Anda di halaman 1dari 1

TINDAKAN KOREKTIF

/SOP/PKM.MT.BE
No. Dokumen :
TOK/I/2017
SOP No. Revisi : 0
Tgl. Terbit : 03 Januari 2017
Halaman : 1/1
Puskesmas Syaiful Idris.S.Kep.Ns.MM
Mt.Betok NIP. 19681231 198903 1 086

1. Pengertian Tindakan korektif adalah tindakan untuk mengatasi penyebab masalah atau
penyebab kejadian/situasi yang tidak sesuai, agar tidak terulang kembali.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melaksanakan TIndakan
Korektif.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. /SK/PKM.L/I/2017 tentang Standar Pelayanan Publik
Puskesmas.
SK Kepala Puskesmas No. /SK/PKM.L/I/2017 tentang Pembentukan Tim
Manajemen Mutu Puskesmas Montong Betok.
4. Referensi Permenkes Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas.
Pedoman Penyusunan Dokumen Akreditasi FKTP.
5. Prosedur / a. Pelaksanaan kegiatan / program mengidentifikasi masalah yang terjadi yang
Langkah-langkah berasal dari monitoring, analisis data, audit internal, survey kepuasan pasien,
pengaduan pelanggan, temuan atau laporan lainnya.
b. Jika ditemukan masalah, pelaksanaan kegiatan / program melaporkan masalah
/ ketidaksesuaian yang terjadi kepada koordinator atau penanggung jawab
pelayanan atau upaya Puskesmas.
c. Koordinator atau penanggung jawab pelayanan atau upaya Puskesmas
kemudian melaporkan ke Tim Manajemen Mutu Puskesmas.
d. Tim Manajemen Mutu bersama koordinator dan pelaksana kegiatan membahas
dan menganalisis penyebab terjadinya maslah atau ketidaksesuaian, sehingga
diperoleh alternatife tindakan untuk mengatasi maslah tersebut.
e. Koordinator dan pelaksana kegiatan menentukan tindakan perbaikan dan
jadwal pelaksanaannya.
f. Koordinator dan pelaksana kegiatan kemudian melakukan tindakan perbaikan
tindakan sesuai dengan rencana tindakan perbaikan yang sudah ditetapkan.
g. Koordinator atau penanggung jawab pelayanan atau upaya Puskesmas
memantau aktifitas tindakan perbaikan yang dilakukan yang sedang dilakukan
oleh staf terkait.
h. Koodinator menginformasikan tentang tindakan perbaikan yang sudah
dilakukan oleh Tim Manajemen Mutu Puskesmas.
i. Jika tindakan perbaikan yang sudah dilakukan tidak mencapai target, Tim
Manajemen Mutu melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Puskesmas.
j. Tim Manajemen Mutu dan Kepala Puskesmas memberikan pengarahan
kepada koordinataor dan pelaksana program terkait, tentang langkah-langkah
yang perlu diambil.
k. Karyawan terkait melaksanakan langkah tindakan perbaikan sesuai arahan Tim
Manajemen Mutu.
l. Kemudian melporkan kepada koordinator atas tindakan perbaikan yang sudah
dilakukan.
m. Koordinator memeriksa hasil tindakan perbaikan yang sudah dilakukan.
n. Melaporkan hasil tindakan perbaikan yang telah selesai kepada Tim
Manajemen Mutu dan Kepala Puskesmas.
6. Unit Terkait Penanggung jawab pelayanan dan upaya Puskesmas.
Pengelola dan pelaksana program.