Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRESENTASI KELOMPOK

OLEH :
Prunus serrulata
X IPA 3
Virus HIV dan Penyakit AIDS

AKBAR ANANDA ANDITO


ELISABETH DEO ANGEL
KIRANA RAMADHANTI
RADITYA WISNU PRADITO
CONTOH KASUS
Arif (22 Tahun) suatu hari memakai jarum suntik bekas temannya untuk menyuntikkan
narkoba, ia tidak sadar bahwa temannya terinfeksi HIV. Lalu 2 minggu kemudian dia
mengalami demam dan batuk, lalu ia konsultasi ke dokter dan hanya sakit demam biasa. Lalu
5 tahun kemudian, ia mulai mengalami penurunan berat badan dibawah normal, hingga ia
memutuskan untuk konsultasi ke dokter. Hasil Laboratorium menyatakan bahwa Arif,
terinfeksi virus HIV dan mengidap penyakit AIDS

CIRI ORANG YANG TERKENA HIV/AIDS

SEJARAH HIV/AIDS
Virus HIV dikenal secara terpisah oleh para peneliti di institut Pasteur Prancis pada tahun
1983 dan NIH yaitu sebuah institut kesehatan nasional di Amerika Serikat pada tahun 1984.
Meskipun tim dari Institute Pasteur Perancis yang mengumumkan penemuan ini, namum
penghargaan tetap diberikan kepada para peneliti baik yang berasal dari Perancis maupun
Amerika. Peneliti Perancis ini memberi nama virus ini LAV atau lymphadenopathy
associated virus. Tim dari Amerika yang dipimpin oleh Dr. Robert Gallo menyebut virus ini
HTLV-3 atau human T-cell lymphotropic virus type 3. Kemudian komite internasional untuk
taksonomi virus menetapkan nama human immunodeficiency virus HIV sebagai nama yang
dikenal hingga sekarang.

DEFINISI HIV/AIDS
Human Immunodeficiency Virus (HIV), Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh
manusia dan kemudian menimbulkan AIDS.
Acquired Immuno Defisiency Syndromer (AIDS), suatu kondisi medis berupa
kumpulan tanda dan gejala yang diakibatkan oleh menurunnya atau hilangnya kekebalan
tubuh karena infeksi HIV, sering berwujud infeksi yangbersifat ikutan penyembuhannya.
MENGENAL VIRUS HIV
Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sel darah putih
jenis lemfosite sehingga kekebalan tubuh menurun, juga menyebabkan penyakit AIDS
(Acquiret Immuno Deficiency Syndrome). Virus ini memiliki ukuran satu per tujuh puluh
kali dari ukuran sel darah putih manusia. Virus ini memiliki materi genetik berupa RNA yang
diselubungi oleh nukleokapsid. Virus ini menyerang sel darah putih dengan menginfeksi sel
CD4 yang berada di permukaan sel darah putih, yang berfungsi untuk membentuk sistem
kekebalan tubuh. Jadi setelah virus ini menginfeksi sel CD4, sistem kekebalan tubuh akan
menurun.

CARA VIRUS HIV MENGINFEKSI


Pertama, HIV menginjeksi sel pasien dan melepaskan gen Asam ribonukleat (RNA),
kemudian oleh enzim RNA virus diubah menjadi DNA. Enzim penyambung tersebut
menyatukan DNA virus ke dalam kromosom pasien dan sel yang telah terinfeksi
memproduksi RNA virus baru. Gabungan protein baru yang diproduksi kemudian akan
membentuk virus HIV baru dan siap menyerang sel-sel tubuh lainnya.
Sekitar 1-3 bulan awal HIV menyerang disebut sebagai 'periode jendela' atau window period.
Pada stadium kedua atau sekitar 5-10 tahun kemudian, seiring penurunan sel CD-4, maka
pasien akan masuk dalam tahap HIV positif. Lalu ketika sel CD-4 di bawah 200 per
mikroliter maka pasien masuk ke dalam tahap AIDS,

FASE-FASE HIV
Seorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda
dan gejala yang khas, penderitanya biasanya hanya mengalami demam selama 3 sampai 6
minggu (tergantung daya tahan tubuh). Setelah kodisi membaik, penderita akan tetap sehat
dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebaan tubuhnya menurun lemah hingga jatuh
sakit.
TANDA DAN GEJALA VIRUS HIV YANG MUDAH DIKENALI :
Tanda-tanda klinis :
1. Berat badan menurun lebih dari dari 10% dalam 1 bulan
2. Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
3. Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
4. Penurunan kesadaran dan gangguan-gangguan neurologis
5. Dimensia/HIV ensefalopati
Gejala minor :
1. Batuk menetap lebih dari 1 bulan
2. Dermatitis generalisata yang gatal
3. Adanya herpes zoster multisegmental dan berulang
4. Infeksi jamur berulang pada alat kelamin

Tanda dan gejala secara umum :


I. Gangguan saluran pernapasan, penderita mengalami batuk, nyeri dada, dan demam
II. Gangguan saluran pencernaan, penderita seperti kehilangan nafsu makan, mual, dan
muntah
III. Penurunan berat badan, penderita mengalami penurunan berat badan 10% dibawah
normal
IV. Gangguan sistem saraf, penderita mengalami sakit kepala, susah berkonsentrasi, dan
tampak kebingungan
V. Gangguan dan infeksi jaringan kulit, penderita mengalami serangan cacar air/cacar
api dan berbagai macam penyakit kulit
CARA PENULARAN VIRUS HIV
I. Melalui transfusi darah (Jika anda menerima donor darah melalui penderita HIV)
II. Melalui ASI (Jika ibu terinfeksi HIV selama masa kehamilan, akan beresiko HIV
terhadap bayi)
III. Melalui sperma atau sel telur dengan cara berhubungan seks dengan penderita
HIV/AIDS
IV. Makan makanan yang telah dikunyah/dimakan oleh penderita HIV/AIDS
V. Bersentuhan luka/kulit rusak terhadap darah dari penderita HIV

CARA PENCEGAHAN
1. Tidak melakukan hubungan seks bersama penderita HIV/AIDS (atau menggunakan
kondom)
2. Tidak mengkonsumsi narkoba suntik karena HIV cenderung menular melalui suntik
bekas
3. Tidak menggunakan alat tindik/anting yang sama dengan orang lain
4. Melalui ASI, Ibu hamil yang telah terinfeksi HIV dianjurkan untuk mengkonsumsi ARP.
(ARP merupakan singkatan dari antiretroviral, ialah obat yang dapat meningkatkan daya
tahan tubuh terhadap penyakit. Agar penderita HIV tetap hidup,ia harus mengkonsumsi
obat ini agar dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan HIV tidak mudah menular
melalui ASI)
5. Memastikan transfusi darah tidak dengan penderita HIV
HIV TIDAK MENULAR KARENA :

KESIMPULAN
1. HIV (Human Immunodeficiency Virus) dalah virus yang hanya hidup dalam tubuh
manusia, yang dapat merusak daya kekebalan tubuh manusia dan dapat menyebbabkan
penyakit AIDS. AIDS (Acguired Immuno-Deficiency Syndromer) adalah kumpulan gejala
menurunnya sistem kekebalan tubuh akibat dari virus HIV.
2. Tanda dan gejala HIV/AIDS, yaitu seseorang yang terkena virus HIV pada wal permulaan
umumnya tidak memberikan gejala yang khas, penderit hanyan mengalami demam selama
3 sampai 6 minggu atau tergantung daya tahan tubuh seseorang.
3. Hingga saat ini HIV/AIDS tidak ada obatnya, yang ada hanyalah cara pencegahannya saja
dan pengganti obat untuk memperlambat virus tersebut.
4. HIV tidak menular di kolam renang umum, tidak menular melalui batuk/bersin, tidak
menular melalui gigitan nyamuk/serangga lainnya, tidak menular karen berjabat tangan,
dan tidak menular karena berciuman (kecuali di mulut terdapat luka).
5. HIV dapat menular melalui pemakain jarum suntik yang bergantian, melakukan seks
bebas, transfusi darah dengan orang yang terinfeksi HIV, dan melalui ASI

Perbedaan pada laporan dan power point


POWER POINT LAPORAN
Tidak menggunakan kesimpulan Menggunakan kesimpulan
Tidak ada daftar Ada dafar pustaka
Tidak ada sejarah HIV/AIDS Ada sejarah HIV/AIDS
Tidak ada gejala minor dan tanda tanda klinis Ada gajala minor dan tanda tanda klinis
DAFTAR PUSTAKA

1. gejalahivaids.com (gambar ciri orang terkena HIV/AIDS)


2. http://revansadiva.blogspot.co.id/2015/05/makalah-tentang-hivaids-biologi.html (sejrah HIV)
3. http://www.slideshare.net/mobileakademiberbagibalikpapan/presentation-aids-177318 (definisi
HIV dan AIDS)
4. Buku PR Biologi (mengenal virus HIV)
5. http://commons.m.wikimedia.org/wiki/File:HI-Virion-en-2.png (struktur virus HIV)
6. www.dpz.eu/en/home/single-view/news/resistente-immunezellen-uerleben-siv-
infektionen.html (gambar virus HIV)
7. jejakisal.wordpress.com (fase-fase HIV)
8. husnhy.blogspot.co.id (tanda klinis dan gejala minor HIV/AIDS)
9. https://m.merdeka.com/peristiwa/virus-hivaids-sasar-ibu-rumah-tangga-di-bandung.html
(cara penularan HIV)
10. http://pencegahanhivaids.com/pencegahan-hiv-aids/
11. https://wyuliandari.wordpress.com/2014/05/27/tb-dan-hiv-tantangan-kita-bersama/