Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM PENGENDALIAN PROSES

PENGENDALIAN TEKANAN

Dosen Pembimbing : Harita Nurwahyu Chamidy, LRSC., M.T.

Kelompok / Kelas : 11 / 2C D-III Teknik Kimia

Nama : 1. Zaki Maulana Ahmad M. (151411094)

2. Fauziah Dwi Gustia (151411076)

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK KIMIA

JURUSAN TEKNIK KIMIA

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

TAHUN 2017
TUJUAN PRAKTIUM

Praktikum ini memberi kompetensi dasar pada mahasiswa yaitu kemampuan untuk dapat
mengendalikan sistem tekanan. Adapun tujuan praktikum mempelajari pengaruh nilai parameter
pengendalian pada respon tekanan

Pb = 100%

4
Series1
3 Series2

0
0 20 40 60 80 100

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 75%

4
Series1
3 Series2

0
0 50 100 150 200 250 300
Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 50%

4
Series1
3 Series2

0
0 100 200 300 400 500

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 25%

4
Series1
3 Series2

0
0 100 200 300 400 500 600
Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 20%

4
Series1
3 Series2

0
540 560 580 600 620 640 660 680

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 15%

4
Series1
3 Series2

0
0 200 400 600 800 1000
Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 10%

4
Series1
3 Series2

0
800 820 840 860 880 900 920 940 960

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb = 5%

4
Series1
3 Series2

0
940 950 960 970 980 990
Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Pb 20% Ti =1 detik

4
Series1
3 Series2

0
1080 1100 1120 1140 1160 1180 1200

Settling Time : 48 detik


Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti= 10

4
Series1
3 Series2

0
1260 1280 1300 1320 1340 1360
Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti=0.8

4
Series1
3 Series2

0
1760 1780 1800 1820 1840 1860 1880

Settling Time : 39 detik


Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti= 0.6

4
Series1
3 Series2

0
1850 1900 1950 2000 2050
Settling Time : 20,9 detik
Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti= 0.4

4
Series1
3 Series2

0
2000 2050 2100 2150 2200

Settling Time : 17,8 detik


Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti=0.2

4
Series1
3 Series2

0
2220 2240 2260 2280 2300 2320 2340 2360
Settling Time : 7,5 detik
Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti=0.1

4
Series1
3 Series2

0
2340 2360 2380 2400 2420 2440 2460 2480

Settling Time : 3,9 detik


Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Ti=0.1 Td= 1

10
9
8
7
6
5 Series1

4 Series2

3
2
1
0
2470 2480 2490 2500 2510 2520 2530
Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Td= 0.8

10
9
8
7
6
5 Series1

4 Series2

3
2
1
0
2530 2540 2550 2560 2570 2580 2590

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-
Td= 0.6

10
9
8
7
6
5 Series1

4 Series2

3
2
1
0
2590 2600 2610 2620 2630 2640 2650 2660

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Td=0.4

10
9
8
7
6
5 Series1

4 Series2

3
2
1
0
2640 2660 2680 2700 2720 2740

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-
Td=0.2

10
9
8
7
6
5 Series1

4 Series2

3
2
1
0
2720 2740 2760 2780 2800 2820

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-

Td=0.1

5
Series1
4
Series2
3

0
2800 2810 2820 2830 2840 2850 2860 2870 2880

Settling Time :-
Death Time :-
Overshoot :-
Decay Ratio :-
Td=0.01

4
Series1
3 Series2

0
2860 2880 2900 2920 2940 2960 2980

Settling Time : 2,6 detik


Death Time : 1 detik
Overshoot :-
Decay Ratio :-
Zaki Maulana Ahmad Mudzakkir (151411095)

Praktikum pengendalian tekanan kali ini bertujuan untuk mempelajari nilai parameter
pengendali pada respons tekanan. Nilai parameter pengendali terdiri dari pengendalian
Proporsional (P), Proporsional-Integral (PI) serta Proporsional-Integral-Derivative (PID)
dimana nilai tersebut dirubah untuk mendapatkan pengendalian yang cepat, tepat dan stabil.

Proporsional-Integral-Derivative (PID) merupakan pengendalian jenis kontinyu.


Dengan pengendalian PID sinyal akan lebih proporsional terhadap perbedaan dengan adanya
aksi derivative. Dalam pengendalian PID dapat diuur parameter seperti Set Point (SP),
Proportional Band (PB), Integral Time (Ti), dan Derivative Time (Td) unutk mengetahui nilai
optimum masing-masing sehingga didapatkan respon yang cepat, tepat dan stabil. Pada
pengendalian level ini yang menjadi Proses variable (PV) adalah tekanan gas dalam aliran,
Manipulated Variable (MV) adalah aliran gas masuk, SP adalah tekanan yang diinginkan
dimana pada percobaan ini nilai setpointnya adalah 6 bar, gangguan adalah aliran gas keluar.
Pengendalian tekanan ini bersifat direct acting yang artinya jika tekanan (PV) naik maka
sinyal kendali akan bertambah besar.

Pengendalian awal dilakukan dengan pengendalian proporsional dimana pada


pengendalian ini akan menentukan nilai PB terbaik. Variasi nilai PB yang digunakan adalah
100%, 75%, 50%, 25%, 20%, 15%, 10% dan 5% dengan nilai integaral (Ti) = 100000 untuk
menonaktifkan pengaruh dari nilai integral serta nilai derivative (Td) = 0. Pada pengendalian
proporsional saja tidak dihasilkan pengendalian yang mamapu menaikkan PV sampai
mencapai setpoint, oleh karena itu pada nilai PB = 20% diberikan nilai Integral (Ti) yaitu 1
detik. Dari kurva pengendalian didapat nilai settling time, overshoot, decay ratio dan death
time. Settling time merupakan waktu yang dibutuhkan oleh pengendalian sampai nilai PV
mencapai setpoint. Overshoot merupakan perbandingan antara maksimum error dengan
setpoint yang telah ditentukan. Decay ratio merpakaan perbandingan antara error setelah
maksimum error berbanding dengan maksimum error. Death time merupakan waktu antara
aksi dan reaksi atau disebut juga dengan waktu tanpa adanya respon. Pada nilai parameter
pengendalian PB =20%, Ti=1 detik, Td=0 detik didapatkan settling time = 48 detik dan death
time = 1 detik, sedangkan nilai overshoot dan decay ratio adalah 0 hal ini disebabkan karena
pada pengendalian ini tidak dhasilkan osilasi ( kelebihan error) yang cukup signifikan
sehingga nilai overshoot dan decay rationya tidak dapat dihitung.
Nilai Integral ditambahkan dengan variasi nilai dari 10, 1, 0.8, 0.6, 0.4, 0.2 dan 0.1.
Penambahan nilai integral ini dilakukan untuk mengecilkan nilai overshoot namun cenderung
akan memperlambat respon. Dari hasil pengendalian dapat dilihat bahwa semakin kecil nilai
integral maka nilai respon akan lebih cepat namun proses menjadi sedikit tidak stabil, hal ini
dapat dilihat dari pengendalian dengan nilai PB=20%, Ti=0,1 detik dan Td=0 dimana pada
parameter pengendaian ini didapatkan settling time sebesar 3,9 detik dengan death time
selama 1 detik. Hal ini dapat dbandingkan dengan nilai Ti lainnya dimana nilai Ti yang
semakin kecil akan semakin cepat responnya sehingga nilai Ti yang diambil adalah 0,1 detik.

Penambahan nilai derivative pada pengendalian digunakan untuk memperkecil


overshoot dan mempercepat respon. Namun penambahan nilaiderivative (Td) akan membuat
pengendalian sangat sensitive terhadap gangguan. Nilai Td yang divariasikan adalah 1, 0.8,
0.6, 0.4, 0.2, 0.1 dan 0.01. Penambahan nilai Td yang snagta sensitive terhadap gangguan
dapat dilihat dari kurva pengendalian dimana terjadi osilasi yang sangat besar dan membuat
sistem menjadi sangat tidak stabil, bahkan penambahan nilai Td 0,1 detik saja masih
mengakibatkan ketidakstabilan pada sistem pengendalian. Namun pada nilai Td=0.01 sistem
pengendalian menunjukkan respon yang cepar dengan nilai error yang tidak terlalu besar.
Sehingga dapat ditentukan bahwa nilai parameter pengendalian tekanan yang terbaik adalah
pada nilai PB=20%, Ti=0,1 detik dan Td=0,01 detik dengan nilai settling time sebesar 2,6
detik dan death time selama 1 detik.