Anda di halaman 1dari 2

MATI SURI

Latar belakang
Mati suri (apparent death) ialah suatu keadaan yang mirip dengan kematian somatis,
akan tetapi gangguan yang terdapat pada ketiga sistem bersifat sementara. Kasus seperti ini
sering ditemukan pada kasus keracunan obat tidur, tersengat aliran listrik dan tenggelam.1

Batasan masalah

Pembahasan referat ini dibatasi pada defenisi tanatologi, manfaat tanatologi, jenis
kematian, tanda kematian, definisi mati suri, teori yang membahasnya, dan identifikasi
penyebabnya.

1.3 Tujuan penulisan

Referat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca mengenai mati suri.

1.4 Metode penulisan

Referat ini merupakan tinjauan kepustakaan yang merujuk kepada berbagai literatur.
BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Tanatologi

2.1.1. Definisi Tanatologi

Tanatologi berasal dari kata thanatos (yang berhubungan dengan kematian) dan
logos (ilmu). Tanatologi adalah bagian dari Ilmu Kedokteran Forensik yang mempelajari hal-
hal yang berkaitan dengan kematian yaitu definisi atau batasan mati, perubahan yang terjadi
pada tubuh setelah terjadi kematian dan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan
tersebut.1,4

Mati menurut ilmu kedokteran didefinisikan sebagai berhentinya fungsi sirkulasi dan
respirasi secara permanen (mati klinis), dengan adanya perkembangan teknologi ada alat
yang bisa menggantikan fungsi sirkulasi dan respirasi secara buatan. Oleh karena itu definisi
kematian berkembang menjadi kematian batang otak. Brain death is death. Mati adalah
kematian batang otak .1

2.1.2. Manfaat Tanatologi

Ada tiga manfaat tanatologi ini, antara lain untuk dapat menetapkan hidup atau
matinya korban, memperkirakan lama kematian korban, dan menentukan wajar atau tidaknya
kematian korban.3

Menetapkan apakah korban masih hidup atau telah mati dapat kita ketahui dari masih
adanya tanda kehidupan dan tanda-tanda kematian. Tanda kehidupan dapat kita nilai dari
masih aktifnya siklus oksigen yang berlangsung dalam tubuh korban. Sebaliknya, tidak
aktifnya siklus oksigen menjadi tanda kematian.3