Anda di halaman 1dari 7

BAB III

RANCANGAN AKTUALISASI

A. Konsep Aktualisasi
Nilai-nilai dasar ASN adalah nilai-nilai fundamental yang harus dimiliki
dalam menjalankan tugas jabatan Profesi ASN secara profesional sebagai pelayan
masyarakat.
Nilainilai dasar profesi ASN meliputi :
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi
untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Amanah seorang
PNS adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai publik
tersebut antara lain adalah:
a. Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik
kepentingan, antara kepentingan publik dengan kepentingan sektor,
kelompok, dan pribadi.
b. Memiliki pemahaman dan kesadaran untuk menghindari dan mencegah
keterlibatan PNS dalam politik praktis.
c. Memperlakukan warga negara secara sama dan adil dalam penyelenggaraan
pemerintahan dan pelayanan publik.
d. Menunjukan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan
sebagai penyelenggara pemerintahan.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah kecintaan terhadap tanah air dengan tetap
menghormati negara-negara lain. Makna nasionalisme secara politis
merupakan manifestasi kesadaran nasional yang mengandung cita-cita dan
pendorong bagi suatu bangsa, baik untuk merebut kemerdekaan atau
mengenyahkan penjajahan maupun sebagai pendorong untuk membangun
dirinya dan lingkungan masyarakat, bangsa, dan negaranya. Nasionalisme

10
adalah pondasi bagi aparatur sipil Negara untuk mengaktualisasikan dalam
menjalankan fungsi dan tugasnya dengan orientasi mementingkan kepentingan
publik, bangsa, dan negara.
Dalam UU No 5 tahun 2014 pasal 66 ayat 1-2 terkait sumpah dan janji
ketika diangkat menjadi PNS, disana dinyatakan bahwa PNS akan senantiasa
setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan
pemerintah. Dalam Pancasila terdapat sila pertama sampai kelima yang harus
dimaknai dan diimplementasikan oleh seorang aparatur sipil Negara.
a. Sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, dapat dimaknai bahwa
Ketuhanan dalam kerangka Pancasila bisa melibatkan nilai-nilai moral
universal agama-agama yang ada. Pancasila bermaksud menjadikan nilai-
nilai moral ketuhanan sebagai landasan pengelolaan kehidupan dalam
konteks masyarakat yang majemuk, tanpa menjadikan salah satu agama
tertentu mendikte negara.
b. Sila kedua yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Berdasarkan
sejarahnya, bangsa Indonesia tidak bisa melepaskan diri dari komitmen
kemanusiaan, berdasar prinsip kemanusiaan ini maka seorang aparatur sipil
negra dalam bertindak, berperilaku dan mengambil keputusan harus selalu
dilandasi oleh nilai-nilai kemanusiaan.
c. Sila ketiga yaitu Persatuan dan Kesatuan dimana dalam menjalankan tugas
dan fungsinya, seorang PNS juga wajib menjunjung tinggi persatuan agar
keutuhan bangsa dapat terjaga.
d. Sila keempat yaitu Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan
dalam permusyawaratan perwakilan mengandung ciri-ciri demokrasi yang
dijalankan di Indonesia yakni kedaulatan rakyat, permusyawaratan yang
berarti kekeluargaan, serta hikmat kebijaksanaan. Demokrasi yang berciri
kerakyatan berarti adanya penghormatan terhadap suara rakyat.
e. Sila kelima yaitu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung
arti bahwa PNS dalam menjalankan tugas fungsinya harus berpegang pada

11
prinsip adil dan netral. Netral dalam artian tidak memihak kepada salah satu
kelompok atau golongan yang ada, sedangkan adil berarti PNS dalam
melaksanakan tugasnya tidak boleh berlaku diskriminatif dan harus objektif,
jujur, transparan.
3. Etika Publik
Etika Publik adalah refleksi tentang standar atau norma yang
menentukan baik atau buruk, perilaku benar atau salah, tindakan dan
keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan
tanggung jawab pelayanan publik. Etika merupakan sistem penilaian
perilaku serta keyakinan untuk menentukan perbuatan yang pantas guna
menjamin adanya perlindungan hak-hak individu, mencakup cara-cara
dalam pengambilan keputusan untuk membantu membedakan hal yang baik
dan yang buruk serta mengarahkan apa yang seharusnya dilakukan telah
sesuai dengan nilai-nilai yang dianut.
Kode etik adalah aturan-aturan yang mengatur tingkah laku dalam suatu
kelompok khusus, sudut pandangnya hanya ditujukan pada hal-hal prinsip
dalam bentuk ketentuan tertulis. Kode etik profesi dimaksudkan untuk
mengatur tingkah laku/etika suatu kelompok melalui ketentuan tertulis yang
dapat dipegang oleh sekelompok profesional tertentu.
Nilai-nilai dasar etika publik sebagaimana tercantum dalam Undang-
Undang ASN, yakni:
a. Memegang teguh nilai-nilai dalam Ideologi Negara Pancasila.
b. Setia dan mempertahankan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan
Republik Indonesia 1945.
c. Menjalankan tugas secara professional dan tidak berpihak.
d. Membuat keputusan berdasarkan prinsip keahlian.
e. Menciptakan lingkungan kerja yang non diskriminatif.
f. Memelihara dan menjunjung tinggi standar etika luhur.
g. Mempertanggungjawabkan tindakan dan kinerjanya kepada publik.

12
h. Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan program
pemerintah.
i. Memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat, tepat,
akurat, berdaya guna, berhasil guna dan santun.
j. Mengutamakan pimpinan berkualitas tinggi.
k. Menghargai komunikasi, konsultasi dan kerjasama.
l. Mengutamakan pencapaian hasil dan mendorong kinerja pegawai.
m. Mendorong kesetaraan dalam pekerjaan.
n. Meningkatkan efektivitas sistem pemerintahan yang demokratis sebagai
perangkat sistem karir.
4. Komitmen mutu
Target utama kinerja aparatur yang berbasis komitmen mutu adalah
mewujudkan kepuasan masyarakat yang menerima layanan (customer
satisfaction). Komitmen mutu merupakan kesanggupan yang sungguh-
sungguh dari seorang pegawai untuk melakukan tugasnya dengan efektif,
efisien, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.
Efektif dapat diartikan sebagai sejauh mana organisasi dapat mencapai
tujuan yang ditetapkan dan berhasil mencapai apapun yang coba
dikerjakannya sedangkan efisiensi adalah jumlah sumber daya yang
digunakan untuk mencapai tujuan organisasional. Inovasi adalah perubahan,
apapun bentuk perubahannya dimaksudkan untuk mencapai kepuasan
pelanggan. Dalam arti singkat, bahwa komitmen mutu merupakan kepatuhan
terhadap standar.
Nilai-nilai dasar orientasi mutu, yaitu:
a. Mengedepankan komitmen terhadap kepuasan customers/client
b. Memberikan layanan yang menyentuh hati untuk menjaga dan memelihara
agar customer/client tetap setia
c. Menghasilkan produk/jasa yang berkualitas tinggi, tanpa cacat, tanpa
kesalahan, dan tidak ada pemborosan

13
d. Beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, baik berkaitan dengan
pergeseran tuntutan kebutuhan customers/clients maupun perkembangan
teknologi
e. Menggunakan pendekatan ilmiah dan inovatif dalam pemecahan masalah
dan pengambilan keputusan
f. Melakukan upaya perbaikan secara berkelanjutan melalui berbagai cara,
antara lain: pendidikan, pelatihan, pengembangan ide kreatif, kolaborasi,
dan benchmark.
5. Anti korupsi
Korupsi artinya perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap,
tidak bermoral, menyimpang dan melanggar norma-norma agama sedangkan
anti korupsi adalah kesadaran untuk tidak melakukan perbuatan buruk,
curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggar
norma-norma agama, material, mental dan umum. Korupsi sering dikatakan
sebagi kejahatan luar biasa dikarenakan dampaknya yang menyebabkan
kerusakan baik dalam ruang lingkup pribadi, keluarga, masyarakat dan
kehidupan yang lebih luas. Tindak pidana korupsi adalah suatu perbuatan
yang diancam dengan pidana oleh Undang-undang, bertentangan dengan
hukum dan dilakukan dengan kesalahan oleh seseorang yang mampu
bertanggung jawab. Tindak pidana korupsi ini meliputi kerugian keuangan
negara, suap-menyuap, pemerasan, perbuatan curang, penggelapan dalam
jabatan, benturan kepentingan dalam pengadaan dan gratifikasi.
Nilai-nilai anti korupsi:
a. Jujur
Jujur didefinisikan sebagai lurus hati, tidak berbohong dan tidak curang.
b. Disiplin
Disiplin adalah ketaatan atau kepatuhan terhadap peraturan.
c. Tanggung jawab

14
Tanggung jawab adalah wajib menanggung segala sesuatunya atau kalau
terjadi apa-apa boleh dituntut, dipersalahkan dan diperkarakan.
d. Adil
Adil adalah sama berat, tidak berat sebelah dan tidak memihak.

e. Berani
Berani menyatakan kebenaran, berani mengaku kesalahan, berani
bertanggung jawab.
f. Peduli
Peduli adalah mengindahkan, memperhatikan dan menghiraukan.
g. Kerja Keras
Kemauan menimbulkan asosiasi dengan keteladanan, ketekunan, daya
tahan, daya kerja, pendirian, pengendalian diri, keberanian, ketabahan,
keteguhan dan pantang mundur.
h. Kesederhanaan
Tidak hidup boros yang tidak sesuai dengan kemampuannya.
i. Mandiri
Dapat berdiri diatas kaki sendiri, artinya tidak banyak bergantung kepada
orang lain dalam berbagai hal.

B. Rancangan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar


Agar aktualisasi nilai-nilai dasar profesi PNS dapat dilaksanakan dengan baik,
maka perlu dibuat perencanaan untuk mengaktualisasikan kelima nilai dasar, yang
kemudian dituangkan dalam suatu dokumen pembelajaran yang disebut dengan
rancangan aktualisasi nilai dasar. Isi rancangan aktualisasi ini pada hakikatnya
merupakan butir-butir rencana kegiatan yang akan dilakukan ketika berada ditempat
tugas/magang. Dalam setiap kegiatan akan dijelaskan bahwa kegiatan tersebut
mengandung aktualisasi dari salah satu atau beberapa nilai dasar profesi PNS.

15
Kegiatan-kegiatan tersebut dapat bersumber dari
1. Sasaran Kinerja Pegawai (SKP)
2. Penugasan khusus dari atasan
3. Inovasi sendiri yang mendapat persetujuan dari atasan langsung.
Dari tiga sumber kegiatan ini, setiap peserta dituntut untuk merencanakan 6
sampai 10 kegiatan, dengan pertimbangan bahwa kegiatan tersebut dapat
dilaksanakan selama masa aktualisasi nilai dasar di tempat tugas atau tempat magang.

Rencana kegiatan yang akan saya aktualisasikan di tempat tugas adalah :

a. Melakukan pelayanan medik umum pasien rawat jalan.


b. Memberikan obat melalui suntikan IM (intra muscular) di poli umum.
c. Membantu kegiatan Imunisasi di Posyandu.
d. Melakukan pemasangan infus.
e. Membuat poster 10 penyakit terbesar.
f. Membuat laporan triwulan promkes bulan Oktober, November dan Desember.
g. Melakukan tindakan rawat luka di poli umum.

Untuk lebih jelasnya akan dijelaskan pada formulir 1 (satu) berikut :

16