Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH

BATIK DEPOK
2

Nama Anggota Kelompok :

Jangouk Heo - Fakultas Psikologi (Kamis)

Fauzul Fadli - Fakultas Teknik (Senin)

M Yusril Ihza Mahendra - Fakultas Teknik (Senin)

Jangouk Heo Fauzul Fadli M Yusril Ihza M


3

PENDAHULUAN

Batik merupakan budaya yang telah lama berkembang dan dikenal oleh
masyarakat Indonesia. Kata batik mempunyai beberapa pengertian. Menurut Hamzuri
dalam bukunya yang berjudul Batik Klasik, pengertian batik merupakan suatu cara
untuk memberi hiasan pada kain dengan cara menutupi bagian-bagian tertentu dengan
menggunakan perintang. Zat perintang yang sering digunakan ialah lilin atau malam.
Kain yang sudah digambar dengan menggunakan malam kemudian diberi warna
dengan cara pencelupan.setelah itu malam dihilangkan dengan cara merebus kain.
Akhirnya dihasilkan sehelai kain yang disebut batik berupa beragam motif yang
mempunyai sifat-sifat khusus.
Kata batik dalam bahasa Jawa berarti titik, yang diturunkan dari kata 'ambatik'
yang berarti kain dengan titik-titik kecil. Akhiran 'tik' berarti titik-titik kecil. Batik
juga berasal dari kata dalam Bahasa Jawa 'tritik' yang mendeskripsikan sebuah proses
pewarnaan kain dengan teknik celupan-rintang lilin. Frase bahasa Jawa lain yang
berkaitan dengan batik adalah sesatu untuk menggambarkan pengalaman mistis dalam
membuat batik yaitu mbatik manah yang berarti menggambar dengan hati.
Depok merupakan salah satu kota penyangga Ibu Kota Jakarta, kota ini terletak
di Propinsi Jawa Barat. Tak banyak yang mengetahui jika Depok memiliki motif batik
yang memiliki berbagai makna. Batik Depok mulai berkembang lagi sejak tahun 2007
ketika Dekranasda Kota Depok mengadakan lomba desain batik khas Depok. Pada
lomba tersebut banyak peserta yang ikut berpartisipasi hingga didapat ratusan desain,
namun hanya sepuluh desain yang terpilih untuk didaftarkan agar mendapat hak paten.
Semua motif batik memiliki makna yang tentunya berbeda sesuai dengan kekhasan
yang ingin ditampilkan. Umumnya motif dan corak Batik Depok mengandung simbol-
simbol Kota Depok dan ikon Kota Depok. Seperti, motif ikan hias (manfish), yang
memang khas berasal dari Kota Depok utamanya di daerah Kecamatan Sawangan, dan
motif Belimbing, karena Belimbing sebagai ikon Kota Depok.
4

SEJARAH BATIK DEPOK


Batik Khas Kota Depok merupakan hasil dari Lomba Desain Batik Khas Depok
yang diprakarsai oleh Dra. Hj. Nur Azizah Tamhid, Ketua Dewan Kerajinan Nasional
Daerah Kota Depok (DEKRANASDA), pada tahun 2007. Lomba ini diikuti oleh 223
peserta dan menghasilkan 345 motif batik. Terpilih 10 motif batik dari 10 peserta
lomba. Sedangkan motif ke-11 adalah motif terbaru yang digagas Dekranasda kota
Depok pada tahun 2013 lalu, sebagai dukungan terhadap program diversifikasi pangan,
dan dinamakan motif ODNR (One Day No Rice).

MOTIF BATIK DEPOK

1. Batik Depok Motif Paricara Dharma dan Sayap

Bila dilihat dari segi motif dan simbol, ada beberapa macam yaitu
Paricara Dharma merupakan semboyan Kota Depok yang
merupakan amanah semua komponen masyarakat Depok,
mengutamakan pengabdian yang baik, benar, dan adil. Kemudian
simbol sayap, yang berarti mengayomi, mengangkat tinggi
harkat, martabat, dan derajat masyarakat Depok pada umumnya.

2. Batik Depok Motif Buah Belimbing dan Ikan Memphis


Semua motif batik memiliki makna yang tentunya berbeda sesuai dengan
kekhasan yang ingin ditampilkan. Umumnya motif dan corak Batik Depok
mengandung simbol-simbol Kota Depok dan ikon Kota Depok. Seperti, motif
ikan hias (manfish), yang memang khas berasal dari Kota Depok utamanya di
daerah Kecamatan Sawangan, dan motif Belimbing, karena Belimbing sebagai
ikon Kota Depok.
5

PENUTUP

Kesimpulan

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari
budaya Indonesia (khususnya depok). Batik adalah proses menahan warna dengan
memakai lilin malam secara berulang- ulang diatas kain. Batik Depok baru ditetapkan
pada tahun 2007 dengan cara mengadakan perlombaan. Bati Depok juga terdiri dari 10
jenis corak yang berbda.

Saran

Sebaiknya memakai batik perlu ditingkatkan lagi agar ciri khas kita sebagai warga
Negara Indonesia tidak hilang. Khususnya Batik Depok ini yang bias dibilang usianya
masih sangat belia. Karena beberapa Negara lainnya sudah mengakui batik Indonesia.
Untuk itu kita harus bangga menjadi anak Indonesia. Kita sebagai generasi muda
penerus bangsa harus bisa melestarikan budaya,salah satunya adalah batik.
6

DAFTAR PUSTAKA

http://personal.its.ac.id/files/pub/3232-baroto-prodesDeveloping%20New%20
Batik%20Design.pdf

http://isjd.pdii.lipi.go.id/index.php/Search.html?act=tampil&id=102136&idc=40

http://demo.inlislitev3.perpusnas.go.id/uploaded_files/temporary/DigitalCollection/Tc
wNWU3OTliZjk1ZWE5NjM2ODNhYzI3ZGVjMzU3MzA4ZWZkZjllMg==.pdf

http://ukmdepok.co.id/10-motif-batik-khas-depok-dan-motif-terbaru/

http://depokita.com/10-motif-batik-khas-kota-depok/

https://fitinline.com/article/read/batik-depok/