Anda di halaman 1dari 11

Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

ARSITEKTURKAILI
SEBAGAIPROSESDANPRODUKVERNAKULAR

FuadZubaidi
FakultasTeknikJurusanArsitekturUniversitasTadulako
fhoead@yahoo.co.id

Abstrak
Semula arsitektur lahir sekadar untuk menciptakan tempat tinggal sebagai wadah perlindungan
terhadapgangguanlingkungan:alamdanbinatang(Rapoport,1969).Dengandemikianbentukdanfungsi
dalamarsitekturadalahresponmanusiaterhadaplingkungan.Dalamperkembangannya,responterhadap
lingkungan yang sama memiliki kecenderungan untuk menghasilkan satu cara dan bentuk yang sama.
Suatucarayanglahirbegitusajadankemudianmembentuksatupolayangdianutbersamadanmenjadi
satutradisiyangdikenalsebagaiarsitekturvernacular(Rudolvsky,1964).
KaryaarsitekturKailisebagaisalahsatuidentitasdanpendukungkebudayaan,merupakanendapan
fenomenamendapatinspirasidarialam.Pengaruhiniterlihatantaralainpadaatapyangmenjadibagian
terpenting dari sebuah bangunan serta berbagai macam ornamen di dinding yang mengekspresikan
kehidupan religius. Sedangkan dinding dalam arsitektur modern, biasanya bukan dari bagian konstruksi
yangmendukungataumenganutbagianbangunanlainnya,namunsematamatasebagaibidangpenutup
untukmelindungidaripengaruhiklimdancuaca.ArsitekturKailidalamprosespembuatandanproduknya
dapatdikatakansebagaisuatupeninggalanarsitekturvernakularyangadadikotaPalusebagaiibukota
propinsiSulawesiTengah.

KataKunci:Arsitektur,Vernakular,danKebudayaan

Abstract
Initialyarchitecturebornsmerelytocreatehousingasplaceofshieldingatenvironmenttrouble:nature
andanimal(Rapoport,1969).Therebyformandfunctionofinarchitectureismanresponseatenvironment.
Indevelopment,responseatsameareahastendencytoyieldonethesamewaysandform.abearingway
offhandandthenformsonecupolasembracedtogetherandbecomesonetraditionsknownasvernacular
architecture(Rudolvsky,1964).
Architecture Kaili as one of identity and culture supporter, be phenomenon deposit gets inspiration of
nature.Thisinfluenceseeninteraliaatroofbecomingpartandparcelofabuildingandassortedornamen
inwallexpressingreligionlife.Whilewallinthemodernarchitecture,usuallynotfrompartofconstruction
thatissupportingorembracespartofotherbuilding,butsolelyasrooftoprotectclimateinfluenceand
weather.ArchitectureKailiinaprocessandtheproductcanbetoldasaninheritanceofthevernacular
architectureinPaluasCentralSulawesiprovincial.

Keyword:Architecture,Vernacular,andCulture

PENDAHULUAN saling berkaitan yaitu arti dan fungsi dari


1. LatarBelakang arsitektur yang dihasilkan. Arsitektur harus
Pada hakikatnya suatu karya Arsitektur bermakna positif, arti atau makna dari
adalahhasildariusahamanusiamenciptakan arsitektur sebagai benda budaya, konsep,
lingkungan yang utuh untuk menampung pola dan wujudnya adalah interpretasi dan
kebutuhan manusia bertempat tinggal, simbolsimbolemosiyangdapatditemukandi
berusahaataubersosialbudaya. dalam pikiran manusia yang memberikan
Pandangan ilmu arsitektur dalam tanggapan terhadap arsitektur serta
presepsibudaya,terdapatduahalpokokyang lingkungannya. Sebuah bangunan dengan

27
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

konsep vernakular misalnya, belum tentu Penelitianmengenaibangunanvernakular


dinilaidenganpresepsiyangsamakarenabisa (rumah panggung) ,pada umumnya lebih
saja disebut sebagai ketinggalan zaman, memiliki kaitan dengan nilainilai sosio
dianggapantimodernisasiatauberartilain. kultural, nilai heterogen serta pengertian
Daerah Sulawesi Tengah memiliki berbagai simbolsimboltradisiyangbersifatmetaforik.
bentuk arsitektur vernakular, dan teknik
pembuatannya beraneka ragam yang TINJAUANTEORI
dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, 1. Bentuk dan Fungsi Sebagai Respon
kemampuan masyarakat dan letak TerhadapLingkungan
geografisnya. Sebagai representasi dari Semula arsitektur lahir sekadar untuk
Arsitektur vernakular Sulawesi Tengah, menciptakan tempat tinggal sebagai wadah
Arsitektur Rumah panggung suku Kaili perlindungan terhadap gangguan lingkungan:
sebagaisalahsatucontohyangcukupdikenal alam dan binatang (Rapoport,1969). Dengan
adalah Banua Mbaso, Kataba dan Tinja demikian bentuk dan fungsi dalam arsitektur
Kanjai, sebagai contoh arsitektur vernakular adalah respon manusia terhadap lingkungan
suku Kaili, disamping bangunan dengan (Crowe, 1995). Dalam perkembangannya
fungsifungsilainnya. respon terhadap lingkungan yang sama
Lingkuppenelitianiniadalahmemfokuskan memiliki kecenderungan untuk menghasilkan
pada bangunan arsitektur suku Kaili, yang satu cara dan bentuk yang sama. Suatu cara
mempunyai karakteristik rumah panggung, yang lahir begitu saja dan kemudian
berkaitanmasalahtipologi,morfologibentuk, membentuk satu pola yang dianut bersama
polaspasial,hirarkiruangsertapolapenataan danmenjadisatutradisiyangdikenalsebagai
struktur, dikaitkan dengan karakteristik arsitekturvernacular(Rudolvsky,1964).Grillo
arsitektur vernakular dari segi proses dan (dalam Sutedjo, 1982) memperkenalkan pula
produk. istilah archetype, yaitu bangunan pada suatu
daerah yang sama memiliki bentuk dan ciri
2. Permasalahan ciriyangsamapula.
Fenomena tersebut seharusnya dapat di Salah satu faktor penting pewujud bentuk
tinjau dan di lakukan penelitian lebih lanjut dalam arsitektur adalah fungsi. Karena pada
bagaimanasebenarnyaisumasalahArsitektur dasarnya arsitektur adalah wadah
Kailiyangmulaipudar,berubahbahkanmulai pemenuhan kebutuhan terhadap aktivitas
ditinggalkan, di cermati serta dikaji. Hal ini manusia,tercakupdidalamnyakondisialami.
menimbulkan pertanyaan yang perlu diteliti Sedangkan aktivitas timbul dari kebutuhan
lebih lanjut ; bagaimana karakteristik manusia, baik fisik maupun psikologis. Fungsi
Arsitektur Kaili , dapat katakan sebagai dapat berubah dan berkembang terus
warisan arsitektur vernakular, di tinjau dari menerus tidak pernah berhenti. Menurut
segiprodukdanprosesnya. Horatio Greenough (dalam Sutrisno, 1984)
terdapat hubungan erat antara bentuk,
3. MetodePenelitian fungsi, dan alam. Ia memperkenalkan form
Dengan pendekatan kualitatif naturalistik, follow function (bentuk mengikuti fungsi)
difokuskan pada penilaian dan pertimbangan dengan dua prinsip utama: bentuk akan
keterkaitan antara bentuk dan fungsi ruang berubah jika fungsi berubah dan fungsi baru
serta faktor yang melatar belakanginya dan tidakmungkindiikutibentuklama.
dideskripsikansecaradeterministik. Schultz (1988), membagi tugas bangunan
menjadi dua kutub utama yakni lingkungan
28
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

fisik dan simbol yang saling berkaitan. bangun / atau massa dalam proses
Pallasma juga mengemukakan bahwa perancangannya cenderung kongruen atau
penghuni atau pengamat dalam arsitektur sebangundenganukuranspasialdibagisecara
terhadap keseluruhan bentuk fisiknya tidak merata. Sementara itu pada proses
semata melayani fungsi arsitektur berkenaan perubahannya arsitektur vernakular
dengan kenyamanan dalam pengertian mengalami perubahan yang sangat lambat
termal, cahaya dan kekakuan secara fisik danbersifatsementara.
tetapi juga kesan, pengalaman dan makna Pada tinjauan arsitektur dilihat sebagai
yang terpendam yang mengajak dan diajak sebuah produk bangunan, Rapoport
berkelana ke dalam keseluruhan menjelaskan beberapa poin tentang karakter
penampakannyadalamsebuahgeometrirasa. arsitektur vernakular sebagai produk yaitu :
Ada berbagai kemungkinan penyelesaian arsitektur vernakular mempunyai
bentuk dalam arsitektur sekali pun tujuan tingkat/derajat klasifikasi sesuai budaya dan
fungsionaldankondisilingkungannyasama. tempat, model denah, bentuk dan transisi
Seluruh kultur dalam sebuah lingkungan sangat spesifik, mempunyai hubungan antar
dapat saja mempengaruhi dan membentuk elemen dan kaidah, penggunaan material
cara bagaimana arsitektur dibangun dan serta kualitas bentuk tertentu. Efektif
dikembangkan (Agrest,1976). Penyusunan menjawab/respon terhadap lingkungan
seluruh elemen dalam keutuhan arsitektur setempat, mempunyai kmpleksitas dalam
tidak bisa ditafsirkan dalam satu frame skala yang lebih besar dalam menetapkan
tunggal atau parsial. Perwujudan bentuk dan sesuatu yang spesifik, serta variasi sepanjang
keterkaitan dengan fungsi di dalamnya waktu, dalam arsitektur vernakular juga
melibatkan banyak aspek yang perlu dilihat menerima dan terbuka terhadap suatu
secarah0tolistik. bentukperubahan.
Rapoport dalam Turan, (1990) membagi Untuk lebih jelasnya, arsitektur vernakular
arsitektur dilihat dalam dua bagian, yaitu dapat ditinjau dari segi produk dan proses
vernakular sebagai sebuah proses dan dapatdilihatpadabeberapapointberikut:
vernakular sebagai sebuah produk. Dalam
memandang arsitektur vernakular terkait 2.Karakteristikproduk:
pada proses pembuatannya, Rapoport Tingkat/derajat kespesifikan budaya atau
mejelaskan bahwa pada prosesnya arsitektur tempat , Model, denah, morfologi, bentuk,
vernakular tidak memiliki atau punya transisi dan spesifikasinya, Hubungan antar
identitas perancang(arsitek) secara jelas atau elemen dan kaidah hubungan, Keberadaan
dengan kata lain arsitektur vernakular tidak kualitas bentuk tertentu (massa, volume,
dirancang oleh seorang arsitek, maksud dan kompleksitas, dll),Penggunaan material
tujuan merancang/membangun bukan tertentu, warna, tekstur, Hubungan dengan
dengan maksud menonjolkan diri, percaya lansekap, tapak, geomorfologi, Jawaban
dengansatumodelbangunantunggaldengan terhadap kondisi cuaca, Efisiensi penggunaan
variasi bentuk yang terbatas, selain itu pada sumber daya, Kompleksitas berdasarkan
prosesnya arsitektur vernakular lebih alami spesifikasitempat,Kompleksitasberdasardari
respon terhadap lingkungan dan manusia model tunggal, Kejelasan, kenampakan
sebagai pengguna, sifatnya alami, ukuran (legibility) dan kemudahan dimengerti
bangunanberbedabedatidakmengacupada modelyangdipakai,Kondisiopenendedyang
standar perancangan bangunan tapi semata emungkinkan proses adisi (penambahan),
mata sesuai dengan kebutuhan. Bentuk Keseimbangan yang bersifat stabil,
29
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

Kompleksitas berdasar perubahan waktu , 4. PerkembanganArsitekturKaili


ondisi openended berdasar pada aktivitas, Kesinambunganantaramasalampaumasa
tipe, jumlah, dan pemakaian yang bersifat kini dan masa depan, yang mengejawantah
majemuk , dan Derajat multi sensory dari dalam karyakarya arsitektur setempat,
suatulingkungan merupakan faktor kunci dalam penumbuhan
rasa harga diri, percaya diri dan jati diri atau
3.Karakteristikproses: identitas.
Anonimitas (tiadanya identitas perancang), Peninggalan sejarah di Indonesia
maksud dan tujuan merancang bukan khususnya dibidang bangunan yang nyata
menonjolkan diri, tingkat anonimitas cukup hampir tidak ada, kecuali beberapa alat
tinggi, model dengan variasi,Keberadaan rumahtangga.Tetapidenganadanyakronika
model tunggal atau jamak:,Primitif : model kronikatertentuatauprasastiyangada,dapat
tunggal , Vernakular : beberapa model dibayangkan bagaimana nenek moyang kita
menjadi panutan,Popular : banyak model, membangunnya.
High style : tidak harus mengikuti model Suku Kaili merupakan salah satu suku yang
tertentu, Pemanfaatan bersama dari model beradadiwilayahSulawesiTengah.SukuKaili
(common/shared, Skemata di balik model, merupakan suku yang mayoritas karena
Konsistensi penggunaan model, Bentuk keanekaragaman budayanya dan bahasanya
hubungan antara modelmodel yang selain itu terdapat banyak peninggalan
digunakan di lokasi yang berbeda, Spesifikasi peninggalan sejarah suku Kaili yang menjadi
model terpilih, Kongruen (kesesuaian) antara buktiperkembangansukuKailibaikitubenda
model terpilih dengan bentuk ideal, Bentuk benda seni, adat istiadat, maupun karya
bentuk kongruen, Tingkat konsistensi di atas arsitekturtradisionalKaili.
perubahan, Bentuk perubahan berdasar Secara umum karakter arsitektur Kaili
waktu, dan Tingkat kebersamaan dalam mempunyai beberapa kemiripan dan ikatan
pemanfaatanilmu benang merah dengan beberapa bangunan
Pada dasarnya karakteristik atau tipologi arsitektur vernakular di beberapa daerah
merupakan sebuah konsep yang seperti halnya : Bugis, Makassar dan Toraja.
mendeskripsikan kelompok objek atas sifat Halinidapatdibuktikandaribeberapabentuk
sifat dasar. Berdasarkan hal tersebut atap yang mirip, namun demikian arsitektur
Habraken(1988)menawarkantigacaradalam vernakularmempunyaikarakterdancirikhas
membedakantipebentukarsitektur,yaitu: yangcukupkuatdanberanekaragam.
a. Spatial System; menidentifikasi jenis dan Bangunanbangunan suku Kaili berupa :
bentuk ruang dan bagaimana hubungan rumahtinggal(Banuambaso/SapoOge/Banua
diantara ruangruang tersebut, hirarki, Magau, Kataba, Tinjai Kanjai), rumah tempat
poladanorientasi ibadah (Masigi), rumah tempat menyimpan
b. PhysicalSystem;mengidentifikasimelalui (Gampiri), rumah tempat musyawarah
karakteristik komponennya yaitu bahan (Baruga).
danstrukturelemenpembentukruang. Rumah tinggal didasarkan atas stratifikasi
c. Stylistic System ; berhubungan dengan sosial penduduk Kaili pada waktu itu. Rumah
tampilanbangunan,misalnyabentukdan Kataba yaitu rumah tinggal yang digunakan
tampilanfasadebangunan. golongan menengah bangsawan, artinya
Kataba berarti rumah papan yang terdiri
dari bahan papan semuanya. Rumah Tinja

30
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

Kanjai yaitu rumah untuk golongan rakyat Bangunan Banua Mbaso ini bentuk bagian
biasa,TinjaKanjaiartinyarumahikat. bagianatauruangannyadibagiatastiga,yaitu
Rumah ibadah di Kaili disebut Masigi yang : Lonta Karavana atau ruang depan, Lonta
berarti Masjid yang menandakan mayoritas Tatagana atau tengah, dan Lonta Rarana
pendudukKailiadalahpemelukagamaIslam. atauruangbelakang.
Rumah tempat musyawarah atau Baruga
biasajugadisebutsebagairumahadattempat
melakukan musyawarah atau melakukan
beberapa pertemuan adat, yang biasa juga
dipakai sebagai tempat penyelenggaraan
pestaperkawinandansebagainya.
Rumahtempatmenyimpan/lumbungatau
yang disebut dengan Gampiri yaitu
bangunan yang berbentuk rumah panggung
persegiempatmemanjang.Bentuksederhana Gambar1:BanuaMbaso/Souraja
dantidakmempunyaijendelayangdigunakan Sumber:Penulis2007
untukmenyimpanpadipadasaatpanen. 2.RumahKataba
Rumah tempat tinggal untuk golongan
ARSITEKTURKAILI menengah,Katabaartinyapapanataurumah
Secara umum karakter arsitektur Kaili papan (semua bagian rumah terbuat dari
mempunyai beberapa kemiripan dan ikatan papan).TipeKatabasamadengantipeBanua
benang merah dengan beberapa bangunan Mbasoyaituberbentukrumahpanggungyang
arsitekturdibeberapadaerahsepertihalnya: ditopang dengan tiangtiang balok yang
Bugis, Makassar dan Toraja. Hal ini dapat beralas batu. Atapnya terdiri dari atap
dibuktikan dari beberapa bentuk atap yang rumbia.UkuranKatabalebihkecildariBanua
mirip, namun demikian arsitektur vernakular Mbasoyaitu17x8m.Indukrumah10x8m
mempunyaikarakterdancirikhasyangcukup dan dapur 7 x 8 m. Bentuk lain dari Banua
kuatdanberanekaragam. Mbaso, demikian pula susunan dan fungsi
1.Souraja/BanuaMbasoatauBanuaMagau ruang.
Banua Mbaso berbentuk rumah panggung Letak Rumah kataba pada umumnya
yang didirikan di atas kayu balok persegi beradadisekitarkelurahanLere,karenaawal
empat yang biasanya terbuat dari kayukayu perkembangan dan peradaban kota Palu
keras. diawali dari pesisir pantai yang juga ditandai
Atap pada umumnya berbentuk segi tiga. awal masuknya agama islam dari pesisir
Pada bagian depan dan belakang ditutup pantai yang dinamakan Karampe. Dengan
dengan sebilah papan lebar yang dihiasi seiring perkembangan dan populasi
ukiran yang disebut dengan Panapiri, diatas masyarakat kaili rumah Kataba tidak hanya
Panapiri pada ujung depan dan belakang berada di dekat pesisir pantai tetapi juga
ditempatkan mahkota atau bangkobangko berada di lembah Palu dan pinggir
yang berukir. Lantai dan dindingnya terbuat perbukitan.
dari papan, sedangkan bagianbagian lainnya
seperti balok kasau, gelagar, dan balok 3.RumahTinjaiKanjai
pendukung menggunakan/balok pendukung Tinjai Kanjai adalah rumah sederhana yang
menggunakan balok dengan kayu bayam dan tingginya75100cmdariatastanah.Tinjai
kapur. Kanjai ini terdiri dari atas tiangtiang kayu
31
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

yang diikat, lantai bambu, dinding gabagaba depan sebagai tempat duduk para peserta
yang diikat pula sedangkan atap musyawarah atau masyarakat yang datang
menggunakan atap rumbia. Ukurannya mengunjungi acara yang dilakukan. Bagian
bermacammacam tergantung kemauan bagian ini dibatasi dengan ruang kosong
pemiliknya dan jumlah keluarga yang tinggal. ditengahnyasebagaijalanpemisah.
Biasanya rumah tinggal ini tidak besar hanya 6. TempatMenyimpan
berukuran 5x4 5x6 m. Tinjai Kanjai terdiri Di tanah Kaili, rumah tempat menyimpan
dari kamar tidur, ruang makan sekaligus disebut Gampiri. Gampiri adalah bangunan
dapur,danruangtamu.Ruangtamubiasanya yang berbentuk rumah panggung persegi
bersebelahan dengan kamar tidur dan di empat panjang. Bentuknya sederhana yang
depanruangmakanbiasanyaterdapatkamar didirikandenganmenggunakanbatangkelapa
tidur kecil. Sedangkan dapur biasanya sebagai tiangnya. Tidak berjendela, hanya
disambung agak menonjol keluar, sekitar 1,5 berpintu sebuah saja. Biasanya gampiri
2x3m. dilengkapi dengan lesung dan alu, sehingga
LetakrumahTinjaikanjaiumumnyaberada kalautibasaatnyamenumbukpaditidakjauh
dipesisir pantai karena awalnya mayoritas jauhlagidarilumbung.
penduduk suku Kaili mempunyai mata Dindingnya terbuat dari gabagaba,
pencaharian sebagai nelayan. Seiring sedangkan atapnya terbuat dari rumbia.
perkembangan, rumah Tinjai Kanjai juga Ukuran gampiri bermacammacam sesuai
terdapat di wilayah lainnya dalam batas kemampuan pemiliknya akan tetapi
wilayahlembahPalu. umumnya 3x2 atau 3x3 m dengan tiang 4
buah. Bentuk gampiri terdiri dari dua lantai.
4.Tempatibadah Antara lantai pertama dan lantai kedua
Diketahui bahwa agama yang pertama jaraknya1m.Ditengahtengahnyakeempat
masuk di Sulawesi Tengah adalah Islam tiang di bawah lantai kedua terdapat kayu
sehingga penduduk khususnya di Lembah yangberdiameter9cmdantebalnya5cm
Palu mayoritas beragama Islam. Rumah
ibadah sebelum Islam masuk disebut Lobo ARSITEKTURKAILI,SEBAGAIPROSESDAN
atautempatpemujaan,setelahIslammenjadi PRODUKVERNAKULAR
agama penduduk tempat ibadah menjadi 1. ArsitekturKailisebagaiSebuahProses
MasigiyangartinyaMasjid. Secarakeseluruhan,bangunankailicukup
Bangunan Masigi berbentuk persegi empat unik dan artistik lebihlebih bila dilihat dari
sepertilazimnyamasjiddiseluruhIndonesia. hiasannya berupa kaligrafi huruf Arab
tertampang pada jalusijalusi pintu atau
5.TempatMusyawarah jendela, atau ukiran pada dinding, loteng, di
Rumahtempatmusyawarahdikenaldengan bagian lontakaravana, pinggiran cucuran
nama Baruga yaitu rumah panggung yang atap, papanini, bangkobangko dengan motif
berbentuk segi empat memanjang. Ruang bungabungaan dan daundaunan. Semua
baruga adalah ruang terbuka tanpa kamar. hiasan tersebut melambangkan kesuburan,
Pada bagian depan ini diberi berlantai agak kemuliaan, keramahtamahan dan
tinggi0,5msebagaitempatkepalaadat. kesejahteraanbagipenghuninya.
Dindingnya dari papan dibuat hanya Pada proses pembuatannya, bangunan
setinggi orang duduk. Atapnya dari rumbia rumah Kaili yang ada saat ini tidak memiliki
bagiantengahsampaibagianbelakangterdiri identitas yang jelas tentang siapa yang
atas 3 bagian kiri dan kanan menghadap ke merancang atau dengan kata lain bangunan
32
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

banuambasodibanguntanpaseorangarsitek, Dilihat dari ukuran dan pembagian ruang


dibangun sekitar tahun 1892. Maksud dan arsitekturkailimemilikipembagianruangdan
tujuandibangunnyarumahKailitidakdengan ukuran yang sangat sederhana karena hanya
maksud untuk menonjolkan sesuatu atau dibagi atas tiga ruang secara umum dengan
tidak menonjolkan diri melainkan semata ukuran yang sedehana berdasarkan bahan
mata untuk kebutuhan rumah tinggal yang kayu yang dipakai. Dalam proses
berada disekitar daerah pusat pemerintahan perkembangannya , arsitektur Kaili
pada masa lalu. Pada bangunan arsitektur mengalamiperubahanyangsangatlambat,ini
vernakular Kaili, bentuk dan modelnya dapat dilihat dari bentukbentuk yang ada
cenderung mempunyai bentuk tunggal dibeberapa tempat dan waktu cenderung
dengan variasi yang sangat terbatas variasi memilikibentukyangsama.
hanya dapat dilihat dari bentukbentuk Untuklebihjelasdanterinci,arsitekturKaili
dekoratif yang juga sama dibeberapa dapat dikatakan sebagai sebuah karya
bangunan. Bangunan Arsitektur Kaili dapat arsitektur vernakular yang dapat dilihat dari
dikatakan tanggap terhadap alam, iklim segi proses pembuatannya, dapat dilihat
setempat ini dapat dilihat dari bentuknya padatabelsebagaiberikut:
yang berbentuk rumah panggung dengan
model atap miring seperti umumnya pada
bangunanbangunanvernakulardiIndonesia.


Gambar2:Matriks1ProsesVernakular
Sumber:Analisis2008

33
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009


Gambar3:Matriks2ProsesVernakular
Sumber:Analisis2008
2. ArsitekturKailisebagaiSebuahProduk menggunakan material tertentu yang sangat
Ditinjau dari segi produk, arsitektur Kaili sederhana, didominasi dengan pemakaian
dapat dikatakan sebagai sebuah arsitektur bahan kayu yang banyak terdapat didaerah
vernakular, ini dapat dilihat pada sekitar. Arsitektur Kaili tanggap terhadap
tingkat/derajatklasifikasiberdasarkanbudaya lingkungan serta iklim setempat yang dapat
setempat yaitu budaya orang kaili yang dilihat dari bangunan yang berbentuk rumah
diwujudkan dalam makna pada bentuk panggungdanbentukatapyangmiringsesuai
bentukbangunanrumahtinggalnya.Selainitu denganiklimtropis.
bentuk denah dan penataan ruangnya, serta Untuk Lebih jelasnya, dapat di analisis
morfologi bentuknya yang sangat spesifik, melaluimatrikssebagaiberikut:
mempunyai hubungan antar elemen yang
mempunyai kaidah kaidah tertentu. Pada
penggunaan material, arsitektur kaili hanya


Gambar4:Matriks3ProdukVernakular
Sumber:Analisis2008

34
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009


Gambar5:Matriks4ProdukVernakular
Sumber:Analisis2008

3. KarakteristikArsitekturKaili jembatan beratap yang disebut hambate.
Berdasarkan pola morfologinya, terkait Dibagian ini dibuatkan pekuntu atau ruang
dengan tinjauan arsitektur kaili sebagai terbuka untuk beranginangin anggota
sebuah produk vernakular, secara umum keluarga.Dikolongdapurdiberipagarkeliling,
Habraken(1988)menawarkantigacaradalam sedang dibawah rumah induk dibiarkan
membedakan tipe bentuk arsitektur, yaitu : terbuka dan kadangkadang menjadi tempat
Spatial system, Physichal system dan stylistic pertukangan,ataukeperluanlainnya.
system.
a. Polapenataanspasial(SpatialSystem) b. PhysicalSystem(SistemStruktur)
Arsitektur rumah kaili umumnya dibagi Bahan utama yang digunakan adalah
dalam tiga ruangan besar, ruang depan penggunaan bahan kayu yang banyak
disebut dengan (Lonta Karawana) yang terdapat daerah lembah Palu. Jenis kayu
dibiarkan kosong, berfungsi menerima tamu, yangbiasadigunakanyaitujeniskayudaerah,
sebelum menggunakan meja dan kursi Palapidankayubesi.
diruang ini dibentangkan Onysa atau tikar, Dinding dibuat dari bahan papan kayu,
ruang ini juga untuk tempat tidur tamu lantai menggunakan bahan kayu, struktur
menginap. tiang dan struktur rumah panggung lainnya
Ruang kedua adalah ruang tengah disebut menggunakan bahan kayu, sedangkan bahan
LontaTatangana,diperuntukanbagikeluarga atap pada bangunan awal menggunakan
dan tamu yang menginap berfungsi sebagai bahan atap rumbia setelah mengalami
ruangtengahdanruanglain. perkembangan zaman bahan atap berubah
Ruang ketiga adalah Lonta Rarana yaitu menjadibahanatapseng.
ruang belakang untuk ruang makan, kadang Seperti yang telah digambarkan pada
kadang ruang makan berada di Lonta falsafah arsitektur Kaili yang mempunyai tiga
Tatangana antara dinding dibuat kamar bagian utama bangunan, yaitu Bagian Bawah
kamar tidur, khususnya untuk kamar tidur (Sub Struktur), Bagian Tengah (Super
perempuanatauanakgadis. Struktur) dan Bagian Atas (Upper Struktur).
Untuk menghubungkan rumah induk Hingga adalah sistem konstruksi dan teknik
dengan dapur atau Urang Avu dibuat
35
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

mendirikanbangunandaribawah,tengahdan merancang bukan untuk suatu tujuan


atas tertentu, melainkan hanya berdasarkan
kebutuhanalamiakantempattinggal.
2. Bentuk dan model bangunan arsitektur
Ruang Belakang Kaili merupakan bentuk tunggal yang
sebangun dengan karakter khas yang
kongruen serta variasi yang tidak terlalu
Ruang Tengah bervariasi.
3. Konsisten terhadap penggunaan model,
walaupun terdapat beberapa variasi
bentuk pada beberapa jenis bangunan
Ruang
Depan tetapitetapmempertahankanbentukdan
polapoladasararsitekturKaili.
4. MengalamiPerubahanyangberdasarkan
waktu seperti penggunaan beberapa

material yang diganti dan modifikasi
Gambar6:PolaSpasialArsitekturKaili
beberapabentuk.
Sumber:Analisis2008
5. Tingkat dan derajat klasifikasi sesuai
KESIMPULAN dengan kultur dan budaya masyarakat
Arsitektur Vernakular sebagai salah satu Kaili, hal ini bias dilihat dengan
cerminan budaya, sekurangkurangnya keragaman bentuk dan fungsi yang
mengandung nilai yang berlaku dalam menjadi suatu akomodasi sosial dan
masyarakat. Karena itu pelestarian bangunan budaya.
vernakular mempunyai arti bukan sekadar 6. Bentuk denah, serta Morfologinya yang
memelihara bangunan dan informasi tentang sangat spesifik dan memiliki berbagai
nilai informasi tentang nilai budaya yang macamvariasi.
terkandung. Karya Arsitektur Vernakular 7. Arsitektur Kaili bersifat alami, respon
merupakanpernyataankreatifyangjujurdari terhadap lingkungan setempat serta
interaksi kehidupan sosial kultural penggunaan material yang alami dengan
masyarakatnya, sebagai hasil penelaahan efisiensipenggunaansumberdaya.
menerus. Pluralitas arsitektur yang dinamis, 8. Tidak terikat pada suatu ukuran standar
yang tidak bisa dilakukan dengan bentuk tertentu yang ada pada ilmu Arsitektur,
tertentu yang tunggal rupa, wajib jarakkolom,panjangdanlebarbangunan
dikembangkan dengan penuh kreatifitas dan sematamatameresponkondisisetempat
inovasibaru. denganketersediaanpanjangbahanyang
Jika melihat beberapa penjelasan dan adadanjenisbahanyangtersedia.
analisis seperti sebelumnya, dapat dikatakan, 9. OpenEnded, terbuka menerima setiap
bahwa peninggalan Arsitektural To Kaili perubahan yang terjadi. Arsitektur Kaili
merupakan sebuah karya arsitektur mengalami perubahan dalam pemakaian
vernakular yang ada di Sulawesi Tengah material,modifikasistyle,ragamhiasdan
Khususnya di Lembah Palu, karena memiliki adanya perubahan fungsi dan bentuk
beberapa karakteristik karya vernakular baik sesuai perubahan waktu dan kebutuhan
darisegiprodukdanprosesnyaantaralain: yangada.
1. Tidak jelasnya identitas sang perancang
(anonimitas), Maksud dan tujuan
36
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako
Jurnal ruang VOLUME1NOMOR1September2009

DAFTARPUSTAKA 7. Rapoport, A, 1969, House, Form and


Books: Culture,PrenticeHall,NewYork.
1. Budiharjo, Eko, 1997,Arsitektur Sebagai 8. Schultz, C, N, 1988, Architecture:
WarisanBudaya,Djambatan,Jakarta. MeaningandPlace,Rizzoli,NewYork.
2. Fakultas Teknik UNTAD,1997, Kompilasi 9. Sidartha, 1996, Identitas Budaya dan
Data Arsitektur Tradisional Kaili, Jurusan ArsitekturIndonesia,AlumniBandung.
ArsitekturUNTAD,Palu. 10. Sumintardja, D, 1981, Kompedium
3. HuyenvanNguyen,1983,Habitationsur Sejarah Arsitektur, Yayasan Lembaga
pilotis danslAsie du SudEst, Librarie Penyelidikan Masalah Banagunan,
OrientalistePaulGeuthner,Paris. Bandung.
4. Koentjaraningrat, 1995, Sejarah dan 11. Sutrisno, R, 1984. Bentuk Struktur
Teori Antropologi, Universitas Indonesia Bangunan Dalam Arsitektur Modern
Press,Jakarta. ,Gramedia,Jakarta.
5. Mahmud. Zohrah, 1982, Arsitektur 12. Turan. Mete, 1990 Vernacular
Tradisional Daerah Sulawesi Tengah, Architecture, Gower Publishing,
Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional CompanyOld,Vermont,USA
Depdikbud,Palu.
6. Mattulada. A,1986, Modal Personality
Orang Kaili, Unversitas Tadulako Press,
Palu.





















37
JurusanArsitekturFakultasTeknikUniversitasTadulako