Anda di halaman 1dari 5

Laporan Bidang Pendidikan

A. Sasaran
Sasaran dari bidang pendidikan adalah anak-anak usia sekolah dan guru-guru
PAUD di Dusun Babakan Tipar dan Dusun Samanggen.
B. Tujuan
Meningkatkan kualitas pendidikan di Dusun Babakan Tipar.
Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.
C. Manfaat
Meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa.
Meningkatkan proses belajar mengajar yang aktif dan menarik pada anak PAUD
melalui Alat Permainan Edukatif.
D. Target
Masyarakat lebih sadar akan pentingnya pendidikan.
Anak lebih rajin belajar baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Guru lebih kreatif dalam mengajar dengan media pembelajaran yang menarik bagi
anak.
E. Realisasi Program Kerja
1. Bimbingan Belajar
Bimbingan belajar merupakan tempat bagi anak-anak SD Dusun Babakan Tipar
dan Dusun Samanggen Desa Wanajaya untuk belajar bersama. Bimbingan belajar
dilaksanakan 2 kali/minggu yang terbagi atas dua jadwal yaitu hari Senin dan Minggu
jam 15.00 dilaksanakan di Dusun Samanggen yang bertempat di posko KKN serta hari
Jumat jam 13.00 dan Minggu jam 09.00 dilaksanakan di Dusun Babakan Tipar yang
bertempat di Madrasah Darul Quran. Kegiatan bimbingan belajar ini memberikan
bantuan kepada anak-anak untuk mengerjakan PR dari guru di sekolah dan membantu
anak yang mengalami kesulitan dalam belajar, kemudian tim KKN memberikan tugas
kembali untuk dikerjakan.
Keadaan pendidikan di Dusun Babakan masih minim. Terbukti dengan masih
banyaknya masyarakat yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah
menengah dan banyaknya anak-anak usia sekolah yang belum lancar membaca dan
menghitung. Dalam hal berhitung banyak anak yang kesulitan dalam perkalian, bahkan
anak kelas 6 SD pun masih ada yang tidak memahami perkalian dasar.

Hasil yang diperoleh dari program bimbingan belajar ini yaitu:


1. Dapat meningkatkan prestasi belajar anak di sekolah.
2. Anak dapat menyelesaikan tugas secara mandiri.
3. Memotivasi anak-anak dalam belajar.

Faktor Pendukung :
1. Banyaknya jumlah anak yang mengikuti kegiatan bimbingan belajar.
2. Tersedianya tempat bimbingan belajar yang cukup memadai.
3. Adanya dukungan yang baik dari orangtua dan masyarakat setempat terhadap
kegiatan bimbingan belajar.

Faktor Penghambat :
1. Tutor tidak memiliki buku pendukung untuk materi dan kurangnya pemahaman
tutor terhadap materi pembelajaran yang akan diberikan.
2. Kurangnya persiapan materi sebelum bimbingan belajar.
3. Kurangnya pemahaman anak terhadap materi pembelajaran di sekolah sehingga
menghambat pemberian materi yang disesuaikan dengan materi yang diberikan di
sekolah.

2. Workshop Alat Permainan Edukatif


Workshop Alat Permainan Edukatif merupakan workshop yang diberikan kepada
guru-guru PAUD di Dusun Babakan Tipar. Workshop dilaksanakan pada hari Minggu
tanggal 13 Agustus 2017 jam 09.00-selesai yang bertempat di TK Ar-Ridho Fillaah.
Workshop tersebut memanfaatkan barang-barang bekas yang terdapat di lingkungan
sekitar seperti kardus bekas dan kalender bekas. Workshop Alat Permainan Edukatif
ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru PAUD dalam membuat alat
permainan untuk anak yang memiliki nilai edukatif, mengembangkan seluruh
kemampuan anak dan menggunakan bahan-bahan dengan harga terjangkau.
Hasil yang diperoleh dari program workshop alat permainan edukatif ini yaitu:
1. Memotivasi guru PAUD dalam membuat alat permainan edukatif bagi anak.
2. Meningkatkan kreativitas guru PAUD dalam memanfaat barang bekas.
3. Meningkatkan mutu pembelajaran di PAUD dengan tersedianya alat permainan
yang mendukung seluruh kemampuan anak.

Faktor Pendukung :
1. Masih kurangnya variasi alat permainan yang terdapat di PAUD.
2. Alat dan bahan yang digunakan mudah di dapatkan dan terjangkau.

Faktor Penghambat :

1. Kurang maksimalnya persiapan materi yang akan disampaikan sebelum


pelaksanaan sehingga pada saat pelaksanaan materi yang diberikan tidak maksimal.
2. Kurangnya koordinasi dengan guru-guru sekolah yang diundang sehingga tidak
semua guru hadir dalam workshop tersebut.

F. Kesimpulan
Bidang pendidikan melaksanakan dua program kerja yaitu bimbingan belajar dan
workshop alat permainan edukatif di Dusun Babakan Tipar dan Dusun Samanggen.
Box Multifungsi

Bahan-bahan:
Kardus bekas yang tebal
Kalender bekas/kertas kado

Alat:
Lem UHU kuning
Double Tip
Lem Fox
Cutter
Gunting
Crayon
Penggaris
Pulpen
Spidol

Cara Membuat Box:

1. Buat kubus dari kardus bekas, kemudian lapisi semua bagian dengan kalender bekas yang
bagian putih disebelah luar.

Membuat sisi atas:

1. Buat pola labirin/maze dengan menggunakan pulpen pada sisi atas kubus.
2. Potong kardus bekas selebar 1 cm, ukur panjangnya sesuai dengan panjang garis pada
pola labirin yang sudah kita buat, kemudian tempelkan diatas pola yang kita buat dari
pulpen tadi. Buat list/pembatas luar dari kardus bekas dengan lebar 2 cm.

Membuat sisi depan:

1. Buat pembatas luar untuk membingkai tangram tsb dari kardus bekas dengan lebar 2 cm.
2. Gambar pola tangram persegi pada kardus bekas, dalam tangram tersebut ada bentuk
geometri bidang: segitiga, persegi, dan jajargenjang. Ukuran tangram perseginya harus
lebih kecil dari ukuran kubus. Potong-potong sesuai bentuk geometri, warnai masing-
masing bentuk dengan warna yang berbeda menggunakan crayon.

Membuat sisi samping kanan:

Buat pola geometri segitiga, persegi, lingkaran, persegi panjang dan layang-layang dari
kardus bekas, potong-potong, warnai dengan crayon. Tempelkan pada kubus.

Membuat sisi samping kiri :


Buat bentuk bermacam-macam lipatan dari kertas lipat seperti lipat 2, lipat 4, persegi,
persegi panjang, baling-baling dan amplop.