Anda di halaman 1dari 1

Manifestasi klinis dari CVT tergantung pada lokasi dan luasnya oklusi vena dimana bervariasi pada

setiap pasien. Gejala yang paling sering adalah sakit kepala berat, yang biasanya digambarkan sebagai
sakit kepala terparah yang pernah dialami oleh pasien tersebut. Onsetnya dapat terjadi secara tiba-tiba,
perlahan-lahan dalam beberapa jam, atau dalam beberapa hari. Mual dan muntah juga dapat terjadi,
begitupun adanya pandangan yang menjadi kabur. Gejala lain dapat berupa:

Kejang

Gangguan bicara

Mati rasa pada salah satu sisi tubuh

Mati rasa atau kelemahan pada salah satu atau kedua tungkai

Confuse

Penurunan kesadaran

Gejala CVT dapat sangat mirip dengan gejala stroke. Oklusi yang luas dapat mengakibatkan koma
hingga kematian.

Diagnosis CVT sulit dilakukan karena membutuhkan metode pencitraan yang tepat. CT scan atau
MRI yang biasanya dipakai untuk mendiagnosis perdarahan otak dan stroke dapat menunjukan hasil
normal pada kasus CVT. Metode yang tepat untuk mendiagnosis CVT adalah MRI Venogram (MRV)
atau CT Venogram (CTV)

Oleh karena itu, pasien dengan sakit kepala berat atau stroke-like symptoms perlu dipertimbangkan
untuk dilakukan metode pemeriksaan tersebut jika pasien memiliki salah satu dari keluhan dibawah
ini:

1. Sakit kepala terparah yang pernah dialami


2. Memiliki faktor resiko terbentuknya bekuan darah, seperti menggunakan kontrasepsi
estrogen atau progestin, sedang hamil atau baru melahirkan kurang dari 3 bulan.
3. Memiliki keluarga dengan riwayat adanya bekuan darah
4. Adanya gangguan bekuan darah yang telah diketahui