Anda di halaman 1dari 3

RENCANA KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

KLIEN DENGAN ANSIETAS

Tgl/ Diagnosais Perencanaan Rencana Tindakan


Rasional
Jam Keperawatan Tujuan KriteriaEvaluasi Keperawatan
5 Juni Ansietas SP I SP I SP I SP I
2017 Klien mampu membina Setelah interaksi, klien 1. Bina hubungan saling BHSP merupakan langkah
hubungan saling menunjukkan: percaya dengan awal untuk mendapatkan data
percaya dengan perawat 1. Hubungan saling menggunakan prinsip yang akurat dan melakukan
percaya komunikasi terapeutik. terapi secara teratur.
2. mau berjabat tangan 2. Sapa klien dengan ramah
3. mau menjawab baik verbal maupun non
salam verbal.
4. bersedia 3. Perkenalkan nama, nama
mengungkapkan panggilan dan tujuan
masalah yang perawat berkenalan.
dihadapi 4. Tanyakan nama lengkap
5. Tingkat kecemasan dan nama panggilan yang
berkurang disukai klien
5. Buat kontrak yang jelas
6. Tunjukkan sikap jujur dan
menepati janjisetiap kali
interaksi.
7. Tunjukkan sikap empati dan
menerima apa adanya.
8. Beri perhatian kepada klien
dan perhatikan kebutuhan
dasar klien.
9. Tanyakan perasaan klien
dan masalah yang dihadapi
klien.
10. Dengarkan dengan penuh
perhatian ekspresi perasaan
klien

6 Juni SP II SP II SP II SP II
2017 Klien dapat mengenali 1. Klien mampu 1. Adakan kontak sering dan Dengan mengenal ansietas,
ansietas mengerti tentang singkat secara bertahap. perawat dapat menentukan
ansietas 2. Observasi tingkah laku tindakan keperawatan
2. Klien mampu klien terkait dengan ansietas selanjutnya.
mengenali penyebab 3. Diskusikan dengan klien
terjadinya ansietas apa ansietas itu serta tanda
3. Klien mampu dan gejala yang dirasakan
mengetahui tanda- dan beri kesempatan klien
tanda ansietas untuk mengungkapkan
4. Klien mampu perasaannya.
menunjukkan 4. Diskusikan dengan klien
perasaan yang apa yang dilakukan untuk
dirasakan mengatasi masalah tersebut.
5. Diskusikan tentang dampak
yang akan dialaminya bila
klien menikmati ansietas
7 Juni SP III SP III SP III SP III
2017 1. Klien dapat 1. Identifikasi perasaan klien Dengan mengontrol ansietas,
Klien dapat menunjukkan yang dirasakan dengan klien dapat meminimalkan
menggunakan koping perasaan perawat frekuensi ansietas apabila
adaptif 2. Klien mampu 2. Identifikasi bersama klien mengalami permasalahan
mengerti caraa tau tindakan yang
tentang manfaat dilakukan jika terjadi
koping yang depresi.
dilakukan pada 3. Diskusikan cara yang
saat ansietas digunakan klien, Jika cara
3. Klien dapat yang digunakan adaptif beri
menemukan pujian, Jika cara yang
koping digunakan maladaptive
alternatif diskusikan kerugian cara
4. Klien mampu tersebut
melaksakan 4. Diskusikan cara baru untuk
koping yang menurunkan ansietas
telah dipilih 5. Bantu klien memilih cara
mengendalikan yang sudah diajurkan dan
ansietas latih untuk mencobanya.
6. Beri kesempatan untuk
melakukan cara yang dipilih
dan dilatih.
7. Pantau pelaksanaan yang
telah dipilih dan dilatih, jika
berhasil beri pujian.