Anda di halaman 1dari 5

KERANGKAACUAN

SEMINAR AWAM DIABETES MELLITUS


TAHUN 2016

I. PENDAHULUAN
Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) merupakan upaya rumah sakit
untuk meningkatkan kemampuan masyarakat rumah sakit agar dapat mandiri
dalam mempercepat kesembuhan, mandiri dalam meningkatkan kesehatan,
mencegah masalah-masalah kesehatan dan mengembangkan upaya kesehatan
bersumber daya masyarakat, melalui pembelajaran dari, oleh dan untuk
masyarakat sesuai sosial budaya masyarakat serta didukung kebijakan publik
yang berwawasan kesehatan.
Undang-undang No 23 Tahun 1992 tentang kesehatan pasal 4
menyatakan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dengan
memperoleh derajat kesehatan yang optimal. Selanjutnya pasal 10
menyatakan bahwa untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi
masyarakat, diselengarakan upaya kesehatan melalui pendekatan
pemeliharaan kesehatan, yang meliputi peningkatan kesehatan (promotif),
pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan
pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh,
terpadu dan berkesinambungan.
Rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan rujukan, tempat
berkumpulna tenaga profesional kesehatan dan tempat berinteraksinya
masyarakat yang membutuhkan informasi dan pelayanan kesehatan adalah
pasar potensial untuk upaya promosi kesehatan sehinga rumah sakit tidak
hanya menjalankan upaya kuratif dan rehabilitative semata.
Mengacu kepada perundang-undangan tersebut diatas, kiranya dapat
dinyatakan rumah sakit meningkatkan upaya peningkatan kesehatan, untuk
itu, maka Keputusan MenteriKesehatan Nomor 1114/MENKES/SK/VII/2005
tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan dib Daerah juga
mencangkup tentang pelaksanaan promosi kesehatan dirumah sakit dengan
mengacu kepada Keputusan Mentri Kesehatan Nomor
1426/MENKES/SK/XII/2006 tentang Petujuk Teknis Promosi Kesehatan
Rumah Sakit (PKRS).

II . LATAR BELAKANG
Keputusan Mentri Kesehatan Nomor 1426/MENKES/SK/XII/2006 tentang
Petujuk Teknis Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS), PKRS adalah upaya
rumah sakit untuk meningkatkan kemampuan pasien, Klien, dan kelompok-
kelompok masyarakat, agar pasien dapat mandiri dalam mempercepat
kesembuhan dan rehabilirtasinya, klien dan kelompok-kelompok masyarakat
dapat mandiri dalam meningkatkan kesehatan, mencegah masalah masalah
kesehatan, dan mengembangkan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat,
melalui pembelajaran diri, oleh, untuk, dan bersama mereka, sesuai sosial
budaya mereka, serta didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan
kesehatan.
Dalam beberapa tahun belakangan ini, pada negara berkembang, kasus
diabetes militus meningkat tiap tahunnya. Oleh karena itu sangatlah penting
pemberian edukasi pada penyandang penyakit diabetes. Dimana di dalam
edukasi yang terpenting adalah dalam pengontrolan kadar gula darah dengan
pola makan yang sesuai 3J (Jadwal, Jumlah, dan Jenis).

III. TUJUAN
3.1 Tujuan Umum
Terciptanya masyarakat yang sadar akan pentingnya pengontrolan gula
darah dan pola makan yang sesuai.
3.2 Tujuan Khusus
1) Menyampaikan informasi dalm bentuk seminar awam semi-formal
kepada pseien diabetes ataupun yang peduli kepada diabetes
mengenai pentingnya pengontrolan kadar gula dengan pola makan
yang sesuai 3J (Jadwal, Jumlah, dan Jenis).
2) Membentuk kesadaran masyarakat agar mejaga pola makanannya
dengan mengkonsumsi makanan tinggi serant dan tinggi protein
yang sesuai kebutuhan porsinya.
IV. SASARAN
1. Pasien
2. Keluarga
3. Pengunjung
4. Pegawai
5. Masyarakat di sekitar RS

V. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


4.1 Tema Kegiatan
Hidup Sehat Bersama Diabetes Melalui pengontrolan kadar gula
dengan pola makan yang sesuai.
4.2 Kegiatan Pokok
Menjadikan Pasien dengan diabetes mellitus mengerti akan pentingnya
pengontrolan gula darah dengan pola makanan yang sesuai melalui
penyuluhan kelompok, individu, pengembangan media promosi
kesehatan, dan informasi rumah sakit.
4.3 Rincian Kegiatan :
a. Persiapan : Pembentukan panitia,
pembuatan jadwal kegiatan,
penentuan calon peserta, persiapan materi,
persiapan sarana (minggu pertama bulan Mei
2016)
b. Pelaksanaan : Pembukaan, seminar, penutup
(minggu kedua
bulan Juni 2016)
c. Pengendalian : laporan, monitoring, dan evaluasi

VI. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN


Di Rumah Sakit Umum Prima Medika bulan Juni 2016

VII. PELAKSANA :
Tim PKRS

VIII. SUSUNAN ACARA


WAKTU KEGIATAN DURASI
Registrasi Ulang
08.00-09.00 Pembagian Seminar Kit 60 menit
Cek Kesehatan
09.00-09.15 Pembukaan dari Pihak Rumah Sakit 15 menit
09.15-09.45 Internist 30 menit
09.45-10.00 Soyjoy 15 menit
10.00-10.30 Ahli Gizi 30 menit
10.30-11.15 Tanya Jawab 45 menit
11.15-11.30 Penutupan 15 menit

IX. RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA


NO MATERI KETERANGAN BIAYA
1 Pembicara Internist 1 Pembicara Rp. 1.500.000
2 Pembicara Ahli Gizi 1 Pembicara Rp. 500.000
3 Penggandaan Materi 15 Halaman x 60 Rp. 180.000
4 Parsel Acara 5 buah @ Rp. 100.000 Rp. 500.000
5 Lunch Box 70 box @ Rp. 25.000 Rp. 1.750.000
6 Air Mineral 70 botol @ Rp.2000 Rp. 140.000
7 Snack Pagi (Soyjoy) 70 buah @Rp.7000 Rp. 490.000
8 Spanduk Acara 2 Spanduk @Rp.300.000 Rp. 600.000
9 Backdrop Acara 1 Backdrop Rp. 250.000
10 Brosur 300 Brosur @Rp.3000 Rp. 900.000
11 X- Banner 1 Buah Rp. 190.000
TOTAL Rp. 7.000.000
Sponsor Soyjoy Rp. 6.000.000
Biaya Rumah Sakit Rp. 1.000.000

X. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


10.1 Pelaporan dilakukan setelah kegiatan program dilaksanakan
10.2 Setiap akhir tahun unit PKRS membuat laporan evaluasi pelaksanaan
kegiatan program kepada Direktur RSU Prima Medika.

XI. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI


11.1 Unit PKRS mencatat, membuat laporan, menganalisa, melakukan
evaluasi dan tindak lanjut serta membuat rekomendasi kepada
Direktur RSU Prima Medika.
11.2 Evaluasi program PKRS RSU Prima Medika dilaksanakn setiap akhir
tahun untuk melihat pencapaian sasaran adan perncanaan kegiatan
tahun depan

XII. PENUTUP
Dengan mempertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan biaya, serta
manfaat dari seminar awam ini bagi masyarakat luas pada umumnya dan
penyandang diabetes pada khususnya, maka kegiatan ini diharapkan dapat
terlaksana dengan baik.

Ditetapkan : Denpasar
Pada Tanggal : 20 Mei 2016

Ketua
Promosi Kesehatan Rumah Sakit

Dr. Prihandani Aristanti