Anda di halaman 1dari 15

PERADABAN PULAU KRETA

OLEH:

KELOMPOK-4 SEJARAH PEMINATAN


KELAS : X-IPS-4

KETUA : RAHMAD SYAFRIZAL

SEKRETARIS : DARU IRSYAD

BENDAHARA : ERZICO MIZANI IBNU BISGAR

ANGGOTA : -ALFINNA SITI NOOR

-ALYA PUTRI

-ARYA DUTA WIBOWO

-AZMAN ALWI NASUTION

-MUHAMMAD TEDY

-SUHADI FADLIKA HAKIM

-REEZKITA NUZUL

I
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa , karena
berkat rahmat dan karuniaNyalah kami dapat menyusun dan menyelesaikan
makalah ini tepat pada waktunya. Adapun tujuan dari penulisan makalah ini
adalah untuk melengkapi tugas mata pelajaran Sejarah Peminatan. Kami
berharap makalah ini nantinya dapat membantu sesama siswa disekolah ini ,
maupun para pembaca lainnya untuk mengetahui tentang sejarah Peradaban
Pulau Kreta .

Dalam penyelesaian makalah ini , Kami telah banyak mengalami kesulitan ,


terutama oleh kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki. Namun dengan
bimbingan dari beberapa pihak makalah ini akhirnya dapat terselesaikan
walau masih jauh dari kesempurnaan.

Kami sadar sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran
makalah ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kami mengharapkan
adanya kritik dan saran positif untuk penulisan yang lebih baik lagi pada
masa mendatang.

Medan, 13 Februari 2017

KELOMPOK 4 SEJARAH PEMINATAN


Penyusun

II
DAFTAR ISI
SAMPUL DEPAN........................................................................I

KATA PENGANTAR..................................................................II

DAFTAR ISI................................................................................III

BAB1............................................................................................1

A. Latar Belakang...................................................................1
B. Rumusan Masalah..............................................................2
C. Tujuan penulisan................................................................2

BAB2............................................................................................3

Pembahasan .................................................................................3
A. Cerita Singkat Peradaban Pulau kreta................................3
B. Letak Geografis..................................................................4
C. Kehidupan masyarakat di Pulau Kreta...............................5
D. Hasil Peradaban..................................................................6
E. Sistem Pertahanan...............................................................9
F. Hancurnya Pulau kreta........................................................10

BAB 3...........................................................................................11

A. Kesimpulan.........................................................................11
B. Saran...................................................................................11

DAFTAR PUSTAKA .................................................................12

III
BAB 2
PEMBAHASAN

A. CERITA SINGKAT PERADABAN PULAU KRETA (2600 SM - 2000 SM)

Sejarah Eropa Kuno berawal dari kehidupan masyarakat Pulau Kreta yang terletak
disebelah selatan Yunani dengan pusat pemerintahannya di Knossus. Selain Knossus masih
ada kota-kota besar yang lain yaitu Phaestos, Tylissos, Hanos. Letak Pulau Kreta sangat
strategis yakni di tengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia.
Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Kreta untuk hidup dari sektor
pelayaran dan perdagangan. Selain itu Pulau Kreta juga menjadi jembatan budaya antara
Asia, Afrika dan Eropa. Sejarah Pulau Kreta dapat diketahui dari karya sastra berupa legenda
dan mitologi karangan penyair Homerus yang berjudul Illiad dan Odysseia. Homerus
menceritakan Pulau Kreta yang indah permai, memilik itidak kurang dari 90 kota. Uraian
tersebut diperkuat oleh Sir Arthur Evans dari Inggris yang pertama kali melakukan
penggalian pada tahun 1878 M. Dengan penggalian tersebut ditemukan bukti-bukti arkeologi
mengenai kejayaan Pulau Kreta di masa yang lalu.

Dari kegiatan pelayaran dan perdagangan telah menyebabkan tingkat kemakmuran yang
tinggi bagi masyarakatPulau Kreta. Kota-kota pusat perdagangan seperti Knossus dan
Phaestos telah tertata dengan baik. Bangunan gedung pada umumnya terbuat dari batu bata
serta ada bangunan yang bertingkat.Di Knossus ditemukan reruntuhan istana yang berbentuk
labyrinth (rumah siput). Labyrinth berasal dari kata Labrys yang berarti mudah tersesat.
Bangunan istana didesain demikian agar seseorang yang masuk akan mudah tersesat karena
susunan kamar-kamar, ruangan dan lorongnya ruwet untuk menghalangi para penjahat yang
masuk istana dan ingin menjarah kekayaan istana.Selain itu karena letaknya yang strategis
tidak tertutup kemungkinan Pulau Kreta menjadi incaran bangsa lain untuk menaklukkan dan
menguasainya. Masyarakat Pulau Kreta juga mengenal seni Lukis Fresko, seni
porselin/gerabah, seni pahat pada gading atau media yang lain dan seni kerajinan logam.
Karya seni ini juga menghasilkan peralatan rumah tangga misalnya alat pertukangan, sepatu,
pengecoran logam dan lain-lain.Selain itu, mereka juga telah mengenal bentuk tulisan yang
disebut tulisan Minos. Nama Minos berasal dari nama seorang raja besar di Pulau Kreta,
bahkankebudayaan Pulau Kreta akhirnya disebut kebudayaan Minoan.

NAMA : MUHAMMAD TEDY

SUMBER : http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-kreta.html?m=1

3
B. LETAK GEOGRAFIS PULAU KRETA

Pulau Kreta terletak dipersimpangan jalan pelayaran antara Mesir dan Yunani, serta antara
daerah-daerah Italia dan Punisia. Masyarakat pulau Kreta adalah Masyarakat maritim dengan
kehidupan pokok berdagang dan berlayar dilaut tengah.

Pulau Kreta merupakan pulau milik Yunani. Luas pulau ini adalah 8335 KM. dengan luas
tersebut pulau ini merupakan pulau terbesar di Yunan. Dalam laut tengah pulau ini merupakan
pulau terbesar ke 5 ( Sisilia, Sardinien, Zipern dan Korsika ) Letak PulauKreta sangat strategis
yakni di tengah-tengah jalur pelayaran antara Mesir, Yunani dan Mesopotamia. Keadaan tersebut
dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Kreta untuk hidup dari sektor pelayaran dan perdagangan.
Selain itu Pulau Kreta juga menjadi jembatan budaya antara Asia, Afrika dan Eropa.

Yunani mempunyai garis pantai terpanjang ke-11 di dunia, sepanjang 13.676 km (8,498 mil),
dengan banyak kepulauan (sekitar 1.400, di mana 227 dihuni), termasuk pulau Kreta (Crete), the
Dodecanese, the Cyclades, dan kepulauan Ionia. Delapan puluh persen tanah Yunani terdiri dari
pegunungan. Gunung tertinggi adalah Mount Olympus 2.917 m (9.570 kaki).

NAMA : ERZICO MIZANI IBNU BISGAR

SUMBER : http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-kreta.html?m=1

http://alyafahirah.blogspot.co.id/2014/09/normal-0-false-false-false-en-us-x-
none.html

himasejarahur.blogspot.com/2013/12/peradaban-pulau-kreta-yunani.html

4
C. KEHIDUPAN MASYARAKAT DI PULAU KRETA

Dari gambar yang diamati jelas bahwa letak dari pulau kreta itu sangat strategis dimana
menjadikan mereka sebagai persinggahan dari berbagai saudagar ataupun perdagangan antar
dunia. Hal ini yang membuat perekonomian pulau kreta menjadi maju dengan pesat, karena
banyak terjadi kegiatan ekonomi, sebab para pedagang antar benua itu harus membeli atau
mengisi bekal makanan agar dapat melanjutkan perjalanannya. Tetapi mungkin juga, ada
pedagang yang sengaja menjual hasil komuditas daerahnya ke Pulau Kreta, karena berfikiran di
Pulau Kreta itu merupakan berkumpulnya pedagang antar benua.

Pelayaran dan perdagangan membuat tingkat kemakmuran yang tinggi pada masyarakat
Pulau Kreta dan terdapat juga kota- kota pusat dagang, yaitu Knossus dan Phaestos, dengan
bangunan gedung yang terbuat dari batu bata dan ada bangunannya yang bertingkat. Dan Pulau
Kreta mengenal sistem gerabah , seni pahat, dan sistem pengecoran logam. Dan mereka telah
mengenal tulisan yang disebut tulisan Minos yang berasal dari nama seorang Raja besar di Pulau
Kreta.

Masyarakat Pulau Kreta juga mengenal seni Lukis Fresko, seni porselin/gerabah, seni
pahat pada gading atau media yang lain dan seni kerajinan logam. Karya seni ini juga
menghasilkan peralatan rumah tangga misalnya alat pertukangan, sepatu, pengecoran logam dan
lain-lain.Selain itu, mereka juga telah mengenal bentuk tulisan yang disebut tulisan Minos. Nama
Minos berasal dari nama seorang raja besar di Pulau Kreta, bahkan kebudayaan Pulau Kreta
akhirnya disebut kebudayaan Minoa. Walaupun telah ditemukan peninggalan tulisan namun
sampai sekarang belum berhasil dibaca sehingga sejarah Pulau Kreta belum dapat di ungkap
secara jelas.

NAMA : AZMAN ALWI NASUTION

SUMBER : http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-kreta.html?m=1

http://sitimasitohsejarah12.blogspot.co.id/2013/06/peradaban-pulau-
kreta.html?m=1
http://satriabayu3.blogspot.co.id/2013/09/sejarah-peninggalan-pulau-kreta-
yang.html

5
D. HASIL KEBUDAYAAN PULAU KRETA

a) BUDAYA

Kebudayaan Minoa berbeda dari orang-orang Yunani kuno setelahnya.


Bangsa Minoa merupakan pelopor dalam bidang eksplorasi kelautan, dan mereka
mendirikan beberapa koloni di daratan utama Yunani dan pulau-pulau Aigea
lainnya, misalnya Akrotiri di Thera. Budaya Minoa juga ikut mempengaruhi
budaya Mikenai.

b) AGAMA

-Lompat banteng adalah suatu ritual keagamaan di Kreta.

Sebagian besar infomasi mengenai agama Minoa diketahui dari tradisi


lisan yang baru ditulis setelah Mikenai menaklukan Minoa. Dari
catatan ini, para sejarawan percaya bahwa agama Minoa didasarkan
pada agama orang-orang Neolitikum yang digantikan oleh bangsa
Minoa. Agama mereka berpusat pada dewi Potnia, namun mereka
tetap memuja banyak dewi. Banteng adalah keramat untuk bangsa
Minoa. Ada suatu ritual keagamaan yang unik, yaitu lompat banteng.
Di Kuil Minoa di Knossos, ada labirin yang terkenal. Simbol
keagamaan lainnya adalah ular, labris (kapak bermata dua), matahari,
dan pohon. Ada pula bukti bahwa bangsa Minoa melakukan
pengorbanan manusia.

-Simbol keagamaan lainnya adalah ular, labris (kapak bermata dua),


matahari, dan pohon. Ada pula bukti bahwa bangsa Minoa melakukan
pengorbanan manusia.

NAMA : ARYA DUTA WIBOWO

SUMBER : http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-kreta.html?m=1

http://sitimasitohsejarah12.blogspot.co.id/2013/06/peradaban-pulau-
kreta.html?m=1
https://en.wikipedia.org/wiki/Labrys
6
c) SENI

Bangsa Minoa terkenal atas kemampuan seni mereka. Penggalian telah


menunjukkan adanya lukisan dinding, patung, dan tembikar. Tembikar adalah
bentuk seni yang dominan pada bangsa Minoa sejak kedatangan Mereka di Kreta
hingga periode Istana Baru, ketika akhirnya ditemukan teknologi tembikar untuk
standardisasi desain. Lukisan dinding kemudian bangkit sebagai seni utama, dan
sangat berfokus pada tema-tema natural dan keagamaan. Banteng dan ular banyak
muncul dalam karya seni orang Minoa. Namun, tidak ditemukan adanya lukisan
dinding mengenai dewa.

Masyarakat Pulau Kreta juga mengenal seni LukisFresko, seni


porselin/gerabah, seni pahat pada gading atau media yang lain dan seni kerajinan
logam. Karya seni ini juga menghasilkan peralatan rumah tangga misalnya alat
pertukangan, sepatu, pengecoran logam dan lain-lain. Selain itu, peradaban Pulau
Kreta juga meninggalkan kemampuan maritim dan kemampuan menempa besi
pada rakyatnya.

d) ARSITEKTUR

-Bangsa Minoa juga merupakan pionir untuk berbagai metode arsitektur.


Kota-kota mereka diaspal dengan batu, dan dilengkapi selokan serta saluran air.
Pembangunan istana-istana pertama menandai berakhirnya periode pra-istana.
Istana adalah pusat pemerintahan. Di istana, lusinan komunitas dapat berkumpul
di bawah satu otoritas politik yang terpusat. Istana juga digunakan sebagai tempat
penyimpanan hasil panen yang berlebih, dan tempat altar para dewi.

- Fresco adalah teknik melukis di dinding dengan menimpakan pigmen pada


plaster dinding yang baru dilapisi. Fresko berasal dari frase Italia buon fresco
yang berarti "selagi basah". Pigmen yang ditimpakan di atas plaster basah akan
melekat sangat kuat sehingga hasil karya bisa dinikmati berpuluh tahun. Adonan
ini harus dibuat dengan takaran yang tepat, sebab bila terlalu basah akan
menyebabkan timbulnya jamur, dan bila terlalu kering akan menyebabkan pigmen
tidak bisa tertempel kuat.

NAMA : SUHADI FADLIKA HAKIM

SUMBER : http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-kreta.html?m=1

https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban_Minoa
7
e) EKONOMI

Ekonomi Minoa sangat bervariasi. Beberapa bahan pangan didapat dari


pertanian, contohnya gandum, anggur, zaitun, dan ara. Mereka juga berternak
domba, kambing, dan babi. Selain itu, lebah juga diternakkan untuk menghasilkan
madu, selain juga keledai dan lembu untuk membajak ladang. Bangsa Minoa juga
melakukan perdangan dengan daerah-daerah di sekitarnya. Komoditas utama
mereka adalah timah, yang sangat diperlukan karena perunggu dihasilkan dari
campuran timah dan tembaga. Wilayah perdagangan Minoa mencapai
Mespotamia, Mesir, dan Spayol. Seiring munculnya besi yang menggantikan
perunggu, perdagangan Minoa pun runtuh.

f) BAHASA

Peradaban Minoa memiliki beberapa bahasa tertulis. Pada masa pra-Istana,


aksara hieroglif primitif digunakan, naman hanya sampai 1700 SM. Setelah itu
berkembanglah sistem tulisan Linear A pada periode Istana purba, dan terus
digunakan pada masa Istana baru. Linear A memiliki banyak simbol, masing-
masing melambangkan suku kata, kata, atau angka. Setelah penaklukan Mikenai,
linear A digantikan oleh Linear B. Hingga kini Linear A belum dapat
diterjemahkan.

NAMA : ALYA PUTRI

SUMBER : https://id.wikibooks.org/wiki/Yunani_Kuno/Sejarah/Minos

https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban_Minoa

8
D. SISTEM PERTAHANAN

Pulau Kreta ialah sebuah pulau yang terletak ditengah timur laut Mediterania yang
dikeliling pulau kecil, untuk itu pulau kreta memiliki kawasan laut yang luas yang
merupakan system pertahanan pulau kreta serta di dalam istana di buat labirin atau yang
berarti mudah tersesat yang merupakan bangunan istana yang di desain agar orang yang
masuk mudah tersesat karena susunan kamar, ruangan, dan lorong- lorong agar penjahat yang
masuk untuk mengambil kekayaan istana tersesat. Sistem pertahanan di Pulau Kreta tidak
kuat, karena mereka tidak memiliki satuan tentara militer hanya membuat pertahanan dari
bangunan saja.

E. SISTEM PEMERINTAHAN
1. Sparta Konstitusi

Sparta membagi masyarakat menjadi 3 golongan yaitu :

1. Citizens atau orang-orang Sparta yang jumlahnya antara 5-10% dariseluruh


penduduk. Mereka terdiri dari para penguasa dan tentara.

2. KaumHelot : merupakan sebagian besar dari penduduk yang bekerjasebagai petani,


buruh tani dan pelayan dari orang-orang Sparta.

3. Peiroikoi yaitu yang tinggal di pinggiran kota, hidup sebagai petani,pedagang dan
bekerja di pertambangan Sistem pemerintahan Sparta bersifat militeristis, dengan
mengutamakan latihan kemiliteran dandisiplin yang keras bagi masyarakat. Pemerintahan
Sparta dijalankan oleh 2 orang raja yang absolut dan turun temurun. Selain Raja, ada
jabatan ephor selaku penasehat yang berjumlah 5orang. Lembaga yang lain
beranggotakan hanya 28 orang yang berusia 60 tahun atau lebih,disebut Gereousia.
Gereousia memiliki hak veto terhadap undang-undang yang diajukan oleh DPR. Anggota
DPR adalah semua laki-laki warga kota Sparta yang berusia30 tahun atau lebih, mereka
bersidang setiap bulan purnama.Dapat dikatakan Sparta merupakandunia laki-laki. Laki-
laki berperan sebagai tentara, pembuat hukum dan peraturan. Kegiatan wanita terbatas
sebagai isteri, ibu dan pengatur rumah tangga.

2. Sistem pemerintahan di Pulau Kreta mengenal beberapa lembaga antara


lain :

1.Archon yaitu pelaksana pemerintahan berjumlah 9 orang.

2.Areopagos yaitu dewan yang mengawasi pelaksanaan pemerintahan Archon,


sekaligus merangkap sebagai mahkamah agung. Anggotanya adalah mantan para
archon.

3.Boule semacam DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) yang memiliki tugas :


menetapkan archon meminta pertanggungjawaban archon menghukum archon.

NAMA : REEZKITA NUZUL


SUMBER :http://satriabayu3.blogspot.co.id/2013/09/sejarah-peninggalan-pulau-
kreta-yang.html
9
F. HANCURNYA PULAU KRETA

Kebudayaan Kreta (Crete) ini hancur akibat suatu bencana ledakan gunung api yang
maha dasyat dan satu kali gelombang Tsunami hebat yang belum pernah terjadi
sebelumnya. Pulau Crete hanya terpisah sejauh 60 mil dari pulau Thera, dan 3600 tahun
lalu gunung berapi di pulau Thera mengalami letusan dasyat, debu dan asap yang
disemburkan akibat ledakan tersebut diperkirakan sebanyak ribuan ton menyebar hingga
ke pulau Greenland, Tiongkok dan Amerika Utara akibat diterbangkan angin.

Masa akhir kejayaan Pulau Kreta tak dapat digambarkan secara pasti. Menurut
dugaan para ahli ada kemungkinan karena bencana alam. Sekitar abad 15 S.M gunung
Thera yang letaknya 100 km. diutara Pulau Kreta meletus dan memuntahkan larva dan
abu yang menutupi angkasa, menghalangi aktifitas kehidupan serta mematikan pelbagai
tumbuh-tumbuhan. Selain bencana alam, diduga ada invasi bangsa pendatang yang
berasal dari ras Indo Jerman dari Asia Tengah yang bergerak ke Yunani kemudian ke
pulau Kreta.Selain dari letaknya peradaban Pulau Kreta tidak tertutup kemungkinan
mendapat pengaruh dari Mesir dan Mesopotamia karena hubungan perdagangan dan
pelayaran seperti telah Anda baca pada uraian di atas. Setelah runtuh kebudayaan Pulau
Kreta berkembang di daratan Yunani mula-mula berada di kota Mycena (salah satu
daerah kekuasaan pemerintahan Pulau Kreta sebelumnya.) Itulah sebabnya Pulau Kreta
disebut sebagai jembatan budaya Asia, Afrika dan Eropa.

Kebudayaan Kreta (Crete, Kritti) merupakan salah satu peradaban yang sempat
berjaya, hingga pada masa Raja Minos (periode Minoan),kejayaan bangsa ini mencapai
puncak-nya. Pada waktu itu Raja Minos me-nguasai Laut Aegean, hingga Swedia,
sehingga mampu menyatukan segenap dataran Eropa, Asia, dan Afrika. Kerajaan Minos
telah memanfaatkan letak geografisnya yang strategis, mengembangkan bidang
pelayarannya dan memperkuat armada lautnya, armada ini merupakan angkatan laut yang
pertama ada di dunia. Kehebatan armada maritim Minos telah berhasil membuat kerajaan
ini membina hubungan dagang yang baik dengan Mesir, Syria, Babylon, Asia Kecil, dan
lain lain, bahkan menjadi negara yang menguasai lautan, berbagai kepulauan di Laut
Aegean ramai ramai membina hubungan de-ngan pertukaran duta negara, Swedia
bahkan menyetor upeti pada Minos. Namun pada akhirnya bangsa ini hancur karena
bencana alam.

Pada tahun 1967, arkeolog Amerika berhasil menggali sebuah kota perdagangan di
bawah lapisan abu gunung berapi di pulau Santorini setebal 60 meter. Setelah diteliti,
kota ini terkubur disana pada tahun 1500 SM oleh abu akibat ledakan gunung berapi.
Mungkin letusan itu merupakan letusan gunung berapi paling dasyat sepanjang sejarah
manusia, luas area yang ditutup oleh debu hasil letusan itu mencapai 62,5 km persegi,
kota di atas pulau tersebut tertimbun hanya dalam sekejap mata oleh abu yang
sedemikian tebal itu, sekaligus juga membawa pengaruh besar terhadap pesisir Laut
Tengah dan kepulauan sekitarnya. Berdasarkan catatan, Mesir pada waktu itu diselimuti
oleh kegelap-an sepanjang hari selama 3 hari berturut turut. Selain itu ledakan tersebut
juga mengakibatkan terjadinya gelombang Tsunami, dengan ombak yang mencapai 50
meter tingginya, gelombang maha dasyat tersebut telah menenggelamkan seluruh kota
dan desa di atas Pulau Crete, termasuk juga Kerajaan Minoa pun lenyap seketika. Hal ini
harusnya dapat dijadikan pelajaran bagi kita. Selain bencana alam, faktor lain adalah
invasi bangsa pendatang yang berasal dari ras Indo Jerman di Asia Tengah yang bergerak
ke Yunani kemudian ke pulau Kreta.

NAMA : ALFINNA SITI NOOR

SUMBER : http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-kreta.html?m=1

10
DAFTAR PUSTAKA

http://gunturhistory.blogspot.co.id/2016/01/peradaban-pulau-
kreta.html?m=1
http://satriabayu3.blogspot.co.id/2013/09/sejarah-peninggalan-pulau-
kreta-yang.html
https://id.wikibooks.org/wiki/Yunani_Kuno/Sejarah/Minos
https://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban_Minoa
http://sitimasitohsejarah12.blogspot.co.id/2013/06/peradaban-pulau-
kreta.html?m=1
https://en.wikipedia.org/wiki/Labrys
http://alyafahirah.blogspot.co.id/2014/09/normal-0-false-false-false-en-
us-x-none.html
himasejarahur.blogspot.com/2013/12/peradaban-pulau-kreta-
yunani.html
https://www.google.co.id/url?sa=i&rct=j&q=&esrc=s&source=images&
cd=&cad=rja&uact=8&ved=0ahUKEwiw5NzXy9PRAhXFsY8KHdUr
AoEQjB0IBg&url=http%3A%2F%2Fwww.crete-
kreta.com%2Fknossos&psig=AFQjCNFy75YQekAnyTlyB6djiMW-
S_Q7-g&ust=1485100205339493

12
BAB 1
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Kreta adalah pulau terbesar yang terletak di selatan pulau Yunani. Peradaban
pulau kreta disebut-sebut sebagai cikal-bakal peradaban Yunani yang muncul sekitar
tahun 3000-1400 SM. Letak pulau kreta sangat strategis, yakni di tengah-tengah jalur
pelayaran antara Mesir, Yunani, dan Mesopotamia. Keadaan alam yang demikian
mengakibatkan mayoritas penduduk pulau ini bermata pencaharian sebagai pedagang dan
melakukan kegiatan pelayaran. Selain itu, pulau Kreta juga menjadi jembatan budaya
antara Asia, Afrika, dan Eropa.

Orang-orang Kreta atau juga disebut orang-orang Minoa mengenal bentuk tulisan
Minos. Nama minos berasal dari nama seorang raja besar di pulau kreta yang bernama
Minos. Kebudayaan pulau kreta seringkali disebut sebagai kebudayaan Minoa.

Orang-orang Kreta pandai membuat gelas, alat senjata, karya seni lukis Fresko,
seni porselin (gerabah), seni pahat, seni kerajinan logam, dan berbagai arca untuk
kegiatan keagamaan serta memproduksi pakaian. Masyarakat Minoa sudah menunjukkan
tingkat peradaban yang tinggi, menjalin hubungan ekonomi dengan rakyat tetangga.
Secara politis, wilayah kreta terbagi dalam komunitas-komunitas kecil, merupakan
negara-negara kota yang terkenal seperti Knossos, Phaistos, Gortyna, dan Gournia.

Pada kota Knossus ditemukan reruntuhan istana Knossus yang


berbentuk Labyrinth (rumah siput).Labyrinth berasal dari kata labrys yang berarti
mudah tersesat. Bangunan istana didesain sedemikian rupa agar seseorang yang masuk
akan mudah tersesat karena susunan kamar-kamar, ruangan, dan lorongnya banyak dan
berliku-liku untuk menghalangi para penjahat yang masuk istana dan ingin menjarah
kekayaan istana.

Menurut para arkeolog, peradaban orang-orang kreta secara kronologis dibagi ke


dalam tiga periode, yaitu :

A. Minoa awal (3400-2100 sebelum Masehi) dimulai zaman Tembaga dan beakhir
pada penggunaan alat-alat dari zaman perunggu.
B. Minoa Madya (2100-1600 sebelum Masehi), zaman ini ditandai dengan
didapatkannya perkembangan bidang seni dan ditemukannya reruntuhan kerajaan
Knossos.
C. Minoa Akhir (1600-1200 sebelum Masehi), hal ini ditandai dengan masa puncak
perkembangan kultural dan stagnansi akhir.

Kebudayaan kreta mengalami kehancuran akibat bencana alam yaitu ledakan


gunung api yang maha dahsyat dari pulau Thera yang hanya berjarak 60 mil dari pulau
kreta dan satu kali gelombang tsunami yang belum pernah terjadi sebelumya. Faktor lain
adalah invasi bangsa pendatang yang berasal dari ras Indo-Jerman di Asia tengah yang
bergerak ke Yunani kemudian ke pulau Kreta.

1
B. RUMUSAN MASALAH

a) Dimana letak geografis Pulau Kreta?


b) Bagaimana kehidupan masyarakat Pulau Kreta?
c) Apa saja hasil peradaban Pulau Kreta?
d) Bagaimana Hancurnya Pulau Kreta?

C. TUJUAN PENULISAN

a) Mengetahui tentang Peradaban Pulau Kreta


b) Menambah Wawasan di Ilmu Sejarah Dunia
c) Melengkapi Tugas Sejarah Peminatan Mengenai Peradaban Pulau Kreta

2
BAB 3
PENUTUP
A. KESIMPULAN

Berdasarkan uraian diatas, kita mengetahui sejarah peradaban Pulau Kreta. Pulau Kreta
merupakan pulau yang letaknya paling strategis yaitu dipersimpangan jalan pelayaran
antara Mesir dan Yunani, serta antara daerah Italiadan Punisia. Hal ini membuat
perekonomian masyarakat Pulau Kreta memiliki perekonomian yang cukup pesat.banyak
sekali hasil kebudayaan masyarakat Pulau Kreta seperti; Sistem
Kepercayaan,Arsitektur,Seni,Bahasa dan Sistem Perekonomian. Pulau Kreta pun
memiliki Istana yang berbentuk Labyrin agar orang yang masuk mudah tersesat karena
susunan kamar, ruangan dan lorong lorong agar penjahat tidak mudah masuk.

B. SARAN

Supaya cerita sejarahnya lebih menarik, harusnya dibuatikan film. Karena untuk
videonya sendiri sulit didapatkan dan hanya berupa ilustrasi saja. Untuk mendorong
kegiatan pembelajaran seharusnya Peradaban Pulau Kreta ini dingkat menjadi film.
Namun, dibalik itu semua cerita Peradaban Pulau Kreta ini sangat menarik.

11