Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PRAKTIKUM TOKSIKOLOGI

Hari/Tanggal : Jumat,

Tempat : Laboraturium Kimia

Materi : Pemeriksaan Asetosal dalam sampel urin

Metode :

Tujuan : Untuk mengetahui adanya obat asetosal dalam urin

Prinsip :

Bahan Pemeriksaan : Urin

Alat dan Bahan :

Alat :
1. Tabung Berskala
2. Tabung Reaksi
3. Cawan Porselen
4. Pipet tetes
5. Pipet ukur 5 ml
6. Spatel
7. Rotator
8. Waterbath

Bahan :
1. Aquades
2. Eter
3. Larutan CuSO4
4. Aseton
5. Serbuk NaNO2

Prosedur
I. Pembuatan Kontrol Positif
1. Siapkan alat dan bahan
2. Pada tabung reaksi masukan 5 tetes kontrol positif (+) menggunakan pipet tetes
3. Tambahkan 5 tetes larutan CuSO4
4. Tambahkan 5 tetes larutan aseton
5. Tambakan sepucuk serbuk NaNO2 (menggunakan spatel)
6. Panaskan di waterbath selama 5 menit
7. Lihat perubahan warnanya, kontrol positif asetosal akan menunjukkan warna
merah

II. Pembuatan Kontrol Negatif


1. Siapkan alat dan bahan
2. Pada tabung reaksi masukan 5 tetes aquades (-) menggunakan pipet tetes
3. Tambahkan 5 tetes larutan CuSO4
4. Tambahkan 5 tetes larutan aseton
5. Tambakan sepucuk serbuk NaNO2 (menggunakan spatel)
6. Panaskan di waterbath selama 5 menit
7. Lihat perubahan warnanya, kontrol negatif asetosal akan menunjukkan warna
hijau toska

III. Pengujian Sampel Urin


1. Siapkan alat dan bahan
2. Masukan sampel urin sebanyak 2 ml menggunakan pipet tetes ke dalam tabung
berskala
3. Tambahkan 5 ml eter dengan menggunakan pipet ukur
4. Rotator campuran tersebut selama 15 menit
5. Pisahkan residunya dengan pemipetan dan dipindahkan ke dalam cawan
porselen, lalu diuapkan dalam waterbath
6. Ulangi langkah 3 5
7. Pada cawan porselen, apabila residu sudah kering ditambahkan larutan CuSO4
sebanyak 5 tetes
8. Tambahkan aquades sebanyak 2 ml, lalu pindahkan ke dalam tabung reaksi
9. Tambahkan aseton sebanyak 5 tetes
10. Tambahkan sepucuk serbuk NaNO2 dengan menggunakan spatel, lalu
homogenkan
11. Panaskan pada waterbath selama 5 menit
12. Lihatlah perubahan warnanya

Hasil

Kesimpulan