Anda di halaman 1dari 7

KEEFEKTIFAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

KOMPUTERISASI TERHADAP PERUSAHAAN


Zufan Ninggir Wicaksono1
150511604150
E-mail: zufanninggir.tpm3@gmail.com
Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang

ABSTRAK: Gagasan ini mengungkapkan konsep standar operasional prosedur


dalam sistem komputerisasi terhadap suatu perusahaan. Hal ini dikarenakan semakin
tinggi teknologi yang digunakan, maka semakin kecil pula tingkat kesalahan yang
mungkin terjadi, terlebih bila teknologi yang digunakan adalah teknologi yang
berbasis pada komputerisasi dimana kinerja dari mesin yang digunakan telah
diprogram dengan baik sehingga tenaga kerja hanya bertugas mengoperasikan mesin
dan mengontrol hasil keluaran dari mesin tersebut.

Kata Kunci: Standar Operasional Prosedur, sistem komputerisasi, komputerisasi

ABSTRACT: This idea expresses the concept of standart operating procedures in the
computer system of a company. This is because the higher the technology used,
similarly, the smaller the margin of error that may occur, especially if the technology
used is based on computerized technology in which the performance of the machine
used have programmed so well that labor is only in charge of operating the engine and
controls the output of the engine.

Keywords: standart operating procedures, computer system, computerization

Abad 21 ini sangatlah fenomenal karena hampir semua aspek dipengaruhi


oleh globalisasi yang menyebabkan berkembangnya suatu teknologi dalam
kehidupan. Adanya teknologi yang semakin berkembang, banyak ahli kemudian
ingin mempergunakan teknologi tersebut dalam kehidupan manusia dengan tujuan
untuk memudahkan semua pekerjaan manusia. Terbentuklah sistem komputer-
isasi, yaitu sebuah sistem yang dapat dilakukan dengan bantuan komputer ataupun
teknologi lain sehingga lebih teratur dan sistematis.
Sistem komputerisasi diharapkan mempermudah semua pekerjaan manusia
karena tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk mengerjakan suatu hal, seperti
contohnya dulu orang berkomunikasi dengan mengirim surat membutuhkan waktu
lama untuk menerima balasannya, namun sekarang ada teknologi internet sehingga
hanya dengan hitungan menit komunikasi jarak jauh bisa dilakukan. Jika ingin lebih
cepat ada telepon genggam yang bisa dibawa kemana saja untuk berkomunikasi.
Ditambah lagi dengan adanya penggunaan sistem komputerisasi di sebuah
perusahaan, dimana sekarang penggunaan sistem komputerisasi menjadi suatu
kebutuhan di dalam sebuah perusahaan yang memungkinan bahwa di masa
mendatang menjadi suatu syarat pada sebuah perusahaan dalam administrasi dan
produksi
Penggunaan sistem komputerisasi tersebut juga masuk ke dalam Standar
Operasional Prosedur, dimana bisa dicontohkan dalam perusahaan yaitu barcode

1
Zufan Ninggir Wicaksono adalah Mahasiswa sarjana jurusan Teknik Mesin progam studi S1
Pendidikan Teknik Mesin
pada suatu barang, absensi karyawan sebelum kerja menggunakan sidik jari, proses
pengerjaan produk menggunakan CNC (Computer Numerically Control), dan lain-
lainnya. Dalam perusahaan, keefektifan dalam semua aspek sangatlah dibutuhkan
karena untuk meningkatkan hasil produksi, efisiensi waktu, dan yang terpenting
adalah tenaga kerja karena tenaga kerja merupakan aset berharga bagi suatu
perusahaan besar serta perusahaan juga dituntut untuk bersaing pada dunia
perdagangan industri dalam melakukan produksi barang yang berkualitas.

PEMBAHASAN

Standar Operasional Prosedur merupakan sebuah alat manajemen untuk


membuat keseragaman pola bisnis, keseragaman pola kerja dan keseragaman
kualitas dari sebuah proses atau produk yang akan dibuat atau dilaksanakan, seperti
diungkapkan oleh Tjipto Atmoko (2006:56-69) dalam bukunya yang berjudul
Standar Operasional Prosedur dan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah mengenai
pengertian Standar Operasional Prosedur adalah suatu pedoman atau acuan untuk
melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja
instansi pemerintah berdasarkan indikator teknis, administratif dan prosedural
sesuai tata kerja, prosedur kerja, dan sistem kerja pada unit kerja yang
bersangkutan. Melihat dari pengertian diatas, Standar Operasional Prosedur sangat
dibutuhkan dalam perusahaan sebagai pedoman dalam melakukan suatu proses
pekerjaan. Bisa dibayangkan tanpa pedoman yang baku dari Standar Operasional
Prosedur tentunya akan menimbulkan kebingungan diantara karyawan.
Permasalahan yang ada dapat saja tidak hanya terjadi satu atau dua kali, namun
muncul berulang-ulang. Karyawan maupun pimpinan yang sudah sibuk dengan
pekerjaan masing-masing biasanya tidak memiliki cukup waktu untuk mengurusi
masalah yang terjadi di dalam unit bisnisnya. Padahal, masalah yang selalu terjadi
berulang-ulang, dapat disebabkan adanya kesalahan dalam prosedur kerja dan hal
itu hanya dapat diperbaiki dengan cara mendesain ulang Standar Operasional
Prosedur yang sudah ada, pentingnya Standar Operasional Prosedur membuat
perencanaan yang baik sangat dibutuhkan demi membawa perusahaan ke arah yang
lebih baik.
Standar Operasional Prosedur menjelaskan secara detail proses kerja yang
berlangsung secara rutin yang harus diterapkan atau diikuti dalam suatu perusahaan.
Penulisan dokumen dalam Standar Operasional Prosedur perlu diterapkan untuk
menghasilkan sistem kualitas dan teknis yang konsisten dan sesuai dengan
kebutuhan, dan untuk mendukung kualitas data informasi pada perusahaan.
Penerapan Standar Operasional Prosedur akan membantu perusahaan untuk
mempertahankan kualitas kontrol dan menjaga proses-proses pada perusahaan
untuk tetap stabil, dan memastikan perusahaan tetap mematuhi peraturan
pemerintah. Jika dalam perancangan pembuatan Standar Operasional Prosedur
terjadi kesalahan, maka hasil yang didapat menjadi tidak maksimal. Kesalahan yang
terjadi dalam proses operasional di suatu perusahaan akan menimbukan kerugian
bagi perusahaan tersebut. Oleh karena itu agar fungsi Standar Operasional Prosedur
dapat berjalan dengan baik, Standar Operasional Prosedur harus dibuat dengan
sejelas mungkin agar tidak terjadi kesalahaan persepsi, informasi yang terdapat
dalam Standar Operasional Prosedur, dan dalam penerapan Standar Operasional
Prosedur dibutuhkan adanya pengawasan dan evaluasi dari pihak manajemen agar
penerapan Standar Operasional Prosedur dapat sesuai dengan standar yang telah
dibuat oleh perusahaan agar hasil yang dicapai menjadi lebih maksimal. Standar
Operasional Prosedur juga menggambarkan hubungan dan interaksi antar fungsi
dan antar departemen, dan digunakan untuk mendefinisikan tanggung jawab dan
wewenang. Standar Operasional Prosedur berisi apa yang harus dilakukan dan siapa
yang harus melakukan dalam suatu proses yang akan dilakukan atau diikuti oleh
setiap anggota dalam perusahaan. Tujuan utama dari penerapan Standar
Operasional Prosedur adalah agar tidak terjadi kesalahan dalam pengerjaan suatu
proses kerja yang dirancang pada Standar Operasional Prosedur.

Kondisi Indonesia terhadap Komputerisasi


Pada akhir dasawarsa 90-an perangkat komputerisasi masih tergolong ke
dalam barang mewah. Tidak semua orang dapat memiliki dan pengoperasikan
perangkat komputerisasi tersebut secara luas. Selain sarana dan prasarana yang
tidak mendukung, harga jual perangkat tersebut sangatlah mahal sehingga daya beli
masyarakat menurun. Bayangkan saja, untuk harga sebuah perangkat personal
computer (PC) bisa ditebus dengan harga berkisar 10-15 juta dengan tingkat
pendapatan masyarakat kelas menengah ke bawah yang masih sangat rendah.
Penggunaan telepon seluler juga sangat jarang, kecuali untuk masyarakat yang
tinggal di wilayah perkotaan yang telah maju karena tersedianya sarana dan
prasarana penunjang.
Jauh berbeda dengan kondisi saat ini, penggunaan perangkat komputerisasi
telah semakin merata di berbagai daerah sehingga mampu mendongkrak
pendapatan negara terutama dalam bidang teknologi komputerisasi. Hampir setiap
bulan, berbagai perangkat dipamerkan oleh berbagai vendor dan produsen sehingga
terjual dengan nilai yang sangat fantastis. Salah satu contohnya adalah perangkat
telekomunikasi smartphone yang telah mengguncang era telekomunikasi kabel dan
juga era telekomunikasi non internet yang memiliki fitur terbatas. Tahun 2011
merupakan era kebangkitan smartphone karena telah banyaknya vendor
dan produsen yang menyediakan berbagai pilihan seperti spesifikasi prosesor pada
hardware sampai dengan penentuan operating system pada software.
Banyak sekali vendor yang bekerja sama dengan produsen bahkan provider
telekomunikasi dalam mengembangkan berbagai perangkat komputerisasi demi
memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat yang semakin pintar dalam
menentukan pilihan guna menunjang tugas dan kegiatan sehari-hari. Dalam hal ini,
masyarakat atau user akan menjatuhkan pilihan pada perangkat yang memiliki
kemudahan dan kenyamanan dalam penggunaan, sehingga para vendor dan
produsen harus bekerja ekstra keras untuk menciptakan dan mendesain perangkat
yang user friendly. Oleh karena itu, para pencipta dan perancang teknologi
tersebut akan saling berlomba-lomba untuk memenuhi permintaan pasar dan sudah
tentu pengguna akhir (user) yang sangat diuntungkan.
Berkembangnya suatu teknologi komputerisasi tidak hanya dilihat dari
kemajuan sistem komputerisasi secara fisik semata, tetapi juga dilihat dari jumlah
pengguna jaringan internet yang menyediakan banyak aplikasi dan juga fitur.
Sebagai contoh, penggunaan e-mail untuk surat elektronik, penggunaan blog
sebagai media untuk menulis di dunia maya, penggunaan social network : twitter,
facebook, plurk, foursuare sebagai media untuk komunikasi dan sharing informasi
secara cepat. Penggunaan aplikasi ini sangatlah mudah dan tidak membutuhkan
biaya tambahan yang begitu besar karena aplikasi dan juga fitur tersebut bisa
didapatkan secara gratis di internet hanya dengan mendaftar account dan bisa
diselesaikan dalam beberapa langkah yang sangat mudah.
Penggunaan teknologi yang berkembang saat ini telah membawa masyarakat
pada suatu era modern dan digital, yaitu hampir seluruh tugas dan kegiatan
keseharian tidak terlepas dari perangkat teknologi. Kecanggihan suatu teknologi
komputerisasi akan terus berkembang dari waktu ke waktu seiring dengan
peningkatan pola pikir dan juga gaya hidup masyarakat modern yang membutuhkan
suatu perangkat yang dapat membantu untuk memperoleh informasi dan juga
menyelesaikan tugas secara cepat, tepat dan akurat. Tentu peningkatan ini juga
didasari pada peningkatan dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang
pendidikan, sehingga mampu melahirkan inovasi-invoasi baru yang lebih baik di
masa yang akan datang.
Adakalanya, perkembangan teknologi komputerisasi dapat memberikan
dampak tersendiri kepada para user tergantung penggunaannya. Teknologi
komputerisasi yang baik adalah suatu teknologi yang mampu memberikan
kemudahan yang bernilai positif kepada pada user dalam berbagi informasi secara
cepat dan tepat guna, serta dapat digunakan semaksimal mungkin untuk menunjang
tugas dan kegiatan sehari-hari. Namun, masih ada juga masyarakat yang
mengalahgunakan teknologi komputerisasi untuk kepentingan tertentu, seperti
melakukan spamming, cracking, pemerasan, penipuan dan lain-lain. Tentu hal ini
tidak dapat ditolerir oleh kalangan masyarakat yang merasa terganggu dengan ulah
segelintir orang yang tidak bertanggung jawab tersebut. Mungkin penulis dan
pembaca masih ingat mengenai kasus penipuan dengan modus pemotongan pulsa
pelanggan telekomunikasi dan juga kasus spamming dengan menggunakan SMS
yang membuat resah kalangan masyarakat Indonesia.
Oleh karena itu, sudah semestinya perkembangan teknologi komputerisasi
dapat digunakan secara baik dan benar untuk kemaslahatan bersama. Sudah saatnya
masyarakat Indonesia bangkit dan bersama-sama memajukan teknologi
komputerisasi sampai ke wilayah pedesaan yang letaknya terpencil. Ketersediaan
perangkat yang mumpuni dan juga akses jaringan internet dengan harga terjangkau
sampai ke pelosok desa merupakan suatu hal yang wajib dipenuhi oleh pemerintah
untuk memajukan masyarakat Indonesia yang pintar, cerdas dan jauh dari kata
gaptek (gagal ilmu pengetahuan dan teknologi). Indonesia merupakan salah satu
negara industri yang sedang berkembang dan tidak tertutup kemungkin-an di masa
yang akan datang Indonesia akan menjadi negara maju, sehingga penerapan
teknologi komputerisasi untuk seluruh kalangan masyarakat tidak dapat ditawar
lagi demi kemajuan Indonesia

Sistem Komputerisasi
Menurut Budi Sutedjo Dharma Oetomo, S.Kom, MM. (2002:4) dalam
bukunya yaitu Perencanaan dan Pengembangan Sistem Informasi mengenai
pengertian komputerisasi adalah kegiatan atau usaha untuk mengerjakan sesuatu
pekerjaan yang biasanya dikerjakan secara manual kemudian diubah dengan
menggunakan perangkat alat bantu berupa komputer. Sistem kerja komputer dapat
digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis berdasarkan
urutan instruksi atau program yang telah diberikan kepadanya. Inti dari sistem
komputerisasi dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan
sistem yang sudah ada (baik sebagian atau secara keseluruhan) atau dapat berarti
menyusun suatu sistem yang baru dari sistem yang sebelumnya manual menjadi
sistem yang terkomputerisasi dengan meningkatkan kemampuan mesin komputer
dan sumber daya manusia. Disamping sistem komputerisasi harus didasarkan pada
sifat efektif dimana hal ini akan menjadikan hasil yang maksimal seperti yang
dikemukakan oleh Agung Kurniawan dalam bukunya yang berjudul Transformasi
Pelayanan Publik (2005:109) mengenai efektifitas yaitu kemampuan melaksana-
kan tugas, fungsi (operasi kegiatan program atau misi) daripada suatu organisasi
atau sejenisnya yang tidak adanya tekanan atau ketegangan diantara
pelaksanaannya
Pengaruh teknologi pada efektivitas kerja juga bisa dilihat dari tingkat
kesalahan yang dilakukan oleh tenaga kerja. Semakin tinggi teknologi yang
digunakan, maka semakin kecil pula tingkat kesalahan yang mungkin terjadi,
terlebih bila teknologi yang digunakan adalah teknologi yang berbasis pada
komputerisasi dimana kinerja dari mesin yang digunakan telah diprogram dengan
baik sehingga tenaga kerja hanya bertugas mengoperasikan mesin dan mengontrol
hasil keluaran dari mesin tersebut. Bila aktivitas sebuah industri sebagian besar
masih menggunakan mesin - mesin manual dan membutuhkan banyak tenaga kerja,
maka hal terberat yang harus dihadapi perusahaan adalah saat para tenaga kerja
tersebut mangkir (tidak masuk kerja). Dengan menggunakan mesin berteknologi
tinggi yang secara otomatis menekan jumlah tenaga kerja dalam satu divisi, maka
masalah banyaknya karyawan yang mangkir sudah bukan merupakan hal yang
mengkhawatirkan bagi pihak perusahaan. Sehingga pengaruh teknologi pada
efektivitas kerja bisa dirasakan dari jumlah hasil produksi yang tidak berpengaruh
secara signifikan pada saat tenaga kerja mangkir.
Suatu perusahaan yang baik harus memiliki sistem komputerisasi yang baik
pula, yang dimaksud dengan komputerisasi pada suatu perusahaan bukan hanya
sudah digunakannya komputer di dalam perusahaan tersebut tetapi sistem
pengolahan datanya itu sudah menggunakan komputer, baik penginputan datanya
sampai dengan pencetakan laporan yang akan berguna untuk manajemen dalam
mengambil keputusan. Apabila suatu perusahaan telah memiliki suatu sistem
komputerisasi yang baik, maka keefisienan dan keoptimalan kerja dari perusahaan
tersebut akan lebih mudah dicapai. Komputerisasi yang baik juga dapat membantu
para manajer untuk mengambil keputusan yang lebih tepat untuk kelangsungan
perusahaannya.
Sekarang bayangkan jika didalam suatu perusahaan tidak memiliki sistem
komputerisasi yang baik, seluruh pekerjaan pengolahan data di perusahaan tersebut
masih menggunakan sistem pengolahan data manual, maka keefisienan dan
keoptimalan kerja didalam perusahaan tersebut akan sulit dicapai. Misalnya
manager atau staf manager ingin mencari data penggajian pegawai bulan kemarin
yang memiliki gaji diatas 3 juta rupiah, maka manager atau staf manager harus
mencari data penggajian pegawai tersebut secara manual dan itupun akan memakan
waktu yang lama. Bandingkan jika perusahaan tersebut telah memiliki sistem
komputerisasi yang baik, manager atau staf manager hanya perlu memasukan
keyword (kata kunci) di komputer tersebut lalu komputer akan menampilkan apa
yang manager atau staf manager cari dalam waktu yang relatif sebentar.
Berbeda dengan manusia yang akan merasa bosan apabila melakukan
pekerjaan yang dilakukan secara terus menerus dan itu-itu saja, komputer tidak
akan merasa jenuh dengan apa yang dilakukannya walaupun hal yang dilakukannya
itu telah berkali-kali dilakukan. Komputer tetap akan melakukan hal yang telah
diperintahkan untuknya sesuai dengan format yang telah diberikan terkecuali jika
format perintah tersebut dirubah oleh penggunanya. Lalu bagaimana jika
manajemen di perusahaan tersebut ingin membuat sistem manajemen di
perusahaannya menjadi lebih baik namun tidak mengetahui langkah-langkah dalam
pembuatannya? Di sinilah peran sistem analis dibutuhkan, sistem analis adalah
orang yang berkompeten dalam pembuatan sistem menjadi lebih baik, orang yang
bertugas untuk menganalisis sistem pada suatu perusahaan yang membutuhkan
jasanya agar sistem di perusahaan tersebut menjadi lebih baik. Pihak manajemen
akan memberitahukan sistem yang diinginkan untuk perusahaannya lalu
selanjutnya tugas sistem analislah yang akan mengerjakannya.
Oleh karena itu, komputerisasi pengolahan data sangat dibutuhkan oleh
seluruh perusahaan agar mecapai keefisienan dan keoptimalan kerja. Walaupun
untuk membuat suatu sistem komputerisasi yang baik di perusahaan membutuhkan
biaya yang tidak sedikit, tetapi hasilnya akan lebih menguntungkan dibandingkan
dengan biaya yang dikeluarkan.

Penerapan Standar Operasional Prosedur Komputerisasi


Perkembangan teknologi telah merasuk dalam berbagai bidang, dimana
sarana dan prasarana juga terkena dampaknya dari teknologi. penggunaan sistem
komputerisasi di dalam industri adalah (1) Bidang Jasa Pengiriman Barang yaitu
Kantor Pos bisa mengirimkan dokumen pengiriman barang lebih cepat dan akurat.
Dengan adanya komputer dan internet orang tidak lagi menunggu berharihari
menerima surat, cukup lewat email lebih cepat dalam sedemikian cepatnya. (2)
Bidang Industri Otomotif yaitu mobilmobil dibuat dari kerangka body, mesin,
peralatan elektronik di pabrik dengan bantuan robot yang dikendalikan oleh
komputer dengan lebih akurat. Dengan bantuan komputer, pabrik pabrik otomotif
bisa memproduksi mobil dalam jumlah ratusan perbulan, yang tidak mungkin
dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia. (3) Bidang Jasa Konstruksi
adalah dengan komputer para Insinyur dan Arsitek mendesain gambar konstruksi
dengan pemodelan dan perhitungan yang akurat, cepat dan tepat. Gambar
konstruksi di desain menggunakan program CAD, sedangkan untuk perhitungan
analisi dan penganalisa kekuatan menggunakan program SAP2000 atau STAD III
yang dioperasikan dengan bantuan komputer. (4) Bidang Pabrik Sepatu adalah
proses pembuatan sol sepatu dalam berbagai ukuran dan detail bentuknya
dikerjakan dengan cara dan sistem komputer. Pertama tama model dikerjakan
dengan program CADCAM untuk mendesain sol sepatu dari berbagai ukuran
kemudian di cetak dan dijadikan mal atau ukuran cetakan untuk proses selanjutnya
dengan penambahan bahan dari kulit dan kemudian dijahit dan diberi stiker atau
logo yang dikerjakan dengan komputer.

PENUTUP

Simpulan
Berdasarkan penjelasan diatas, Standar Operasional Prosedur komputerisasi
harus dimiliki oleh setiap perusahaan, karena sangat berpengaruh pada masa depan
perusahan. Efek globalisasilah yang sangat diwaspadai oleh beberapa perusahaan
karena bila tidak siap siaga akan dampak dari globalisasi maka perusahaan akan
bangkrut atau gulung tikar disebakan kalah kualitas dan kalah daya saing harga.

Saran
Dalam mengatasi masalah globalisasi sebaiknya perusahaan harus
menggunakan Standar Operasional Prosedur komputerisasi sehingga untuk proses
produksi, administrasi, dan koordinasi akan lebih efektif namun perusahaan harus
menyadari Standar Operasional Prosedur komputerisasi tidaklah murah dalam
penerapannya tetapi menghasilkan profit yang besar dan menguntungkan

DAFTAR RUJUKAN

Suyono. 2015, Cerdas Menulis Karya Ilmiah. Malang: Gunung Samudera


Atmoko, Tjipto. 2006. Standar Operasional Prosedur dan Akuntabilitas Kinerja
Pemerintah. Bandung: Pusat Penelitian Kebijakan Publik dan Pengembangan
Wilayah Universitas Padjadjaran.
Elfiorita Sri Agustin, Azzahra. 2013. Tinjauan Tatalaksana Pembuatan SOP,
(Online).(jbptunikompp-gdl-azzahraelf-30315-9-unikom_a-i.pdf). Bandung;
Universitas Komputer Indonesia, diakses 23 Oktober 2015
Ardiansyah, Firdan. 2009. Pentingnya Komputerisasi Dalam Suatu Perusahaan,
(Online). (http://firdan-ardiansyah.blogspot.co.id/2009/12/pentingnya-
komputerisasi-dalam-suatu.html), diakses 30 Oktober 2015
Robiyanto. 2010. Dampak Teknologi Komputer Terhadap Kehidupan Manusia,
(Online). (http://www.scribd.com/doc/28773384/Makalah-Manfaat-
Teknologi-Komputer- Bagi-Masyarakat), Malang: Universitas Kanjuruhan
Malang. diakses 30 Oktober 2015
Akbar, Fahrizal. 2011. Perkembangan Teknologi Informasi Dalam Bidang
Komputerisasi Dan Telekomunikasi Di Indonesia, (Online)
http://fahrisalakbar.com/2011/11/perkembangan-teknologi-informasi-dalam-
bidang-komputerisasi-dan-telekomunikasi-di-indonesia/. Yogyakarta,
diakses 30 Oktober 2015