Anda di halaman 1dari 14

LABORATORIUM TEKNIK KIMIA Nama : Naufaldy Wira P

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/Semester :1531010106


UPN VETERAN JAWATIMUR Romb/Grup :X/B
TemanPraktek : Churotul Uyun
Praktikum : Pemrogaman Komputer
Percobaan : Statement Pemilihan Kondisi
Tanggal : 1 Oktober 2015
Pembimbing : Ir. AtikWidiati, MT LAPORAN RESMI

Soal :

1. Jelaskan dan sebutkan statetment yang digunakan pada Pemilihan kondisi


dan berilah perbedaan dari masing-masing statement !
2. Buatlah sebuah program beserta hasil dan Flowchartnya yang
mengandung Statement pemilihan Kondisi CASE-OF dan IF-THEN-ELSE !
(setiap Praktikan harus berbeda).
3. Sebutkan 4 perbedaan dan 4 persamaan : IF THEN ; IF THEN- ELSE ;
dan CASE OF. Buatlah dalam bentuk tabel !
4. Buat program, hasil program dan flowchart untuk pemberian gaji sebuah
perusahaan dengan statement IF-THEN-ELSE.
Pada sebuah perusahaan industry kimia memiliki karyawan
karyawan dengan tingkatan tertentu, diketahui data gaji setiap posisi
karyawan sebagai berikut:
a. Direktur : Gaji =Rp. 30.000.000,00
Tunjangan = 15% Gaji
b. Manager : Gaji = Rp 15.000.000,00
Tunjangan =10%Gaji
c. Supervisor : Gaji =Rp. 10.000.000,00
Tunjangan = 5%Gaji
Setiap karyawan wajib membayar 3% dari gaji mereka untuk keperluan
asuransi, hitunglah gaji dari karyawan perusahaan tersebut.
5. Apakah motivasi dan alasan anda mengikuti Praktikum Pemrograman
Komputer? (minimal 5)

1
Jawaban :

1. Penjelasan tentang statement pemilihan kondisi :


Penjelasan tentang statement pemilihan kondisi:
Statement pemilihan kondisi merupakan blok kontrol ynag digunakan untuk
memilih statemen atau aksi-aksi yang akan dilakukan, dimana pemilihan tersebut
didasarkan atas nilai dari kondisi-kondisi tertentu. Suatu aksi akan dikerjakan atau
dieksekusi oleh program apabila kondisi yang didefinisikan untuk aksi tersebut
bernilai benar (true). Sebaliknya, bila kondisi tidak terpenuhi atau salah (false)
maka program akan melakukan aksi lain (jika ada) atau langsung keluar dari blok
pemilihan. Dalam bahasa pascal, blok pemilihan dapat didefinisikan dengan dua
cara, yaitu dengan menggunakan if dan case. (YuliaPutri, 2013)

Macam macam statement pemilihan kondisi :


1) Statemen IF-THEN.
Statemen if akan diikuti oleh ekspresi (sebagai kondisi yang akan
diperiksa) dan selalu berpasangan dengan kata kunci then. Penyeleksian
Satu Kasus, dengan menggunakan struktur IF-THEN. Pada penyeleksian
satu kasus, kondisi akan diseleksi oleh statemen if. Bila kondisi bernilai
benar (true), maka aksi sesudah kata then (dapat berupa satu atau lebih aksi)
akan diproses. Bila kondisi bernilai salah (false), maka tidak ada aksi yang
akan dikerjakan. Statemen endif adalah untuk mempertegas bagian awal dan
bagian akhir struktur IF-THEN. (YuliaPutri, 2013).

2) Statement IF-THEN-ELSE

Statemen IF-THENELSE digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi.


Statemen 1 akan diproses jika kondisi yang diseleksi benar, sedangkan
statemen 2 akan diproses jika kondisi yang diseleksi tidak terpenuhi.
Contoh program:
uses wincrt;
var
nilai:real;
begin
write(Masukkan nilai:);
readln(nilai);

2
If nilai>60 then
writeln(Bagus)
Else
writeln(Buruk);
End. (Anonim,2009)

1. Statemen Case Of.


Dalam statemen case, nilai-nilai konstan yang didefenisikan sebagai
nilai pilihan harus bersifat unik dan berasal dari tipe ordinal (misalnya char,
integer, byte, boolean). Statement CASE Struktur CASE-OF mempunyai
suatu ungkapan logika yang disebut dengan selector dan sejumlah statemen
yang diawali dengan suatu label permasalahan (case label) yang mempunyai
tipe sama dengan selector. Statement yang mempunyai case label yang
bernilai sama dengan case label yang bernilai sama dengan nilai selector
akan diproses sedang statemen yang lainya tidak. (YuliaPutri, 2013).

Perbedaan statement pemilihan kondisi satu sama lain:

IF THEN IF THEN- ELSE CASE OF


Digunakan untuk Digunakan untuk
Digunakan untuk satu beberapa kondisi (lebih memilih banyak pilihan
kondisi saja. dari satu kondisi)

2. Program statement IF THEN ELSE dan Statement CASE OF:


a) Program statement IF THEN ELSE:
Program statemen IF THEN ELSE :
Program nilai_kelulusan;
Uses wincrt;
Var nilai:real;
keterangan:string;

3
Begin
Readln(nilai);
If nilai >=60 then
keterangan:='lulus'
Else
If nilai <=60 then
keterangan:='tidak lulus';
Writeln(keterangan);
End.

Hasil Run Program IF THEN ELSE:

4
Flowchart Program IF THEN ELSE:

5
b) Program statement CASE OF:
Program statemen CASE OF seperti di bawah ini:

Hasil Running program Statement CASE OF:

Flowchart program statement CASE OF:

6
3. Perbedaan dan Persamaan IF THEN ; IF THEN- ELSE ; dan CASE OF
a. Perbedaan IF THEN ; IF THEN- ELSE ; dan CASE OF

N
IF THEN IF THEN ELSE CASE OF
oo
Bentuk Statement: Bentuk Statement: Bentuk Statement:
1
IF THEN IF THEN ELSE CASE OF

Penggunaannya: Penggunaannya: Penggunaannya:


2 Digunakkan untuk Digunakkan untuk Digunakkan untuk
satu kondisi saja lebih dari satu kondisi menentukkan beberapa pilihan
(kondisi)
Bentuk Perintah: Bentuk Perintah:
IF (kondisi) CASE (KONDISI) OF;
Bentuk perintah
THEN (blok A: ( blok pernyataan_1)
IF (kondisi)
3 pernyataan_1) B: ( blok pernyataan_2)
THEN (blok
ELSE (blok C: ( blok pernyataan_3)
pernyataan_1)
pernyataan_2) Dst.

Jika pernyataan
Jika pernyataan TRUE (terpenuhi)
TRUE (terpenuhi) maka akan
maka akan dijalankan, jika Jika terdapat lebih dari dua
dijalankan, jika FALSE (tidak kondisi yang setiapnya
4 FALSE (tidak terpenuhi) maka memerlukan penanganan yang
terpenuhi) maka akan dilanjutkan ke berbeda.
abaikan. statement berikutnya
hingga terppenuhi.

7
b. Persamaan IF THEN ; IF THEN- ELSE ; dan CASE OF

No IF THEN IF THEN ELSE CASE OF


Termasuk Statement Termasuk Statement Termasuk Statement
1
Pemilihan kondisi Pemilihan kondisi Pemilihan kondisi
Diprogram untuk Diprogram untuk Diprogram untuk
2 menentukkan kondisi menentukkan kondisi menentukkan kondisi
Tertentu Tertentu Tertentu
Penerapan program Penerapan program Penerapan program
3 dalam berbagai macam dalam berbagai macam dalam berbagai
persoalan persoalan macam persoalan
Program yang dinilai Program yang dinilai Program yang dinilai
4
masih terlalu rumit masih terlalu rumit masih terlalu rumit

4. Pembuatan Program pemberian gaji:


Program pemberian gaji

program pembayaran_gaji;

uses wincrt;

var jabatan,direktur,manager,supervisor:string;

T1,A1,GT1,T2,A2,GT2,T3,A3,GT3:real;

const GPD=30000000;

GPM=15000000;

GPS=10000000;

T=0.15;

A=0.03;

begin

writeln('================');

writeln('PT. Kimia Pharma');

writeln('================');

write('Masukkan Jabatan=');read(jabatan);

8
T1:=0.15*GPD;

A1:=0.03*(GPD+T1);

GT1:=T1+GPD-A1;

T2:=0.15*GPM;

A2:=0.03*(GPM+T2);

GT2:=T2+GPM-A2;

T3:=0.15*GPS;

A3:=0.03*(GPS+T3);

GT3:=T3+GPS-A3;

begin

if jabatan=direktur then

writeln('Gaji Pokok=',GPD,'Rupiah');

writeln('Tunjangan=',T1:20:1,'Rupiah');

writeln('Asuransi=',A1:21:1,'Rupiah');

Writeln('Gaji Total Anda=',GT1:15:1,'Rupiah');

else

if jabatan=manager then

writeln('Gaji Pokok=',GPM,'Rupiah');

writeln('Tunjangan=',T2:20:1,'Rupiah');

writeln('Asuransi=',A2:21:1,'Rupiah');

Writeln('Gaji Total Anda=',GT2:15:1,'Rupiah');

end;

begin

If jabatan=supervisor then

9
writeln('Gaji Pokok=',GPS,'Rupiah');

writeln('Tunjangan=',T3:20:1,'Rupiah');

writeln('Asuransi=',A3:21:1,'Rupiah');

Writeln('Gaji Total Anda=',GT3:15:1,'Rupiah');

else

write('Anda tidak terdaftar sebagai karyawan kami');

end;

end.

Hasil Program pemberian gaji

a. Direktur

10
b. Manajer

c. Supervisor

11
Flowchart Program Pemberian Gaji

12
5. Motivasi dan alasan mengikuti praktikum pemrograman komputer:
1. Alasannya karena praktikum pemrograman komputer ini masuk kedalam
mata kuliah jurusan teknik kimia, maka wajib untuk saya ikuti.
2. Alasannya agar kita mampu menerapkan pemrograman komputer dalam
kehidupan sehari-hari.
3. Alasannya karena untuk mata kuliah selanjutnya juga ada materi tentang
pemrograman komputer tingkat lanjut.
4. Motivasi untuk mendapat nilai terbaik untuk mata kuliah pemrograman
komputer.
5. Motivasi dapat menerapkannya saat memasuki dunia kerja.

13
DAFTAR PUSTAKA

Yulia Putri, 2013. StrukturPemilihanpada Pascal. (http://yuliaputri94 .blogspot.co.id


/2013 /11/struktur-pemilihan-pada-pascal.html). Diaksestanggal 10 Oktober
2015 pukul 21.58.

Anonim.2009.struktur-if-then.(http://www.nusinau.com) diakses pada 15 Oktober


2015 Pukul 20.11

14