Anda di halaman 1dari 3

Kelas scaphopoda

Anggota kelas Scaphopoda terdiri atas 350 spesies yang kesemuanya bersifat penggali
dan secara populer, Sarchopoda biasa disebut siput gading atau siput gigi.Pemberian nama
tersebut berdasarkan cangkangnya membentuk silindris panjang seperti gading gajah. Moluska
ini banyak ditemukan dari zona subtidal hingga kedalaman lebih dari 6000 m. Mereka memiliki
tubuh silinder memanjang ditutupi dengan cangkang dan terbuka di kedua ujungnya.
Sarchopoda memiliki bentuk tubuh tertutupi cangkang dan membentuk tabung. Ada sekitar
900 spesies sarchopoda hidup, dan sebagian besar panjangnya 2,5 sampai 5 cm . Ada juga yang
panjangnya antara 4 mm sampai 25 cm. Namun Dentalium vernedei di temukan dipantai jepang
15 cm.

Pada umumnya scaphopoda hidup di laut dan memiliki kebiasaan membenamkan diri
di pasir pada kedalaman air lebih dari 6 meter. Pada bagian anterior terdapat kepala dan kaki.
Pada bagian kepala terdapat tentakel atau disebut captacula yang bersifat sensoris dan prehensil
yang berfungsi untuk menangkap makanan. Foot atau Kaki yang menonjol pada bagian anterior
lebih besar dari shell atau cangkang bagian posterior. Kaki digunakan untuk menggali lumpur
atau pasir.

Pada ujung posterior tubuh, berfungsi ebagai tempat penghisap dan pengeluaran air.
Air pernapasan beredar melalui rongga mantel keduanya dengan gerakan dari kaki dan silia.
Setelah 10 sampai 12 menit air masuk, otot berkontraksi, yang menyebabkan air keluar melalui
lubng yang sama dengan masuknya air tadi. Hewan ini tidak terdapat insang sehingga
pertukaran gas terjadi di permukaan mantel atau cangkang. Sebagian besar makanan adalah
detritus dan protozoa dari lapisan bawah. Hal ini tertangkap pada silia dari kaki atau pada
perekat berlumut berlumut lendir dari tentakel panjang (Captacula) pada bagian kepala.

Sistem sirkulasi pada scaphopoda mereduksi dan tidak memiliki jantung, namun hanya
mempunyai sistem sinus darah. Memiliki sepasang nefrida dengan nefridiofor yang terletak
dekat anus.

Scaphopoda bersifat diosius. Gonade terletak didaerah posterior tubuh. Fertilisasi


terjadi secara eksternal. Telur yang dibuahi akan berkembang menjadi larva trokhopor,
kemudian menjadi larva veliger. Setelah fase larva, maka hewan muda akan tenggelam ke dasar
air, kemudian akan mengalami metamorfosis secara gradual. Cangkang dan mantel scaphopoda
pertama berbentuk bilobus, namun kemudian lobus mantel berfusi sepanjang tepi ventralnya.
Akibat fusi tersebut menghasilkan mantel dan cangkang silindris dengan lubang yang ada
dikedua ujungnya.
c

Daftar pustaka

1. Masjhudi, dkk. 2014. BUKU HANDOUT KEANEKARAGAMAN HEWAN. Hal 81,


UNIVERSITAS NEGERI MALANG, Jurusan biologi.

2. ebook zoology