Anda di halaman 1dari 29

STATISTIK DAERAH

KECAMATAN
PONTIANAK KOTA . id
o
g2016
s .
. bp
ta
k o
a k
n
t ia
o n
p
s ://
t p
ht

i
STATISTIK DAERAH KECAMATAN PONTIANAK KOTA 2016

ISSN : 1858 0955


No. Publikasi : 61710.1617
Katalog BPS : 1101002.6171031
Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm
Jumlah Halaman : v + 21

Naskah :
Koordinator Statistik Kecamatan Pontianak Kota

id
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak

Penyunting
o .
.g
Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

s
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak

p
Gambar Kulit :
a .b
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak
o t
k k
Diterbitkan Oleh :
n a
ti a
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak

o n
// p
Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya

s :
t p
ht

ii
Kata Sambutan

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya

id
menyambut baik atas penerbitan buku Statistik Daerah Kecamatan Pontia-

o .
nak Kota yang dilakukan oleh Koordinator Statistik Kecamatan Pontianak

.g
Kota BPS Kota Pontianak. Penyusunan buku Statistik Daerah Kecamatan

s
Pontianak Kota ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan per-

p
statistikan serta penyebarluasan informasi di kecamatan maupun di ke-

.b
lurahan sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan visi BPS sebagai

a
pelopor data statistik terpercaya untuk semua.

o t
Saya berharap, buku Statistik Daerah Kecamatan Pontianak Kota ini mam-

k
pu memenuhi harapan pemerintah daerah dan masyarakat akan kebutuhan
k
a
data dan informasi statistik secara cepat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan,

n
monitoring dan evaluasi tentang perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta memban-

a
i dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua
tu para pengguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya.

Akhirnya, saya mengucapkan terimatkasih

senantiasa meridhoi usaha kita. o


n
pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya buku ini, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa

: //p
s
tp
Pontianak, November 2016

h t Kepala Badan Pusat Statistik


Kota Pontianak

Suminar K, SE, ME

iii
Kata Pengantar

. id
Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pontianak Kota o
g
. data dan informasi
2016 di terbitkan

s
oleh Badan Pusat Statistik Kota Pontianak berisi berbagai
p
.b pembangunan serta
terpilih seputar Kota Pontianak yang dianalisa secara sederhana untuk

potensi yang ada di Kecamatan Pontianak a


membantu pengguna data memahami perkembangan

o t Kota.

k k Daerah Kecamatan Pontianak Kota


a
Materi yang disajikan dalam Statistik

n
2016 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan

t ia bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan


pembangunan di berbagai sektor di Kecamatan Pontianak Kota dan

nada di Kecamatan Pontianak Kota


diharapkan dapat menjadi
evaluasi kegiatan pembangunan yang
o
p pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan
: //berbagai
s ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh
Kritik dan saran konstruktif

p
instansi pemerintah,tswasta, kalangan akademisi maupun masyarakat luas.
mendatang. Semoga publikasi

ht
Badan Pusat Statistik Kota Pontianak
Koordinator Statistik Kecamatan
Pontianak Kota

LILIK D.P.

iv
DAFTAR ISI

. id
go
s.
KATA SAMBUTAN iii

p
.b
KATA PENGANTAR iv

a
DAFTAR ISI v

o t
k
Bab 1. Geografi dan Iklim 1
Bab 2. Pemerintahan
a k 2

an
Bab 3. Penduduk 3
Bab 4. Pendidikan
t i 5
Bab 5. Kesehatan
o n 6

p
://
Bab 6. Pertanian 7

Bab 8. Hotel dans


Bab 7. Industri 8

t p Pariwisata 9

h t
Bab 9. Transportasi dan Komunikasi
Bab 10. Keuangan dan Harga
10
11
Bab 11. Perdagangan 12
Bab 12. Pendapatan Regional 13
Bab 13. Perbandingan Regional 14
Lampiran 15

v
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht
Kecamatan Pontianak Kota terletak
di tengah Kotamadya Pontianak. Sebelah
Utara berbatasan dengan Kecamatan Ponti-
anak Barat, sebelah selatan berbatasan
dengan Kecamatan Pontianak selatan,
Kecamatan Pontianak Kota berbatasan
langsung dengan Kecamatan Sungai Kakap
Kabupaten Kubu Raya.
Luas Kecamatan Pontianak Kota
seluas 15,98 Km2 dan terbagi atas 5 Ke-

id
lurahan, yaitu Kelurahan Sungai Bangkong,
Kelurahan Darat Sekip, Kelurahan Tengah,
o .
.g
Kelurahan Mariana, dan kelurahan Sungai

s
Jawi. Jika ditinjau dari luas kelurahan dapat

p
dilihat bahwa Kelurahan Sungai Jawi meru-

.b
pakan wilayah kelurahan dengan luas wila-
yah yang paling besar yaitu 7,02 Km2 se-
dangkan kelurahan Mariana dengan luas
t a
wilayah 0,50 Km2 merupakan kelurahan
dengan luas wilayah yang paling kecil dian-
ko
tara kelurahan lain yang ada di Kecamatan
a k
n
Pontianak Kota.

a
Dengan total luas wilayah 15,98 Km2,
terdapat 10,20 persen wilayah yang
n ti
o
digunakan sebagai lahan pertanian. Lahan
Kecamatan
//
Pontianak
pKota banyak

s :
digunakan untuk perumahan pemukiman

p
penduduk dan bangunan usaha untuk
t
ht
kegiatan perekonomian. Sungai Kapuas
membatasi Kecamatan Pontianak Kota
dengan Kecamatan Pontianak Timur.
Sungai yang terdapat di dalam wilayah
Kecamatan Pontianak Kota adalah Sungai
Jawi dan Sungai Bangkong yang dulunya
dapat dilalui kendaraan air berupa sampan.
Saat ini sungai sungai tersebut tidak lagi di
lewati sampan karena jalan darat lebih mu-
dah dan cepat bagi masyarakat untuk
melakukan perjalanan ke tempat tujuan

1
Tabel 2.9. Jumlah Rukun Warga, Rukun Tetangga, di Kecamatan Pontianak Kota Kantor camat Kecamatan Pontianak
Menurut Menurut Kelurahan, 2015 Kota terletak di Kelurahan Sungai Bangkong
tepatnya di jalan Pangeran Nata Kusuma.
Tahun 2015 jumlah pegawai kantor camat
Kelurahan Rukun Warga Rukun Tetangga Kepala Keluarga termasuk pegawai kelurahan sebanyak 79
orang. Jumlah ini bertambah 2 orang pega-
(1) (2) (3) (4) wai dari tahun 2014.
Jika dilihat dari tahun 2003, sudah

id
1 Sungai Bangkong 43 206 14.022 ada 6 camat yang menjabat sebagai camat

.
di Kecamatan Pontianak Kota dengan camat

o
Drs. H. Zufri, M.Si sebagai camat dengan

.g
2 Darat Sekip 17 56 2.995
masa jabatan paling lama. Tahun 2015

p s
camat Kecamatan Pontianak Kota dijabat
oleh Saroni, SE dari tahun 2014 sampai

.b
3 Tengah 9 38 2.393
sekarang.

t a
Kelurahan yang ada di Kecamatan Pontia-

o
4 Mariana 10 44 2.816 nak Kota merupakan kelurahan dengan

k k
klasifikasi swasembada. Setiap kelurahan

a
5 Sei Jawi 41 164 10.992 memiliki rukun warga dan rukun tetangga

a n sebagai susunan pemerintahan terkecil da-

ti
Jumlah 120 508 33.218
lam kecamatan, tahun 2015 terdapat 120

n
Sumber : BPS Kota Pontianak rukun warga dan 508 rukun tetangga. Ke-

p o lurahan Sungai Bangkong adalah kelurahan

: // dengan rukun warga dan rukun tetangga

ps terbanyak dibandingkan dengan kelurahan

t
ht
lain di Kecamatan Pontianak Kota dengan
jumlah kepala keluarga sebanyak 14.022.
Kelurahan Tengah dengan 9 rukun warga
dan 38 rukun tetangga dihuni oleh 2.393
kepala keluarga. Jumlah kepala keluarga se-
Kecamatan Pontianak Kota sebanyak
33.218 kepala keluarga.

***Tahukah anda
Kecamatan Pontianak Kota memiliki toko/
kios sebanyak 10.396 buah yang tersebar di
5 Kelurahan.
Sumber : Kantor Camat Pontianak Kota

2
Tahun 2015 jumlah penduduk di Keca-
matan Pontianak Kota sebanyak 120.552
jiwa dengan komposisi penduduk laki-laki
sebanyak 59.709 jiwa dan penduduk per-
empuan sebanyak 60.843 jiwa yang terse-
bar di wilayah seluas 15,98 Km2. Jumlah
penduduk tahun 2015 meningkat sebanyak
2,96 persen dibandingkan jumlah
penduduk tahun 2014. Meningkatnya
jumlah penduduk di Kecamatan Pontianak

id
Kota di pengaruhi oleh beberapa faktor
selama tahun 2015 seperti kelahiran yang
o .
.g
berjumlah sebanyak 543 kelahiran. Ke-

s
matian selama tahun 2015 tercatat

p
sebanyak 385 kematian dengan kematian

.b
terbanyak terdapat di Kelurahan Sungai

a
Bangkong yaitu sebanyak 114 kematian.

t
Jumlah kelahiran lebih besar dari jumlah
kematian dan jumlah penduduk yang da-
tang juga lebih besar dari penduduk yang
k o
pindah menyebabkan pertambahan
a k
an
penduduk Kecamatan Pontianak Kota.

i
Bertambahnya jumlah penduduk akibat Sumber: BPS Kota Pontianak
kelahiran dan penduduk yang datang
n t
o
menetap di Kecamatan Pontianak Kota

p
://
menyebabkan meningkatnya kepadatan

s
penduduk, tahun 2015 kepadatan

p
penduduk Kecamatan Pontianak Kota
t
ht
sebesar 7.544 jiwa setiap 1 Km2. Ke-
lurahan dengan jumlah kepadatan
penduduk terbesar adalah kelurahan Mari-
ana yaitu sebesar 17.482 jiwa per Km2. Hal
ini disebabkan karena Kelurahan mariana
dekat dengan pusat perdagangan Kota
Pontianak sedangkan Kelurahan tengah
yang merupakan pusat perdagangan Kota
Pontianak memiliki kepadatan p;enduduk
sebesar 8.845 jiwa per Km2. Ini disebabkan
karena Kelurahan tengah banyak terdapat
bangunan yang hanya digunakan untuk
kegiatan ekonomi sedangkan tempat ting-
Sumber: Kantor Camat Kota Pontianak
gal pelaku ekonomi tersebut berada di luar
daerah kelurahan.

3
Kepadatan penduduk sebesar 8.845
jiwa per Km2. Ini disebabkan karena ke-
lurahan tengah banyak terdapat bangunan
yang hanya digunakan untuk kegiatan
ekonomi sedangkan tempat tinggal pelaku
ekonomi di kelurahan tersebut berada di
kelurahan lain.

id
Penduduk usia 75 tahun ke atas bertambah

.
jumlahnya tahun 2015

o
s .g
Kelurahan p
. b Sungai Bangkong dengan

a
pakantkelurahan dengan jumlah penduduk
jumlah penduduk sebanyak 52.230 meru-

o yang ada di Kecamatan Pontia-


kterbanyak
Sumber: BPS Kota Pontianak
a k nak Kota. Penduduk dengan jenis Kelamin
n Perempuan lebih dominan dibandingkan
t ia penduduk dengan jenis kelamin laki laki.

o n sebanyak 26.624 penduduk dengan jenis

p
://
kelamin perempuan dan 25.606 penduduk

s
dengan jenis kelamin laki laki. Penduduk

p
usia 10 24 tahun berjumlah sebanyak
t
ht
12.569 jiwa dengan komposisi penduduk
perempuan sebanyak 6.502 jiwa dan
penduduk laki laki usia tersebut
sebanyak 6.607 jiwa. Penduduk dengan
kelompok umur 70 tahun keatas atau
penduduk usia tua meningkat jumlahnya
dibandingkan dengan jumlah penduduk
usia ini pada tahun 2014, ini menunjukkan
bahwa angka harapan hidup penduduk dan
lama hidup penduduk di Kecamatan Ponti-
anak Kota juga meningkat, meningkatnya
Sumber: BPS Kota Pontianak angka harapan hidup dan lama hidup juga
di pengaruhi oleh tingkat kesejahteraan
dan tingkat kesehatan yang baik

4
Berorientasi pada peningkatan kuali-
tas manusia, peranan pendidikan dalam
pembangunan dapat meningkatkan
manusia sebagai makhluk individu yang
berpotensi fisik dan nirfisik dengan pem-
berian pengetahuan, keterampilan, nilai,
dan sikap. Pembentukan nilai adalah nilai
- nilai budaya bangsa dan nilai keaga-
maan sesuai dengan agama masing-

id
masing dalam rangka meningkatkan

.
keimanan dan ketakwaaan terhadap Tu-
o
.g
han Yang Maha Esa.

p s
Kecamatan Pontianak Kota terdapat

.b
31 unit sekolah dasar yang terdiri dari 18
unit sekolah dasar negeri dan 13 unit

t a
sekolah dasar swasta. Kelurahan Darat

o
Sekip hanya terdapat sekolah dasar
Sumber: Dinas Pendidikan Kota Pontianak

k k
swasta yang berjumlah sebanyak 4 unit,
berbanding terbalik dengan Kelurahan

na Tengah yang hanya terdapat sekolah

a
dasar negeri sedangkan kelurahan

ti
lainnya terdapat sekolah dasar swasta

n
dan sekolah dasar negeri di wilayah ke-

o
lurahan. Rasio murid terhadap guru

// p sekolah dasar sebesar 19 murid setiap 1

s : orang guru.

t p Sekolah Menengah Pertama (SMP)

ht
di Kecamatan Pontianak Kota sebanyak
16 unit dengan jumlah SMP swasta
sebanyak 12 unit. Rasio murid terhadap
guru SMP negeri sebesar 13 murid setiap
1 orang guru sedangkan untuk SMP
swasta sebesar 10 orang murid setiap 1
orang guru. Sekolah Menengah Atas
(SMA) negeri lebih sedikit jumlahnya jika
dibandingkan dengan jumlah SMA
swasta, hanya terdapat 2 unit SMA
Negeri sedangkan SMA swasta terdapat
7 unit dan paling banyak terdapat di Ke-
lurahan Sungai bangkong. Kelurahan
Tengah tidak terdapat SMA, baik itu SMA
Negeri maupun SMA swasta.
Sumber: Dinas Pendidikan Kota Pontianak

5
Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari
badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan
setiap orang hidup produktif secara sosial
dan ekonomis. Untuk mencapai keadaan ter-
sebut dipersiapkan sarana dan fasilitas
kesehatan untuk masyarakat. Kecamatan
Pontianak Kota terdapat 4 unit puskesmas

id
dan 3 unit puskesmas pembantu yang siap

.
melayani masyarakat dalam upaya pencega-
han dan pengobatan penyakit yang diderita
o
.g
masyarakat. Rumah sakit umun dan rumah
sakit bersalin terdapat di Kelurahan Sungai
Bangkong, Darat Sekip, dan Kelurahan Mari-
p s
.b
ana dengan jumlah sebanyak 3 unit.

t a
o
Selain puskesmas juga terdapat praktek

k
dokter yang tersebar merata di setiap ke-

k
lurahan. Praktek dokter yang paling banyak
terdapat di Kelurahan Sungai Bangkong yaitu
a
an
Sumber: Kantor Camat Pontianak Kota
sebanyak 33 unit praktek dokter. Jumlah bi-

t i
dan yang bertugas di puskesmas yang ada di

n
Kecamatan Pontianak Kota sebanyak 27

o
orang dengan jumlah bidan terbanyak ter-

p
://
dapat di Puskesmas Ali anyang yang terletak
di Kelurahan Sungai Bangkong.

ps
t
Praktek Bidan juga terdapat di setiap ke-

ht
lurahan kecuali Kelurahan Mariana yang be-
lum terdapat praktek bidan. Prakteh bidan
banyak ditemui di Kelurahan sungai bang-
kong yaitu sebanyak 6 tempat praktek bidan.
Untuk menangani kesehatan ibu dan anak
selain bidan juga disiapkan posyandu di se-
tiap kelurahan. Tenaga Kesehatan dengan
jumlah terbanyak dari 4 Puskesmas yang ada
di Kecamatan Pontianak Kota terdapat di
Puskesmas Alianyang dengan jujlah
sebanyak 38 tenaga kesehatan yang siap
membantu masyarakat dalam menangani
masalah kesehatan.

Sumber: Kantor Camat Pontianak Kota

6
Sebanyak 89,80 persen lahan di Keca-
Luas Panen, Produksi dan Rata-Rata Produksi matan Pontianak Kota digunakan untuk pem-
Padi Sawah dan Palawija ukiman dan bangunan lain sehingga tersisa
sedikit lahan yang bisa digunakan untuk per-
tanian dan perkebunan. Hanya terdapat 10
Luas Rata-Rata hektar padi sawah yang di panen pada tahun
Produksi 2015 dengan produksi sebanyak 24 Ton.
Jenis Tanaman Panen Produksi
(Ton) Selain padi sawah juga terdapat ubi kayu
(Ha) (Ton/Ha) yang ditanam dengan luas panen 24 hektar

id
dan menghasilkan produksi ubi kayu

.
(1) (2) (3) (4) sebanyak 485 Ton. Tanaman buah buahan

o
juga terdapat di Kecamatan Pontianak Kota,
Padi Sawah 10 24 2,43
.g
sebagian besar tanaman tersebut ditanam di

s
Jagung 0 0 0 pekarangan rumah. Beberapa tanaman obat

p
obatan juga berproduksi, diantaranya jahe,

.b
Ubi Kayu 24 485 20,19 laos/lengkuas, dan kunyit. Produksi tanaman

a
Ubi Jalar 0 0 0 obat-obatan untuk tanaman laos/lengkuas

Talas 0 0 0
o t
sebanyak 4.953 Kg dengan luas panen tana-
man tersebut seluas 1.415 m2.
Jumlah 2015 0 509 22,62
k kSebagian kecil masyarakat Kecamatan
Sumber: Dinas Pertanian, Peternakan, dan
n a Pontianak Kota memelihara ternak. Tahun
Perikanan Kota Pontianak

ti a 2015 hanya terdapat ternak sapi potong,

o n kambing, dan itik. Jika dilihat dari jumlah ter-

p
nak, itik berjumlah sebanyak 3.700 ekor se-

: // dangkan jika dilihat dari nilai ekonomis maka

ps ternak sapi sebanyak 639 ekor lebih tinggi

t
ht
nilai ekonomisnya. Jumlah ternak tahun 2015
berkurang cukup drastis jika di bandingkan
dengan jumlah ternak tahun 2014. Jumlah
ternak sapi yang dipotong tahun 2015
sebanyak 395 ekor, jumlah ini lebih sedikit
dibanding tahun 2014 yang memotong
sebanyak 656 ekor sapi. Pemotongan ternak
kambing sebanyak tidak jauh berbeda
jumlahnya dengan tahun 2014. Pemotongan
ternak sapi paling banyak terjadi pada tahun
2013 dengan jumlah sapi potong yang di
Sumber: Dinas Pertanian, Peternakan, dan potong sebanyak 2.094 ekor.
Perikanan Kota Pontianak

7
Perusahaan yang melakukan kegiatan
ekonomi dan menghasilkan barang atau
jasa dengan jumlah tenaga kerja yang dapat
digolongkan menjadi perusahaan besar se-
dang di Kecamatan Pontianak Kota men-
galami penurunan jumlah. Tahun 2014 ter-
dapat 2 perusahaan industri besar sedang
yaitu 1 buah industri makanan dan 1 buah
industri kertas/percetakan, tahun ini hanya

id
tersisa 1 buah industri makanan. Industri

.
besar sedang yang ada di dominasi oleh
o
g
tenaga kerja dengan status pekerja
produksi.
s .
bp
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)

air bersih.. Jumlah pelanggan air bersih


adalah suatu perusahaan yang menyalurkan

PDAMta
o
Kecamatan Pontianak Kota tahun

kk
2015 sebanyak 21.639 pelanggan. Dengan
jumlah pelanggan sebanyak itu PDAM
a
Sumber: BPS Kota Pontianak

n
menyalurkan air bersih sebanyak 6.906.929

a
meter kubik selama tahun 2015. Jumlah

t i pelanggan PDAM terbanyak terdapat pada

n
kelurahan sungai bangkong dengan jumlah

po sebanyak 11.365 pelanggan dengan volume

://
air terpakai yang disalurkan PDAM
sebanyak 3.537.289 meter kubik.

ps
t
Pelanggan PDAM yang paling sedikit

ht
jumlahnya terdapat pada kelurahan Mariana
yaitu sebanyak 1.289 pelanggan dan kapa-
sitas air yang disalurkan sebanyak 393.067
meter kubik selama tahun 2015. Jenis
pelanggan air bersih dibedakan menjadi ke-
lompok I, kelompok II, kelompok III, dan ke-
lompok khusus. Perusahaan industri kecil,
menengah dan besar digolongkan dalam
jenis pelanggan kelompok III, sedangkan
kelompok khusus diberlakukan untuk
Pelabuhan dan Mobil tangki.

Sumber: BPS Kota Pontianak

8
Kalimantan Barat memiliki banyak tempat
pariwisata yang menjadi tujuan wisatawan.
Sebagian besar wisatawan yang datang ke
Kalimantan Barat melewati Kota Pontianak
dan melakukan transit sebelum melanjutkan
perjalanan ke tempat tujuan wisata. Kecama-

id
tan Pontianak Kota menyediakan sarana ako-

.
modasi untuk para wisatawan yang

o
melakukan perjalanan. Terdapat 18 buah ho-

.g
tel di Kecamatan Pontianak Kota yang telah

s
dijadikan tempat menginap oleh 285.252

p
wisatawan domestik dan 17.452 wisatawan

.b
asing selama tahun 2015. Wisatawan domes-

a
tik banyak yang menginap di sarana ako-
modasi hotel non bintang sedangkan

o t
k
wisatawan asing lebih banyak yang

k
menggunakan hotel bintang sebagai tempat

a
menginap selama malakukan kunjungan.

n
Sumber: BPS Pontianak Kota

ti a
Berdasarkan jumlah kamar, terdapat
sebanyak 629 kamar pada hotel bintang dan

on
hotel melati sebanyak 617 kamar. Jumlah
Tamu Domestik dan Asing Menginap di Sarana Akomodasi
p
kamar terbanyak untuk hotel bintang dan hotel

//
melati terdapat di Hotel yang terletak di Ke-
Hotel Bintang dan Non Bintang
s :
lurahan Darat Sekip. Jumlah tempat tidur

p
yang tersedia dari seluruh hotel bintang dan

t Kelurahan Domestik Asing Jumlah


ht
hotel melati di Kecamatan Pontianak Kota
sebanyak 1.944 tempat tidur yang terbagi atas
944 tempat tidur pada hotel bintang dan 1.000 (1) (2) (3) (4)
tempat tidur pada hotel melati. Menurut
jumlah pekerja, hotel bintang menyerap lebih Sungai Bangkong 2.412 0 2.412
banyak tenaga kerja dibandingkan hotel non
bintang. Darat Sekip 155.218 12.697 167.915
Tengah 98.070 3.147 101.217
***Tahukah anda
60,62 persen wisatawan asing lebih Mariana 16.394 1.608 18.002
memilih untuk menginap di hotel Sei Jawi 13.160 0 13.160
bintang sedangkan wisatawan do-
mestik sebanyak 50,80 persen Jumlah 2015 285.254 17.452 302.706
Sumber: BPS Pontianak Kota
menginap di hotel non bintang.

9
Untuk memudahkan aktifitas sehari-
hari digunakan kendaraan atau mesin yang
disebut sebagai alat transportasi. Berbagai
macam alt transportasi bisa digunakan, mu-
lai dari transportasi umum hingga trans-
portasi pribadi. Transportasi angkutan
umum Kecamatan Pontianak Kota masih
memprihatinkan disebabkan banyaknya
masyarakat yang menggunakan kendaraan

. id
pribadi. Namun di sisi lain, penyediaan dan

o
pembenahan trotoar bagi pejalan kaki,

.g
penyediaan lajur khusus sepeda dan be-

s
berapa hal lainnya sudah cukup baik.

p
Pergerakan penduduk yang semakin

.b
meningkat menyebabkan terjadinya ketid-

a
akseimbangan pertumbuhan jumlah ken-
daraan dengan pertumbuhan prasarana
jalan akibat tuntutan terhadap kebutuhan
o t
angkutan baik itu angkutan pribadi maupun
k k
a
angkutan umum. Untuk itulah pemerintah

n
Sumber: BPS Kota Pontianak
Kota Pontianak membenahkan prasarana

i a
jalan untuk transportasi.

Transportasi umum di Kecamatant


o ntrans-
Pon-

portasi umum tersebut masih p


// tersedia
tianak Kota adalah oplet, saat ini Kontribusi Perdagangan Besar dan Eceran: Reparasi Mobil dan Sepeda

:
Motor Dalam Pertumbuhan Ekonomi Kecamatan Pontianak Kota
tetapi

s
Saat ini hanya adapbeberapa oplet yang
keberadaannya tidak sebanyak waktu dulu. 8,00

t taktifitas menaikkan dan


menurunkan hpenumpang. Transportasi
7,00

masih melakukan
6,00

umum lainnya seperti becak dan ojek 5,00

sepeda motor juga hampIr tidak ada lagi 4,00

walaupun masih ada yang beroperasi da-


3,00
lam jumlah yang sedikit. Hal tersebut
disebabkani karena jumlah penumpang 2,00

tidak sebanyak waktu dulu. Hampir semua 1,00

Masyarakat Kecamatan Pontianak Kota


0,00
memiliki kendaraan pribadi yang dapat tahun 2011 tahun 2012 tahun 2013 tahun 2014 tahun 2015

digunakan untuk bepergian jauh maupun Sumber: BPS Kota Pontianak


dekat.

10
Salah satu pendapatan daerah yang
Penerimaan PBB di Kecamatan Pontianak Kota digunakan untuk membangun adalah pajak
bumi dan bangunan. Tahun 2015 wajib pajak
bumi dan bangunan Kecamatan Pontianak kota
Wajib Target Realisasi sebanyak 29.503 wajib pajak dengan jumlah
KELURAHAN
Pajak (Rp.000) (Rp.000) wajib pajak terbanyak terdapat pada kelurahan
sungai Jawi yaitu sebanyak 11.253 wajib pajak,
(1) (2) (3) (4) Kelurahan Sungai Bangkong di urutan kedua
kelurahan dengan wajib pajak sebanyak 10.878
Sei Bangkong 10.878 1.677.779.354 740.180.994

id
wajib pajak. Penerimaan Pajak Bumi dan

.
Bangunan di Kecamatan Pontianak Kota tahun
Darat Sekip 4.282 1.807.036.738 1.180.273.554
o
2015 dari semua wajib pajak hanya tercapai

.g
57,45 persen dari target. Kecamatan Sungai
Tengah 1.523 567.674.133 268.928.380
s
Bangkong dengan wajib pajak sebanyak 10.878

p
mempunyai target Rp. 1.677.779.354.000 dapat

.b
Mariana 1.567 747.613.990 681.991.003 terealisasi PBB sebesar Rp. 740.180.994.000.

a
Wajib pajak yang paling sedikit terdapat pada
t
Sei Jawi 11.253 904.229.189 405.884.330
o
Kelurahan Tengah yaitu sebanyak 1.523 wajib

k
pajak dengan target PBB kelurahan sebesar
Jumlah 2015 29.503 5.704.333.404 3.277.258.261
k
Rp. 567.674.133.000 dari target tersebut dapat

a
Sumber: Kantor Camat Pontianak Kota terealisasi sebesar Rp. 268.928.380.000.

a n
ti
Setiap bulan ramadhan umat muslim mem-

n
iliki kewajiban untuk membayar zakat fitrah.

p o Penerimaan zakat fitrah dari umat muslim di

: //
Kecamatan Pontianak Kota tahun 2015 sebesar

ps Rp. 432.032.300 berupa uang dengan jumlah

t
orang yang berzakat sebanyak 7.673 mustahiq.

ht
Penerimaan zakat fitrah berupa beras sebanyak
21.156 Kg. Zakat fitrah dengan jumlah tersebut
disalurkan kepada penerima zakat di masing-
masing kelurahan sesuai dengan besaran pen-
erimaan zakat fitrah di kelurahan tersebut. Pen-
erimaan zakat fitrah terbesar berupa uang dan
beras terdapat pada Kelurahan Sungai Bang-
kong, hal ini dikarenakan orang yang berzakat
di kelurahan tersebut paling banyak dibanding-
kan dengan kelurahan lain.

Sumber: Kantor Camat Pontianak Kota

11
Kecamatan Pontianak Kota merupakan
suatu kecamatan yang didalamnya banyak
terdapat kegiatan perdagangan. Sektor
perdagangan memberikan kontribusi sebesar
4,73 persen dalam pertumbuhan ekonomi
tahun 2015. Sektor ini mengalami percepatan
dari tahun 2014 sebesar 2,28 persen menjadi
4,73 persen pada tahun 2015. Sektor yang
paling besar kontribusinya dalam pertum-
buhan ekonomi adalah sektor konstruksi, jika

. id
dilihat dari tahun 2014 sektor ini melambat di

o
tahun 2015. Pertumbuhan ekonomi Kecama-

.g
tan Pontianak Kota setelah ditinjau dari

s
semua sektor yang ada mengalami perlam-

p
batan sebesar 1,33 persen.

.b
Keberadaaan toko/kios yang

t a
melakukan kegiatan perdagangan dan jasa

o
meningkat drastis. Tahun 2014 dengan

k k
jumlah kios/toko sebanyak 7.409 unit menjadi

a
Sumber: Kantor Camat Pontianak Kota 10.396 unit yang tersebar di sekitar Kecama-

a n tan Pontianak Kota. Toko/kios sangat banyak

ti
tersebar di Kelurahan sungai bangkong yaitu

n
sebanyak 3.622 toko/kios, sedangkan pasar

p o umum yang menjadi tempat transaksi

: // perdagangan dimana keberadaan barang

ps danjasa yang diperjual belikan banyak ter-

t
ht
dapat di Kelurahan Darat Sekip. Tempat
transaksi jual beli bagi masyarakat untuk me-
menuhi kebutuhan sehari-hari juga dilakukan
di Supermarket, dimana tidak ada tawar
menawar di tempat itu karena semua barang
disiapkan dengan harga pas. Supermarket
hanya terdapat di 2 kelurahan yaitu 2 buah
supermarket yang terletak di Kelurahan Ten-
gah dan 1 buah supermarket yang berada di
Kelurahan Darat Sekip. Kecamatan Pontia-
nak Kota juga terdapat 27 unit Bank yang
sedia untuk menghimpun dana masyarakat
Sumber: Kantor Camat Pontianak Kota dan memberikan bantuan berupa pinjaman
kepada masyarakat.

12
PERTUMBUHAN EKONOMI KECAMATAN PONTIANAK KOTA
Tingkat pendapatan regional dapat (PERSEN) TAHUN 2013-2015
diukur dari tingkat pendapatan masyarakat
di suatu wilayah karena merupakan salah
satu parameter penting. Produk domestik Kategori Uraian 2013 2014* 2015**
regional bruto atas dasar harga berlaku ta-
(1) (2) (6) (7) (8)
hun 2015 mengalami percepatan 10,24 per-
sen dari tahun 2014. Sektor konstruksi mem-
A Pertanian, 4,38 4,34 3,70
berikan kontribusi paling besar dalam per-
B Pertambangan 0,00 0,00 0,00
cepatan PDRB yaitu sebesar Rp. C Industri 6,86 5,47 4,10

id
1.407.512,47 juta diikuti oleh sektor D Pengadaan -2,64 7,75 1,67

.
perdagangan besar dan eceran; reparasi E Pengadaan Air, 0,94 17,18 5,95

o
mobil dan sepeda motor yang memberikan

.g
F Konstruksi 13,94 10,50 7,84
kontribusi terbesar urutan kedua setelah G Perdagangan 7,66 2,28 4,73

s
sektor konstruksi. Semua sektor yang ber- H Transportasi 6,77 6,88 3,60

p
peran dalam PDRB meningkat kecuali sektor

.b
I Penyediaan 6,99 6,65 4,78
pertambangan dan penggalian, hal ini J Informasi dan 9,38 10,47 9,46

a
disebabkan tidak ada kegiatan per-

t
K Jasa Keuangan 13,38 4,98 2,34

o
tambangan dan penggalian yang terdapat di L Real Estate 7,52 7,76 3,50

kk
Kecamatan Pontianak Kota. M,N Jasa 8,20 7,80 5,58
Pertumbuhan ekonomi tahun 2015 mel- O Administrasi -7,41 5,10 5,88

a
ambat 1,33 persen dari tahun 2014. Semua P Jasa 7,77 3,87 3,52

n
Q Jasa Kesehatan 3,51 5,04 3,18

a
sektor yang berperan dalam pertumbuhan
i
R,S,T,U Jasa lainnya 1,55 5,66 3,24

t
ekonomi mengalami pertumbuhan negatif, PRODUK 8,18 6,35 5,02

n
po
hanya sektor perdagangan besar dan ece- * Angka sementara

://
** Angka sangat sementara
ran; reparasi mobil dan sepeda motor yang
Sumber: BPS Kota Pontianak
memberikan kontribusi pertumbuhan positif

ps
dari 2,28 persen tahun 2014 menjadi 4,73

t
ht
persen tahun 2015. Pertumbuhan negative
yang sangat signifikan terjadi pada sektor
kategori E (pengadaan air,pengelolaan sam-
pah, limbah dan daur ulang) dari 17,18 per-
sen tahun 2014 menjadi 5,95 persen tahun
2015. Kategori D (pengadaan listrik dan gas)
pada urutan kedua, sektor ini melambat 6,08
persen, kemudian diikuti oleh kategori L (real
estate) yang melambat 4,26 persen. Penda-
patan regional perkapita terus mengalami
pertumbuhan juka dilihat pertumbuhan per
tahun, tahun 2015 mengalami percepatan
8,47 persen jika diukur dari tahun 2014.

Sumber: BPS Kota Pontianak

13
Setiap Kecamatan memberikan kontri-
busi dalam Produk Domestik Regional Bruto
Kota Pontianak. Tahun 2015 Kecamatan Pon-
tianak Kota memberikan kontribusi pada uru-
tan kedua setelah Kecamatan Pontianak Se-
latan. Kecamatan Pontianak Kota mem-
berikan kontribusi dalam Produk Domestik
Regional Bruto Kota Pontianak sebanyak

id
24,64 persen. Kontribusi terbesar diberikan

.
oleh Kecamatan Pontianak Selatan yaitu
o
.g
sebesar 27,15 persen. Kecamatan Pontianak
Barat memberikan Kontribusi sebanyak 17,07

p s
pesen, kecamatan Pontianak Barat menem-

.b
pati urutan ketiga dalam besaran kontribusi
Produk Domestik Regional Bruto Kota Pontia-

t a
nak. Kecamatan Pontianak Timur mem-

o
berikan kontribusi terkecil dari kecamatan

k k
yang lain, tahun 2015 kontribusinya sebesar

a
1.898.283,25 juta rupiah atau sebanyak 6,88

n
Sumber: BPS Kota Pontianak persen.

ti a Pertumbuhan Ekonomi Kota Pontianak

o n tahun 2015 melambat dari tahun 2014. Per-

p
tumbuhan tersebut dipengaruhi oleh pertum-

: // buhan setiap kecamatan yang ada. Tahun

ps 2015 Pertumbuhan ekonomi setiap kecama-

t
ht
tan mengalami perlambatan. Kecamatan Pon-
tianak Kota melambat dari 6,35 persen tahun
2014 melambat menjadi 5,02 persen. Jika
dilihat berdasarkan kontribusinya dalam per-
tumbuhan ekonomi Kota Pontianak, Kecama-
tan Pontianak Kota Memberikan kontribusi
paling besar dalam pertumbuhan tersebut di
ikuti oleh Kecamatan Pontianak Selatan dan
Kecamatan Pontianak Tenggara yang terma-
suk dalam tiga besar Kecamatan dengan
kontribusi terbesar dalam pertumbuhan
ekonomi Kota Pontianak.
Sumber: BPS Kota Pontianak

14
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht

15
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht

17
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht

18
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht

19
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht

20
. id
o
s .g
p
a.b
o t
k k
na
ti a
o n
//p
s :
t p
ht

21