Anda di halaman 1dari 12

MEKANISME PEMBARUAN DATA ONLINE

Untuk mempermudah proses pembaruan data verifikasi wilayah, selanjutnya


pembaruan/update data verifikasi wilayah akan dilaksanakan secara online oleh masing-
masing sekolah yang sudah terdaftar di DAPODIK melalui aplikasi Verifikasi Wilayah Online
yang dapat di akses pada website resmi Direktorat Pembinaan SMK atau dapat melalui alamat
website aplikasi di http://psmk.kemdikbud.go.id/verwil . urutan proses pengisian data
verifikasi wilayah dapat mengikuti panduan urutan berikut :

A. Sekolah

1. Sekolah dengan menggunakan akses username dan password yang sudah terdaftar di
jaringan akses DAPODIK, login ke dalam aplikasi verifikasi wilayah online.

2. Setelah masuk ke aplikasi, silahkan membuka menu 3.1 Data Master yang terdapat pada
kolom menu pada bagian sebelah kiri.
3. Cari nama sekolah anda, jika tidak terdapat pada tampilan data,anda bisa mencari sekolah
anda pada halaman berikutnya atau anda juga dapat menggunakan fitur pencarian dengan
cara memasukkan nama sekolah anda pada kolom pencarian di bagian atas kemudian klik
pada tombol cari.

4. Jika sekolah anda sudah ditemukan,selanjutnya klik dua kali pada data sekolah anda untuk
memperbarui data atau centang pada data sekolah anda kemudian klik tombol ubah.

Pada form pengisian data verifikasi wilayah dibagi kedalam 3 tabular,yaitu :

a. Tabular Data Dasar

Berisi data dasar sekolah yang meliputi data jumlah siswa,jumlah guru dll.
b. Tabular Data Usulan

Berisi seluruh data usulan kebutuhan sekolah yang meliputi usulan RKB, RPS dll.

c. Tabular Dokumen Terkait

Tabular ini digunakan apabila sekolah ingin melampirkan dokumen gambar yang
berkaitan dengan kondisi sekolah maupun yang berkaitan dengan data kebutuhan
yang di usulan.

5. Sampai Tahap ini berarti data Verifikasi Wilayah untuk sekolah anda telah selesai di
perbarui. Tahap selanjutnya adalah tugas dari Ketua MKKS untuk login kedalam aplikasi
dan membuat pengajuan pengesahan online ke Dinas Provinsi.
B. Ketua MKKS

Ketua MKKS login ke dalam aplikasi Verifikasi Wilayah Online dengan akses khusus yang
di terima dari pengelola aplikasi Verifikasi Wilayah di Direktorat Pembinaan SMK. Tugas
utama ketua MKKS adalah membuat pengesahan data verifikasi wilayah ke dinas Provinsi
secara online melalui aplikasi, berikut adalah langkah-langkah nya.

1. Login kedalam aplikasi verifikasi wilayah dengan akses username dan password yang
diterima khusus untuk ketua MKKS dari Ditpsmk.

2. Buka menu 3.1 Data Master dan kemudian klik pada tombol Instrumen verwil untuk
mengunduh file rekap data Verifikasi Wilayah seluruh sekolah di wilayah anda.

3. Setelah mengunduh file excel yang berisi data rekap seluruh sekolah, maka ketua MKKS
harus mencetak data tersebut kemudian melengkapi paraf semua kepala sekolah untuk
setiap data sekolah dan memberikan tanda tangan ketua mkks pada bagian bawah kiri.
Jika ketua MKKS di kab/kota berbeda antara Sekolah Negeri dan Sekolah Swasta, maka
cetak datanya hanya tetap satu,tetapi pada tanda tangan ketua MKKS di buat dua.

4. Setelah lengkap paraf masing-masing kepala sekolah dan tanda tangan ketua MKKS, maka
cetakan tersebut harus di scan dan disimpan dalam bentuk file pdf untuk selanjutnya di
lampirkan di pengajuan pengesahan ke Dinas Pendidikan Provinsi.
5. Untuk membuat pengajuan pengesahan ke Dinas Pendidikan Provinsi, Buka Menu 3.3
Pengesahan Data, kemudian klik tombol Buat Baru yang terdapat pada bagian atas.
Klik pada icon seperti yang diberi tanda kota merah pada gambar atas, kemudian pilihkan file
scan PDF yang sudah berisi paraf dan tanda tangan Ketua MKKS. Jika sudah memilih scan file
PDF, klik tombol simpan. Sehingga tampilan akan menjadi seperti pada gambir bibawah ini:

1. Setelah proses ini selesai, segera menghubungi Dinas Pendidikan Provinsi untuk
melakukan review ulang data dan meminta Dinas Pendidikan Provinsi untuk memberikan
persetujuan secara online.
C. Dinas Pendidikan Provinsi
1. Login ke aplikasi verifikasi wilayah melalui alamat http://psmk.kemdikbud.go.id/verwil
dengan menggunakan username dan password khusus Dinas Pendidikan Provinsi.

1. Kemudian buka menu 3.3 pengesahan data, Jika Ketua MKKS telah selesai membuat
pengajuan pengesahan data Verifikasi Wilayah,maka akan muncul seperti pada gambar
dibawah ini.

2. Selanjutnya Dinas Pendidikan Provinsi mengunduh lembar pengesahan dengan cara klik
pada link (Lembar Pengesahan) kemudian periksa kembali apakah data yang dilampirkan
pada proses pengajuan ini sudah sesuai dengan data yang terdapat pada menu 3.1 Data
Master. Jika sudah sesuai,maka cetak lembar pengesahan tersebut kemudian lengkapi
dengan tanda tangan Kepala Dinas atau KABID SMK pada kolom tanda tangan Dinas
Provinsi.
pengajuan tersebut bisa disetujui dengan cara klik pada tombol Pengajuan Disetujui
seperti yang sudah diberi tanda kotak merah pada gambar diatas dan melampirkan
cetakan lampiran pengesahan yang sudah dilengkapi dengan tanda tangan Kepala Dinas
atau KABID SMK.
PEDOMAN PENGISIAN DATA INSTRUMEN VERIFIKASI WILAYAH

DATA DASAR
1. Nama SMK :

Diisi nama semua SMK Negeri/Swasta/SMK yang telah mendapat ijin operasional, memiliki
Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan terdaftar di Dapodik.

2. Kategori Sekolah

Diisi sesuai dengan Kategori SMK: Potensi Rujukan/ Reguler/ Aliansi/ Konsorsium/ Pesantren/
USB. Bisa diisi lebih dari 1 (satu) kategori

o Rujukan: siswa lebih dari 1.000 siswa. Reguler: siswa 4001.000 siswa.

o Aliansi: jumlah siswa 200-400 Siswa. Konsorsium: jumlah siswa di bawah 200 Siswa.

o Pesantren/Komunitas: SMK yang menerapkan pembelajaran karakter berbasis


Pesantren/komunitas dan menerapkan pola asrama.

o USB: Unit Sekolah Baru yang memiliki ijin operasional kurang dari 3 (tiga) tahun dan
diprioritaskan belum meluluskan siswa.

3. Jumlah Siswa Mendatar

Diisi dengan Jumlah pendaftar ke SMK pada tahun 2017/2018

4. Jumlah Siswa Diterima

Diisi dengan Jumlah pendaftar yang diterima di SMK

5. Jumlah Siswa

Diisi dengan jumlah keseluruhan siswa (Kelas X, XI, XII, dan/atau XIII)

6. Daftar Paket Keahlian

Diisi dengan memilih Paket Keahlian yang dibuka di SMK.

7. Paket Keahlian dengan Siswa terbanyak

Diisi dengan memilih Paket Keahlian dengan siswa terbanyak

8. Jumlah Rombongan Belajar (Rombel)

Pembaharuan data Rombel dilakukan dengan menghitung jumlah total rombel di SMK

9. Jumlah Guru Produktif PNS

Guru Produktif adalah guru yang mengampu mata pelajaran produktif di SMK yang berstatus
Pegawai Negeri Sipil (PNS)

10. Jumlah Guru Produktif Non PNS

Guru Produktif adalah guru yang mengampu mata pelajaran produktif di SMK yang berstatus
Non Pegawai Negeri Sipil (PNS)
11. Jumlah Ruang Teori

Ruang Teori adalah ruang pembelajaran teori yang dimiliki SMK

12. Jumlah Ruang Praktik Siswa (RPS)

Ruang Praktik Siswa (RPS) adalah tempat pelaksanaan kegiatan praktik, perawatan, dan
perbaikan peralatan

13. Lahan Pertanian(A)/ Peternakan(B)/ Kolam(C)/ KJA(D)

Pembaruan data pada instrumen verifikasi wilayah dilakukan dengan mengisi jumlah Lahan
Pertanian/ Peternakan/ Kolam/ Keramba Jaring Apung (KJA) yang dimiliki Sekolah

14. Ruang Praktik Hotel Training

Ruang Praktik Hotel Training adalah ruang yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya
kegiatan praktik bidang perhotelan

15. Ruang Hotel Bisnis

Ruang yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya bisnis bidang perhotelan yang dikelola
sekolah

16. Jumlah Lab

Laboratorium Mata Pelajaran Adaptif: Laboratorium Fisika, Kimia, Biologi, IPA, Bahasa,
Komputer, multimedia, dan lain-lain

17. Jumlah Perpustakaan

Ruang perpustakaan yang difungsikan sebagai ruang teori, RPS, atau ruang penunjang lain tetap
dihitung sebagai ruang perpustakaan (dikembalikan kepada fungsi awal)

18. Kapasitas Asrama

Kapasitas asrama diisi dengan jumlah daya tampung siswa yang bisa tinggal di asrama

19. Jumlah Ruang Belajar yang Rusak

Jumlah ruang yang mengalami kerusakan dengan kategori rusak sedang dan rusak berat

20. Lahan Kosong Siap Bangun

Diisi luas lahan/area kosong yang siap bangun. Satuan lahan dalam meter persegi (m2)

21. Bukti Kepemilikan Lahan

Diisi dengan Bukti kepemilikan lahan yang menerangkan bahwa lahan tersebut atas nama
Pemerintah Daerah/Sekolah/Yayasan, atau masih dalam proses mengurus legalitas lahan.

22. Lahan/area Siap Bangun (Lahan Cor/Dak Beton)

Diisi luas lahan cor/dak beton di lantai dua yang siap bangun. Satuan lahan dalam meter persegi
(m2)
23. Listrik

Daya listrik yang terpasang yang dimiliki sekolah untuk menunjang proses pembelajaran di
sekolah tersebut. Satuan dalam Watt

24. Bandwith Internet

Diisi dengan kecepatan internet yang terpasang disekolah dalam satuan Mbps.

25. Jumlah Total Alat Praktik (set)

Perhitungan Peralatan pada SMK berdasarkan jumlah set alat praktik yang dimiliki di setiap
ruang praktik. Sebagai catatan jika dalam satu ruang praktik terdapat alat praktik utama yang
cukup untuk digunakan sepertiga jumlah siswa dalam satu rombel, sudah bisa disebut 1 (satu)
set.

26. Jumlah Teaching Facrory

Diisi jumlah jenis Teaching Factory pada SMK

27. Technopark

Diisi dengan ADA/TIDAK nya jumlah Technopark di SMK yang menjadi pusat inovasi produksi,
showroom/ tempat penawaran untuk kumpulan/hasil dari Teaching Factory

28. Jumlah Siswa Berprestasi

Diisi dengan jumlah siswa yang memiliki prestasi tingkat nasional (A), internasional (B), dan
nasional-internasional (C) , pengisian data boleh menggunakan kombinasi dengan dipisahkan
tanda , (koma) misalnya : 1A,1B

DATA USULAN

29. RKB
Diisi dengan jumlah kekurangan RKB. Bantuan RKB diberikan kepada SMK yang masih memiliki
sisa lahan/area siap bangun. (catatan: Jumlah RKB yang dibutuhkan dihitung sebesar 70% dari
jumlah rombel yang ditetapkan ).

RKB Reguler adalah pembangunan ruang kelas baru (RKB) dimulai dari semula tanah kosong,
selanjutnya didirikan menjadi bangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan/atau dapat dibangun di
lantai kedua/ketiga yang sudah dipersiapkan konstruksinya.

30. Rehabilitasi

Diisi dengan jumlah ruang yang memerlukan rehabilitasi berat/sedang

31. RPS

Diisi dengan jumlah kekurangan RPS dengan mempertimbangkan bahwa setiap Paket Keahlian
minimal memerlukan 1 (satu) jenis RPS dan selanjutnya kebutuhan RPS dalam suatu paket
keahlian tetentu dihitung dengan proporsi tiga rombongan belajar memerlukan 1 (satu) RPS.
Bantuan RPS diberikan kepada SMK yang masih memiliki sisa lahan/area siap bangun.

32. Lahan Pertanian(A)/Peternakan(B)/Kolam( C)/KJA (D)

Lahan Pertanian/ Peternakan/ Kolam/ KJA, diisi dengan jumlah kekurangan Lahan Pertanian/
Peternakan/ Kolam/ KJA dan dengan mencantumkan kodenya. Bantuan akan diberikan kepada
SMK yang masih memiliki sisa lahan/area siap bangun.

Contoh pengisian : 1A,2D

33. R. Hotel Praktik

Diisi dengan jumlah kekurangan ruang hotel tempat siswa melakukan praktik di sekolah

34. R.Hotel Bisnis

Diisi dengan jumlah usulan kekurangan kebutuhan ruang hotel bisnis di sekolah

35. Perpustakaan

Diisi dengan jumlah kekurangan Perpustakaan dengan perhitungan bahwa dalam satu sekolah
minimal memerlukan satu perpustakaan. Bantuan akan diberikan kepada SMK yang masih
memiliki sisa lahan/area siap bangun.

36. Peralatan Praktik

Diisi jumlah kekurangan Peralatan Praktik. (catatan: satu RPS dihitung satu set peralatan.
Kekurangan Peralatan Praktik dihitung berdasarkan jumlah RPS yang ada ditambah Kekurangan
(Rencana Penambahan) RPS kemudian dikurangi dengan Set Peralatan yang telah ada)