Anda di halaman 1dari 2

PENANGANAN KEJADIAN LUAR BIASA (KLB)

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/011/PPI/RSUSHS/2016 0 1 dari 2
Ditetapkan,
STANDAR Tanggal terbit
PROSEDUR Direktur
OPERASIONAL 17 January 2016
(SPO)
dr.Teuku Rahmat Irdiansyah
PENGERTIAN Suatu proses yang dilakukan untuk menangani suatu kejadian
kesakitan/kematian di rumah sakit yang jumlah kasusnya meningkat 3
(tiga) kali lipat melebihi keadaan biasa dan pada waktu tertentu.
TUJUAN 1. Agar kejadian KLB dapat dikendalikan.
2. Agar diketahui faktor penyebab KLB dan dianalis sehingga dapat
ditindaklanjuti.
3. Agar kejadian KLB tidak terulang lagi.
KEBIJAKAN 1. KLB infeksi RS ditetapkan oleh Direktur berdasarkan
pertimbangan Komite PPIRS.
2. Selama terjadi KLB, petugas ruangan/bagian terkait, Kepala
Ruangan, dan IPCLN, harus berkoordinasi secara intensif dengan
Tim dan Komite PPI Rumah Sakit untuk menangani KLB
tersebut.
1. Analilis data surveilans infeksi rumah sakit yang mengalami
peningkatan tiga bulan berturut-turut.
2. Komite PPIRS bersama IPCO/IPCN melakukan investigasi
bersama di tempat terjadinya KLB, meliputi:
- Mencatat setiap kejadian infeksi di ruangan sesuai prosedur
Surveilans Infeksi Rumah Sakit.
- Berkoordinasi dengan IPCLN dan Kepala ruangan serta dokter
yang bertanggung jawab menangani pasien, untuk melakukan
verifikasi diagnosis infeksi rumah sakit, penegakan diagnosis
IRS dan mengkonfirmasi sebagai kasus KLB.
- Investigasi terhadap kemungkinan sumber penularan, cara
penularan dan kemungkinan penyebarannya, serta aspek lain
yang diperlukan untuk penanggulangan atau memutuskan rantai
penularan.
- Berkoordinasi dengan Bagian Laboratorium untuk melakukan:
o Swab ruang/alat yang diduga terkontaminasi bakteri
o Pengambilan bahan dari berbagai lokasi tersangka sumber
infeksi untuk dibiakkan dan antibiogram
LUMBAL PUNKSI

No. Dokumen No. Revisi Halaman

SPO/009/PPI/RSUSHS/2016 0 2 dari 2
PROSEDUR o Pemasangan label di tempat penampungan bahan pemeriksaan
laboratorium pasien penyakit menular. Label bertuliskan Awas
Bahan Menular
- Berkoordinasi dengan seluruh personil di bagian terkait untuk
memberikan klarifikasi-klarifikasi perihal yang terkait dengan
KLB, misalnya pelaksanaan prosedur tetap secara benar.

UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Jalan


2. Instalasi Rawat Inap