Anda di halaman 1dari 11

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Penelitian ini bersifat analisa korelatif dengan tujuan untuk mengetahui

hubungan karakteristik responden dengan tingkat kepatuhan penggunaan

antihipertensi di instalasi farmasi RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Penelitian ini

menggunakan pendekatan cross sectional, yaitu suatu penelitian kuisioner

atau pengumpulan data sekaligus pada saat yang sama (point time approach)

(Notoadmodjo,2012).

B. Populasi, Sampel dan Sampling

1. Populasi

Populasi atau populasi umum (general population, entire population,

universe) adalah kumpulan lengkap dari seluruh objek, individu atau

elemen lainnya, yang secara implisit akan dipelajari dalam sebuah

penelitian (Murti,2010). Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat

jalan yang menderita hipertensi dan datang mengambil obat di instalasi

farmasi RSUD Dr. Iskak Tulungagung.

2. Sampel

Sampel merupakan sebuah subset yang di cuplik dari populasi yang

akan diamati atau diukur peneliti (Notoatmodjo,2012). Sampel pada

penelitian ini adalah pasien hipertensi yang datang mengambil obat di


instalasi farmasi rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi. Kriteria

inklusi dalam penelitian ini adalah:

1. Pasien yang didiagnosa menderita hipertensi minimal 6 bulan

sebelumnya.

2. Bersedia menjadi responden

3. Dapat membaca dan menulis

Sedangkan kriteria eksklusi dalam penelitian ini adalah:

1. Tidak bersedia menjadi responden

2. Bukan pasien hipertensi

Penentuan jumlah sampel dengan tingkat kesalahan 5% dalam

penelitian ini menggunakan rumus Slovin, dengan rumus sebagai berikut :

C. Teknik sampling

Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan

Simple Random Sampling, yaitu setiap anggota populasi mempunyai

kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel (Notoatmodjo, 2010).


D. Variabel Penelitian

Variabel mengandung pengertian ukuran atau ciri yang dimiliki oleh

anggota-anggota suatu kelompok yang berbeda dengan yang dimiliki oleh

kelompok lain. Definisi lain mengatakan bahwa variabel adalah sesuatu

yangdigunakan sebagai ciri, sifat atau ukuran yang dimiliki atau didapatkan

oleh satuan penelitian tentang suatu konsep pengertian tertentu. Penelitian ini

menggunakan dua variabel yaitu :

1. Variabel Dependent (Variabel Terikat)

Variabel dependen atau terikat adalah variabel yang dipengaruhi oleh

variabel bebas atau variabel independen, pada penelitian ini yang

menjadi variabel dependen adalah kepatuhan pasien dalam

penggunaan antihipertensi

2. Variabel Independent (Variabel bebas)

Variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang

mempengaruhi variabel dependen, baik yang pengaruhnya positif

maupun negatif (Notoatmodjo, 2012). Variabel independen dalam

penelitian ini adalah karakteristik pasien meliputi usia, jenis kelamin,

riwayat pendidikan, pekerjaan, pendapatan perbulan, status

pernikahan, riwayat hipertensi keluarga, penyakit kronis lain,

kebiasaan merokok, dan obat antihipertensi yang di gunakan


E. Definisi Operasional

Definisi operasional bermanfaat untuk mengarahkan pada pengukuran

atau pengamatan terhadap variabel-variabel yang bersangkutan serta

pengembangan instrumen (alat ukur) (Notoatmodjo, 2010). Definisi

operasional dalam penelitian ini meliputi:

1. Usia : pada penelitian ini, peneliti mengklasifikasi usia tersebut

menjadi 2 kelompok yaitu 50 tahun >50tahun. Usia subjek dihitung

sejak tahun lahir sampai dengan ulang tahun terakhir.

2. Jenis kelamin : penderita hipertensi tersebut berjenis kelamin pria atau

wanita

3. Riwayat pendidikan : Berhubungan dengan pendidikan akhir yang

sudah dijalani pasien. Pendidikan dibagi menjadi 2 yaitu SMP

(Sekolah Menengah Pertama) dan >SMP.

4. Pekerjaan : kegiatan yang dilakukan oleh responden baik didalam

maupun diluar rumah yang mendapat kan imbalan atau uang. Dilihat

dari kategori pekerjaan formal yaitu PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan

nonformal yang bekerja dengan wiraswasta

5. Pendapatan perbulan : adalah penghasilan berupa imbalan atau uang

pasien yang di dapat setiap bulan. Dalam hal ini penghasilan di bagi

menjadi dua yaitu 1.000.000 dan >1.000.000.

6. Status pernikahan : Status pernikahan pasien di ukur dari belum

menikah dan menikah.


7. Riwayat hipertensi keluarga: suatu keadaan genetik berasal dari

keluarga pasien. Di ukur dengan ada atau tidaknya riwayat hipertensi

yang di derita anggota keluarganya.

8. Penyakit kronis lain : Penyakit kronis yang di miliki pasien selain

hipertensi. Dilihat dari ada atau tidaknya komplikasi penyakit yang di

miliki pasien.

9. Kebiasaan merokok : Perilaku pasien yang menjadi kebiasaan untuk

merokok. Dilihat dari iya atau tidaknya pasien melakukan kebiasaan

tersebut.

10. Obat antihipertensi yang digunakan: Regimen atau macam obat

antihipertensi yang di konsumsi pasien. Ditinjau dari jenis regimen

obat nya yaitu tunggal atau kombinasi dengan obat lain.

11. Kepatuhan minum obat: suatu bentuk perilaku yang timbul akibat

interaksi antara petugas kesehatan dan pasien sehingga pasien mengerti

rencana dengan segala konsekwensinya dan menyetujui rencana

tersebut serta tertib minum obat.

F. Tempat penelitian

Penelitian ini dilakukan di instalasi rawat jalan farmasi RSUD Dr. Iskak

Tulungagung.

G. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan April 2015.
H. Instrumen Penelitian

Instrumen adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data

(Notoatmodjo, 2010).

1. Kuesioner

Kuesioner merupakan salah satu metode pengukuran kepatuhan.

penelitian ini menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi (Morisky

Scale 8-items) yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Pengisian kuesioner dilakukan dengan wawancara langsung kepada

pasien.

2. Data Sosiodemografi dan Klinis

Data sosiodemografi merupakan data-data terkait karakteristik pasien.

Meliputi usia, jenis kelamin, riwayat pendidikan, pekerjaan, pendapatan

perbulan, status pernikahan, riwayat hipertensi keluarga, penyakit

kronis lain, kebiasaan merokok, dan obat antihipertensi yang di

gunakan. Beberapa informasi terkait responden diperoleh melalui

wawancara untuk melengkapi informasi yang terdapat pada rekam

medis.
I. Prosedur Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dimaksudkan untuk memperoleh

informasi

yang relevan, akurat dan reliabel. Metode yang digunakan antara lain :

1. Kuisioner

Kuisioner diartikan sebagai daftar pertanyaan yang sudah tersusun

dengan baik, sudah matang, dimana responden tinggal memberikan

jawaban atau dengan memberikan tanda-tanda tertentu (Notoatmodjo,

2012). Data yang diperoleh dalam penelitian ini didapatkan langsung dari

pengisian kuesioner (angket) yang ditujukan kepada responden.

Pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner untuk mengetahui tingkat

kepatuhan pasien terdiri atas pertanyaan berkaitan dengan frekuensi

kelupaan dalam mengonsumsi obat, kesengajaan berhenti mengonsumsi

obat tanpa diketahui oleh tim medis, kemampuan mengendalikan diri

untuk tetap mengonsumsi obat ((Morisky & Munter, 2009) di Instalasi

Rawat Jalan RSUD Dr. Iskak Tulungagung.

Pertanyaan-pertanyaan pada angket tertutup dibuat dengan skala

pilihan ya atau tidak dengan memberikan skor pada masing-masing

jawaban. Skor setiap jawaban dapat dilihat pada tabel ini :

Skala Jawaban Pasien Skor

Ya 1

Tidak 0
2. Observasi

Observasi dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung ke

obyek penelitian. Observasi ini dilakukan untuk memperoleh data yang

mendukung hasil penelitian.

3. Studi Pustaka

Studi pustaka dilakukan dengan mencari sumber-sumber lain yang

bisa mendukung dalam penelitian, baik melalui jurnal-jurnal ataupun

kajian peneliti terdahulu.

J. Analisis Data

1. Metode pengolahan data

Langkah selanjutnya adalah mengolah data sedemikian rupa dengan

menggunakan program komputer tertentu, sehingga jelas sifat-sifat yang

dimiliki. Notoatmodjo (2012) mengemukakan bahwa langkah-langkah

pengolahan data dengan komputer meliputi:

a. Editing

Editing merupakan kegiatan untuk melakukan pengecekan

isian formulir atau kuesioner. Peneliti memeriksa jawaban responden

dan seluruh pertanyaan telah diberikan jawaban oleh responden.

b. Coding

Coding merupakan kegiatan merubah data berbentuk huruf

menjadi data berbentuk angka atau bilangan, hal ini untuk

mempermudah pada saat analisa dan juga mempercepat pada saat

memasukkan data.
c. Processing

Jawaban-jawaban dari masing-masing responden yang dalam

bentuk kode dimasukkan ke dalam program SPSS 20 for Windows.

d. Cleaning

Data dari setiap sumber data atau responden dicek kembali

untuk melihat kemungkinan-kemungkinan adanya kesalahan-kesalahan

kode, ketidaklengkapan dan sebagainya kemudian dilakukan

pembetulan.

2. Analisa Data

a. Analisis Univariat (Analisis Deskriptif)

Analisis dilakukan terhadap tiap variabel dari hasil penelitian yang

menghasilkan distribusi dan persentase dari tiap variabel. Peneliti

menyajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dari tiap variabel

(Notoadmojo,2012). Analisa ini digunakan untuk mengetahui

karakteristik demografi dan klinis responden dengan kepatuhan

penggunaan antihipertensi di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Dr.

Iskak Tulungagung.meliputi usia, jenis kelamin, riwayat pendidikan,

pekerjaan, pendapatan perbulan, status pernikahan, riwayat hipertensi

keluarga, penyakit kronis lain, kebiasaan merokok, dan obat

antihipertensi yang digunakan.

b. Analisa Bivariat

Analisis bivariat adalah analisis yang menghubungkan dua


variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat yang diduga

berhubungan atau berkorelasi (Notoadmodjo,2012). Maka dengan

analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square

dengan kriteria nilai p untuk melihat signifikasi hubungan dengan

program komputerisasi. Jika nilai p > 0,05 dianggap hubungan tidak

signifikan atau tidak bermakna.

Rumus Chi-Square sebagai berikut :

Keterangan :

3. Etika Penelitian

Peneliti ini perlu dilakukan serangkaian kegiatan dengan menekankan pada

masalah etika penelitian yaitu :

1. Lembar Persetujuan Menjadi Responden (informed Consent)

Lembar pesetujuan diberikan sebelum penelitian dilakukan dengan

memberikan lembar persetujuan untuk menjadi responden, dengan tujuan

agar subjek mengerti maksud dan tujuan penelitian, serta mengetahui

dampaknya.
2. Kerahasiaan (Confidentialty)

Merupakan masalah etika dengan menjamin kerahasiaan dari hasil

penelitian baik informasi maupun masalah-masalah lainnya. Informasi

yang telah dikumpulkan dijamin kerahasiaannya oleh peneliti, hanya

kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada hasil penelitian