Anda di halaman 1dari 2

1. Tn 35th.

Riwayat pengobatan infeksi


TD 70/30, HR 140x, RR 40x, Sat 76%
Ditemukan 1 blister penisilin
Akral dingin & terdapat lesi eritema diffuse

Diagnosis: Syok anafilaktik

Tatalaksana:

- Pastikan airway dan breathing dalam kondisi baik. Apabila ada masalah masing-masing
tangani terlebih dahulu.
- Pasang akses vena untuk resusitasi cairan dan pemberian obat-obatan. Lakukan
resusitasi cairan dengan kristaloid (500cc dalam 15 menit) dengan target TD sistolik
>90 dan/atau MAP >60. Selanjutnya diberikan maintenace.
- Berikan epinefrin 1:1000 sebanyak 0,3-0,5 IM pada paha. Dosis dapat diulang 5-15
menit kemudian apabila belum ada perbaikan klinis.

2. Tn 33th. Asma.
Struggle to breathe
Sweat pours
Penurunan kesadaran dan apnea

Tatalaksana

- Cek apakah masih ada pulse. Apabila tidak masuk ke algoritma acls. Lakukan RJP
30:2
- Apabila ada pulse. Lanjutkan ke patensi airway (berikan bronkodilator dan
glukokortikoid sistemik, apabila sumbatan airway cukup parah, persiapkan
untuk intubasi). Setelah itu lanjutkan ke breathing dengan memberikan oksigen.
Dan lanjutkan ke sirkulasi pasang akses vena untuk memasukan obat dan cairan.
- Standard treatment pada kondisi diatas: Pastikan airway, breathing dan
circulation clear. Kemudian tatalaksana etiologi.
3. Ny 73th.
Riw demensia, HT, DM tipe II
Demam dan batuk produktif sejak beberapa hari
1 hari SMRS lemas & immobilisasi
Somnolen, TD 84/50, HR 118x, RR 22x, S 36
Rh +/-, Wh +/-
Membran mukosa kering
Diagnosis: Dehidrasi dd Syok Septik
Etiologi:
- Dehidrasi ec Suspek KAD/ HONK
- Syok septik ec bronkopneumonia

4. Tn 19th.
Nyeri perut diffuse, muntah penurunan kesadaran sejak 2 hari SMRS
Awalnya tidak enak perut dan sering berkemih
Kesadaran menurun, TD 82/40, Hr 140x, RR 40x, S 36
Terdapat tanda dehidrasi
Abdomen tendernes, bising usus menurun.

Diagnosis: Syok hipovolemik

Tatalaksana:

- Pastikan airway dan breathing clear


- Tempatkan pasien dalam posisi trendelenburg, selanjutnya pasang akses vena
dan lakukan resusitasi cairan. Dapat diberikan RL 1-2L dalam 30 menit.
- Nilai ketat hemodinamik dan amati tanda-tanda vital
- Pasang urine cateter untuk memantau urine output. Dan pantau balans cairan
- Koreksi hiponatremia dengan Nacl 3%
- Apabila pasien sudah stabil segera konsul spesialis bedah dan spesialis penyakit
dalam.