Anda di halaman 1dari 14

Sympathetic Transmitter Substances

Nah sekarang kalo yg ini kita bahas neurotransmitternya.

Neurotransmitter?
Senyawa yg dihasilkan oleh ujung syaraf untuk memberikan sinal menuju sel lainnya

Neurotransmitter syaraf simpatik

Norepinephrine atau Noradrenaline merupakan neurotransmitter sistem syaraf simpatik.

taken from Color Atlas of Pharmacology

Biosintesis norepinefrin

1. Tyrosine

Asam amino Tyrsine memasuk sel syaraf secara transport aktif. Tyrosine mengalami hidroksilasi
dengan bantuan Tyrosine hydroxylase menjadi L-DOPA di sitosol sel syaraf

2. DOPA

DOPA mengalami dekarboksilasi menjadi DOPAMINE dengan bantuan L-amino acid


decarboxylase
3. DOPAMINE

Dopamine dioksidasi oleh dopamine--hydroxylase (hanya terdapat di vesikel) menjadi


Norepinephrine dengan kofaktor askorbat

4. Norepinephrine

Reseptor Norepinephrine

Reseptor norepinephrine adalah reseptor adrenergik / adrenoreseptor.

Reseptor adrenergik dibagi menjadi:

1. Reseptor alfa adrenergik, dibagi menjadi 2 :

1) alfa-1 adrenergik

menyebabkan vasokonstriksi pada pembuluh darah, saluran gastrointestinal, vasodilatasi otot


bronkus (efeknya lebih kecil dibanding beta-2)

2) alfa-2 adrenergik

inhibisi pelepasan insulin, induksi pelepasan glukagon, kontraksi spincher pada gastro intestinal

2. Reseptor beta adrenergik, dibagi menjadi 3:

1.) beta 1 : terdapat di jantung

menaikkan heart rate (jumlah denyut jantung per unit waktu), menaikkan kontraksi jantung

2.) beta 2: terdapat di pembuluh darah, otot polos skeletal, otot polos bronkus

relaksasi otot polos di gastro intestinal dan bronkus, dilatasi arteri, glukoneogenesis

3.) beta 3: terdapat di jaringan adiposa

menyebabkan lipolisis untuk diet tp sayang efek sampingnya :O

supaya sedikit sistematis ini ada gambarnya:


Obat2 yg bekerja pada sistem syaraf simpatik

1. Agonis adrenergik (Adrenomimetik / simpatomimetik)

Namanya juga agonis, berarti efeknya memperkuat aktifvitas syaraf adrengergik. efeknya ada
dua macem:

1. Agonis adrenergik langsung

Obat yg termasuk tipe ini langsung berikatan pada reseptor adrenergik. sehingga mengaktivasi
reseptor tersebut

obat2 yg bertindak sebagai agonis adrenergik langsung memiliki afinitas terhadap reseptor2
tertentu. misalnya:

1. Norepinefrin : memiliki afinitas terhadap reseptor , 1

2. Epinefrin : memiliki afinitas terhadap reseptor , 1, 2

3. Isoproterenol: memiliki afinitas terhadap reseptor 1, 2

loh kok bisa beda? ada akibat struktur kimianya. tp karena saya sendiri belum paham jd maaf ^^b
Efek thd tubuh?

Biar gampang ini ada efek yg terjadi akibat rangsangan terhadap reseptor tsb:

1. Stimulasi jantung

reseptor apa yg ada di jantung? 1 kan? jadinya untuk menstimulasi jantung harus pake obat yg
bekerja pada reseptor 1. Dari ketiga contoh di atas kan smuanya bisa.

2. Efek thd otot polos

Kalo disini tdp 2 reseptor: dan

stimulasi thd reseptor akan menyebabkan vasokonstriksi, sedangkan

stimulasi thdp reseptor akan menyebabkan vasodilatasi

kenapa? karena keduanya melalui transduksi signal yg berbeda (nah biomol keluar ==)

3.Bronkodilatasi

Reseptor apa yg ada di bronkus? 2. karenanya pake yg memacu reseptor ini

4. Efek metabolisme

seperti yg udah ditulis di atas juga bahwa pemacuan reseptor akan menginduksi proses
glukoneogenesi (glikogen jadi glukosa)

Obat lain

1. Fenileprin, metaraminol, dan methoxamine

ketiga obat di atas efeknya terhadap reseptor jadi g ngefek ke jantung secara langsung

mereka menyebabkan vasokonstriksi dan peningkatan tekanan darah baik sistolik maupun
diastolik. tp di jantungnya ada reflexi bradikardia jadi tekanan darah di jantung g terlalu berubah.

Karena efeknya sebagai vasokonstriktor maka ketiga obat tersebut digunakan untuk
mengembalikan tekanan darah selama anestesi spinal maupun keadaan hipotensif lainnya.

fenileprin juga secara luas dipakai sebagai nasal dekongestan namun jangan diberikan kepada
penderita glaukoma karena dikhawatirkan terjadi peningkatan tekanan intraokular

2. Dobutamin
efek terhadap reseptor 1. efeknya lebih besar dari dopamin (inget lebih besar efek lebih besar jg
efek sampingnya ^^b). fungsinya untuk meningkatkan denyut jantung

3. Terbutaline and Albuterol

Untuk obat penyakit asma karena merupakan agonis selektif untuk reseptor 2.

2. Agonis Adrenergik tidak langsung

Kalo agonis yg ini dia bereaksi secara tidak langsung. cara kerjanya:

1. menghambat re-uptake : kan kalo NEnya kebanyakan atau g kepake dia akan mengalami
reuptake masuk kembali ke sel syaraf semula dan disimpan dalam granul

2. menghambat MAO (mono amin oksidase): karena MAO-lah yg menginaktivasi neuro


transmitter.

3. Menyebabkan pelepasan NE

Obatnya

1. Efedrin

Dapat menembus sawar darah otak dan mempengaruhi sistem saraf pusat. Obat ini dipake per
oral dan durasinya lebih lama dari norepinefrin. Cara kerjanya adalah melepaskan norepinefrin.
namun ada juga efek lainnya yaitu sebagai bronkodilator.

2. Amphetamine dan turunannya

kalo yg ini pasti udah pada denger. yep obat yg sering dipake buat doping. efeknya sama kaya
efedrin yaitu bisa menembus sawar darah otak namun efeknya jauh lebih kuat! para atlit yg
minum ini akan merasa beternaga dan g merasa capek. Sekarang sudah tidak direkomendasikan
sebagai obat lagi karena disalahgunakan.

2. Antagonis adrenergik (Adrenolitik / simpatolitik)

obat yang mengeblok sistem saraf simpatik dengan mekanisme:

1. menurunkan rangsang simpatetik dari otak


2. mengeblok reseptor adrenergik
3. menurunkan pengeluaran NE

Dibagi menjadi :

1. Blocker
obat atau senyawa yang mengeblok reseptor alfa adrenergik, dibagi menjadi:

1.) Pengeblok

mengeblok reseptor secara tidak spesifik ( 1 dan 2 sama2 diblok). karenanya jarang
digunakan.

contoh obat: fentolamin, tolazolin

fungsinya? ya untuk vasodilator

2.) Pengeblok -1

kalo yg ini udah spesifik hanya untuk -1.

contoh obat: prazosin, trimazolin, terazolin

fungsinya? sebagai obat antihipertensi. kan seperti yg dijelaskan di awal kalo -1 itu bikin
vasokonstriksi.

3.) Pengeblok -2

sama kalo yg ini spesifiknya tp hanya untuk -2

contoh obat: yohimbin

efek samping: aprodisiaka (meningkatkan libido, bisa untuk obat disfungsi jg )

2. Blocker

obat atau senyawa yg mengeblok resptor beta adrenergik, dibagi menjadi:

1.) Pengeblok

mengeblok reseptor secara tidak spesifik. karenanya jarang digunakan.

contoh obat: propanolol, karteolol, pindolol, timolol

fungsinya? menurunkan denyut jantung, kardiak output, tekanan darah

2.) Pengeblok -1

kalo yg ini udah spesifik hanya untuk -1.

contoh obat: asebutolol, atenolol, betaxolol


fungsinya? menurunkan frekuensi denyut jantung dan untuk pengobatan hipertensi

3.) Pengeblok -2

sama kalo yg ini spesifiknya tp hanya untuk -2

contoh: butaxamine (g dipake, cm buat peneliatin)

jarang digunakan. kenapa? karena bikin bronkokonstriksi. (siapa yg mau sesek?)

3. Central Blocker

Mekanismenya dengan menurunkan aktivitas sel syaraf simpatik. dengan menghambat rangsan
simpatetik dari otak dmaupun menghambat pengeluaran NE dari ujung syaraf simpatik
PROYEKSI KEINGINAN

Proyeksi keinginan untuk mengikuti Pendidikan S2 di Program Pascasarjana UGM adalah


sebagai berikut:
1. Alasan mengikuti Pendidikan S2 di Program Pascasarjana UGM dengan pilihan program studi
tersebut :
a. Ingin Melanjutkan studi sesuai dengan latar belakang pendidikan S2 Ilmu
Kesehatan Masyarakat
b. Memiliki minat yang tinggi terhadap ilmu kesehatan masyarakat khususnya
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
c. Melihat kondisi daerah saya di Kabupaten Buton Selatan yang belum memiliki
tenaga profesional di bidang K3
d. Memiliki keinginan yang besar untuk berkontribusi dan mengembangkan terhadap
daerah saya yang masih sangat membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas
terutama yang bergelar magister

2. Harapan yang diinginkan dengan mengikuti pendidikan S2 di Program Pascasarjana UGM:


a. Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam bidang ilmu K3 dan turut serta
dalam pembangunan daerah saya
b. Menjadi lebih peka terhadap masalah masalah kesehatan di daerah saya
c. Berperan aktif dalam pembangunan daerah saya yang masih sangat membutuhkan
Sumber daya manusia
d. Menjadi ahli dalam bidang ilmu K3
e. menjadi harapan bagi keluarga masyarakat, bangsa dan negara dalam merintis
pembangunan dan kesejahteraan masyarakat

3. Rencana topik Penelitian:


Produktivitas Kerja Tenaga Kesehatan Daerah Kepulauan Dan Daratan Di Kabupaten Buton
Selatan

4. Rencana yang akan dilakukan setelah menyelesaikan Pendidikan S2 di Program Pascasarjana


Ugm:
a. Mengabdi, mengembangkan, dan mengaplikasikan ilmu yang di peroleh untuk
pegembangan daerah saya
b. Bekerja di instansi pemerintaan baik PNS atau BUMN
c. Mengabdikan diri sebagai tenaga dosen di Universitas yang ada di Sulawesi
Tenggara khususnya untuk mencerdaskan anak bangsa
Proyeksi Keinginan
1. Alasan mengikuti Pendidikan S2 di Program Pascasarjana UGM dengan pilihan program
studi tersebut:

Saya memiliki banyak impian yang ingin saya capai, salah satunya adalah menjadi Dosen Muda,
Lulus Sarjana saja belum cukup untuk saya menjadi seorang dosen maka dari itu saya harus
Melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sesuai dengan latar belakang pendidikan
saya sebelumnya.
Di Universitas Gadjah Mada saya akan mengambil Program studi Sains Manajemen, Saya pikir
pendidikan yang saya miliki saat ini belum cukup untuk bisa membawa saya ke tempat yang ingin
saya tuju yaitu sebagai dosen di Perguruan tinggi. Untuk bisa mencapainya saya harus menambah
pendidikan saya dengan ilmu yang memadai

2. Harapan yang diinginkan dari mengikuti Pendidikan S2 di Program Pascasarjana UGM :

Menjadi Master dalam bidang Ekonomi khususnya Manajemen Keuangan


Dapat Berperan aktif dalam pembangunan daerah saya yang masih sangat membutuhkan Sumber
Daya Manusia berkualitas terutama yang bergelar Master
Memiliki banyak relasi, kesempatan yang luas, dan juga bisa memberikan inspirasi kepada adik-
adik, serta dapat menaikan derajat keluarga.

3. Rencana topik penelitian:

Pengaruh Faktor Ekonomi Makro Terhadap Kinerja keuangan Bank Umum Yang Terdaftar di Bursa
Efek Indonesia.

4. Rencana yang akan dilakukan setelah menyelesaikan Pendidikan S2 di Program


Pascasarjana UGM

Menjadi tenaga Dosen Manajemen Keuangan di Universitas yang ada di Lampung


Membuka Lapangan Pekerjaan dengan mengembangkan bisnis yang telah saya bangun
sebelumnya.

Menjadi problem solver bagi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara terutama dalam hal
masalah-masalah manajemen, Kebijakan dan organisasi.
Proyeksi keinginan setelah mengikuti Pendidikan S2 di Program Pascasarjana UGM adalah
sebagai berikut :
1. Alasan mengikuti Pendidikan S2 di Program Studi MKPUGM
Awalnya, saya mendapatkan Beasiswa Afirmasi dari Lembaga Pengelolaan
Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan Republik Indonesia untuk
melanjutkan studi S2 saya dengan pilihan banyak program Studi dari Berbagai
Universitas di dalam maupun luar Negeri. Dari banyak pilihan Program Studi dari
berbagai Universitas yang ditawarkan itu, saya memilih Manajemen dan Kebiajakan
Publik sebagai pilihan terbaik saya, sebab saya tahu bahwa Manajemen dan Kebiajakan
Publik adalah program studi yang mampu mencetak Magister yang ahli dalam bidangnya
dan siap kerja.
Alasan lainnya adalah sebagai berikut:
Mengapa harus memilih Program Studi Manajemen dan Kebiajakan Publik?
Dengan bertumpu pada pentingnya ilmu Manajemen dan Kebiajakan Publik
dalam hubungannya dengan pelayanan dan penataan sektor publik. Banyak para ahli
memandang bahwa tidak ada sesuatu hal untuk abad modern sekarang ini yang lebih
penting dari administrasi dan manajeman. Kelangsungan hidup pemerintahan yang
beradab itu sendiri akan sangat tergantung atas kemampuan kita untuk membina dan
mengembangkan suatu manajemen yang mampu memecahkan masalah-masalah
masyarakat modern.
Kajian ilmu Manajemen dan Kebiajakan Publik ini meliputi organisasi baik
pemerintah maupun non pemerintah sebagai elemen dari negara. Manajemen sektor
publik, kepentingan publik, kebijakan publik, Kepegawaian, tata hubungan/komunikasi,
dan perwakilan/public relation. Berangkat dari uraian di atas, maka nampak bahwa ilmu
Manajemen dan Kebiajakan Publik mencakup seluruh kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara. Tanpa ilmu manajemen, sukar rasanya pelayanan publik itu
mencapai kesempurnaan dan kepuasan dalam melayani kepentingan publik atau
masyarakat yang semakin kompleks dewasa ini.
Mengapa kita perlu kuliah S2 atau S3?
1) Tuntutan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam kaitannya dengan
perkembangan dan kemajuan suatu bangsa dan negara
Pada zaman global ini, perkembangan dan pergerakkan manusia tidak lagi dapat
dibatasi oleh ruang dan waktu. Seiring dengan itu, ilmu pengetahuan dan teknologi
pun semakin pesat dan canggih. Oleh sebab itu, maka manusia harus mempunyai
sumber daya yang handal untuk menghadapi setiap detik perubahan yang akan
terjadi di depan mata. Selain itu, Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor utama
dalam kemajuan dan perkembangan suatu bangsa dan negara. Contoh realnya
adalah negeri Sakura, Jepang. Dari segi Sumber Daya Alam (SDA), Jepang sangat
terbatas, namun karena memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bemutu
tinggi, Jepang menguasai Iptek dengan baik, bahkan menguasai dunia dengan
Ipteknya. Dengan demikian maka, jelas Sumber Daya Manusia yang bermutu tinggi
menjadi faktor penentu kemajuan suatu bangsa dan negara.
2) Tuntutan pasar tenaga Kerja yang membutuhkan SDM yang bermutu tinggi
Sumber Daya Manusia (SDM) sangat erat kaitannya dengan pasar tenaga kerja di
era sekarang ini. Kedua hal tersebut bagai dua mata uang tidak dapat dipisahkan.
Dunia pasar tenaga kerja, telah mematok standarisasi baru dalam menerima tenaga
kerja. Dunia usaha dan pemerintah membutuhkan spesialisasi yang mampu bekerja
dengan efektif, efisien dan inovatif. Sarjana (S1) adalah kemampuan yang masih
sangat umum dan belum spesifik, hanya S2 atau S3 yang dianggap sebagai spesialis
dalam menjalankan pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan kebutuhan
manusia moderen. Saat ini perusahaan-perusahaan bersaing ketat untuk mencetak
hal-hal baru dalam perkemabangannya sehingga membutuhkan inovasi setiap
harinya. Dan pada umunya, S2 atau S3 saja yang dianggap mampu melakukan itu.
Itulah sebabnya tidak jarang kita temukan banyak S1 yang masih menganggur
padahal dalam teorinya mereka sudah terlatih. Karena itu, S2 atau S3-lah yang
sangat dibutuhkan sekarang ini. Karena S2 atau S3, dipercaya lebih fokus pada
sebuah bidang yang nantinya akan memandu menuju pengetahuan yang lebih
mendalam.
Oleh sebab itu, Hampir di semua lini kehidupan, pengembangan pendidikan
menjadi prioritas kehidupan manusia modern untuk memperoleh Sumber Daya
Manusia (SDM) terdidik dan terlatih. Selanjutnya, tenaga yang terdidik dan terlatih
tersebut, diharapkan mampu berkarya inovatif untuk mencetak masa depan yang
berkualitas dalam semua segi kahidupan, baik jasmani maupun rohani, terutama
dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Harapan yang diinginkan dari mengikuti Pendidikan S2 di Program Pascasarjana


Manajemen dan Kebiajakan Publik:
1) Menjadi ahli dalam bidang ilmu Manajemen dan Kebiajakan Publik
Dapat mengembangkan ilmu m Manajemen dan Kebiajakan Publik ke arah yang
lebih baik untuk mencapai kepuasan publik baik dalam organisasi
pemerintahan/publik maupun organisasi swasta
2) Wawasan bertambah luas, terutama mengenai hal-hal yang berhubungan dengan
manajemen Manajemen dan Kebiajakan Publik di segala segi kehidupan.
3) Memperoleh pengalaman yang baik dalam menata kehidupan masa depan
4) Kaya akan ilmu pengetahuan dan teknologi
5) Menjadi harapan bagi keluarga masyarakat, bangsa dan negara dalam merintis
pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

3. Rencana topik penelitian


Implementasi Kebijakan Promosi Jabatan Struktural Organisasi Pemerintah Di Kabupaten
Sabu Raijua, Propinsi NTT.
4. Rencana yang akan dilakukan setelah menyelesaikan Pendidikan S2 di Program
Pascasarjana MKPUGM:
1) Menjadi pengajar/dosen
Hal ini berhubungan dengan menerusakan pengetahuan atau transfer of knowledge
yang telah diperoleh semasa kuliah kepada orang yang membutuhkannya.
2) Menjadi peneliti dan pengembang yang peduli dengan masalah-masalah
Manajemen dan Kebiajakan Publik yang berkaitan dengan manajemen organisasi,
Kebijakan Publik/Pelayanan Publik dan Sumber Daya Manusia
3) Penelitian dan pengembangan sangat penting dalam mendukung perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa penelitian dan pengembangan, maka tidak
ada perubahan dalam ilmu pengetahuan.
4) Mengabdi dan menjadi problem solver bagi, keluarga, masyarakat, bangsa dan
negara terutama dalam hal masalah-masalah manajemen, Kebijakan dan organisasi.
Ini dalam rangka penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah
dikembangkan di perguruan tinggi, khususnya sebagai hasil dari berbagai penelitian.
Pengabdian pada masyarakat merupakan serangkaian aktivitas dalam rangka
kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat yang bersiafat kongkrit dan langsung
dirasakn manfaatnya dalam waktu yang relatif pendek.
5) Studi lebih lanjut untuk mendapat gelar doktor hingga mencapai guru besar.