan maturnuwun sanget.

Lampiran :

Hormat kami,

Tim 5 Penyusun

1.

TIMELINE REUNI 20 THN ARSELI GAMA

2.

RENCANA CASH FLOW YAYASAN

3.

Fc. KTP para Pendiri (min. 2 orang), Pembina dan anggota, Pengurus dan anggota, Pengawas dan anggota.

4.

NPWP salah satu Pendiri (yang ditunjuk sebagai Ketua Pembina).

5.

Surat Penyataan Kesanggupan bermaterei menjadi Pendiri, Pembina dan anggota, Pengurus dan anggota, dan pengawas dan anggota (Asli).

6.

Surat Penyataan Domisili Yayasan (ditandatangani oleh kepala Desa/Lurah dimana kantor yayasan bertempat)

7.

Surat Pernyataan Harta Pemisah Kekayaan

8.

Surat Pernyataan Harta Sah-Halal

9.

Contoh Akta Pendirian Yayasan

10.

Draft AD/ART YAYASAN ARSELI GAMA

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

2

halaman LATAR BELAKANG 4 NAMA YAYASAN 5 VISI MISI YAYASAN 6 LEGAL , PENGURUS, DOMISILI

halaman

LATAR BELAKANG

4

NAMA YAYASAN

5

VISI MISI YAYASAN

6

LEGAL , PENGURUS, DOMISILI , TYPE & AD/ART YAYASAN

7

SUMBER DANA YAYASAN

9

PROGRAM JANGKA PENDEK

11

PROGRAM JANGKA PANJANG

14

Lampiran :

1.

TIMELINE REUNI 20 THN ARSELI GAMA

16

2.

RENCANA CASH FLOW YAYASAN

17

3.

Fc. KTP para Pendiri (min. 2 orang), Pembina dan anggota, Pengurus dan anggota, Pengawas dan anggota

18

4.

NPWP salah satu Pendiri (yang ditunjuk sebagai Ketua Pembina)

19

5.

Surat Penyataan Kesanggupan bermaterei menjadi Pendiri, Pembina dan anggota, Pengurus dan anggota, dan pengawas dan anggota (Asli)

20

6.

Surat Penyataan Domisili Yayasan (ditandatangani oleh kepala Desa/Lurah dimana kantor yayasan bertempat)

21

7.

Surat Pernyataan Harta Pemisah Kekayaan

22

8.

Surat Pernyataan Harta Sah-Halal

23

9.

Contoh Akta Pendirian Yayasan

24

10.

DRAFT AD/ART YAYASAN

68

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

3

LATAR BELAKANG Kumpul yuk kumpul Kalimat itu sering kita dengar/baca ketika sudah lama sekali diantara

LATAR BELAKANG

Kumpul yuk kumpul

Kalimat itu sering kita dengar/baca ketika sudah lama sekali diantara teman-teman kita tidak bertemu, kita ingin mengetahui kabar masing-masing walaupun itu hanya 3-8 orang saja yang

berkumpul, entah itu di Jakarta, di Yogya, di Medan, di Lombok, atau dimanapun berada - kita bisa

sudah berjalan

menuju ke th 2015

spontan untuk berkumpul. Tanpa terasa sejak kita bertemu di th 1995

sekarang

setahun

lagi kita merayakan 20 tahun kebersamaan angkatan 95 Ars UGM.

Demi masa

demi

waktu yang berjalan

Kalimat itu juga sering kita dengar, tanpa sadar kita sudah beranjak dewasa dan matang di masa sekarang. Dari acara kumpul spontan sampai dengan yang direncanakan, terutama pertemuan

di Jakarta dimulai dari Rumah Yoga, di Hotel Luwansa, di rumah Icha, di rumah Faisal dan

terakhir di rumah Ratih bulan Mei 2014 lalu, kita saling share tentang perlunya silaturahmi dan membuat wadah baru untuk membuat angkatan 95 tetap solid. Berbagai ide muncul tentang wadah tsb berupa lembaga sosial, atau lembaga bisnis bersama atau bahkan hanya berupa perkumpulan biasa yang terkoordinir.

Sepertinya layaknya reuni kecil, ketika teman-teman berkumpul dan berbicara bisnis atau pekerjaan, teman-teman sangat antusias bercerita ide-ide atau pencapaian karirnya, salut !! Lulusan 95 Arsitek UGM telah menjelma dalam beberapa profesi, beberapa teman share tentang info pekerjaan yang dapat ia support, bahkan ada yang bisa mensupport segalanya alias palugada, ada juga teman yang bercerita bahwa ia rela mengorbankan karirnya untuk menjadi ibu rumah tangga yang baik, dan sebagian teman menawarkan bisnis-bisnis hebat dgn profit sharing, namun sebagian lagi ada yang hanya sebagai pendengar yang baik karena belum tentu bisnis itu cocok baginya. Sangat beragam diskusi tentang bisnis, namun tidak semua kita menguasai dan akhirnya diskusi menjadi terkelompok atas kesamaan visi bisnis masing-masing.

bumbu dapur, anak sekolah,

oh indahnya.

Berbagi cerita sederhana tentang kehidupan sosial rumah tangga di sekitar kita. Betapa

sederhana pembicaraan itu dan akhirnya menyadarkan kita akan waktu yang berjalan dengan

cepatnya

Apa hanya melulu mengejar karir duniawi? Mengapa kita tidak berkumpul dan membicarakan hal simple saja yang kita semua menguasainya ? Akankah reuni 20 tahun 95 besok punya greget

untuk membuat kita berkumpul dan bersilaturahmi ? akankah kita besok kumpul lalu membicarakan bisnis yang tiada akan pernah habisnya dibahas ? atau kita semua tergerak untuk berbuat sosial yang simple yang akhirnya menyatukan kita semua untuk berbuat nyata sebagai

eksistensi 95 ?

oh kegiatan sosial ??? YA, rasanya lebih mudah bagi kita “membuat” wadah

untuk kegiatan sosial dimana kita semua bisa terlibat

Di sisi lain, ada hal simple yang dibicarakan ketika kumpul-kumpul

rumah tangga bahkan ada yang kembali bercerita tentang asmara

juga menyadarkan kita akan apa yang sebenarnya kita cari dan sudah kita perbuat?

pelaksanaannya tergantung kita juga

Agar tidak menjadi sekedar wacana, pada pertemuan di rumah Ratih itulah dibentuk Tim 5 yang bertugas menyusun proposal pendirian yayasan 95 sebagai wadah kegiatan sosial kita bersama.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

4

NAMA YAYASAN YAYASAN “ARSELI GAMA” Pilihan nama yayasan ini bukan merupakan terjemahan atau arti suatu

NAMA YAYASAN

YAYASAN “ARSELI GAMA”

Pilihan nama yayasan ini bukan merupakan terjemahan atau arti suatu kata, namun lebih kepada singkatan dari : Arsitek Sembilan Lima Gadjahmada.

Agar kata 95 tidak terkesan lebih mengikat kepada internal angkatan kita saja maka kita stilirisasi menjadi kata ARSELI, sedangkan kata GADJAHMADA merupakan kata universal yang dapat diasumsikan sebagai simbol semangat pemersatu. Untuk jangka pendek maka nama yayasan ini mempermudah kita mengingatnya sebagai nama angkatan kita, dan untuk jangka panjang nama yayasan ini lebih netral dan nasionalis yang membuka kesempatan semua orang untuk bergabung di dalamnya.

Sebagai alternatif apabila nama diatas sudah terdaftar oleh pihak lain, maka 2 nama cadangannya adalah :

1. YAYASAN ARSELI GADJAH MADA

2. YASASAN SANGALIMA

3. Diskusi open

Usulan logo yayasan :

2. YASASAN SANGALIMA 3. Diskusi open Usulan logo yayasan : Arti logo Yayasan = 1. Gambar

Arti logo Yayasan =

1. Gambar

melambangkan

2. Gambar

melambangkan

3. Gambar

melambangkan

Logo yayasan kita bahas setelah minimal 30 orang sepakat bergabung dalam yayasan ini dibentuk tim kecil lagi yg bertugas membuat logo yayasan.

Nanti

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

5

VISI & MISI YAYASAN Visi dibentuknya Yayasan Arseli ini adalah: “MENCAPAI KESEIMBANGAN HIDUP & MEWUJUDKAN

VISI & MISI YAYASAN

Visi dibentuknya Yayasan Arseli ini adalah:

“MENCAPAI KESEIMBANGAN HIDUP & MEWUJUDKAN JIWA SOLIDARITAS” yang berdaya guna bagi kita, generasi penerus dan masyarakat sekitarnya

Visi yayasan ini adalah murni sosial untuk keseimbangan hidup di dunia dan di akhirat, mari kita rubah paradigma bahwa hanya orang yang sudah selesai “urusan perut”nya saja yang bisa mendirikan atau mengelola yayasan. Mari kita berbuat sesuatu sesuai keikhlasan kita dalam hal materi maupun waktu atau tenaga

untuk kemajuan yayasan kita. Bagi yang mempunyai kesamaan visi ini

silakan bergabung

!!

Untuk mencapai Visi tersebut di atas, maka Misi Yayasan Arseli ini adalah:

1. Membangun mindset “balance of life” kepada semua masyarakat, tidak hanya bekerja mengejar duniawi namun juga beramal utk bekal akhirat

2. Memberi bekal “pendidikan sebagai senjata” kepada semua masyarakat untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik

3. Menciptakan dan mempertahankan “budaya sehat” dari anak-anak sampai lansia

4. Memberdayakan “potensi masyarakat untuk menghasilkan karya“ yang terus berkelanjutan, yang berguna bagi masyarakat maupun generasi penerus.

5. Membangun “kepercayaan dan tali silaturahmi“, dari generasi ke generasi, bersyukur atas keberhasilan dengan berbagi kepada sesama

Dari misi tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa perlunya pendidikan sebagai hal mendasar untuk mencapai “balance of life”, pendidikan formal maupun non formal dan sekaligus pendidikan mindset. Selain pendidikan, kita juga harus memperhatikan kesehatan sebagai kunci keberhasilan aktifitas kehidupan. Setelah itu kita dapat berkarya dan ketika berhasil akan timbul rasa syukur untuk berbagi kepada sesama.

Ada 5 kata sakti sebagai misi kita mencapai keseimbangan hidup, dimana tanpa sadar kita meraihnya seperti bentuk piramida dimana puncaknya adalah KEMAMPUAN KITA UNTUK BERBAGI. Seperti SIKLUS KEHIDUPAN yang sudah kita jalani sekarang, mindset kita ttg pendidikan dan kesehatan yg

dan inilah saatnya bagi Angkatan ’95 - BERBAGI kepada

baik akhirnya tiap kita telah berkarya masyarakat melalui YAYASAN ARSELI GAMA.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

6

LEGAL , PENGURUS , DOMISILI , TYPE & AD/ART YAYASAN Menurut UU no. 16 thn

LEGAL , PENGURUS , DOMISILI , TYPE & AD/ART YAYASAN

Menurut UU no. 16 thn 2001 , YAYASAN adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan dan kemanusiaan, yang tidak mempunyai anggota (baca:pemegang saham).

LEGAL
LEGAL

Agar kita dapat berkegiatan di masyarakat dan mudah untuk mendapatkan donatur maka diperlukan aspek legal. Notaris yang dapat ditunjuk untuk membuat akta yayasan ini adalah Agung Herning, notaris alumni Hukum UGM yang berdomisili di Yogyakarta, dengan biaya Rp. 6 - 8 juta rupiah, dengan waktu penyelesaian Akta Yayasan sekitar seminggu.

Yayasan ini harus mempunyai harta kekayaan awal yang terpisah dari harta pengurusnya, dengan Pembina, Pengawas dan Pengurus Yayasan adalah sbb :

PENDIRI : ANGKATAN 95 ARSITEK UGM PEMBINA : PENGAWAS : 1. Yudo ( yg KTP
PENDIRI :
ANGKATAN 95 ARSITEK UGM
PEMBINA :
PENGAWAS :
1.
Yudo ( yg KTP yogya ) = pendiri
1.
2.
2.
KETUA UMUM :
KETUA I :
KETUA II :
SEKRETARIS UMUM :
BENDAHARA UMUM :
SEKRETARIS I :
BENDAHARA I :
SEKRETARIS II :
BENDAHARA II :
KETUA PROGRAM INSAN :
KETUA PROGRAM SOSIAL :
KABID PROGRAM DIKTRAM :
KABID PROGRAM
ZAKAT :
KABID PROGRAM KESEHATAN :

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

7

PENGURUS KONSEP PENGURUS adalah bahwa pendiri , pembina dan pengawas yayasan dari kita semua sebagai

PENGURUS

KONSEP PENGURUS adalah bahwa pendiri , pembina dan pengawas yayasan dari kita semua sebagai angkatan 95, dengan ketentuan sbb :

1.

Perlu “Founding Yayasan” (7 orang) yang mempunyai kekuatan dalam memutuskan jalannya

kegiatan yayasan. Karena domisili yayasan berada di Yogya maka diperlukan 1-2 orang pendiri yang ber-KTP Yogya dan mempunyai NPWP, pendiri yayasan lainnya bisa dari luar Yogya. Pendiri yayasan menjadi penengah (hak veto) dalam memutuskan ide-ide teman semua. Pendiri Yayasan adalah 7 orang yang bersedia untuk berkonstribusi paling besar.

2.

Pengurus yayasan diusahakan dari kita yang bersedia menjabatnya atau minimal dari lingkaran 95 (masih ada hubungan keluarga). Namun bila tidak memungkinan / tidak ada yg mau menjabat, maka pengurusnya adalah profesional yang kita hired untuk mengurus yayasan kita dengan imbalan gaji. Terutama ketua yayasan harus aktif membuat report bulanan untuk dipertanggungjawabkan kepada pembina dan pengawas yayasan. Ketua yayasan mempunyai masa jabatan 1 (satu) tahun yang dapat diperpanjang apabila berprestasi mengembangkan yayasan.

3.

pengurus mendapatkan gaji. Besarnya gaji akan ditentukan kemudian dalam AD/ART yayasan

4.

Keanggotaan Yayasan ini dapat diwariskan ke anak cucu kita.

5.

Pengurus wajib membuat pembukuan keuangan.

6.

Tujuan yayasan ini bukan untuk memperkaya pengurus yayasan.

7.

Dst

(kita

tentukan kemudian)

Analog dengan sebuah PT/perusahaan, kedudukan Dewan Pembina itu sama halnya dengan RUPS, Pengawas itu sama halnya dengan Komisaris dan Pengurus itu sama halnya dengan Direksi.

Jadi dapat dipahami bahwa tujuan kita reuni 20 thn ’95 di thn 2015 adalah RUPS PERDANA bagi

Yayasan Arseli Gama

hebat tohh

seolah-olah kita punya perusahaan ‘akhirat’

DOMISILI
DOMISILI

Domisili yayasan dipilih di Kota Yogyakarta dengan konsep “TEMPAT BERAWAL DAN KEMBALI” :

- Yogya adalah tempat berawal-nya kita menjadi mahasiswa Ars 95

- lebih ke konsep filosofis, dimana kita melakukan kegiatan sosial semata-mata untuk sarana ibadah kita dan bekal kita ketika kembali kepada sang Pencipta, keberadaan yayasan di Yogya sebagai simbol image tempat kita “kembali ” Sesuai akte yayasan, kita dapat membuka kantor cabang di manapun, namun kita perlu menetapkan yogyakarta sebagai awal domisili yayasan kita.

Domisili

yayasan

adalah

di

Jalan

Kelurahan

kecamatan

Kabupaten

Daerah

Istimewa Yogyakarta. (kita tentukan kemudian, bisa dengan cara kontrak

rumah, atau ada teman yang bersedia meminjamkan tempatnya, dll)

Foto Rumah

Ini adalah rintisan yayasan, tentunya aspek pendanaan menjadi hal mendasar yang menentukan bagaimana yayasan ini dapat berdiri dan berjalan dengan baik sampai dengan reuni 20 th angkatan 95 sebagai target jangka pendeknya.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

8

TYPE YAYASAN Kita perlu mengetahui type-type yayasan yang ada di Indonesia, kita bisa menggolongkan sbb

TYPE YAYASAN

Kita perlu mengetahui type-type yayasan yang ada di Indonesia, kita bisa menggolongkan sbb :

1. Yayasan Bentukan Perusahaan/Orang Kaya Contoh : yayasan Sampoerna, yayasan Nestle, dll dimana yayasan yg dibentuk bakal stabil berkegiatan karena dananya bersumber dari perusahaan yg sudah kaya.

2. Yayasan yg berisi orang-orang yang punya program sosial untuk dimarketingkan kpd donatur Contoh : yayasan kaki palsu, yayasan inkubasi, dll dimana ada ide produk atau kegiatan yang berguna bagi masyarakat banyak yang diusulkan oleh profesional yg didukung oleh donatur

3. Yayasan Tradisional / Konservatif yg berkegiatan sosial, pendidikan, kesehatan

Contoh : yayasan anak yatim, yayasan rumah singgah, yayasan lansia, dll yang mendapatkan dana secara konservatif dari masyarakat yg berjiwa sosial

4. Yayasan yang orientasinya bisnis untuk menghindari pajak (oknum)

Contoh :

(mungkin

teman2 lebih tahu, tdk perlu dijelaskan)

5. Yayasan yang fokus pada kegiatan tertentu yang berefek kepada dunia Contoh : yayasan kanker Indonesia, yayasan AIDS, dll yang merupakan kegiatan nasional

Nah seperti apa yayasan Arseli Gama (di tahap awal)? Yang paling mudah adalah yang type 3, kita bentuk yayasan konservatif saja dulu. Kita semua masih disibukkan dengan urusan perut, sehingga yang bisa kita lakukan adalah berkontribusi pada kegiatan sosial konservatif spt anak yatim, lansia, pendidikan, dll.

Kita masih disibukkan dengan ‘urusan perut’, namun bagi teman-teman yang sudah mampu dan

punya program sosial, tidak menutup kemungkinan yayasan ini akan berkembang menjadi type ke-2. Program-program sosial yang kita ciptakan akan mendapatkan dukungan para donatur, yang

tentunya akan ada ‘take and give’ bagi donatur

akan ada tantangan2 sbb :

- Apa untungnya donatur mendanai kegiatan sosial yayasan Arseli Gama ? Jawab : Yayasan Arseli Gama menjadi media partner bagi donatur dalam kegiatan sosial, sehingga brand awarenes donatur akan diangkat oleh kegiatan yg diciptakan yayasan.

- Saya (oknum) bisa perjuangkan dana 100 jt utk yayasan Arseli Gama, berapa fee utk saya ?

Jawab :

?

Siapkah kita dengan tantangan di atas yang bisa terjadi demikian

bagaimana sikap pengurus dengan kenyataan dilapangan

Hal tsb tidak perlu kita perdebatkan di awal ini. Kita mulai dengan hal-hal sederhana semampu kita

dan seikhlas kita agar YAYASAN INI BERDIRI DULU dengan sumber dana yang ada.

AD/ART YAYASAN

Proposal ini memang luar biasa

mendirikan yayasan yang suatu saat kalian impikan di saat kaya nanti ?

apakah kudu berbicara teknis agar kalian ’95 mau bergabung untuk

teknis kita bicarakan nanti kalau

memang banyak yang bergabung sehingga kita layak untuk mendirikan yayasan sebagai sarana kita reuni / RUPS yayasan.

Misi proposal ini hanya untuk menyamakan visi-misi wahai kawan

Namun Tim 5 berusaha untuk membuat draft AD/ART YAYASAN ARSELI GAMA yang dilampirkan dalam proposal ini.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

9

- SUMBER DANA YAYASAN Yayasan ini dapat berdiri dan berkegiatan dengan disupport dana dari sumber-sumber

-

SUMBER DANA YAYASAN

Yayasan ini dapat berdiri dan berkegiatan dengan disupport dana dari sumber-sumber sbb :

1. DANA AWAL sebagai syarat pendirian yayasan

Sumber

dana

awal

yayasan

saat

dibentuk

dan

terpisah

dari

harta

pendiri

ataupun

pengurusnya

adalah

dari

:

SETORAN AWAL

teman-teman

95 yang

ditetapkan

sebesar

Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) yang dapat diangsur selama 6 bulan.

Mengapa harus sama besarnya ? mengapa tidak seiklhasnya saja ?mengapa besar amat ? Jawab : Konsep yayasan ini adalah milik kita bersama, tidak ada saham, semua berhak usul dan berbuat positif untuk kemajuan yayasan kita. Sehingga angka dana awal ini merupakan ketetapan yang sifatnya adalah kesepakatan bersama.

Belum tentu semua mau bergabung di yayasan ini, kita asumsikan hanya 30 orang saja yg bergabung shg terkumpul dana 30 juta rupiah, cukup untuk kita bisa action Pertimbangannya adalah waktu, dengan penggalangan modal awal yang cukup besar, kita dapat menciptakan kegiatan yang lebih kongkrit dalam waktu setahun kedepan untuk kita reuni. Secara teknis dana awal ini dapat diangsur selama 6 bulan sesuai schedule reuni kita. Namun kami ingatkan kembali bahwa tidak ada paksaan untuk bergabung dalam yayasan ini.

Seperti sudah dijelaskan dalam Legal & Pengurus Yayasan, bahwa perlu adanya PENDIRI YAYASAN yang jumlahnya ganjil, yang mempunyai hak veto dalam pengambilan keputusan.

PENDIRI YAYASAN ARSELI GAMA berkontribusi Rp. 3 juta (nilai yang kecil bagi Anda yang ingin
PENDIRI YAYASAN ARSELI GAMA
berkontribusi Rp. 3 juta
(nilai yang kecil bagi Anda yang ingin
mempunyai ‘perusahaan akhirat’)

Pendiri Yayasan Arseli Gama bisa lebih dari 2 orang, bisa mencapai 99 orang (asalkan ganjil), semua keputusan berdasarkan mufakat, seandainya ada perbedaan pendapat maka pendiri berhak melakukan veto yang nantinya akan dihitung berdasarkan suara terbanyak. Pendiri yayasan adalah kita yang aktif dalam menentukan arah yayasan agar berkembang, Andakah itu ?

2. DANA BULANAN sebagai sarana berkegiatan yayasan

Sumber dana bulanan ini diharapkan dapat diperoleh dari 2 sumber yaitu :

a. SEDEKAH/ZAKAT teman-teman 95 yang besar dananya adalah SE-IKHLAS-NYA.

b. DONATUR PERORANGAN dari pihak luar

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

10

Pengurus yayasan akan memisahkan dana berdasarkan niat para donatur, apakah untuk sedekah atau zakat. Sesuai

Pengurus yayasan akan memisahkan dana berdasarkan niat para donatur, apakah untuk sedekah atau zakat. Sesuai dengan struktur organisasi yayasan, pengurus yayasan akan mengatur penyaluran sumber dana berdasarkan aturan agama maupun aturan ketentuan yang berlaku dalam AD/ART yayasan kita, misalnya sumber dana yang niatnya adalah zakat harus disalurkan sesuai ketentuan zakat tsb, dan dibentuk pengurus yayasan yang khusus untuk penyaluran zakat tsb.

Yayasan ini juga terbuka untuk pihak luar yang ingin menjadi donatur

3. DANA BERKAH sebagai tabungan aset yayasan

Kita menyebutnya sebagai dana berkah apabila bersumber dari donatur suatu organisasi, ataupun donatur perorangan dimana dana yang diberikan cukup besar. Tentunya untuk memperoleh dana ini biasanya perlu suatu proposal kegiatan yang serius dan kontinu, dana yang besar ini dapat untuk membeli suatu aset atau peralatan yang dapat menunjang kegiatan yayasan.

Dalam prakteknya nanti, trend penggalangan dana yayasan menggunakan kata-kata kontribusi, 3 sumber dana di atas dapat dirubah kalimatnya menjadi berikut :

Yayasan Arseli Gama mempunyai program pendidikan bagi Anak Yatim di Yogyakarta, mengundang Anda untuk berkontribusi dengan pilihan paket sbb :

1. Kontribusi Rp. 1 juta,- sebagai pendukung bagi anak yatim, atau konstribusi Rp. 3 juta,- sebagai ayah angkat bagi anak yatim.

2. Kontribusi seikhlasnya tiap bulan selama 1 tahun

3. Kontribusi luar biasa >Rp. 5 jt,- sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.

Semoga kebaikan dan keihlasan Anda menjadi berkah hidup bagi anak yatim di Yogyakarta.

Itu hanya contoh teknis, dapat kita bicarakan kemudian

PROGRAM JANGKA PENDEK

Program JaPe ini dimaksudkan sebagai kegiatan yang realistis dapat diwujudkan dalam waktu dekat dan dapat dilihat hasilnya ketika reuni 20 th 95 yang tinggal setahun lagi. Berikut adalah alternatif programnya :

1. RUMAH SINGGAH & BERKREASI DI JALAN MAGELANG

Lokasi : Jalan Magelang km. 14 Sleman, Yogya

Deskripsi dan ide kegiatan :

- Membeli lahan sawah 1000 m2 di sebelah warung lele di tengah sawah yg sudah ramai,

sebelah

warung lele “BALE RASA”

diajak kerjasama dimana hasilnya untuk operasional bulanan yayasan.

- Lahan tersebut pada pagi hari bisa untuk kegiatan yayasan berupa PAUD, rumah singgah atau

namun pada siang hari bisa menjadi tempat LUNCH MEETING lengkap

perpustakaan

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

11

dengan parkir yang luas. Pada malam hari menjadi tempat makan perluasan dari warung lele tsb

dengan parkir yang luas. Pada malam hari menjadi tempat makan perluasan dari warung lele

tsb

didesign oleh mahasiswa arsitek, sebagai rumah makan dengan tampilan

eksterior/landscape yang berubah tiap bulan, dengan lighting dan material alami dari bambu. Kebutuhan dana :

- Sawah 1000 m2 x harga @300 rb/m2 , total biaya lahan adalah 300 jt

- membangun aula untuk pertemuan seluas 8 x 15 m butuh dana 60 jt

- Total dana awal mencapai 360 juta, belum termasuk legal yayasan

STRENGH - potensi berkembang menjadi seperti “Mang Engking” - operasional yayasan terdukung

WEAKNESS

-

butuh dana besar

OPPORTUNITY

 

THREAT

- Sarana

kreasi

arsitektur

yang

menjadikan

-

Tujuan sosial bercampur bisnis

yayasan ini terkenal

   
sosial bercampur bisnis yayasan ini terkenal     Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 12
sosial bercampur bisnis yayasan ini terkenal     Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 12
sosial bercampur bisnis yayasan ini terkenal     Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 12
sosial bercampur bisnis yayasan ini terkenal     Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 12

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

12

2. PERPUSTAKAAN DI GODEAN Lokasi : di Godean Deskripsi dan ide kegiatan : - Pinjam
2. PERPUSTAKAAN DI GODEAN Lokasi : di Godean Deskripsi dan ide kegiatan : - Pinjam

2. PERPUSTAKAAN DI GODEAN

Lokasi : di Godean Deskripsi dan ide kegiatan :

- Pinjam pakai rumah Aloy di Godean

- Rumah tersebut bisa untuk kegiatan yayasan berupa rumah singgah atau perpustakaan. Banyak anak2 di sana, bahkan warga tetangga Aloy mendukung untuk kegiatan tsb, sehingga bermanfaat bagi putra-putri mereka untuk waktu luang.

- Namun rumah ini sifatnya hanya sementara, karena akan dipersembahkan Aloy kepada istrinya nanti, so harus siap-siap utk pindah rumah dan pindah kegiatan. Kebutuhan dana :

- Sewa rumah Rp. 10 jt / tahun + Meubelair, peralatan komputer, buku, dll butuh dana 15 jt

- Gaji pegawai yayasan Rp. 25 jt/ tahun

- Total dana awal mencapai 50 juta, belum termasuk legal yayasan

atau dikontrak selama 1 thn

STRENGH

WEAKNESS

- Mudah dan cepat terwujud

-

Tempat kegiatan tidak permanent

- Dana murah

 

OPPORTUNITY

THREAT

-

Sarana belajar utk mendirikan PAUD atau PERPUSTAKAAN

-

Kesediaan teman kita Aloy untuk mendukung

3. POSYANDU LANSIA DI YOGYAKARTA

Lokasi : di Yogyakarta Deskripsi dan ide kegiatan :

- Upgrade kegiatan posyandu lansia yg sudah ada, kita danai dan ciptakan manajement yg lebih profesional

- Bisa libatkan adik-adik arsitek sbg kegiatan sosial di jakarta atau kegiatan CSR teman2 semua.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

13

Kebutuhan dana : - Support manajemen butuh dana 10 jt - Gaji pegawai yayasan Rp.

Kebutuhan dana :

- Support manajemen butuh dana 10 jt

- Gaji pegawai yayasan Rp. 25 jt/ tahun

- Total dana awal mencapai 35 juta, belum termasuk legal yayasan

Kita bisa dapatkan program Jangka Pendek utk kegiatan awal yayasan kita, kuncinya kita hrs segera

kumpulkan dana dan bentuk legal yayasan, harus gerak cepat krn waktunya pendek

atas menyebutkan bahwa lebih mudah “upgrade” kegiatan sosial yg sudah ada di Yogya utk kita

jadikan kegiatan yayasan kita, drpd harus “create” kegiatan yang dananya lebih besar

Ilustrasi di

so ?

Diskusi ini bisa kita lanjut setelah dana terkumpul saja yaaa

konkrit utk kegiatan, setelah banyak yg gabung tentunya warga YK bisa usul ide

tim 5 terbatas dalam mencari ide

PROGRAM JANGKA PANJANG

Selalu ingatlah kepada visi yayasan ini, Balance of Life

Di masa depan tidak menutup kemungkinan yayasan kita semakin besar (amin), dan teman-

tentunya banyak donatur kita yang

teman kita banyak yang sukses dan jadi pejabat (amin lagi)

ingin dananya dikembangkan untuk kemajuan yayasan kita bersama.

Bila

sudah berkembang maka dalam yayasan dapat dibentuk divisi Bisnis & Development, dengan kegiatan misalnya sbb :

1. Mendirikan jasa konsultan (konsultan arsitek, property, landsekap, dll)

2. Mendirikan jasa simpan pinjam untuk permodalan

3. Mendirikan bisnis UKM (katering, konveksi, dll)

4. Mendirikan toserba spt kelontong atau bahkan Indomaret

5. Atau bahkan ada yg menjadi developer, pengusaha minyak / tambang, dll

Struktur Organisasi awal yayasan adalah murni sosial, ada divisi insan dan divisi sosial.

who knows ?

Hasil keuntungan dari divisi tersebut tentunya pembagiannya terserah donatur, yayasan hanya mengelola dan menerima sedekahnya saja

Suatu saat kita akan berterimakasih dan bersyukur, bahwa kita sadar untuk membentuk yayasan

ini selagi kita “belum apa2”, dan disaat itulah sebenarnya kita menyadari bahwa kelak 20 thn

lagi ketika sukses nanti – kita akan sering berkumpul dan membahas apa lagi yg bisa kita berikan

untuk sesama, apa lagi kegiatan sosialnya nih ? cepet yuk kumpul sering-sering untuk

membahasnya

lha ya tho, dulu angel kumpul krn sibuk urusan perut

begitulah hidup !

Dalam ketiadaan, kita sadar bahwa kita sebenarnya ada

Hartamu, keluargamu, istrimu, anak-anakmu bahkan roh-mu pun adalah milik-Nya

ketika kehilangan, hanya amalmu yang TIDAK AKAN HILANG dan akan terus bersamamu

kita hrs ikhlas

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

14

PENUTUP Demikian Proposal Yayasan ini kami susun untuk mendapatkan dukungan teman-teman semua. Semoga apa yang

PENUTUP

Demikian Proposal Yayasan ini kami susun untuk mendapatkan dukungan teman-teman semua. Semoga apa yang akan kita lakukan ini mendapatkan berkah dari Tuhan yang Mahaesa. Amin

PROPOSAL INI MEMBAWA MISI :

DI BULAN PUASA SAMPAI DENGAN LEBARAN 2014 INI SEMOGA SUDAH ADA MINIMAL 30 TEMAN’95 YANG SAMA VISINYA UTK BERGABUNG DI YAYASAN ARSELI GAMA DAN SUDAH SETOR DANA AWAL, SEHINGGA KUMPUL-KUMPUL AGUSTUS BESOK TINGGAL MEMBICARAKAN TEKNIS YAYASAN.

Terimakasih

wassalam

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

15

LAMPIRAN 1
LAMPIRAN 1
LAMPIRAN 1
LAMPIRAN 2 Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 17
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 2
LAMPIRAN 2 Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 17

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

17

LAMPIRAN 3
LAMPIRAN 3

Fc. KTP para Pendiri (min. 2 orang), Pembina dan anggota, Pengurus dan anggota, Pengawas dan anggota

LAMPIRAN 4 NPWP salah satu Pendiri (yang ditunjuk sebagai Ketua Pembina). Tim 5 | proposal
LAMPIRAN 4
LAMPIRAN 4

NPWP salah satu Pendiri (yang ditunjuk sebagai Ketua Pembina).

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

19

LAMPIRAN 5 SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN Kami yang bertandatangan di bawah ini : 1. Nama :
LAMPIRAN 5
LAMPIRAN 5

SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN

Kami yang bertandatangan di bawah ini :

1. Nama

:

(Pendiri/ Ketua Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

2. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

3. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

Dengan ini menyatakan bahwa kami sanggup untuk menjabat sebagai pembina, pengawas maupun pengurus YAYASAN ARSELI GAMA YOGYAKARTA .

Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa tekanan dan/atau paksaan pihak lain.

1.

2.

3.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

20

LAMPIRAN 6 SURAT PERNYATAAN TEMPAT KEDUDUKAN/DOMISILI YAYASAN Kami yang bertandatangan di bawah ini : 1.
LAMPIRAN 6
LAMPIRAN 6

SURAT PERNYATAAN TEMPAT KEDUDUKAN/DOMISILI YAYASAN

Kami yang bertandatangan di bawah ini :

1. Nama

:

(Pendiri/ Ketua Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

2. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

Dengan ini kami, selaku Pengurus Yayasan menyatakan bahwa :

Nama Yayasan

: YAYASAN ARSELI GAMA YOGYAKARTA

Alamat

:

,

Kab. Sleman,

Prov. D.I. Yogyakarta.

Benar berkedudukan atau berdomosili dan melakukan kegiatan usaha sebagaimana tersebut pada alamat di atas.

Demikian Surat Pernyataan ini kami/Pengurus buat dengan sebenar-benarnya tanpa tekanan dan/atau paksaan pihak lain.

1.

2.

Mengetahui Kepala Desa/Lurah

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

21

LAMPIRAN 7 SURAT PERNYATAAN PEMISAHAN HARTA KEKAYAAN Kami yang bertandatangan di bawah ini : 1.
LAMPIRAN 7
LAMPIRAN 7

SURAT PERNYATAAN PEMISAHAN HARTA KEKAYAAN

Kami yang bertandatangan di bawah ini :

1. Nama

:

(Pendiri/ Ketua Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

2. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

3. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

Dengan ini menyatakan bahwa YAYASAN ARSELI GAMA YOGYAKARTA mempunyai harta kekayaan awal yang berasal dari kekayaan para Pendiri yang telah DIPISAHKAN dari kekayaan pribadi para Pendiri, terdiri dari kekayaaan Yayasan yang berbentuk uang tunai sebesar Rp. 150.000.000,- (seratuslimapuluh juta rupiah).

Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa tekanan dan/atau paksaan pihak lain.

1.

2.

3.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

22

LAMPIRAN 8 SURAT PERNYATAAN KEKAYAAN YANG HALAL Kami yang bertandatangan di bawah ini : 1.
LAMPIRAN 8
LAMPIRAN 8

SURAT PERNYATAAN KEKAYAAN YANG HALAL

Kami yang bertandatangan di bawah ini :

1. Nama

:

(Pendiri/ Ketua Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

2. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

3. Nama

:

(Pendiri/ Anggota Pembina)

Tempat/Tgl Lahir

:

/

Pekerjaan

:

Alamat

:

No. KTP

:

Dengan ini kami selaku pendiri menyatakan bahwa YAYASAN ARSELI GAMA YOYAKARTA mempunyai kekayaan awal yang berasal dari kekayaan para Pendiri yang telah dipisahkan dari kekayaan/harta pribadi para Pendiri sebesar Rp. 150.000.000,- (seratus limapuluh juta rupiah) yang mana kekayaan awal tersebut kami/para Pendiri peroleh betul- betul diperoleh secara SAH dan HALAL.

Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa tekanan dan/atau paksaan pihak lain.

1.

2.

3.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

23

LAMPIRAN 9 Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 24
LAMPIRAN 9
LAMPIRAN 9
LAMPIRAN 9 Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 24
LAMPIRAN 9 Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 24
LAMPIRAN 9 Tim 5 | proposal YAYASAN ARSELI GAMA 24

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

24

---------------------- AKTA PENDIRIAN -------------------   -------------- YAYASAN SUARA BHAKTI YOGYAKARTA

---------------------- AKTA PENDIRIAN -------------------

 

-------------- YAYASAN SUARA BHAKTI YOGYAKARTA ----------

-------- --------------- Nomor :037. -------------------------------

----------------------------------------------

 

Pada pukul 10.30

W.I.B. (Sepuluh lebih tiga puluh

menit Waktu

Indonesia Barat), hari ini Kamis, tanggal 17-10-2013 (tujuh belas

Oktober dua ribu tiga belas). ---------

 

Menghadap kepada saya, AGUNG HERNING INDRADI PRAJANTO,--- Sarjana

Hukum, Notaris di Kabupaten Sleman dengan dihadiri para saksi yang

telah saya, Notaris kenal dan nama-namanya akan disebut pada bagian

akhir dari akta ini; ----------------------------------------------

------

1. Tuan FRANSISCUS XAVERIUS MUKARTO, lahir , Warga Negara Indonesia,

Pegawai Negeri Sipil, bertempat tinggal di, Pemegang Kartu Tanda

Penduduk Nomor Induk Kependudukan : . ---------------------------

----------

 

2. Tuan

MICHAEL SUNU AGUNG

NUGROHO, lahir

di,

Warga

Negara

Indonesia, Karyawan Swasta, bertempat tinggal di, Pemegang Kartu

Tanda Penduduk Nomor Induk Kependudukan :. ----------------------

--------------

 

3. Nyonya ENIYATI, lahir di , Warga Negara Indonesia, Mengurus Rumah

Tangga, bertempat tinggal di , Pemegang Kartu Tanda Penduduk

Nomor Induk Kependudukan:.-------

 

Pada saat ini berada di Kabupaten Sleman. ------------

 

Para penghadap telah saya, Notaris kenal. ---------------

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

25

Para penghadap terlebih dahulu memberitahukan dan menerangkan sebagai berikut : --------------------------- - Dengan ini

Para penghadap terlebih dahulu memberitahukan dan menerangkan

sebagai berikut : ---------------------------

- Dengan ini memisahkan dari harta kekayaan berupa uang

tunai

maupun berupa barang-barang. -------------------

- Bahwa dengan tidak mengurangi ketentuan peraturan perundang-

undangan

yang berlaku serta

dengan izin

dari pihak

yang

berwenang, para penghadap sepakat dan setuju untuk mendirikan

suatu yayasan dengan Anggaran Dasar sebagai berikut : -----------

-------------------

---------------- NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN -------------------

------------------- Pasal 1 ------------------------

1. Yayasan ini bernama: YAYASAN SUARA BHAKTI YOGYAKARTA. Untuk

selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini cukup disingkat dengan

Yayasan, berkedudukan di Jalan Affandi, Gang Bromo Nomor 15A,

Rukun

Tetangga

003,

Rukun

Warga

002,

Padukuhan

Mrican,

Desa/Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman,

Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta. -----------------

2. Yayasan dapat membuka kantor cabang atau perwakilan di tempat

lain, baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia

berdasarkan keputusan Pengurus dengan persetujuan Pembina. ------

--------------------

---------------------- MAKSUD DAN TUJUAN ----------------

-------------------------- Pasal 2 ----------------------

Yayasan mempunyai maksud dan tujuan di

bidang Sosial dan

Kemanusiaan. --------------------------------------------

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

26

-------------------------- KEGIATAN --------------------- --------------------------- Pasal 3 ---------------------

-------------------------- KEGIATAN ---------------------

--------------------------- Pasal 3 ---------------------

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, yayasan

menjalankan kegiatan sebagai berikut: -----------

1. Di Bidang Sosial. ------------------------------------

a. Penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan non formal;

b. Memberikan pelayanan kesehatan. --------------------

c. Pembinaan Olah Raga; ------------------------------

d. Penelitian di Bidang Ilmu Pengetahuan; -------------

e. Studi Banding; -------------------------------------

f. Pembinaan Kewirausahaan. ---------------------------

2. Di Bidang Kemanusiaan. -------------------------------

a. Memberi Bantuan kepada Korban Bencana Alam; --------

b. Memberikan Bantuan kepada Pengungsi akibat perang;--

c. Memberikan Bantuan kepada Tuna Wisma, fakir miskin dan

gelandangan; -----------------------------------

d. Mendirikan dan menyelenggarakan rumah singgah dan rumah

duka; ----------------------------------------

e. Memberikan perlindungan konsumen; ------------------

f. Melestarikan lingkungan hidup; ---------------------

----------------------- JANGKA WAKTU -------------------------------

-------------- Pasal 4 -----------------------

 

Yayasan ini didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan

lamanya. -------------------------------------

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

27

------------------------- KEKAYAAN ---------------------- -------------------------- Pasal 5 ---------------------- 1.

------------------------- KEKAYAAN ----------------------

-------------------------- Pasal 5 ----------------------

1. Yayasan mempunyai kekayaan awal yang berasal dari kekayaan

Pendiri yang dipisahkan, terdiri dari kekayaaan Yayasan yang

berbentuk uang sebesar Rp.300.000.000,- (tiga ratus juta

rupiah). -----------

2. Selain kekayaan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1, kekayaan

Yayasan dapat juga diperoleh dari: ----------

a. Sumbangan atau bantuan yang tidak mengikat; --------

b. Wakaf; ---------------------------------------------

c. Hibah; ---------------------------------------------

d. Hibah wasiat; dan ----------------------------------

e. Perolehan lain yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar

Yayasan dan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku. --

---------------------------

3. Semua kekayaan Yayasan harus dipergunakan untuk mencapai

maksud dan tujuan Yayasan. ------------------

 

------------------------ ORGAN YAYASAN ------------------

--------------------------- Pasal 6 ---------------------

Yayasan mempunyai organ yang terdiri dari : -------------

1. Pembina; ---------------------------------------------

2. Pengurus; --------------------------------------------

3. Pengawas; --------------------------------------------

------------------------- PEMBINA -----------------------

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

28

------------------------- Pasal 7 -----------------------   Pembina adalah organ Yayasan yang mempunyai

------------------------- Pasal 7 -----------------------

 

Pembina adalah organ Yayasan yang mempunyai kewenangan yang tidak

diserahkan kepada Pengurus atau Pengawas. ----

 

1. Pembina terdiri dari seorang atau lebih anggota Pembina.---------

-------------------------------------

 

2. Dalam hal

terdapat lebih dari

seorang anggota Pembina, maka

seorang diantaranya diangkat sebagai Ketua Pembina.--------------

--------------------------------

 

3. Yang

dapat diangkat

sebagai

anggota Pembina adalah orang

perseorangan sebagai Pendiri

Yayasan dan

atau

mereka yang

berdasarkan keputusan rapat anggota Pembina dinilai mempunyai

dedikasi yang tinggi untuk mencapai maksud dan tujuan Yayasan. --

----------------

 

4. Anggota Pembina

tidak diberi gaji

dan

atau tunjangan oleh

Yayasan. ----------------------------------------

 

5. Dalam hal yayasan

oleh

karena sebab apapun

tidak mempunyai

anggota Pembina, maka dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak

terjadinya kekosongan tersebut wajib diangkat anggota Pembina

berdasarkan keputusan rapat gabungan anggota Pengawas dan anggota

Pengurus. ----

 

6. Seorang anggota Pembina berhak mengundurkan diri dari jabatannya

dengan memberitahukan secara tertulis mengenai maksud tersebut

kepada Yayasan paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum tanggal

pengunduran dirinya.---------------------------------------------

-

-------------------------- Pasal 8 ----------------------

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

29

1. Masa jabatan Pembina tidak ditentukan lamanya.-------- 2. Jabatan anggota Pembina akan berakhir dengan sendirinya

1. Masa jabatan Pembina tidak ditentukan lamanya.--------

2. Jabatan anggota Pembina akan berakhir dengan sendirinya

apabila anggota Pembina tersebut : --------

a. Meninggal dunia; -----------------------------------

b. Mengundurkan diri dengan pemberitahuan secara tertulis

sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat (7);-

c. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan perundang-

undangan yang berlaku; -----------------------------

d. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Pembina; -

e. Dinyatakan pailit atau ditaruh di bawah pengampunan

berdasarkan suatu penetapan pengadilan; ------------

f. Dilarang untuk menjadi anggota Pembina karena peraturan

perundang-undangan yang berlaku; ---------

3. Anggota Pembina tidak boleh merangkap sebagai anggota

Pengurus dan atau anggota Pengawas. ------------------

------------------ TUGAS DAN WEWENANG PEMBINA -----------

-------------------------- Pasal 9 ----------------------

1. Pembina berwenang bertindak untuk dan atas nama Pembina,

apabila pembina lebih dari satu orang maka yang berwenang

bertindak untuk dan atas nama pembina ditentukan oleh para

pembina. -----------------------

2. Kewenangan Pembina meliputi : ------------------------

a. Keputusan mengenai perubahan Anggaran Dasar; -------

b. Pengangkatan dan pemberhentian anggota Pengurus dan

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

30

Anggota Pengawas; ---------------------------------- c. Penetapan kebijakan umum Yayasan berdasarkan Anggaran Dasar

Anggota Pengawas; ----------------------------------

c. Penetapan kebijakan umum Yayasan berdasarkan Anggaran

Dasar Yayasan; ----------------------------

d. Pengesahan program kerja dan rancangan anggaran tahunan

Yayasan; -----------------------------------

e. Penetapan keputusan mengenai penggabungan atau pembubaran

Yayasan; --------------------------------

f. Pengesahan laporan tahunan; ------------------------

g. Penunjukkan likuidator dalam hal Yayasan dibubarkan.-----

------------------------------------

3. Dalam hal hanya ada seorang anggota Pembina, maka segala

tugas dan wewenang yang diberikan kepada Ketua Pembina atau

anggota Pembina berlaku pula baginya. ---

 

----------------------- RAPAT PEMBINA -------------------

-------------------------- Pasal 10 ---------------------

1. Rapat Pembina diadakan paling sedikit sekali dalam 1 (satu)

tahun, paling lambat dalam waktu 5 (lima) bulan setelah

akhir tahun buku sebagai rapat tahunan, sebagaimana dimaksud

dalam Pasal 12. Pembina dapat --juga mengadakan rapat setiap

waktu bila dianggap perlu atas permintaan tertulis dari

seorang atau lebih anggota Pembina, anggota Pengurus, atau

anggota Pengawas. ------------------------------------------

--

2. Panggilan Rapat Pembina dilakukan oleh Pembina secara

langsung, atau melalui surat dengan mendapat tanda terima,

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

31

paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum rapat diadakan dengan tidak memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal

paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum rapat diadakan dengan

tidak memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat. -

------------------------

3. Panggilan rapat itu harus mencantumkan hari, tanggal, waktu,

tempat, dan acara rapat. ----------------------

4. Rapat Pembina diadakan di tempat kedudukan Yayasan, atau di

tempat kegiatan Yayasan, atau di tempat lain dalam wilayah

hukum Republik Indonesia. --------------

5. Dalam

hal semua

anggota Pembina hadir, atau diwakili,

panggilan tersebut tidak disyaratkan dan Rapat Pembina dapat

diadakan di mana pun juga dan berhak mengambil keputusan

yang sah dan mengikat. --------------------

6. Rapat Pembina dipimpin oleh Ketua Pembina, dan jika Ketua

Pembina tidak hadir atau berhalangan, maka Rapat Pembina

akan dipimpin oleh seorang

yang

dipilih

oleh

dan dari

anggota Pembina yang hadir. -----------------

7. Seorang anggota Pembina hanya dapat diwakili oleh anggota

Pembina lainnya dalam Rapat Pembina berdasarkan surat kuasa.

-----------------------------

---------------------------- Pasal 11 -------------------

1. Rapat Pembina adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang

mengikat apabila: ---------------------

a. Dihadiri

paling

sedikit ⅔ (dua

per tiga) dari

jumlah

anggota Pembina; -----------------------------------

 

b. Dalam hal korum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

 

32

a tidak tercapai, maka dapat diadakan pemanggilan Rapat Pembina kedua; ------------------- c. Pemanggilan sebagaimana yang

a tidak tercapai, maka dapat diadakan pemanggilan Rapat

Pembina kedua; -------------------

c. Pemanggilan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (1)

huruf b, harus dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari

sebelum

rapat

diselenggarakan,

dengan

tidak

memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat;

d. Rapat Pembina kedua diselenggarakan paling cepat 10

(sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari

terhitung sejak Rapat Pembina pertama; --------

e. Rapat Pembina

kedua adalah sah dan berhak mengambil

keputusan yang mengikat, apabila dihadiri lebih dari ½

(satu per dua) jumlah anggota Pembina. -----------

2. Keputusan Rapat Pembina diambil berdasarkan musyawarah untuk

mufakat. ---------------------------------------

3. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat

tidak tercapai, maka keputusan diambil berdasarkan suara

setuju lebih dari ½ (satu per dua)- jumlah suara yang sah. -

------------------------------

4. Dalam hal suara setuju dan tidak setuju sama banyaknya, maka

usul ditolak. ------------------------

5. Tata cara pemungutan suara dilakukan sebagai berikut;-

a. Setiap anggota Pembina yang hadir berhak mengeluarkan 1

(satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap

anggota Pembina lain yang diwakilinya; ------------------

---------------------

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

33

b. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan

b. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan

surat

suara tertutup tanpa

tanda tangan, sedangkan

pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara

terbuka

dan

ditandatangani,

kecuali

Ketua

Rapat

menentukan lain dan tidak ada keberatan dari yang hadir;

-----------------------------------

c. Suara yang abstain

dan

suara yang

tidak

sah tidak

dihitung dalam menentukan jumlah suara yang dikeluarkan.

---------------------------------------

6. Setiap Rapat Pembina

dibuat

berita

acara

rapat yang

 

ditandatangani oleh ketua rapat dan sekretaris rapat.-

 

7. Penandatanganan sebagaimana dimaksud dalam ayat (6) tidak

 

disyaratkan apabila berita acara rapat dibuat dengan akta

notaris. ---------------------------------

 

8. Pembina dapat mengambil keputusan yang sah tanpa mengadakan

 

Rapat Pembina, dengan ketentuan semua anggota Pembina telah

diberitahu

secara

tertulis dan semua

anggota Pembina

memberikan persertujuan mengenai usul yang diajukan secara

tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut. --------

---------

9. Keputusan yang diambil sebagaimana dimaksud dalam ayat (8),

 

mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil

dengan sah dalam Rapat Pembina. ---------

 

10.

Dalam hal hanya ada 1 (satu) orang Pembina, maka dia

dapat mengambil keputusan yang sah dan mengikat. -----

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

34

------------------------ RAPAT TAHUNAN ------------------ --------------------------- Pasal 12 -------------------- 1.

------------------------ RAPAT TAHUNAN ------------------

--------------------------- Pasal 12 --------------------

1. Pembina wajib menyelenggarakan rapat tahunan setiap tahun,

paling lambat 5 (lima) bulan setelah tahun buku Yayasan

ditutup. -------------------------------------

2. Dalam rapat tahunan, Pembina melakukan: --------------

a. Evaluasi tentang

harta

kekayaan, hak dan kewajiban

Yayasan tahun yang lampau sebagai dasar pertimbangan bagi

perkiraan mengenai perkembangan Yayasan untuk tahun yang

akan datang; ----------------------------

b. Pengesahan Laporan Tahunan yang diajukan Pengurus;--

c. Penetapan kebijakan umum Yayasan; ------------------

d. Sahan program

kerja dan

rancangan anggaran tahunan

Yayasan. -------------------------------------------

3. Pengesahan Laporan tahunan oleh Pembina dalam Rapat tahunan,

berarti memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab

sepenuhnya kepada para anggota Pengurus dan Pengawas atas

pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun

buku yang lalu, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam

Laporan Tahunan. ---

-------------------------- PENGURUS ---------------------

 

-------------------------- Pasal 13 ---------------------

1. Pengurus adalah organ yayasan yang melaksanakan kepengurusan

yayasan yang sekurang-kurangnya terdiri dari: --------------

----------------------------------

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

35

a. Seorang Ketua;-------------------------------------- b. Seorang Sekretaris; dan----------------------------- c. Seorang

a. Seorang Ketua;--------------------------------------

b. Seorang Sekretaris; dan-----------------------------

c. Seorang Bendahara.----------------------------------

2. Dalam hal diangkat lebih dari 1 (satu) orang Ketua, maka 1

(satu) orang di antaranya diangkat sebagai Ketua Umum.------

-------------------------------------

 

3. Dalam hal diangkat lebih dari 1 (satu) orang Sekretaris,

maka 1 (satu) orang di antaranya diangkat sebagai Sekretaris

Umum. -----------------------------

 

4. Dalam hal diangkat lebih dari 1 (satu) orang Bendahara, maka

1 (satu) orang di antaranya diangkat sebagai Bendahara Umum.

---------------------------

-------------------------- Pasal 14 ---------------------

 

1. Yang dapat diangkat sebagai anggota Pengurus adalah orang

perseorangan yang mampu melakukan perbuatan hukum dan tidak

dinyatakan bersalah dalam melakukan pengurusan Yayasan yang

menyebabkan kerugian bagi Yayasan, masyarakat, atau negara

berdasarkan putusan pengadilan, dalam jangka waktu 5 (lima)

tahun terhitung sejak tanggal putusan tersebut berkekuatan

hukum tetap.------------------------------------------

 

2. Pengurus diangkat oleh Pembina melalui Rapat Pembina untuk

jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali. ----

-----------------------------------------

 

3. Pengurus dapat menerima gaji, upah atau honorarium apabila

Pengurus Yayasan: ----------------------------

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

36

a. Bukan pendiri Yayasan dan tidak terafiliasi dengan Pendiri Pembina dan Pengawas; dan ------------------ b.

a. Bukan pendiri

Yayasan dan

tidak terafiliasi dengan

Pendiri Pembina dan Pengawas; dan ------------------

b. Melaksanakan kepengurusan Yayasan secara langsung dan

penuh.------------------------------------------

4. Dalam hal jabatan Pengurus kosong, maka dalam jangka waktu

paling

lama

30

(tiga

puluh)

hari

sejak

terjadinya

kekosongan, Pembina harus menyelenggarakan rapat, untuk

mengisi kekosongan itu. -----------------

 

5. Dalam hal semua jabatan Pengurus kosong, maka dalam jangka

waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak terjadinya

kekosongan tersebut, Pembina harus menyelenggarakan rapat

untuk mengangkat Pengurus baru, dan untuk sementara Yayasan

diurus oleh Pengawas. ----

 

6. Pengurus berhak mengundurkan diri dari jabatannya, dengan

memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut

kepada Pembina paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum

tanggal pengunduran dirinya.

 

7. Dalam hal terdapat penggantian Pengurus Yayasan, maka dalam

jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung

sejak tanggal dilakukan penggantian pengurus Yayasan,

Pengurus yang menggantikan wajib menyampaikan pemberitahuan

secara tertulis kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia

Republik Indonesia dan instansi terkait. -------------------

--------------------------

 

8. Pengurus tidak dapat merangkap sebagai Pembina, Pengawas

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

37

atau Pelaksana Kegiatan. --------------------   ------------------------- Pasal 15 ----------------------

atau Pelaksana Kegiatan. --------------------

 

------------------------- Pasal 15 ----------------------

 

Jabatan anggota Pengurus berakhir apabila: --------------

1. Meninggal dunia; -------------------------------------

2. Mengundurkan diri; -----------------------------------

3. Bersalah

melakukan

tindak

pidana

berdasarkan

putusan

pengadilan yang diancam dengan hukuman penjara paling

sedikit 5 (lima) tahun; ------------------------------

 

4. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Pembina; ---

5. Masa jabatan berakhir. -------------------------------

------------------ TUGAS DAN WEWENANG PENGURUS ----------

--------------------------- Pasal 16 --------------------

1. Pengurus bertanggung jawab penuh atas kepengurusan -Yayasan

untuk kepentingan Yayasan. -------------------

 

2. Pengurus wajib menyusun program kerja dan rancangan anggaran

tahunan Yayasan untuk disahkan Pembina. -----

 

3. Pengurus wajib memberikan penjelasan tentang segala

hal

yang ditanyakan oleh Pengawas. -------------------

 

4. Setiap anggota Pengurus wajib dengan itikad baik dan penuh

tanggung jawab menjalankan tugasnya dengan mengindahkan

peraturan perundang-undangan yang berlaku.------------------

----------------------------

 

5. Pengurus berhak mewakili

Yayasan

di

dalam

dan

di

luar

pengadilan tentang segala hal dan dalamsegala kejadian,

dengan pembatasan terhadap hal-hal sebagai berikut: -------

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

38

-------------------------------------- a. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama Yayasan (tidak termasuk mengambil uang

--------------------------------------

a. Meminjam atau meminjamkan uang atas nama Yayasan (tidak

termasuk mengambil uang Yayasan di Bank). ---

b. Mendirikan suatu usaha baru atau melakukan penyertaan

dalam berbagai bentuk usaha baik di dalam maupun di luar

negeri. -----------------------------

c. Memberi atau menerima pengalihan atas harta tetap; -

d. membeli atau dengan cara lain mendapatkan/memperoleh

harta tetap atas nama Yayasan; ---------------------

e. Menjual atau dengan cara lain melepaskan kekayaan Yayasan

serta mengagunkan/membebani kekayaan Yayasan; -----------

--------------------------------

f. Mengadakan perjanjian dengan organisasi yang terafiliasi

dengan Yayasan, Pembina, Pengurus dan atau Pengawas

Yayasan atau seorang yang bekerja pada Yayasan, yang

perjanjian tersebut bermanfaat bagi tercapainya maksud

dan tujuan Yayasan. -------------

6. Perbuatan Pengurus sebagaimana diatur dalam ayat (5) huruf

a,

b,

c,

d,

e,

dan f harus mendapat persetujuan dari

Pembina. ----------------------------------------

 

--------------------------- Pasal 17 --------------------

Pengurus tidak berwenang mewakili Yayasan dalam hal: ----

1. Mengikat Yayasan sebagai penjamin utang; -------------

2. Membebani kekayaan Yayasan untuk kepentingan pihak -lain; --

----------------------------------------------

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

39

3. Mengadakan perjanjian dengan organisasi yang terafiliasi dengan Yayasan, Pembina, Pengurus dan atau Pengawas

3. Mengadakan perjanjian dengan organisasi yang terafiliasi

dengan Yayasan, Pembina, Pengurus dan atau Pengawas Yayasan

atau seseorang yang bekerja -pada Yayasan, yang perjanjian

tersebut tidak ada hubungannya bagi tercapainya maksud dan

tujuan Yayasan. --------------------------------------------

-

--------------------------- Pasal 18 --------------------

 

1. Ketua

Umum bersama-sama dengan salah seorang anggota

Pengurus lainnya berwenang bertindak untuk dan atas

nama

pengurus serta mewakili Yayasan. ----------------

2. Dalam hal Ketua Umum tidak hadir atau berhalangan karena

sebab apapun juga, hal tersebut tidak perlu dibuktikan

kepada pihak ketiga, maka seorang Ketua lainnya bersama sama

dengan Sekretaris Umum atau apabila Sekretaris Umum tidak

hadir

atau berhalangan

karena sebab

apapun juga,

hal

tersebut tidak perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, seorang

Ketua lainnya bersama-sama dengan seorang Sekretaris lainnya

berwenang bertindak untuk dan atas nama Pengurus serta

mewakili Yayasan. ------------------------------------

 

3. Dalam hal hanya ada seorang Ketua, maka segala tugas dan

wewenang yang diberikan kepada Ketua Umum berlaku juga

baginya. ----------------------------------------

 

4. Sekretaris Umum bertugas mengelola administrasi Yayasan,

dalam hal hanya ada seorang Sekretaris, maka segala tugas

dan wewenang yang diberikan kepada Sekretaris Umum berlaku

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

40

juga baginya. ----------------   5. Bendahara Umum bertugas mengelola keuangan Yayasandalam hal hanya ada

juga baginya. ----------------

 

5. Bendahara Umum bertugas mengelola keuangan Yayasandalam hal

hanya ada seorang Bendahara, maka segala tugas dan wewenang

yang diberikan kepada Bendahara Umum berlaku juga baginya. -

----------------

6. Pembagian tugas

dan wewenang setiap anggota Pengurus

ditetapkan oleh Pembina melalui Rapat Pembina. -------

 

7. Pengurus untuk perbuatan tertentu berhak mengangkat seorang

atau lebih wakil atau kuasanya berdasarkan surat kuasa. ----

-------------------------------------

 

---------------------- PELAKSANA KEGIATAN ---------------

 

-------------------------- Pasal 19 ---------------------

1. Pengurus berwenang mengangkat dan memberhentikan Pelaksana

Kegiatan Yayasan berdasarkan keputusan Rapat Pengurus. -----

---------------------------------------

 

2. Yang dapat diangkat sebagai Pelaksana Kegiatan Yayasan

adalah orang perseorangan yang mampu melakukan perbuatan

hukum dan tidak pernah dinyatakan pailit atau dipidana

karena

melakukan

tindakan

yang

merugikan

Yayasan,

masyarakat, atau negara berdasarkan keputusan pengadilan,

dalam jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal

putusan tersebut berkekuatan hukum tetap.-------------------

---------------------

3. Pelaksanaan

Kegiatan

Yayasan

diangkat

oleh

Pengurus

berdasarkan keputusan Rapat Pengurus untuk jangka waktu

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

41

tertentu dan dapat diangkat kembali dengan tidak mengurangi keputusan Rapat Pengurus untuk memberhentikan

tertentu dan dapat diangkat kembali dengan tidak mengurangi

keputusan Rapat Pengurus untuk memberhentikan sewaktu-waktu.

------------------------

4. Pelaksanaan Kegiatan Yayasan bertanggung jawab kepada

Pengurus. --------------------------------------------

 

5. Pelaksanaan Kegiatan Yayasan menerima gaji, upah, atau

honorarium yang jumlahnya ditentukan berdasarkan keputusan

Rapat Pengurus. ----------------------------

 

-------------------------- Pasal 20 ---------------------

1. Dalam hal terjadi perkara di pengadilan antara Yayasan

dengan anggota Pengurus atau apabila kepentingan pribadi

seorang anggota Pengurus bertentangan dengan Yayasan, maka

anggota Pengurus yang bersangkutan tidak berwenang bertindak

untuk dan atas nama Pengurus serta mewakili Yayasan, maka

anggota Pengurus lainnya bertindak untuk dan atas nama

Pengurus serta mewakili Yayasan. ---------------------------

------------------

2. Dalam hal Yayasan mempunyai kepentingan yang bertentangan

dengan kepentingan seluruh Pengurus, maka Yayasan diwakili

oleh Pengawas. ----------------------

 

------------------------- RAPAT PENGURUS ----------------

---------------------------- Pasal 21 -------------------

1. Rapat pengurus dapat diadakan setiap waktu bila dipandang

perlu atas permintaan tertulis dari satu orang atau lebih

Pengurus, Pengawas, atau Pembina. ---

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

42

2. Panggilan Rapat Pengurus dilakukan oleh Pengurus yang berhak mewakili Pengurus. ---------------------------- 3.

2. Panggilan Rapat Pengurus dilakukan oleh Pengurus yang berhak

mewakili Pengurus. ----------------------------

3. Panggilan Rapat Pengurus disampaikan kepada setiap anggota

pengurus secara langsung, atau melalui surat dengan mendapat

tanda terima, paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum rapat

diadakan, dengan tidak memperhitungkan tanggal panggilan dan

tanggal rapat.--

4. Panggilan Rapat Pengurus itu harus mencantumkan tanggal,

waktu, tempat, dan acara rapat. -------------

5. Rapat Pengurus diadakan di tempat kedudukan Yayasan atau di

tempat kegiatan Yayasan. ---------------------

6. Rapat Pengurus dapat diadakan di tempat lain dalam wilayah

Republik Indonesia dengan persetujuan Pembina.--------------

-------------------------------

---------------------------- Pasal 22 -------------------

1. Rapat Pengurus dipimpin oleh Ketua Umum. -------------

2. Dalam hal Ketua Umum tidak dapat hadir atau berhalangan,

maka Rapat Pengurus akan dipimpin oleh seorang anggota

Pengurus yang dipilih oleh dan dari Pengurus yang hadir.---

-------------------------------

3. Satu orang Pengurus hanya dapat diwakili oleh Pengurus

lainnya dalam Rapat Pengurus berdasarkan surat kuasa.

4. Rapat Pengurus sah dan berhak mengambil keputusan yang

mengikat apabila: ------------------------------------

a. Dihadiri paling sedikit ⅔ (dua per tiga) jumlah Pengurus.

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

43

------------------------------------------ b. Dalam hal korum sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) huruf a tidak tercapai,

------------------------------------------

b. Dalam hal korum sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) huruf

a tidak tercapai, maka dapat diadakan pemanggilan Rapat

Pengurus kedua. ------------------

c. Pemanggilan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (4)

huruf b, harus dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari

sebelum

rapat

diselenggarakan,

dengan

tidak

memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat;-----

-----------------------------------------

d. Rapat Pengurus kedua diselenggarakan paling cepat

10

(sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari

terhitung sejak Rapat Pengurus pertama. -

e. Rapat Pengurus kedua sah dan berhak mengambil keputusan

yang mengikat, apabila dihadiri lebih dari ½ (satu per

dua) jumlah Pengurus. ------------------

------------------------- Pasal 23 ----------------------

 

1. Keputusan

Rapat

Pengurus

harus

diambil

berdasarkan

musyawarah untuk mufakat. ----------------------------

 

2. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat

tidak tercapai, maka keputusan diambil berdasarkan suara

setuju lebih dari ½ (satu per dua) jumlah suara yang sah. --

-----------------------------

 

3. Dalam hal suara setuju dan tidak setuju sama banyaknya, maka

usul ditolak. ------------------------

 

4. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

44

suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan pemungutan suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara terbuka,

suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan pemungutan

suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara terbuka,

kecuali Ketua Rapat menentukan lain dan tidak ada keberatan

dari yang hadir. -------------

 

5. Suara abstan dan suara yang tidak sah tidak dihitung dalam

menentukan jumlah suara yang dikeluarkan. ------

 

6. Setiap Rapat

Pengurus dibuat berita acara rapat

yang

ditandatangani oleh ketua rapat dan 1 (satu) orang anggota

pengurus lainnya yang ditunjuk oleh rapat sebagai sekretaris

rapat.-----------------------------

 

7. Penandatanganan yang

dimaksud

dalam ayat

(6)

tidak

disyaratkan apabila Berita Acara Rapat dibuat dengan akta

notaris. ----------------------------------------

 

8. Pengurus dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa

mengadakan Rapat Pengurus, dengan ketentuan semua anggota

Pengurus telah diberitahu secara tertulis dan semua anggota

Pengurus memberikan persetujuan mengenai usul yang diajukan

secara tertulis serta menandatangani persetujuan tersebut. -

-

9. Keputusan yang diambil sebagaimana dimaksud dalam ayat (8),

mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil

dengan sah dalam Rapat Pengurus. --------

 

------------------------ PENGAWAS -----------------------

 

------------------------ Pasal 24 -----------------------

1. Pengawas adalah organ Yayasan yang bertugas melakukan

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

45

pengawasan dan memberi nasihat kepada Pengurus dalam menjalankan kegiatan Yayasan. ------------------------

pengawasan

dan

memberi nasihat kepada Pengurus dalam

menjalankan kegiatan Yayasan. ------------------------

 

2. Pengawas terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih anggota

Pengawas. ------------------------------------

 

3. Dalam hal diangkat lebih dari 1 (satu) orang Pengawas, maka

1 (satu) orang di antaranya dapat diangkat sebagai Ketua

Pengawas. ------------------------------

 

------------------------- Pasal 25 ----------------------

 

1. Yang dapat diangkat sebagai anggota Pengawas adalah orang

perseorangan yang mampu melakukan perbuatan hukum dan tidak

dinyatakan bersalah dalam melakukan pengawasan Yayasan yang

menyebabkan kerugian bagi Yayasan, masyarakat atau negara

berdasarkan putusan pengadilan, dalam jangka waktu 5 (lima)

tahun terhitung sejak tanggal putusan tersebut berkekuatan

hukum tetap. -----------------------------------------

 

2. Pengawas diangkat oleh Pembina melalui Rapat Pembina untuk

jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali. ----

-----------------------------------------

 

3. Dalam hal jabatan Pengawas kosong, maka dalam jangka waktu

paling

lama

30

(tiga

puluh)

hari

sejak

terjadinya

kekosongan, Pembina harus menyelenggarakan rapat, untuk

mengisi kekosongan itu. -----------------

 

4. Dalam hal semua jabatan Pengawas kosong, maka dalam jangka

waktu paling lama 30 (tiga puluh) hari sejak

terjadinya

kekosongan tersebut, Pembina harus menyelenggarakan rapat

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

46

untuk mengangkat Pengawas baru, dan untuk sementara Yayasan diurus oleh Pengurus. ----   5. Pengawas

untuk mengangkat Pengawas baru, dan untuk sementara Yayasan

diurus oleh Pengurus. ----

 

5. Pengawas berhak mengundurkan diri dari jabatannya, dengan

memberitahukan secara tertulis mengenai maksudnya tersebut

kepada Pembina paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelum

tanggal pengunduran dirinya.

 

6. Dalam hal terdapat penggantian Pengawas Yayasan, maka dalam

jangka waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari terhitung

sejak tanggal dilakukan penggantian Pengawas Yayasan,

Pengurus wajib menyampaikan pemberitahuan secara tertulis

kepada Menteri

Hukum

dan

Hak

Asasi Manusia Republik

Indonesia dan instansi terkait. -----

 

7. Pengawas tidak dapat merangkap sebagai Pembina, Pengurus

atau Pelaksana Kegiatan. --------------------

 

-------------------------- Pasal 26 ---------------------

 

Jabatan Pengawas berakhir apabila: ----------------------

1. Meninggal dunia; -------------------------------------

2. Mengundurkan diri; -----------------------------------

3. Bersalah

melakukan

tindak

pidana

berdasarkan

putusan

pengadilan yang diancam dengan hukuman penjara paling

sedikit 5 (lima) -------------------------------------

 

4. Diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Pembina; ---

5. Masa jabatan berakhir. -------------------------------

---------------- TUGAS DAN WEWENANG PENGAWAS -----------------

-------------------- Pasal 27 ----------------------

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

47

1. Pengawas wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab menjalankan tugas pengawasan untuk kepentingan

1. Pengawas wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung jawab

menjalankan tugas pengawasan untuk kepentingan Yayasan. ---

------------------------------------------

2. Ketua Pengawas dan satu anggota Pengawas berwenang bertindak

untuk dan atas nama Pengawas. --------------

3. Pengawas berwenang: ----------------------------------

a. Memasuki bangunan, halaman,

atau tempat

lain yang

dipergunakan Yayasan; ------------------------------

b. Memeriksa dokumen; ---------------------------------

c. Memeriksa pembukuan dan mencocokannya dengan uang kas;

atau ------------------------------------------

d. Mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh

Pengurus; -------------------------------------

e. Memberi peringatan kepada Pengurus; ----------------

4. Pengawas dapat memberhentikan untuk sementara 1 (satu) orang

atau lebih Pengurus, apabila Pengurus tersebut bertindak

bertentangan dengan Anggaran Dasar dan atau peraturan

perundang-undangan yang berlaku. -----------

 

5. Pemberhentian sementara itu harus diberitahukan secara

tertulis kepada yang bersangkutan disertai alasannya.

 

6. Dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal

pemberhentian sementara itu, Pengawas diwajibkan untuk

melaporkan secara tertulis kepada Pembina. -----------------

----------------------------

7. Dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

48

laporan laporan diterima oleh Pembina sebagaimana dimaksud dalam ayat (6), maka Pembina wajib memanggil anggota

laporan laporan diterima oleh Pembina sebagaimana dimaksud

dalam

ayat

(6),

maka Pembina wajib memanggil

anggota

Pengurus yang bersangkutan untuk diberi kesempatan membela

diri. ----------------

8. Dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari terhitung sejak tanggal

pembelaan diri sebagaimana dimaksud dalam ayat (7), Pembina

dengan keputusan Rapat Pembina wajib: ---

a. Mencabut keputusan pemberhentian sementara; atau ---

b. Memberhentikan anggota Pengurus yang bersangkutan. -

9. Dalam hal Pembina tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana

dimaksud dalam ayat (7) dan ayat (8), maka pemberhentian

sementara jabatannya semula. -----------

 

10. Dalam hal seluruh Pengurus diberhentikan sementara,-maka

untuk sementara Pengawas diwajibkan mengurus Yayasan. ------

---------------------------------------

 

------------------------- RAPAT PENGAWAS ----------------

---------------------------- Pasal 28 -------------------

1. Rapat Pengawas dapat diadakan setiap waktu bila dianggap

perlu atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih

Pengawas atau Pembina. --------------------

 

2. Panggilan Rapat Pengawas dilakukan oleh Pengawas yang berhak

mewakili Pengawas. ----------------------------

 

3. Panggilan Rapat Pengawas disampaikan kepada setiap Pengawas

secara langsung, atau melalui surat dengan mendapat tanda

terima, paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum rapat diadakan,

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

49

dengan tidak memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat. ----------------- 4. Panggilan Rapat itu harus

dengan tidak memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal

rapat. -----------------

4. Panggilan Rapat itu harus mencantumkan tanggal, waktu,

tempat, dan acara rapat. -----------------------------

5. Rapat Pengawas diadakan di tempat kedudukan Yayasan atau di

tempat kegiatan Yayasan. ---------------------

6. Rapat Pengawas dapat diadakan di tempat lain dalam wilayah

hukum Republik Indonesia dengan persetujuan Pembina. -------

--------------------------------------

--------------------------- Pasal 29 --------------------

1. Rapat Pengawas dipimpin oleh Ketua Umum. -------------

2. Dalam hal Ketua Umum tidak dapat hadir atau berhalangan,

maka Rapat Pengawas akan dipimpin oleh satu orang Pengawas

yang dipilih oleh dan dari Pengawas yang hadir.-------------

---------------------

3. Satu orang anggota Pengawas hanya diwakili oleh Pengawas

lainnya dalam Rapat Pengawas berdasarkan surat kuasa. ------

-----------------------------------

4. Rapat Pengawas sah dan berhak mengambil keputusan yang

mengikat apabila: ------------------------------------

a. Dihadiri

paling

sedikit ⅔ (dua

per tiga) dari

jumlah

Pengawas. ------------------------------------------

 

b. Dalam hal korum sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) huruf

a tidak tercapat, maka dapat diadakan pemanggilan Rapat

Pengawas kedua. ------------------

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

 

50

c. Pemanggilan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (4) huruf b, harus dilakukan paling lambat 7

c. Pemanggilan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (4)

huruf b, harus dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari

sebelum

rapat

diselenggarakan,

dengan

tidak

memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat.-----

-----------------------------------------

d. Rapat Pengawas kedua dislenggarakan paling cepat 10

(sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari

dari terhitung sejak Rapat Pengawas pertama. --

e. Rapat Pengawas kedua adalah sah dan berhak mengambil

keputusan yang mengikat, apabila dihadiri oleh paling

sedikit ½ (satu per dua) jumlah Pengawas. ---

-------------------------- Pasal 30 ---------------------

 

1. Keputusan

Rapat

Pengawas

harus

diambil

berdasarkan

musyawarah untuk mufakat. ----------------------------

 

2. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat

tidak tercapai, maka keputusan diambil berdasarkan suara

setuju lebih dari ½ (satu per dua) jumlah suara yang sah. --

-----------------------------

 

3. Dalam hal suara setuju dan tidak setuju sama banyaknya, maka

usul ditolak. ------------------------

 

4. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat

suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan pemungutan

suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara terbuka,

kecuali Ketua Rapat menentukan lain dan tidak ada keberatan

dari yang hadir. -------------

 
 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

51

5. Suara abstain dan suara yang tidak sah tidak dihitung dalam menentukan jumlah suara yang

5. Suara abstain dan suara yang tidak sah tidak dihitung dalam

menentukan jumlah suara yang dikeluarkan. ------

 

6. Setiap Rapat

Pengawas

dibuat

berita

acara

rapat yang

ditandatangani oleh ketua rapat dan 1 (satu) orang anggota

Pengurus lainnya yang ditunjuk oleh rapat sebagai sekretaris

rapat. ----------------------------

 

7. Penandatanganan

yang

dimaksud

dalam

ayat

(6)

tidak

disyaratkan apabila Berita Acara Rapat dibuat dengan akta

Notaris. ----------------------------------------

 

8. Pengawas dapat juga mengambil keputusan yang sah tanpa

mengadakan Rapat Pengawas, dengan ketentuan semua Pengawas

telah diberitahu

secara

tertulis

dan

semua

Pengawas

memberikan persetujuan mengenai usul yang diajukan secara

tertulis dengan menandatangani usul tersebut. --------------

------------------------------

 

9. Keputusan yang diambil sebagaimana dimaksud dalam ayat (8),

mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan yang diambil

dengan sah dalam Rapat Pengawas. --------

 

----------------------- RAPAT GABUNGAN ------------------

 

-------------------------- Pasal 31 ---------------------

1. Rapat Gabungan adalah rapat yang diadakan oleh Pengurus dan

Pengawas untuk mengangkat Pembina, apabila Yayasan tidak

lagi mempunyai Pembina. --------

 

2. Rapat Gabungan diadakan paling lambat 30 (tiga puluh) hari

terhitung sejak Yayasan tidak lagi mempunyai Pembina. ------

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

52

---------------------------------------   3. Panggilan Rapat Gabungan dilakukan oleh Pengurus. ----   4.

---------------------------------------

 

3. Panggilan Rapat Gabungan dilakukan oleh Pengurus. ----

 

4. Panggilan Rapat Gabungan disampaikan kepada setiap Pengurus

dan Pengawas secara langsung, atau melalui surat dengan

mendapat tanda terima, paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum

rapat

diadakan,

dengan

tidak

memperhitungkan

tanggal

panggilan dan tanggal rapat. -

 

5. Panggilan Rapat Gabungan harus mencantumkan tanggal, waktu,

tempat, dan acara rapat. ----------------------

 

6. Rapat Gabungan diadakan di tempat kedudukan Yayasan atau di

tempat kegiatan Yayasan. ---------------------

 

7. Rapat Gabungan dipimpin oleh Ketua Pengurus. ---------

 

8. Dalam hal Ketua Pengurus tidak ada atau berhalangan hadir,

maka Rapat Gabungan dipimpin oleh Ketua Pengawas.-----------

----------------------------------

 

9. Dalam hal Ketua Pengurus dan Ketua Pengwas tidak ada atau

berhalangan hadir,

maka

Rapat Gabungan dipimpin oleh

Pengurus atau Pengawas yang dipilih oleh dan dari Pengurus

dan Pengawas yang hadir.

 

-------------------------- Pasal 32 ---------------------

 

1. Satu orang Pengurus hanya dapat diwakili oleh Pengurus

lainnya dalam Rapat Gabungan berdasarkan surat kuasa.

 

2. Satu orang Pengawas hanya dapat diwakili oleh Pengawas

lainnya dalam Rapat Gabungan berdasarkan surat kuasa.-

 

3. Setiap Pengurus atau Pengawas yang hadir berhak mengeluarkan

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

53

1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap Pengurus atau Pengawas lain yang

1 (satu) suara dan tambahan 1 (satu) suara untuk setiap

Pengurus atau Pengawas lain yang diwakilinya. --------------

---------------------------

4. Pemungutan suara mengenai diri orang dilakukan dengan surat

suara tertutup tanpa tanda tangan, sedangkan pemungutan

suara mengenai hal-hal lain dilakukan secara terbuka,

kecuali Ketua Rapat menentukan lain dan tidak ada keberatan

dari yang hadir. -------------

5. Suara abstain

dan

suara yang tidak

sah dianggap tidak

dikeluarkan, dan dianggap tidak ada. -----------------

------------------------- Pasal 33 ----------------------

1. a. Rapat Gabungan adalah sah dan berhak mengambil keputusan

yang mengikat apabila dihadiri paling sediki ⅔ (dua per

tiga) dari jumlah anggota Pengurus dan ⅔ (dua per tiga)

dari jumlah anggota Pengawas. -

b. Dalam hal korum sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf

a tidak tercapai, maka dapat diadakan pemanggilan Rapat

Gabungan kedua.-------------------

 

c. Pemanggilan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat (1)

huruf b, harus dilakukan paling

lambat 7 tujuh) hari

sebelum

rapat

diselenggarakan,

dengan

tidak

memperhitungkan tanggal panggilan dan tanggal rapat.-----

-----------------------------------------

 

d. Rapat Gabungan kedua diselenggarakan paling cepat 10

(sepuluh) hari dan paling lambat 21 (dua puluh satu) hari

 

Tim 5

|

proposal YAYASAN ARSELI GAMA

54

terhitung sejak Rapat Gabungan Pertama. ------- e. Rapat Gabungan kedua adalah sah dan berhak mengambil

terhitung sejak Rapat Gabungan Pertama. -------

e. Rapat Gabungan kedua adalah sah dan berhak mengambil

keputusan yang mengikat apabila dihadiri paling sedikit ½

(satu per dua) dari jumlah anggota Pengurus dan ½ (satu

per dua) dari jumlah anggota Pengawas. ------------------

------------------------

2. Keputusan Rapat Gabungan sebagaimana tersebut di atas

ditetapkan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. -----

 

3. (3)

Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah untuk

mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan

pemungutan suara berdasarkan suara setuju paling sedikit ⅔

(dua

per tiga)