Anda di halaman 1dari 4

Contoh perhitungan Analisis Biaya-Manfaat

Rincian biaya dan Tahun Tahun Tahun Tahun


manfaat ke-0 ke-1 ke-2 ke-3
(ribuan) (ribuan) (ribuan) (ribuan)
Rincian Biaya
Biaya Pengembangan
Hardware 20.000
Software 2 000
Brainware 3.000
Biaya Operasi /
Pemeliharaan - 1 500 2.000 .2.500
Total Biaya (TB) 25.000 1 500 2.000 2.500
Rincian Manfaat
1. Manfaat Wujud
Pengurangan Biaya 500 700 900
Operasional
Peningkatan 500 1.000 2.000
Penjualan
Peningkatan efisiensi 400 700 1.000
Pengurangan Biaya
Persediaan 200 600 1.100
Total Wujud (TW)
2.000 3.000 5.000
2.Manfaat Tak Wujud
*.Peningkatan Nama 1.500 2.500 3.500
baik kepada pelanggan
*.Peningkatan Moral 1.500 2.000 2.500
Karyawan
*.Peningkatan kepuasan 500 1.500 2.500
kerja karyawan
*.Peningkatan Pelayanan 2.000 3.000 4.000
pada pelanggan
* Peningkatan 1.000 2.000 3.000
pengambilan keputusan
Total Tak Wujud (TTW) 6.500 11.000 15.500
Total Manfaat (TM) 8.500 14.000 20.500

Proceed (Selisih TM & 7.000 12.000 18.000


TB )
1. Analisis Payback Periode

Perhitungan analisis payback periode adalah sebagai berikut :

Total Biaya Pengadaan Sistem pada tahun 0 : Rp.25.000.000


Proceed pada Tahun I : Rp. 7.000.000 (-)
Sisa Biaya Sistem pada Tahun I : Rp.18.000.000
Proceed pada Tahun II : Rp.12.000.000
Sisa Biaya Sistem pada Tahun II : Rp. 6.000.000

Sisa = 6.000.000 x 1 tahun = 0,35 tahun


18.000.000

Sehingga Payback Periode sudah dapat dicapai pada tahun ke-2 adapun secara detailnya adalah
2,35 tahun . Dari fakta tadi dapat disimpulkan bahwasannya yang ditanamkan pada rancangan
sistem ini akan mencapai titik impas (Break Even Point) pada waktu 2,35 tahun yang berarti
bahwa pada tahun ke 3 perusahaan mulai dapat mengambil keuntungannya dari sistem tersebut.

2. Analisa Return On Investment (ROI).

Dengan metode ini maka prosentase manfaat yang dihasilkan oleh sistem tersebut dapat
dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan utnuk pengadaan sistem tersebut.

Adapun perhitungan (ROI) sistem ini adalah :


- biaya pengadaan Sistem Tahun 0 : Rp. 25.000.000
- Biya perawatan Sistem Tahun I : Rp. 1 500.000
- Biaya perawatan Sistem Tahun II : Rp. 2.000.000
- Biaya perawatan Sistem Tahun III : Rp. 2.500.000 (+)
Total Biaya Rp. 31.000.000

Sedangkan total keuntungan yang didapat adalah sebagai berikut :


- Total Manfaat pada Tahun I : Rp 8.500.000
- Total Manfaat pada Tahun II : Rp. 14.000.000
- Total Manfaat pada Tahun III : Rp. 20.500.000 (+)
Total Manfaat Rp. 43.000.000

Rumusan (ROI) adalah :

Total Manfaat Total Biaya


ROI = ----------------------------------- x 100 %
Total Biaya

43.000.000 31.000.000
ROI = ----------------------------------- x 100 % = 38,71 %
31.000.000

Artinya bahwa sistem ini akan memberikan keuntungan pada tahun ke 3 sebesar 38,71 % dari
biaya pengembangannya sehingga sistem ini layak digunakan bagi perusahaan ini.
3. Analisa Net Present Value (NPV).

Perhitungan analisis NPV sebagai berikut:

Proceed 1 Proceed 2 Proceed n


NPV =- nilai proyek + ------------- + ------------ + -------------
(1 + I %)1 (1+I %)2 (1+I %) n

Apabila diaplikasikan pada penerapan sistem yang baru ini maka perhitungan nilainya dengan
tingkat bunga diskonto 15 % pertahun maka :

7.000.000 12.000.000 18.000.000


NPV = - 25.000.000 + ------------- + -------------- + ---------------
(1+0.15)1 (1+0.15)2 (1+0.15)3

NPV = 1.995.972,69

Dari Hasil perhitungan di atas dapat disimpulkan bahwasannya jumlah keuntungan yang diterima
sekarang oleh perusahaan pada tahun ke 3 apabila sistem ini diterapkan adalah :
Rp 1.995.972,69, atau NPV lebih besar dari 0, maka proyek tersebut layak dilaksanakan.
4. Metode Tingkat pengembalian Internal (IRR)

Metode ini mencari tingkat bunga yang menjadikan jumlah sekarang dari tiap-tiap proceed
yang di diskontokan dengan tingkat bunga tersebut sama besarnya dengan nilai sekarang dari
nilai proyek. Misalnya

i1 = 15 %, maka NPV1 = 1.995.972,69 (nilai NPV positif)

i2 = 20 %, maka

7.000.000 12.000.000 18.000.000


NPV2 = - 25.000.000 + ------------- + -------------- + ---------------
(1+0.2)1 (1+0.2)2 (1+0.2)3

NPV2 = - 416.666,67 (nilai NPV negatif)

(20 % - 15 %) . 1.995.972,69
I R R = 15 + -----------------------------
NPV1 - NPV2

(5 %) 1.995.972,69
IRR = 15 % + ----------------------------------
1.995.972,69 ( -416.666,67)

9.979.863,45 %
IRR = 15 % + -------------------------
2.412.639,36

IRR = 15 % + 4,14 % = 19,14 %

IRR = 19,14 % artinya proyek ini akan menghasilkan keuntungan dengan tingkat bunga 19,14 %
per tahun. Apabila tingkat bunga pengembalian (rate of return) yang diinginkan 15 % per tahun,
maka IRR > 15 %, dengan kata lain proyek dapat diterima.