Anda di halaman 1dari 1

PEMBAHASAN

Pasien tidak memiliki pengetahuan tentang cara menyikat gigi yang benar, maka
kesalahan dalam cara menggosok gigi yang dilakukan oleh pasien merupakan salah satu
faktor luar yang menyebabkan penyakit periodontitis. Kebiasaan yang salah dalam
menggosok gigi menyebabkan bakteri patogen dalam rongga mulut seperti bakteri penyebab
karies yaitu S. Mutans masih tersisa didalam rongga mulut sehingga dapat menyebabkan
karies profunda seperti yang dialami oleh pasien.

Keadaan oral hygiene yang tidak baik akan membuat penumpukan bakteri pada
rongga mulut yang dapat mengakibatkan terjadinya lubang pada gigi, biasanya disebabkan
oleh Streptococcus mutans. Infeksi dalam rongga mulut sering disebabkan oleh Streptococcus
mutanskarena bakteri tersebut termasuk flora normal dalam rongga mulut. Bakteri ini selain
menyebabkan karies juga termasuk salah satu bakteri yang terlibat pada infeksi perawatan
endodontik, dengan prevalensi ditemukanya sebesar 96,7% merupakan Streptococcus dan
48,4% adalah Streptococcus mutans pada gigi yang mengalami nekrosis pulpa dan atau abses
periapikal. Streptococcus mutans merupakan bakteri gram positif, bersifat nonmotil (tidak
bergerak), bakteri anaerob fakultatif. Memiliki bentuk kokus yang sendirian berbentuk bulat
atau bulat telur dan tersusun dalam rantai. Bakteri ini tumbuh secara optimal pada suhu
sekitar 180-400 Celcius. Streptococcus mutans biasanya ditemukan pada rongga gigi manusia
yang luka menjadi bakteri yang paling kondusif menyebabkan karies untuk email gigi. Karies
gigi dapat dialami oleh setiap orang dan dapat timbul pada satu permukaan gigi atau lebih
dan dapat meluas ke bagian yang lebih dalam dari gigi, misalnya dari email ke dentin atau ke
pulpa.

Selain Streptococcus mutans bakteri kariogenik ada bakteri Lactobacillus yang


berhubungan erat dengan karies gigi dan Streptococcus sobrinus (s. sobrinus). Bakteri
s.mutans berperan pada permulaan terjadinya karies gigi, yaitu pada karies yang mengenai
jaringan email gigi, sedangkan Lactobacillus berperan pada proses kelanjutan dan
perkembangan karies, terutama pada karies yang mengenai jaringan dentin gigi. Rongga
mulut merupakan habitat yang ideal untuk Lactobacillus karena menyediakan suasana yang
asam dengan banyak sumber makanan manis (terutama mengandung glukosa atau sukrosa).
Bakteri Lactobacillus menghasilkan asam laktat yang dapat menyebabkan terjadinya karies
gigi.