Anda di halaman 1dari 7

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PADA SEKOLAH

DASAR
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.
Lembaga pendidikan mempunyai peran yang sangat vital dalam mencetak
sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di era globalisasi dan
perdagangan bebas. Untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas
memerlukan suatu sistem pelayanan pendidikan yang berkualitas dan untuk itu
semua pihak yang terkait dalam dunia pendidikan, baik pemerintah pusat,
pemerintah daerah, tenaga kependidikan dan masyarakat harus bekerja sama untuk
meningkatkan mutu pendidikan.
Sekolah harus dapat memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan orang
tua siswa. Informasi tentang proses belajar mengajar dan perkembangannya harus
diterima oleh siswa dan orang tua siswa secara tepat, cepat dan akurat. Semakin cepat
informasi sampai ke siswa dan orang tua siswa, maka semakin cepat juga perbaikan
mutu pendidikan siswa.
Suatu sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang menyediakan
kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan
pelaksanaan tugas-tugas organisasi, yang diharapkan dapat menunjang tugas-tugas
para pegawai di suatu organisasi, para manajer, atau pengguna jasa organisasi
tersebut beserta unsur-unsur pokok yang terdapat dalam lingkungan organisasi.
SIM menyediakan informasi bagi para pengelola pendidikan untuk
pengambilan keputusan yang bersifat taktis. SIM menyediakan informasi strategis
yang diperlukan untuk menentukan langkah pendidikan. Secara teoritis, SIM akan
sangat membantu para pengelola pendidikan dari berbagai tingkatan dalam
melakukan tugasnya.
B. Rumusan Masalah.
Adapun rumusam masalah dalam makalah ini adalah :
a. Apakah pengertian SIM ?
b. Bagaimana implementasi SIM di MI. Interaktif Miftahul Huda dalam meningkatkan
mutu pendidikannya ?
c. Bagaimana dampak dari penerapan SIM di MI. Interaktif Miftahul Huda terhadap
peningkatkan mutu pendidikannya ?
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sistem Informasi Manajemen (SIM)


1. Pengertian SIM.
Menurut Murdick, (1997) menyatakan:

SIM adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman, dan petunjuk peralatan
pengolahan data (seperangkat elemen), memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil
kembali data (mengoperasikan data dan barang) untuk mengurangi ketidakpastian pada
pengambilan keputusan (mencari tujuan bersama), dengan menghasilkan informasi untuk
manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya dengan paling efisien (menghasilkan
informasi menurut waktu rujukan).
Sedangkan Raymond McLeod, Jr dan George P. Schell (2007) mendefinisikan SIM
sebagai suatu sistem berbasisi komputer yang membuat informasi tersedia bagi para pengguna
yang memilki kebutuhan serupa. Dengan demikian SIM memiliki peran yang sangat penting
sebagai acuan dalam pengambilan keputusan suatu organisasi.
Berdasarkan pendapat beberapa ahli sebagaimana tersebut di atas dapat disimpulkan
bahwa definisi SIM adalah suatu sistem yang diperlukan oleh suatu organisasi untuk
menyediakan informasi yang penting dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

2. Manfaat SIM bagi SD/MI.

a. Meningkatkan produktivitas kepala sekolah/madrasah dalam hal:


Pengolah kata, angka, gambar, video, suara, data statistik, Perancangan, pemrograman
Menyampaikan Informasi Manajemen Sekolah/Madrasah yang meliputi:
b. Perencanaan program SD/MI, pelaksanaan rencana kerja SD/MI, pengawasan/evaluasi,
kepemimpinan SD/MI, dan sebagai alat bantupembelajaran.
3. Tujuan dari penggunaan Sistem Informasi Manajemen di sekolah adalah :
1. Mempermudah sistem informasi di sekolah.
2. Meningkatkan kualitas pendidikan.
3. Menjadikan seluruh elemen sekolah dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi.
4. Mempermudah komunikasi dengan para alumni.
5. Mempercepat proses transfer ilmu pengetahuan

B. Profil Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Huda.


VISI 2015
Menjadi lembaga pendidikan yang ramah dan mengoptimalkan beragam kecerdasan
MISI 2015
1. Mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan instrumen penilaian yang mengoptimalkan
beragam kecerdasan
2. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang ramah dan mengoptimalkan beragam kecerdasan
3. Membangun mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang ramah dan mengoptimalkan beragam
kecerdasan
4. Menyediakan sarana prasarana yang SALAMAN (Sehat, Aman, Lengkap, Mudah, Nyaman) dan
menfasilitasi beragam kecerdasan
5. Membangun sistem pengelolaan pendidikan yang ramah dan mengoptimalkan beragam kecerdasan
Rancang Bangun Madrasah Interaktif
Sebuah kekuatan paradigma Didiklah anakmu karena dia akan menghadapi zaman yang berbeda
denganmu.
(Ali Bin Abi Thalib r.a)
START OF VIEW
Paradigma interaktif dipilih sebagai bentuk keprihatinan melihat fenomena pendidikan yang terlihat
intelektualistis dengan hanya mengejar aspek kognitif belaka yang tercermin dalam UAN sekarang ini.
Padahal jelas-jelas dalam tujuan pendidikan dinyatakan tujuan pendidikan tidak sempit pada
pengembangan kognitif tetapi lebih holistik mencakup pengembangan seluruh aspek dari potensi
manusia.
Dengan demikian pendidikan kedepan memerlukan pendidikan yang lebih ramah dan bisa
mengoptimalkan proses pendidikan dengan lebih menyeluruh dalam semua aspek baik kognitif, fisik,
sosial-emosi, kreativitas, dan spiritual. Sekolah dengan model pendidikan seperti ini berorientasi pada
pembentukan anak sebagai manusia yang utuh. Kualitas anak didik menjadi unggul tidak hanya dalam
aspek kognitif, namun juga dalam karakternya. Anak yang unggul dalam karakter akan mampu
menghadapi segala persoalan dan tantangan dalam hidupnya kini dan kedepan. Disinilah Madrasah
Interaktif mencoba mengambil posisi dengan membangun sisi karakter lebih khususnya karakter
Tauhid.
PIJAKAN MADRASAH INTERAKTIF
Jadilah kalian generasi Rabbani dengan sebab kalian mengajarkan Al Kitab (Al Quran) dan belajar
(Alquran). (QS Ali Imran:79)
Pijakan akan menentukan hasil yang kita dapatkan
(Abu Asyad)

Interaktif bagi MI. Miftahul Huda saat ini merupakan thariqah perjuangan dalam mewujudkan sebuah
pembelajaran yang membahagiakan seperti yang dicita-citakan.
Paradigma interaktif senyatanya terbangun diatas tiga pondasi sebagai dasar dalam proses sebuah
pembelajaran yang kami selenggarakan, 3 pilar itu adalah: Pertama, Sekolah tidak semata-mata
mengajarkan kompetensi akademis, tetapi juga pengembangan karakter dan kepemimpinan. kedua,
Sekolah hanyalah salah satu dari tiga subsistem pendidikan yang diterima seorang anak, dua yang
lainnya adalah subsistem pendidikan keluarga, dan subsistem pendidikan masyarakat. Ketiga, Sinergi
dari tiga subsistem ini insya Allah dirancang untuk menghasilkan output pendidikan yang bersifat
holistik (generasi tauhid): sehingga dengannya anak menjadi bahagia dan bersyukur menjadi dirinya
sendiri, bakat dan potensinya teraktualisasi, berkontribusi dengan semangat rahmat bagi semesta
alam.
Aktifitas Pembelajaran
Aktifitas Rutin Harian
Waktu Aktivitas
08.00-08.15 Senam
Welcome Activity Dasar Karakter Tauhid
08.15-08.30
08.30-09.30 Kegiatan Inti 1
09.30-09.45 Break
09.45-10.45 Kegiatan Inti 2
10.45-11.45 Kegiatan Inti 3
11.45-13.00 Shalat Dzuhur
Makan Siang
13.00-14.30 Ekstrakurikuler dan aktualisasi diri
14.30-15.00 Kegiatan penutup
15.00-15.30 Shalat ashar
Aktivitas Luar Ruangan
Berkunjung pada anak-anak kurang beruntung atau ke tempat pembuangan sampah akhir, bermalam
ditenda, bertanam dan memelihara pohon, nonton bareng, berenang, adalah sebagian aktifitas belajar
di sekolah interaktif.
Pada setiap semester secara berkala MIMHa menyelenggarakan program mabith dan outbound bagi
murid kelas 3-6. Sasaran program ini mereka dibimbing untuk lebih kuat ruhiyah dan mental.
C. Sistem Informasi Manajemen Sekolah di MI. Miftahul Huda.
Sistem Informasi Manajemen Sekolah yang digunakan adalah SiFOS V
1.1. SiFOS adalah Aplikasi berbasis jaringan (network) yang bertujuan untuk membantu
lembaga pendidikan mengelola sistem administrasi dari hal yang bersifat umum, akademik,
kesiswaan sampai dengan keuangan.
Adapun alasan MI. menggunakan SiFOS adalah sebagai berikut:
1. Aplikasi berbasis jaringan sehingga akan semakin mudah untuk digunakan kapanpun dan
dimanapun
2. Dilengkapi dengan sistem pembagian otoritas user yang disesuaikan dengan tingkatan
tugas/wewenang masing-masing user (kepala sekolah, guru, tata usaha)
3. Aplikasi bisa diintegrasikan dengan layanan WEB maupun SMS Gateway/Server
4. Mudah diopersikan (user friendly) karena navigasi/menu menggunakan bahasa Indonesia
5. Informasi mudah di share kepada pihak-pihak yang berkepentingan sehingga akan semakin
memudahkan dan mempercepat arus informasi dari sekolah kepada orang tua/wali melalui
pilihan media internet (WEB) atau SMS
6. Fitur-fitur yang lengkap disesuikan dengan kebutuhan sekolah melalui pilihan paket SiFOS
standar dan SiFOS full version
7. Mudah dalam maintenance dan upgrade fasilitas
8. Gratis biaya set up
Sistem Informasi Manajemen Sekolah yang telah diterapkan di MI. Miftahul Huda adalah :
a. Modul Data Pembelajaran :
1. Pengelolaan data RPP
2. Pengelolaan data silabus dari setiap mata pelajaran
3. Pengelolaan data program tahunan
4. Menampilkan rincian dari penggunaan sumber berdasarkan periode waktu atau katagori
lainnya
5. Pengelolaan penyimpanan arsip file data pembelajaran
b. layanan SiFOS untuk orang tua :
1. Akses data nilai (tugas, ulangan, UTS dan UAS) oleh orang tua melalui SMS dan internet
(WEB)
2. Akses data absensi oleh orang tua melalui SMS dan Internet
3. Memperoleh informasi yang bersifat pemberitahuan umum dari pihak sekolah melalui SMS
alert
4. Memperoleh SMS alert (pemberitahuan) bagi siswa/i melalui orang tua yang sampai dengan
batas tanggal akhir pembayaran SPP setiap bulannya belum melunasi SPP
5. Memperoleh SMS alert (pemberitahuan) dari pihak sekolah tentang masalah keuangan
(kewajiban/tunggakan) yang harus dilaksanakan orang tua kepada sekolah disetiap akhir bulan
atau waktu yang ditentukan oleh pihak sekolah

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan

Implementasi SIM akan berlangsung secara efektif dan efisien apabila


didukung oleh sumber daya manusia yang profesional untuk mengoperasikan
sekolah, dana yang cukup agar sekolah mampu menggaji staf sesuai dengan
fungsinya, sarana dan prasarana memadai untuk mendukung proses belajar
mengajar, serta dukungan masyarakat (orang tua) yang tinggi.
Sistem Informasi Manajemen (SIM) di MI. Interaktif Miftahul Huda telah
diterapkan, tentunya belum semua tujuan dari SIM ini tercapai. Karena itu evaluasi
dan perbaikan senantiasa dilakukan agar tercapai tujuan SIM, baik itu bagi sekolah,
pengelola dan juga siswa.
B. Rekomendasi.
Penerapan SIM yang efektif seyogyanya dapat mendorong kinerja kepala sekolah dan guru
yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi murid. Oleh sebab itu, harus ada keyakinan
bahwa SIM memang benar-benar akan berkontribusi bagi peningkatan prestasi murid. Ukuran
prestasi harus ditetapkan multidimensional, jadi bukan hanya pada dimensi prestasi akademik.
Dengan taruhan seperti itu, sekolah-sekolah yang hanya menerapkan SIM sebagai mode akan
memiliki peluang yang kecil untuk berhasil.

DAFTAR PUSTAKA
Murdick, R. G., Ross, J. E., Clagget, J.R. (1997). Sistem informasi untuk manajemen modern edisi
ketiga (Terjemahan J. Djamil) Jakarta: Erlangga. (Buku asli diterbitkan tahun 1984).
McLeod, R. Jr. & Schell, G.P. 2011. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: SalembaEmpat
MI_SD MIMHa Gurubelajars Weblog.htm
Manual User SiFOS V 1.1
Brosur Madrasah Interaktif Miftahul Huda, tahun ajaran 2012-2013

Anda mungkin juga menyukai