Anda di halaman 1dari 1

Proyek Mubajir di Pulau Seribu

Pelaksana Tgas (Plt) Bupati Kepulauan Seribu, Djunaidi, menyayangkan sejumlah projek
pembangunan yang dibangun tidak sesuai dengan kebutuhan pembangunan di Pulau Seribu.
Menurut dia, proyek dari sejumlah instansi itu mubajir dan buang-buang anggaran.

Saya sudah lihat sejumlah proyek yang mubajir dan saya harap itu dapat menjadi pelajaran
untuk pembangunan di Kepulauan Seribu kedepannya, ujar Djunaidi, Senin (27/5).

Diungkapkan Djunaidi yang juga Wakil Bupati Kepulauan Seribu ini, dari sejumlah proyek
mubajir yang saat ini menjadi perhatiannya adalah pembangunan Pujasera di Pulau Untung Jawa.
Proyek yang ditaksir menggunakan anggran milyaran rupiah sekitar tahun 2007 itu saat ini
kurang dimanfaatkan keberadaannya.

Dalam rapat pimpinan (Rapim) di Provinsi, saya ungkapkan itu dan berharap para SKPD
tingkat dinas lebih memperhatian kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu bila ingin
membangun, jelasnya.

Hal sama juga ditegaskan Djunaidi bagi SKPD di jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan
Seribu. Dia meminta agar SKPD dalam membangun melihat aspek kebutuhan masyarakat dan
tidak hanya sekedar proyek. Sudah saatnya kebutuhan masyarakat itu prioritas, yang serimonial
nanti aja, ujar mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jakarta Barat ini.

Disinggung pembangunan Landasan Pacu Pesawat Terbang di Pulau Panjang yang tidak ada
kelanjutannya lantaran tersandung hukum tindak pidana korupsi. Djunaidi hanya tersenyum. Itu
juga jadi pengalaman, jawabnya singkat.

Lebih jauh, Djunaidi mengatakan, saat ini Pulau Seribu sudah tampil menjadi salah satu destinasi
wisata yang mulai diperhitungkan. Jadi, tepat bila orientasi pembangunan dapat mendukung
aktifitas tersebut. Luar biasa, kita lihat saat akhir pekan dan hari libur. Yang datang berwisata
lebih banyak dibanding orang pulaunya, candanya.

http://wisatapulauseribu.co.id/proyek-mubajir-di-pulau-seribu