Anda di halaman 1dari 3

1. Laki-laki 46 tahun datang control rutin kesehatan rrv 24x/mnt suhu afebris.

EKG didapatkan st
karena ayahnya meninggal akibat stroke. Pada depresi pada lead V1-V4. Pmx penunjang
kunjungan pertama, TD 150/95 mmHg, sudah di a. CKMB
ulang 2 kali dengan istirahat hasilnya tetap b. CPK
150/95 mmHg. Diagnosis pasien di atas adalah c. CKBB
a. Prehipertensi d. Mioglobin
b. Hipertensi grade 1 e. Troponin I/T
c. Hipertensi grade II 7. Laki-laki 45 tahun dibawa ke UGD karena
d. Hipertensi grade III mengeluh dadanya nyeri saat berolahraga. Dari
e. Normal EKG didapatkan ST elevasi pada lead V5-V6, I,
2. Wanita 60 tahunn dibawa ke UGD karena nyeri dan aVL. Lokasi infark yang paling mungkin
kepala hebat sejak satu jam yang lalu. Keluhan adalah
disertai dengan pandangan kabur. Saat di UGD a. Ventrikel kiri anterior
pasien terlihat mengantuk dan berkeringat b. Ventrikel kiri posterior
dingin. Pemeriksaan fisik didapatkan TD c. Ventrikel kiri lateral
230/130 mmHg, nadi 110 kali/menit, RR 22 d. Ventrikel kiri inferior
kali/menit. Diagnosis yang paling mungkin untuk e. Ventrikel kanan
pasien ini adalah 8. Seorang pria 60 tahun datang ke IGD dengan
a. Hipertensi maligna keluhan nyeri dada sebelah kiri seperti tertindih
b. Hipertensi stage II beban dan menjalar sampai lengan kiri. Riwayat
c. Hipertensi urgensi perokok sejak remaja. TD 170/120 mmHg. Dari
d. Hipertensi emergensi hasil EKG dijumpai irama sinus ritme, ST
e. Hipertensi kronis elevasi II, III, AVF dan T inverse di V1-V2.
3. Seorang wanita berusia 50 tahun memeriksakan Diagnosis ?
kesehatannya ke dokter dan dikatakan menderita a. Infark miokard anterior
hipertensi. Pasien juga mengatakan ia memiliki b. Infark miokard septal
riwayat asma episodic sering. Obat antihipertensi c. Infark miokard inferior
apakah yang dianjurkan? d. Infark miokard anteroseptal
a. Thiazid e. Infark miokard anteroseptal
b. Propanolol 9. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke IGD
c. Captoptil RS dengan keluhan nyeri dada sejak 2 jam ini.
d. Nifedipin Nyeri dirasakan terus menerus 2 jam ini dan
e. Furosemide tidak hilang dengan istirahat. Pasien sebelumnya
4. Seorang pasien merasa dada kirinya nyeri seperti sudah pernah mengalami nyeri dada seperti ini
tertimpa benda berat, menjalar sampai ke tangan tetapi menghilang dengan istirahat. Pasien
kiri dan rahang kiri. Tensi 180/110 mmHg. Nadi sebelumnya memiliki riwayat dyslipidemia dan
120 kali/menit. EKG: ST- Elevasi. Diagnosisnya diabetes. Hasil EKG dijumpai ST depresi V1-V4
adalah dan dijumpai peningkatan enzim jantung CK-MB
a. UAP dan Troponin T. Diagnosis?
b. STEMI a. UAP dd/NSTEMI anteroseptal
c. NSTEMI b. UAP dd/NSTEMI anterolateral
d. Angina pectoris c. NSTEMI anteroseptal
e. CHF d. NSTEMI anterolateral
5. Laki-laki 60 tahun datang ke UGD dengan e. STEMI Anteroseptal
keluhan nyeri dada sebelah kiri sejak 1 jam yang 10. Seorang laki-laki berusia 65 tahun diantar
lalu. Nyeri menjalar ke punggung seperti keluarganya ke UGD ia mengeluh nyeri pada
ditusuk-tusuk. Nyeri berlangsung >20menit. dadanya setelah beraktivitas dan akan sembuh
Tidak membaik dengan T inverted di lead II, III, setelah beristirahat selama lima menit. Pada
avF. Diagnosisnya? pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/80, nadi 80
a. STEMI kali/menit, frekuensi napas 24 kali/menit, dan
b. NSTEMI temp:36,5. Setelah 20 menit di EKG tampak ST
c. Angina pectoris stabil depresi di V1-V3. Satu jam kemudian, gambaran
d. Kardiomiopati EKG normal. Diagnosis pada pasien adalah?
e. Angina Pectoris tidak stabil a. Angina prinzmetal
6. Tn Agus 38 th ke IGD dengan keluhan nyeri b. Angina stabil
dada sebelah kiri sejak 6 jam lalu. Px mengeluh c. Angina tak stabil
nyeri dada seperti tertimpa nbenda berat. Nyeri d. Miokard infark
dada menjalar ke lengan kiri dan tidak membaik e. Tamponade jantung
dengan istirahat. TD 130/80 mhg, N 110x/mnt,
11. Pria usia 49 tahun datang keRS mengeluh nyeri ronki basah halus bilateral pada basal paru-paru.
dada kiri sejak 6 jam yang lalu, tidak Selain itu didapatkan peningkatan tekanan vena
berpengaruh dengan perubahan posisi, tidak jugularis dan edema pitting pada kedua pretibial.
hilang dengan perubahan posisi dan tidak hilang Kemungkinan diagnosisnya?
dengan istirahat. Pada pemeriksaan fisik a. Gagal jantung kongestif
didapatkan TD:160/100, kardiomegali, ronki -, b. Gagal jantung kanan
penatalaksanaan pertama kali yang diberikan c. Penyakit ginjal kronis
adalah d. PPOK eksaserbasi
a. Furosemide 2 ampul IV e. Asma
b. O2 1 liter/menit 16. Pasien perempuan usia 50 tahun datang dengan
c. Nifedipin sublingual keluhan sesak memberat dengab aktivitas, hilang
d. Isosorbid dinitrat sublingual dengan istirahat sejak 3 bulan. Sering terbangun
e. Captopril 12,5 mg malam karena sesak, lebih nyaman dengan posisi
12. Pasien dengan riwayat IMA sudah diberikan 1/2 tidur. Pasien memiliki riwayat hipertensi.
antikoagulan dan antiplatelet. Obat yang Pada pemeriksaan didapatkan TD 140/90mmHg,
diberikan untuk mengurangi kebutuhan oksigen HR 90x/menit ireguler, RR 22x/menit suhu
adalah? 36.7C. JVP 5+2cmHg , hepatomegali, asites,
a. Alfa adrenoreseptor blocker edema tungkai. Tatalaksana yang tepat untuk
b. Angiotensin receptor blocker edema ?
c. Beta adrenoreceptor blocker a. Hidroklorotoazid
d. Angiotensin converting enzyme inhibitor b. Spironolakton
e. Beta adrenergik c. Furosemid
13. Seorang wanita datang ke dokter umum dengan d. Asetazolamid
keluhan sesak nafas, pasien baru merasa nyaman e. Captopril
bila berbaring dengan 4 bantal di kepala. PF: TD 17. Seorang laki-laki berusia 59 tahun dibawa
100/70, Nd 104x, Nf 26x, T Af. Terlihat pulsasi keluarganya ke UGD dengan keluhan sesak
pada ruang interkostal dan epigastrium, ictus napas yang sudah dirasakan sejak 1 bulan. Dalam
teraba 3 jari lateral LMCS RIC VI. Rontgen 5 hari terakhir, pasien tidur dalam posisi duduk
Thorax memperlihatkan CTR 60%, apex disertai batuk berdahak putih dan pasien pernah
tenggelam dan pinggang jantung menghilang. mengalami serangan jantung 3 tahun yang lalu.
Ruang jantung yang manakah yang mengalami Si pasien biasa ke dokter untuk control disebuah
hipertrofi? klinik. Sejak 2 bulan yang lalu, pasien tidak
a. Ventrikel Kanan dan Ventrikel Kiri minum obat karena tidak merasa ada keluhan
b. Ventrikel Kiri dan Atrium Kiri lagi. Pasien sering terbangun dari tidurnya pada
c. Ventrikel Kiri dan Atrium Kanan malam hari sejak 2 bulan terakhir. Pada
d. Ventrikel Kanan dan Atrium Kiri pemeriksaan fisik didapatkan, pasien sakit berat,
e. Ventrikel Kanan dan Atrium Kanan kesadaran CM, TD 100/60 mmg, nadi 120
14. Seorang laki-laki berusia 43 tahun mengeluh kali/menit, regular,equal,cukup, RR32 kali/
sesak napas setelah menaiki tangga. Keluhan ini menit,dangkal, temp: 37,5. JVP tidak meninggi
sudah dialami sejak satu bulan yang lalu. Sesak batas jantung membesar kekir, S+, terdengar
akan berkurang bila beristirahat. Pemeriksaan ronkhi basah halus tidak nyaring di basal kedua
fisik didapatkan TD 150/80 mmHg, denyut nadi paru-paru, hepar dan lien tidak teraba, ekstreitas
123x/I, RR 28 kali suhu 36,8. Pada pemeriksaan oedem -, EKG sinus takikardi dengan infark lam.
paru didapatkan vesikuler (+)normal , Ronkhi Foto thoraks tampak pembesaran jantung disertai
basah +, wheezing -, retraksi dada ditemukan ada bendungan paru. Pada kasus selain posisi duduk
dan JVP meningkat, ditemukan murmur dan pemberian oksigen, apa yang diberikan..
jantung,hepatomegali ada dan edema pad kedua a. ACE-I, beta bloker dan diuretic
tungkai. Diagnosis pasien? b. Ca antagonis, nitrogliserin, dan digitalis
a. Kompensasi jantung c. Betabloker, aspilet dan nitrogliserin
b. Dekompensasi ventrikel kiri d. ACE-I, aspilet dan digitalis
c. Dekompensasi ventrikel kanan e. Diuretic nitrogliserin dan digitalis
d. Atrial fibrilasi 18. Seorang laki-laki berusia 60 thn dibawa ke igd rs
e. MCI dgn keluhan sesak nafas terutama saat bergiat
15. Laki-laki 67 tahun datang ke UGD karena sesak. dan berbaring terlentang. Pada pemeriksaan fisis
Sesak timbul terutama saat beraktifitas dan didapatkan ronki pada basal kedua lapangan
berkurang dengan istirahat, disertai batuk dengan paru, bunyi jantung S3 gallop. EKG didapatkan
dahak putih. Pasien memiliki riwayat HT lama gelombang Q pada sadapan V1-V5. Hasil foto
tidak terkontrol dan sehari-hari hanya dapat tidur thoraks terdapat oedem paru bilateral. Apakah
dalam posisi posisi setengah duduk. Pemeriksaan obat pilihan untuk mengatasi keluhan sesak
fisik ditemukan suara napas vesikuler dengan pasien?
a. Salbutamol nebulizer a. Mitral stenosis
b. Diuretic b. Mitral regurgitasi
c. ACE inhibitor c. Prolaps mitral
d. Oksigen via basal kanul d. Aorta stenosis
e. Metilprednisolon e. Stenosis pulmonal
19. Ira 2 th keluhan biru pd bibir serta ujung-ujung 24. Seorang anak berusia 1 tahun datang dengan
jari sejak lahir. Gejala yang pasien alami keluhan batuk. Wajah tidak biru jika batuk.
dirasakan lebih memberat apabila px menangis Riwayat demam sering + , dari pemeriksaan
dan sat serangan px jongkok untuk mengurangi didapatkan murmur ditepi kiri bawah sternum.
gejala. Pd pmx didapatkan murmur sistolik disela Pada foto thoraks ditemukan jantung melebar ke
iga II kiri, dan foto thorax didapatkan boot kiri dan kanan, apeks berada di atas diafragma,
shaped heart. Apa kelainan yang ditemukan, corakan paru bertambah, serta ruang retrosternal
kecuali meluas sampai ke manubrium sterni. Diagnosis
a. stenosis pulmonal pasien?
b. ventrikel septal defek a. ASD
c. pembesaran ventrikel kanan b. VSD
d. stenosis katup mitral c. ASD dan VSD
e. overriding aorta d. PDA
20. Tn Felix 38 th keluhan nyeri dada yang e. TOF
mendadak ketika sedang beristirahat. Keluhan 25. Seorang bayi laki-laki usia 1 bulan dibawa ke
terjadi sejak 4 jam yang lalu. Pasien tidak puskesmas untuk imunisasi dan penilaian
memiliki riwayat HT maupun DM, namun ia perkembangan. Pada pemeriksaan fisik
merupakan pengguna narkoba suntik sejak 5 didapatkan kesadaran compos mentis,
tahun lalu. Pmx fisik ditemukan adanya murmur perkembangan baik, tanda vital dalam batas
sistolik di ICS IV parasternal kiri. Kelainan normal, tidak terdapat sianosis. Pada
katup apa yang dialami px pemeriksaan didapatkan auskultasi machinery
a. mitral stenosis murmur. Apa diagnosis yang paling mungkin?
b. tricuspid regusrgitasi a. Transposisi arteri besar
c. aorta stenosis b. Tetralogy of Fallot
d. tricuspid stenosi c. PDA
e. mitral regurgitasi d. Defek septum atrial
21. Laki-laki 45 tahun mengeluh sesak napas saat e. Double outlet right ventricle
aktifitas berat. Keluhan disertai dengan dada
berdebar-debar. Tekanan sistolik kuat dan nadi
teraba 80x/i. pada pemeriksaan asukultasi
jantung didapatkan opening snap diikuti murmur
diastolic nada rendah grade 3 yang terdengar
keras pada apex. Diagnosispaling tepat pasien di
atas adalah
a. Mitral regurgitasi
b. Mitral stenosis
c. VSD
d. Aorta stenosis
e. Aorta regurgitasi
22. Pria 41 tahun dengan sesak napas, bising
pansistolik dan punctum maksimum di apeks ke
axilla. Kelainan anatomi yang dialami pasien
adalah
a. Regurgitasi aorta
b. Stenosis aorta
c. Mitral insufisensi
d. Triskuspid stenosis
e. ASD
23. Pasien pria usia 16 tahun, datang dengan keluhan
sesak napas saat beraktifitas sejak 3 bulan yang
lalu, disertai jantung berdebar-debar dan edema
tungkai, dari pemeriksaan fisik didapatkan bunyi
jantung 2 mengeras dengan opening snap, bising
diastolic nada rendah di apeks, dan hepar sedikit
membesar. Diagnosis adalah