Anda di halaman 1dari 2

Berproses Bersamamu

Organisasi menurut KBBI adalah kesatuan (susunan dan sebagainya) yang


terdiri atas bagian-bagian (orang dan sebagainya) dalam perkumpulan dan sebagainya
untuk tujuan tertentu. Kelompok kerja sama antara orang-orang yang diadakan untuk
mencapai tujuan bersama. Menurut Chester I. Bernard, organisasi merupakan sebuah
sistem kegiatan kerja sama yang dilakukan oleh dua orang ataupun lebih untuk
melaksanakan suatu aktivitas yang didalamnya memerlukan komunikasi dengan
pencapaian tujuan bersama. Barnard menekankan peranan pada setiap orang anggotanya
yang harus diberikan informasi dan motivasi dan sebagian sebagian anggota lainnya
yang harus membuat keputusan. Menurut Richard Scott, organisasi merupakan suatu
kolektivitas yang disengaja & dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang
didasarkan pada asas kelangsungan. Menurut Kochler, organisasi merupakan sebuah
sistem terstruktur yang mengkoordinasikan usaha tertentu oleh suatu kelompok orang
untuk mencapai tujuan.Jadi dapat disimpulkan organisasi adalah sebuah perkumpulan
yang terdiri dari beberapa orang dengan berbagai latar belakang dan pandangan untuk
mewujudkan tujuan tertentu.
Banyak organisasi yang bisa kita temui jika kita masih di bangku perkuliahan,
sebuah perkumpulan orang dengan satu tujuan yang sama itulah organisasi. Terutama
jika kita melihat di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, tak asing
bila melihat segala bentuk organisasi mahasiswa yang terdapat di kampus ini dengan
segala kepolemikan dan kekhasan antar organisasi mahasiswa di ITS. Membicarakan
organisasi mahasiswa, banyak hal yang saya soroti untuk kegiatan mahasiswa di
kampus ini, terutama di himpunan mahasiswa jurusan. Himpunan mahasiswa jurusan di
ITS dengan status S1 ada 33 jurusan, cukup banyak himpunan dengan ranah kerja
keprofesian sesuai jurusan masing masing berhimpun untuk tujuan tertentu,
Himpunan mahasiswa jurusan ini adalah lembaga yang menaungi aktifitas
kemahasiswaaan di tingkat jurusan di bidang keprofesian.
Himpunan yang ada di jurusan saya yaitu teknik lingkungan dengan nama
himpunan HMTL (himpunan mahasiswa teknik lingkungan) adalah sebuah organisasi
yang bergerak di bidang keprofesian dengan asas kekeluargaan. Kira-kira sudah 31
kepengurusan yang dijalankan, tidak bisa dibilang masih muda juga. Dengan visi
kepengurusan kali ini Transformasi organisasi untuk HMTL FTSP ITS yang ekspresif
dan berintegritas yang digagas oleh alfian dan jajarannya, dengan tagline kepengurusan
SOLID yang merupakan sebuah singkatan dari SOB, Optimalisasi komunikasi, Literasi,
Inovasi karya, dan Diskusi. Memiliki banyak inovasi dalam menciptakan budaya
diskusi dengan segala strategi untuk HMTL yang gemar akan literasi. Merupakan
kepengurusan himpunan yang cukup menarik dengan apa yang disampaikan lewat visi
misi dan strategi-strategi dalam mewujudkannya, bersama pengurus kepengurusan ini
mewujudkan visi yang awal telah disepakati. Staff, kepala bidang, dan kepala
departemen yang menjadi eksekutor dalam arahan kahima untuk mewujudkan visi misi
mereka, tak lupa tim dan komunitas yang ada dikepengurusan kali ini turut mewujudkan
visi yang telah disepakati diawal.
Berada di departemen pengembangan sumber daya mahasiswa saya memulai
fase pengembangan dan pemahaman akan apa itu berhimpun, apa itu esensi dari setiap
kegiatan, nilai nilai yang ditanamkan dari setiap kegiatan, cara memikirkan strategi
yang taktis dalam mengeksekusi sebuah program kerja, dan masih banyak hal yang
dipelajari bersama dalam proses berhimpun ini. Tidak hanya berorientasi pada
kebutuhan diri sendiri tapi juga berhasrat untuk memberi, itu yang ditekankan kahima
saat beretorika saat itu. Terlihat ideal dari luar, tapi jika kita melewati proses berhimpun
ini dengan seksama, banyak juga evaluasi yang harus diperbaiki di kepengurusan
kedepan. Dengan bermodal kesepakatan akan tujuan diawal kami melewati semua
proses sampai saat ini, banyak suka-duka, asam-garam yang dilewati sampai proses ini.
Diikutsertakan dalam pengonsepan sebuah proker dan agenda, bersma menentukan dan
mengonsep strategi yang cocok dalam mengeksekusi sebuah proker dari awal sampai
sekarang dengan maksud agar tersalurkannya ilmu dan meminimalisir adanya
pendegradasian himpunan, hampir semua telah dilewati hingga sekarang. Strategi
pengembangan staff yang didesain wakahima pengembangan staff pun tak luput dalam
pembelajaran masing-masing dari kami, pengkoordinasian setiap departemen oleh
wakahima relasi dan organisasi juga tak lepas dari sudut pandang kami. Kembali lagi
tidak ada sesuatu yang sempurna, cocok sesuai pepatah tak ada gading yang tak retak,
banyak hal yang harus dipertimbangkan setelah kami menganalisis segala evaluasi di
kepengurusan kali ini untuk dimaksimalkan di kepengurusan besok. Dari hal teknis dan
strategis, perlu pula adanya hal yang baru dan hal yang dipertahankan yang sekiranya
sesuai dengan kondisi lingkungan dan kondisi pengeksekutor. Perlu penekanan esensi
dan pengkajian nilai nilai yang diberi agar semua yang kita lakukan tidak berdasar pada
eksistensi. Hal mudah jika kita bicara tentang esensi tanpa mengerti maksud dan tujuan
kenapa hal itu bisa terjadi. Permasalahan hari ini adalah sudahkah kita yang menjalani
aktivitas ini mengerti akan esensi dari berhimpun, tujuan kita berhimpun, dan kenapa
kita harus berhimpun, kita harus mengerti setidaknya apa yang kita bicarakan dan
lakukan, mengerti tidak hanya sekedar tau, agar apa yang kita lakukan selama ini tidak
dispekulasikan sebagai eksistensi kegiatan belaka, tapi benar-benar mempunyai tujuan
yang berdampak hingga terselesaikannya sebuah permasalahan. Agar tidak lahirnya
generasi A bahkan A yang lebih lemah daripada sekarang, agar nilai dari sebuah
peran fungsi mahasiswa benar benar tersalurkan kepada mereka yang sedang menunggu
dan membutuhkan.
Hari yang tersisa dapat dihitung pula, menuju keberlanjutan dari sebuah
organisasi. Generasi-generasi yang muda sudah bergerak mengusung segala perubahan
dan inovasi untuk lebih baiknya organisasi-organisasi mereka. Mengusung inovasi dari
segala sisi yang telah dianalisis dengan dipilihnya strategi pengeksekusian yang taktis
dan sesuai dengan keeksistensian saat ini. Semoga aku, kamu, dia, dan mereka mengerti
apa yang telah kita lakukan sekarang, mengerti akan sesuatu yang kita jalankan,
mengerti akan hal yang benar benar dasar jika dibicarakan.