Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN KERJA PRAKTEK

PT.BUKIT ASAM,DERMAGA KERTAPATI

JUDUL :

Perawatan Apron Feeder Untuk Motor Listrik dan Gear Box Pada Crusher Tambang PT Bukit Asam

Disusun Oleh :

DODI IRAWAN

1422110017

MAULANA SOLIHIN

1422110065

NOVRIANSYAH

1422110113

TJECEP DJAMARI

1422110112

JURUSAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

2017
LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN KERJA PRAKTEK

DI

PT.BUKIT ASAM

DERMAGA KERTAPATI-SUMATERA SELATAN

PERIODE 1 Agustus s.d. 1 September 2017

Oleh :

Dodi Irawan

1422110017

Maulana Solihin

1422110065

Novriansyah

1422110113

Tjecep Djamari

1422110112

Mengetahui:

Manager Perencanaan Perawatan Pembimbing Utama

NONO B.OBOS M.T MUHAMMAD RAFIE

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah

memberikan nikmat , serta karunia-Nya , sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kerja
praktik di PT Bukit Asam dengan judul Perawatan Apron Feeder Untuk Motor Listrik dan Gear Box Pada
Crusher Tamban PT BUKIT ASAM Laporan kerja praktek ini merupakan hasil kerja praktek yang penulis
laksanakan pada tanggal 1 Agustus 1 September 2017 dan dibuat untuk melengkapi Mata Kuliah Kerja
Praktek yang menjadi salah satu syarat kelulusan mahasiswa di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik
Universitas Tridinanti Palembang.

Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, laporan
kerja praktek ini tidak dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan
terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan, dan bimbingan kepada penulis hingga
laporan kerja praktek ini dapat diselesaikan.

1.Orang tua penulis yang selalu mendukung dan menasehati penulis dengan kasih sayang mereka.

2.Bapak Ali Hermanto, S.T,M.T, selaku Ketua Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tridinanti
Palembang.

3.Bapak Nono B.Obos selaku Manager Perencanaan Perawatan tempat dimana penulis melaksanakan
kerja praktek. Terima kasih atas kesempatan yang Bapak berikan kepada penulis untuk kerja praktek di
Perencanaan Perawatan Mesin.

4.Bapak Muhammad Rafie selaku Engineer Mesin tempat dimana penulis melaksanakan kerja praktek.
Terima kasih atas kesempatan yang Bapak berikan kepada penulis untuk kerja praktek di Perencanaan
Perawatan Mesin.

5.Teman-teman dari Jurusan Teknik Mesin 2014. Terima kasih sudah banyak membantu dan saling
menguatkan dan selama kita menjalankan kerja praktek di PT Bukit Asam.

6.Pihak lain yang belum penulis sebutkan satu persatu yang telah membantu kelancaran kerja praktek
penulis selama di PT Bukit Asam. Terima kasih banyak atas bantuan dan dukungannya.

Penulis berharap laporan kerja praktek ini dapat bermnfaat bagi seluruh pihak yang
membaca. Penulis juga menyadari masih terdapat banyak kekurangan dalam laporan kerja praktek ini,
sehingga penulis mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak mengenakan hati.
Penulis sangat menerima kritik dan saran dari para pembaca yang dapat membangun demi penulisan
laporan selanjutnya.

Dermaga Kertapati, September 2017

Penulis
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN.i

KATA PENGANTAR..ii

DAFTAR ISIiv

BAB I PENDAHULUAN1

1.1 Latar Belakang..1


1.2 Tujuan..2
1.3 Ruang Lingkup.2
1.4 Metode Penelitian.3
1.5 Waktu dan Tempat Pelaksanaan..3
1.6 Sistematika Laporan.3

BAB II GAMBARAN UMUM PT BUKIT ASAM..5

2.1 Sejarah PT Bukit Asam.5

2.2 Lokasi Perusahaan..6

2.3 Profil PT Bukit Asam..6

2.4 Struktur Organisasi Bukit Asam.8

2.5 Anak Perusahaan9


BAB 1

1.1 Latar Belakang


PT Bukit Asam (Persero) tbk. merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam penambangan
batubara yang salah satunya terletak di Tanjung Enim Sumatera Selatan. Pada tambang batubara
memiliki beberapa lapisan diantaranya dari lapisan paling atas berupa tanah gembur, tanah sampai
lapisan paling bawah yang berupa batubara jenis antrasit yang nilai kalorinya lebih dari 6000 kal.
Pada penambangan batubara tersebut, dilakukan pemisahan antara tanah-tanah dan batubara
yang sudah terbentuk. Pemisahan tanah-tanah dilakukan dengan cara pengangkutan dengan
menggunakan alat-alat berat seperti drump truck dab buldozer. Tanah yang telah dipisahkan
kemudian digunakan untuk pembuatan jalan dalam area tambang batubara dengan cara
dipadatkan. Dengan jumlah tanah liat tambang yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah
batubara yang dihasilkan, sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan tanah di area sekitar
tambang. Pemanfaatan tanah liat di lokasi penambangan batubara PT Bukit Asam (Persero) Tbk.
masih sangat minim yaitu digunakan untuk bahan campuran untuk perekat pada pembuatan briket.
Untuk menanggulangi penumpukan tanah liat tambang pada PT Bukit Asam (Persero) Tbk. maka
dilakukan penelitian karakterisasi unsur tanah liat tambang batubara yang diharapkan nantinya
dapat digunakan sebagai informasi awal dan pemanfaatan tanah liat di lokasi tambang batubara.
Pada umumnya tanah liat setidaknya mengandung unsur senyawa silika, namun dengan kadar
silika yang berbeda-beda pada setiap tanah dan di setiap lokasi. Dimana silika yang terdapat didalam
tanah liat itu sendiri umumnya dapat digunakan sebagai bahan pengisi karet (rubber filler) dan
bahan pembuatan semen.
Sehubungan dengan informasi dari BALITTRI (2013), bahwa Indonesia merupakan produsen karet
alam terbesar kedua di dunia setelah Thailand serta pemasok produksi karet alam Indonesia pada
tahun 2012 mencapai 3,27 juta ton

1
2

International Rubber Group (2012), mengemukakan konsumsi karet alam dunia terus
mengalami peningkatan rata-rata 9% per tahun , disebabkan oleh semakin berkembangnya industry
berbahan baku karet alam khususnya industri ban di negara-negara maju seperti Jerman, Jepang ,
dan Amerika Serikat . Akibat peningkatan minyak bumi di pasar Internasional yang sangat tajam
menyebabkan permintaan terhadap karet alam naik pesat. Bahan baku karet alam sangat diperlukan
untuk proses pembuatan produk-produk industry hilir karena tidak dapat tergantikan 100% oleh
karet sintetis yang karakteristiknya banyak kelemahannya dibandingkan dengan karakteristik karet
alam. Walaupun saat ini jumlah produksi dan konsumsi karet alam (43,7%) dibawah karet sintesis
(56,3%),tetapi sesungguhnya karet alam tidak dapat digantikan oleh karet sintesis, mengingat untuk
membuat ban tetap saja membutuhkan karet alam. Berdasarkan beberapa hasil penelitian,
kandungan karet alam di dalam ban tidak bias kurang dari 35% ,ini artinya tidak mungkin
memproduksi ban tanpa karet alam. Sehingga saat ini hamper 70% produksi karet alam dunia
dipakai untuk membuat ban, sedangkan sisanya dipakai untuk produk lainnya. Dalam pembuatan
ban kendaraan tetap memerlukan bahan baku karet alam dengan perbandingan bahan campuran
karet alam dan karet sintesis yang berbeda-beda untuk setiap jenis dan kegunaannya.
Karena penggunaan karet alam yang semakin banyak maka para peneliti terdahulu telah
menggunakan beberapa campuran untuk digunakan sebagai bahan pengsisi karet guna
meningkatkan kekuatan elastifitas dari produk karet yang dihasilkan. Tanah liat dapat dijadikan
sebagai bahan pengisi karet merupakan ungkapan dari peneliti seperti menurut (Andan, dkk.,2009),
hampir semua produk karet memanfaatkan pengisi sebagai agen penguat. Transfer pengisi
fungsional diterapkan stress dari matriks elastomer untuk mineral yang kuat dan kaku. Bahan
pengisi sering memainkan peranan penting dalam memodifikasi sifat-sifat produk karet. Sebagian
besar pengisi karet yang digunakan saat ini menawarkan beberapa manfaat fungsional yang
memberikan kontribusi untuk processability atau kegunaan produk karet. Pengisi non-hitam untuk
elastomer adalah kalsium

.
1.2 Perumusan Permasalahan

1.3 Penggunaan bahan baku / komponen dari batubara sangat berkaitan dengan perawatan apron
feeder itu sendiri adalah untuk memasok batu belah (rock) ke primary crusher yang digunakan untuk
mengatur aliran , memisahkan bahan-bahan dan penerima bahan baku (raw material) yang dibuat
dibuat oleh eksportir atau kuasanya dengan menggunakan motor listrik bertenaga sekitar 5 s/d 20
horsepower secara terus menerus.
1.3.1 Masalah

Masalah pada penelitian ini adalah mencari perbandingan berapa banyak gres / oli hidrum yang
dibutuhkan , berapa lama habisnya ?

1.3.2 Permasalahan

Berapakah volume untuk afron feeder ? berapakah biaya nya ?

1.4 Tujuan Penulisan


1.4.1 Tujuan penulisan ini adalah :

Untuk mengetahui kesesuaian pemasokan batu bara yang belum dipecahkan dan menahan beban kejut
dari batuan yang ditumpahkan di PT Bukit Asam (Persero) Tbk ?

1.5 Manfaat
1.5.1 Bagi Perusahaan

Sebagai sumbangan pemikiran atau saran yang berguna untuk dijadikan sebagai acuan untuk
memperbaiki dan mengambil langkah yang tepat dalam perawatan pada afron feeder.

1.5.2 Bagi Universitas Palembang

Diharapkan dapat dijadikan sebagai suatu refrensi untuk tulisan ilmiah bagi rekan-rekan yang
mengambil permasalahan yang sama.

1.5.3 Bagi Pembaca

Dengan diberinya kesempatan kepada peneliti untuk melaksanakan praktek kerja lapangan (PKL),
penulis mendapatkan tambahan ilmu yang berguna dan bermanfaat bagi peneliti, selama ini belum
pernah penulis dapatkan ditempat kuliah serta dapat langsung merasakan dunia kerja sesungguhnya.

1.6 Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Praktek kerja lapangan (PKL) Dimulai dari Tanggal 1 Agustus s/d 1 September 2017 Dan dilaksakan di PT
Bukit Asam (Persero) Tbk Unit Dermaga Kertapati Palembang