Anda di halaman 1dari 15

PROPOSAL TESIS

PENGARUH PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP


TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN KENDARAAN ( STUDI KASUS
PERLINTASAN ANTARA JALAN RAYA ABDURAHMAN SALEH DAN
JALAN NURTANIO KOTA BANDUNG)

Oleh :

Andika Gusti Bagus Sentosa (832016008)

PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNOLOGI SIPIL
INSTITUT TEKKNOLOGI NASIONAL
2016

1
ABSTRAK

Tundaan adalah waktu tempuh tambahan yang diperlukan oleh suatu kendaraan yang
bergerak untuk melalui persimoangan dibandingkan dengan memalui perlintasan tana
persimpangan. Persimpangan atau pertemuan sebidang antara dua jenis prasarana transportasi
dalam hal ini antara jalan raya dengan jalan rel merupakan bentuk pertemuan yang sering
menimbulkan tundaan. Peranan sistem kontrol pada pertemuan atau perlintasan dalam bentuk
pintu pertlintasan tersebut pada saat ini telah banyak yang dioperasikan secara semi otomatis.
Permasalahan yang tampak adalah bula volume kendaran pada pendekat perlintasan
sedemikian besar, maka akan menimbulkan tundaan dan panjang antrian j=kendaraan yang
cukup berarti.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karateristik tundaan dan panjang antrian
kendaraan yang terjadi akibat variasi durasi penutupan pintu perlintasan kereta api, untuk
berbagai variasi volume arus lalu lintas dan selanjutnya mecari model yang sesuai untuk
menggambarkan hubungan antara variabel tersebut. Lokasi penelitian dilakukan di perlintasan
43 pada ruas jalan abdurahman saleh dan jalan nurtanio. Variabel yang diambil adalah durasi
penutupan pintu perlintasan, volume arus lalu lintas , waktu stoped delay dan panjang antrian
kendaraan

Kata kunci : Tundaan, Perlintasan, karakteristik tundaan, panjang antrian

2
DAFTAR ISI

BAB 1. PENDAHULUAN .................................................................................. Error! Bookmark not defined.


1.1 Latar Belakang .............................................................................................................................. 4
1.2 Permasalahan................................................................................. Error! Bookmark not defined.
1.3 Tujuan Penelitian .......................................................................................................................... 4
1.4 Manfaat Penelitian......................................................................... Error! Bookmark not defined.
1.5 Pembatasan Masalah .................................................................... Error! Bookmark not defined.
1.6 Sistematika Penulisan ................................................................................................................... 6

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA .......................................................................................................................... 7


2.1. Pengertian Transportasi ................................................................................................................ 7
2.2 Persimpangan ................................................................................................................................... 7
2.3 Tundaan............................................................................................................................................ 8
2.4 Perlintasan......................................................................................................................................... 8

BAB 3. METODE PENELITIAN......................................................................................................................... 7


3.1 Kerangka Pikir ............................................................................................................................... 7
3.2 Pengumpulan Data........................................................................................................................ 9
3.3 Lokasi Penelitian ......................................................................................................................... 10
BAB 4. ANGGARAN BIAYA DAN RENCANA PENELITIAN .............................................................................. 12
DAFTAR PUSTAKA 15

3
BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam suatu sistem jaringan jalan raya, persimpangan simpul konflik yang terjadi antar
arus lalu lintas pada sistem jaringan jalan. Tingkat efisiensi jaringan jalan sangat ditentukan oleh
kinerja persimpangan. Karena pada persimpangan terjadi hambatan yang lebih tinggi sehinggan
terjadi penurunan kecepatan, tundaan, dan antrian kendaraan yang panjang yang
mengakibatkan naiknya biaya operasi kendaraan dan penuruan kualitas lingkungan,

Peranan sistem kontrol pada pertemuan dua jalur prasarana transportasi tersebut ( di
Indonesia disebut perlintasan) saat ini banya yang telah dioperasikan secara otomatis.
Permasalahan yang tampak adalah walaupun sistem kontrol tersebut telah dioperasikan
dengann benas, bila volume kendaraan pada pendeteksi pintasan sedemikian besar maka akan
menimbulkan tundaan dan panjang antrian yang cukup berarti. Pada saat itu pula menimbulkan
/ terjadi suatu gangguan pada sistem transportasi, ditandai dengan kinerja perlintasa yang
menurun dan tidak mungkin akan merangsang timbulnya problema transportasi lainnya dan
akan menimbulkan kerugian besar bagi pengguna jalan.

1.2 Permasalahan
Yang menjadi permasalhan didalam penelitian ini adalah :
1. Tundaan yang disebabkan oleh adanya penutupan perlintasan kereta api sudah
mengganggu / belum dari sistem lalu lintas dan pengguna jalan pada ruas tersebut
2. Berapa besar tundaan dan panjang antrian kendaraan yang disebabkan oleh adanya
gangguan pada sistem transportasi

1.3 Tujuan Penelitian


Penelitian ini diharapkan memberi manfaat kepada ilmu pengetahuan berupa:
1. Informasi tentang karakteristin penutupan pintu perlintasan kereta api dan
pengaruhnya terhadap tundaan dan panjang antrian kendaraan.

4
2. Melakukan identifikasi karakteristik tundaan dan panjang antrian yang terjadi akibat
variasi penutupan pintu perlintasan kereta api
3. Menginformasikan pengaruh penutupan perlintasan kereta api terhadap tundaan dan
panjang antrian kendaraan pada kondisi variasi arus lalu lintas yang ada.
4. Mancari model yang sesuai untuk menggambarkan hubungan dan panjang antrian
kendaraan pada masing masing lajur yang ditinjau.

1.4 Manfaat Penelitian


Peneltian ini diharapkan membari manfaat kepada ilmu pengetahuan berupa :
1. Informasi tentang karakteristik penutupan pintu perlintasan kereta api dan pengaruhnya
terhadap tundaan da panjang antrian kendaraan.
2. Informasi tentang besarnya tundaan dan antrian yang terjadi dalam bentuk model yang
representatif terhadap kondisi yang sebenarnya.
3. Informasi tentang karakteristik masing masing lajur pada ruas yang ditinjau, dilihat
dari kondisi tundaan dan panjang antrian endaraan yang terjadi.
4. Memberikan ransangan kepda para peneliti lainnya dibidang ilmu pengetahuan
khususnya sistem transportasi
5. Memberikan masukan yang membangun kepada pihak yang berkepentingan dalan
menentukan keputusan dibidang manajemen lalu lintas khususnya didaerahperlintasa
kereta api.

1.5 Pembatasan Masalah


Untuk menghindari penelitian yang terlalu luas dan untuk memberikan arah yang lebih terfokus
serta mempermudah penyelesaian masalah dengan baik yang sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai, maka perlu adanya pembatasna sebagai berikut :
1. Penelitian dilakukan diperlintasan Jalan Abdurahman Saleh dan Jalan Nurtanio
2. Parameter yang digunakan adalah durasu penutupan, panjang antrian dan arus lalu
lintas.
3. Kendaraan yang diperhitungkan dalam tundaan dan panjang antrian hanya kendaraan
pertama dan kendaraan paling kahir dalam masing masing lajur antrian.

5
4. Pengaruh geometrik jalan, jenis dan kekerasan, permukaan jalan, cuaca dan sebagainya
tidah diperhitungkan.

1.6 Sistematika Penulisan


Pada penelitian ini penulisan dilakukan dengan sistematika sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini dikemukakan tentang informasi secara keselut=ruhan dari penelitisn ini,
yang berkenaan dengan latar belakang, permasalhan utama, tujuan penelitian, manfaat
penelitian, ruang lingkup peneltian / pembatasan masalah, kerangka pikir dan
sistematika penulisan.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Dalam bab ini dikemukakan tentang teori teori yang dijadikan dasar dalam
pembahasan dan penganalisaan masalah sertta beberapa istilah dari literatur yang
berhubungan dengan penulisan ini
BAB II METODOLOGI PENELITIAN
Dalam bab ii dikemukakan mengenai pendekatan dari teori yang telah dijabarkan yang
kemudian diuraikan menjadi suatu bahan usulan pemecahan masalah yang berbentuk
langkah langkah yang kan ditempuh dalah pemecahan masalah yang akan dihadapi.
BAB IV PENGUMPILAN DAN ANALISA DATA
Bab ini berisi analisis dan pemecahan masalah terhdap hasil pengolahan data yang telah
ditentukan.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Dalam bab ini dikemukakan tentang kesimpulan hasil penelitian dan saran saran dari
penulis berdasaran analisis yang telah dilakukan bab sebelumnya

6
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pengertian Transportasi

Transportasi merupakan proses pergerakan atau perpindahan manusia ataiu


barang dari suatu tempat ke tempat lain untuk tujuan tertentu. Manusia selalu berusaha
mencapai efisiensi transportasi yaitu berusaha menngankut barang atau orang dengan
waktu secepat meungkin dan dengan pengeluaran biaya sekecil mungkin.
Kegiatan transportasi mencakup bidang yang sangant luas seperti ekonimi , sosial ,
politik dan budaya. Terdapat tiga kenis moda yang digunakan untuk memenuhi
kebutuhan pelayanan jasa transportasi yaitu moda darat , laut dan udara. Untuk
melayani kebutuhan pelayanan jasa transportasi dalam kota, hanya digunakan moda
darat, yaitu moda rel ( kereta api) , moda jalan raya ( bus kota dan angkutan kota) serta
moda paratransit lainnya

2.2. Persimpangan ( Intersection)

Persimpangan adalah suatu daerah umum dimana dua ruas jalan atau lebih
saling bergabung atau berpotongan, termasuk fasilitas fasilitas yang ada dipinggir jalan
untuk pergerakan lalu lintas pada daerah tersebut. Persimpangan dapat diklasifikasikan
menjadi dua golongan yaotu persimpangan dengnan lampu dan persimpangan tanpa
lampu. Pada persimpangan dengan lampu, gasilitas fasilitas yang ada berupa sinyal
lalu lintas dan bundaran. Sedangkan pada persimpangan tanpa lampu, fasilitas fasilitas
yang ada berupa prioritas atau kanalisasi. Persimpangan jalan terdiri dari dua katagero
utama yaotu persimpangan sebidang dan persimpangan tak sebidang yang sering
disebut dengan interchange

2.3. Tundaan

Tundaan yang disebabkan oleh adanya gangguan pada arus lalu lilntas akan
mengakibatkan kinerja dari sistem lalu lintas tergangu. Tundaan akibat hentian adalah

7
tundaan yang terjadi pada kendaraan denga kendaraan tersebut berada dalam kondisi
benar benar berhenti pada kondisi mesin masih hidup. Kondisi ini bila berlangsung
lama, maka ada akhirnya akan mengakibatkan suatu kemacetan. Tundaan
menggambarkan suatu kondisi yang tidak prosuktif, terutama bila dilinai dalam bentuk
uang, Kondisi sistem transportasi dengan tundaan merupakan peningkatan dari proporsi
biaya pada masyarakat, terutama yang menggunaka jasa dan fasilitas transportasi
dengan konsidi sistem trabsportasi yang tidak efisien lagi

2.4. Panjang Antrian

Antrian kendaraan adalah fenomena transportasi yang tampak sehari hari .


Antrian dalam MKJI, 1997, didefinikasn sebagai jumlah kendaraan yang antri da;am
suatu pendekat simpang dan dinyatakan dalam kendaraan atau satuan mobil
penumpang. Sedangkan panjang antrian didefinikasn sebagai panjang antrian kendaraan
dalam suatu pendekat dan dinyatakan dalam satuan meter. Gerakan kendaraan yang
berada dalam antrian akan dikontrol oleh gerakan yang didepannya atau kendaraan
tersebut dihentikan oelh kompinen lain dari sistem lalu lintas.

2.5. Perlintasan

Kapasitas dari jalam diperkotaan dibawah kondisi puncak, dipengaruhi oleh


persimpangan itu sendiri. Bila jalan utama melayani volume lalu lintas yang rendah dan
jalan samping hanya melayani kendaraan ringan, maka pertemuan jalan sebidang
sederhana biasanya sudah memadai. Lain halnya jika pertemuan sebidang tersebut
adalah perpotongan antara arus lalu llintas dua jenis moda transportasi yang berbeda,
dalam hal ini jalan raya dengan jalan rel atau kendaraan (mobil) dengan kereta api.
Masing masing jalur memliki karakter tranportasi yang berbeda dan tingkat pelayana
yang berbeda pula.

8
.
BAB 3. METODE PENELITIAN

3.1 Kerangka Pikir

9
3.2 Pengumpulan Data
Dalam melakukan penelitian ini, perlu direncanakan mengenai hal hal yang harus
dikerjakan sejak dari perencanaan data yang akan diambil dari lapangan, jenisi survai yang akan
dilakukan, penentuan lokasi survei, waktu pelaksanaan survai dilapangan, peralatan yang
digunakan, jumlah pengamatan itu sendiri
Cara pengumpulan data sebagai data latar belakang untuk melakukan penelitian dilakukan dua
tahap kegiatan, yaitu pengumpulan data primer dan data data sekunder. Dara primer adalah
data yang diambil langsun gidlapangan. Data Sekunder adalah data yang diperoleh dari instansi
terkait. Data primer yang diambil dilapangan meliputi : Arus lalu luntas pada waktu jam
penutupan pintu perlintasan kereta api, waktu kendaraan berhenti dan mulai bergerak kembali
dalam lajur masing masing, lebar jalan atau jumlah lajur ruas jalan, panjang antrian dalam
satuan meter, waktu penutupan lintasan kereta api. Sedangkan data sekunder yang
dikumpulkan meliputi jadwal keberangkatan kedatangan dan keberangkata kereta api di stasiun
bandung.

3.3 Lokasi Peneltian


Lokasi penelitian berada di jalan raya abdurahman saleh dan jalan nurtanio. Lokasi
tersebut merupakan jalan arteri . Lalu lintas yang melewati perlintasan dilokasi penelitian
memilik karakteristik yang tidak sama / tidak seragam , karena kendaraan yang jalan tersebut
terdiri dari kendaraan pribadi atau mobil penumpang , angkutan umum ( angkutan kota dan
angkutan antar kota), bus dan truk

10
Lokasi Penelitian

Sumber : www.googlemaps.com

11
BAB 4. ANGGARAN BIAYA DAN RENCANA PENELITIAN

Anggaran biaya yang diusulkan untuk penelitian ini akan dijabarkan dalam tabel berikut :

Item Januari Februari Maret April


Honor 200.00,00 200.000,00 200.000,00 200.000,00

Peralatan dan 200.000,00 200.000,00 200.000,00 200.000,00


perlengkapan
survey

Transportasi 100.000,00 100.000,00 100.000,00 100.000,00

Biaya laporan - - - 1.000.000,00


akhir

Total 500.000,00 500.000,00 500.000,00 1.500.000,00

12
Jadwal kegiatan penelitiannya :

Kegiatan Januari (Minggu Februari (Minggu Maret (Minggu April (Minggu ke-
ke-) ke-) ke-) )
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Survei lokasi dan
permohonan izin

Pengumpulan
data

Laporan bulanan

Konsultasi
dengan dosen
pembimbing

Laporan
kemajuan

Laporan Akhir

13
DAFTAR PUSTAKA

_______. 1992, Undang undang Republik Indonesia No.13 Tahun 1992 Tentang Perekeretaapian,
Departemen Perhubungan, Perusahaan Umum Kereta Api.

Miro, Fidel. 2005. Perencanaan Transportasi Untuk Mahasiswa, Perencana dan Praktisi. Jakarta :
Penerbit Erlangga

Ofyar Z. Tamin dan Russ Bona Frazilla. 1997. Arah Penerapan Konsep Interaksi Tata Guna
LahanSistem Transportasi Dalam Perencanaan Sistem Jaringan Transportasi.Bandung : ITB
Bandung.

Tenriajeng. 1992. Rekayasa Jalan Raya II. Jakarta : Penerbit GUNADARMA.

Oglesby Claskson H,1998, Teknik Jalan Raya, Erlangga, Jakarta

14
BIODATA PENELITI

1. Identitas diri

Nama : Andika Gusti Bagus Sentosa,ST

Jenis Kelamin : Laki-laki

Tempatdan Tanggal Lahir :Indramayu, 08 Agustus 1989

NRP : 832016008

Program studi : Magister Teknik Sipil

Alamat : Jalan Wiralodra No.19 Indramayu

No. Hp : 082127027845

Alamat email : sentosa.andika@gmail.com

2. Riwayat Pendidikan

Nama Universitas : Universitas Jendral Achmad Yani Cimahi

Tahun Lulus : 2012

Program Studi : Teknik Sipil

3. Pendidikan Non Formal

Kursus : - Auto Cad

- SAP 2000

- Etabs

15