Anda di halaman 1dari 2

Nama : Miftahul Jannah

Nim : L22116509

Kelas : Fisiologi Hewan Air

Organ Sensor Penglihatan pada Ikan

Penglihatan atau visi adalah kemampuan mata untuk fokus dan mendeteksi gambar
cahaya terlihat pada fotoreseptor di retina mata yang masing-masing menghasilkan impuls
saraf listrik untuk berbagai warna, warna, dan kecerahan. Secara garis besar struktur mata
pada ikan adalah sama dengan pada organisme vertebrata lainnya, terdiri dari ruang depan,
iris, lensa, ruang vitroeus yang berisikan cairan kental yang dinamakan Vitroeus humor dan
dibatasi oleh retina. Mata peka terhadap cahaya, dan komponen fungsionil utamanya ialah
retina yang pertumbuhannya berasal dari diensefalon. Diensefalon pada embrio
memperlihatkan sepasang evaginasi lateral yang dinamakan veskikula optic. Bagian ujung
distalnya dari vesikula ini memperlihatkan invaginasi yang kemudian terbentuk cawan optic.
Dinding sebelah dalam yang membatasi rongga cawan,89 tumbuh menjadi retina, sedangkan
yang sebelah luarnya tetap tipis merupakan lapisan pigmen dari retina. Lapisan ektoderm di
depan kapsula optik akan membentuk plakoda yang mengalami invaginasi dan membentuk
lensa. Retina ialah selaput syaraf yang terletak di bagian belakang dari rongga mata. Unsur
unsure syaraf dari retina terdiri atas batang dan kerucut yang peka terhadap cahaya yang
panjang gelombangnya bermacam macam. Retina dan rongga bola mata berada di sebelah
dalam lapisan khoroid yang berpigmen, dan terbuka pada lubang pupil. Berkas cahaya masuk
kedalam mata melalui pupil. Bagian dari lapisan khoroid di sekeliling pupil dinamakan iris.

Mata agak datar pada bagian anterior sehingga lensa yang cembung hampir
menyentuh cornea yang merupakan bagian transparan yang penting dari scleroid coat biji
mata. Lapisan choroid terletak diantara retina dan sclera. Sclera Elasmobranchia dan
Teleostei agak kaku karena adanya struktur rawan. Seringkali teleostei mempunyai satu atau
dua scleral ossiclessebagai penunjang terhadap struktur rawantersebut (Munz, 1971). Mata
ikan dilengkapi dengan tiga pasang otot oculomotor.
STRUKTUR MATA IKAN

1. Kornea
Kornea tidak berpengaruh pada kekuatan
optikal mata hewan air. Distribusi pigmen
yang terdapat pada kornea berfungsi
menyaring cahaya.

2. Scletic Coat (Sclera)


Lapisan ini menguatkan bola mata,
dimana kekuatannya bervariasi pd setiap ikan
3. Choroid Coat (Tapetum Lucidum)
Berfungsi mengumpulkan sejumlah cahaya begi retina dengan menyebarkan pantulan
cahaya dari kristal guanin
4. Lensa
Berevolusi menjadi seperti bola dan memiliki kekuatan pembiasan yang sangat tinggi.
Lensa atau kornea mata ikan kebanyakan mengndung pigmen yang berfungsi sebagai
penyaring radiasi warna violet/ultraviolet dan menguatan ketajaman mata.
5. Iris
- Membentuk pupil
- Berperan dlm memperluas sudut lensa
- Berperan mengatur kuat lemahnya gelombang cahaya agar dpt melihat objek
6. Vitreous humor
- Berfungsi sebagai pendukung mekanis yang mengelilingi jaringan okuler
- Berperan sebagai penyerap tekanan
7. Retina
Memiliki struktur berlapis-lapis dan transparant

- Fotoreseptor.
Berfungsi menyerap cahaya dan menyalurkan energi cahaya ke dalam energi elektrikal
yang dapat dimengerti oleh sistem saraf.
Terdapat 2 fotoreseptor :
1. Kerucut (Cone)
2. Batang (Rod)