Anda di halaman 1dari 1

Bekatul adalah lapisan terluar dari bulir beras yang terbungkus oleh sekamnya dan merupakan

produk sampingan. Bekatul memilki nutrisi yang cukup baik dan memiliki harga jual yang ekonomis.
Pada dasarnya, bekatul dihasilkan melalui proses penggilingan atau penumbukan padi untuk dijadikan
beras. Pada tahap inilah bekatul yang merupakan lapisan terluar yang menyelimuti endospermas (isi)
dipisahkan dengan endosperma beras agar dapat diolah menjadi nasi. Ketika padi kehilangan bagian
sekam pada proses penggilingan (pengelupasan kulit), maka akan diperoleh brown rice (beras pecah
kulit) yang terdiri atas bran, endosperma, dan embrio. Dalam hal ini, ada dua lapisan yaitu dedak yang
merupakan bagian bran yang kasar sedangkan bekatul merupakan bagian bran yang halus. Selama
proses penggilingan padi dengan basis satu kilogram menjadi beras akan diperoleh 16-28% sekam padi,
2-4% bekatul, 6-10% dedak, dan sekitar 60% endosperma (beras nasi).

Komponen Banyaknya
Protein 13,11 % -17,19 %
Lemak 2,52 % - 5,05 %
Karbohidrat 67,58 % - 72,74 %
Serat Kasar 370,91 - 387,3
(Widyastuti Laras Ayni, dkk ,2010)

Selain kandungan diatas, bekatul juga kaya akan vitamin B1 (Thiamin) yang bermanfaat untuk mencegah
dan mengobati penyakit beri-beri. dikarenakan memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, maka bekatul
aman untuk dikonsumsi. (Wulandari Mita dan Erma Handarsari, 2010)