Anda di halaman 1dari 8

Hasil Anaslisis Jurnal Departemen Jiwa

PENGARUH TERAPI TOUGHT STOPPING TERHADAP


KEMAMPUAN MENGONTROL HALUSINA PADA PASIEN
SKIZOFRENIA

Oleh:

Kelompok 5A

Nurindasari NIM: 70900116033


Nurlia NIM: 70900116034
Jayanti Sekar Wangi NIM: 70900116043
Megawati NIM: 70900116045
Kartika Sari NIM: 70900116044
Emil Reza Purnamansyah NIM: 709001160

PROGRAM PROFESI NERS


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR
2017

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


Hasil Analisi Jurnal: DEPARTEMEN KEPERAWATAN ANAK

Pengaruh Terapi Tought Stopping Terhadap Kemampuan


Mengontrol Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia

Kelompok V Profesi Ners angkatan XI UIN Alauddin Makassar

HASIL ANALISIS JURNAL

Pengaruh Terapi Tought Stopping Terhadap Kemampuan


Judul Jurnal: Mengontrol Halusinasi Pada Pasien Skizofrenia

Kata kunci : Terapi thought stopping, Halusinasi, Penderita skizofrenia

Penulis : Retno Twistiandayani , Amila Widati

Kelompok V Profesi Ners angkatan XI UIN Alauddin


Analisator :
Makassar.

Telaah Step 1 :

Masalah kesehatan jiwa atau gangguan jiwa masih menjadi


Problem
masalah kesehatan di Indonesia. Berdasarkan hasil riset
kesehatan dasar (Riskesdas) yang dilakukan Kementrian
Kesehatan pada tahun 2007, sedangkan prevalensi gangguan
jiwa berat yakni psikosis sekitar 0,46% dari jumlah penduduk
Indonesia sekitar 24.708.000 jiwa
Berdasarkan survey awal, jumlah penderita gangguan

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


jiwa di Gresik semakin meningkat. Hasil rekam medik
pada 2011 lalu, sebanyak 10 sampai 20 pasien yang
melakukan rawat jalan di Poli Jiwa RS Kabupaten Gresik
tiap bulannya. Kini, sebanyak 20 sampai 30 pasien yang
mendapat perawatan tiap bulannya jumlahnya meningkat
80-90%.

Intervensi Terapi Tought Stopping

Comparation intervensi Dalam penelitian tidak terdapat intervensi

pembanding.
Pasien Skizofrenia yang mengalami halusinasi
Outcome
sebelum dilakukan terapi thought stopping
didapatkan kemampuan mengontrol halusinasi dan
setelah dilakukan terapi, pasien skizofrenia
mengalami peningkatan kemampuan dalam
mengontrol halusinasinya, hampir seluruh
responden bisa mengontrol halusinasi dengan cara
menghardik halusinasi, mengatakan stop dan
mengusir halusinasi tersebut.
Hasil analisis statistik Uji Wilcoxon Signed Rank
Test, kemampuan mengontrol halusinasi sebelum
dan sesudah dilakukan intervensi thought stopping
= 0,000 yang berarti bahwa ada pengaruh terapi
thought stopping terhadap kemampuan mengontrol
halusinasi pada pasien skizofrenia.

Telaah Step 2 :

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


1. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
Recruitment analitik deskriptif.
2. Penelitian dilakukan di Poli Jiwa RS Kabupaten
Gresik pada bulan Januari 2012.
3. Lokasi ini diambil karena sebagian besar
masyarakat berobat kesana dan merupakan poli
jiwa yang terbesar di Kabupaten Gresik.
4. Populasi penelitian sebesar 86 pasien skizofrenia
yang berobat di Poli Jiwa RS Kabupaten Gresik.
5. Pengambilan subjek menggunakan metode
purposive sampling sebesar 30 pasien.
6. Kriteria subyek penelitian sebagai berikut: pasien
skizofrenia yang mengalami halusinasi
pendengaran, bersedia dilakukan penelitian, tidak
mengalami gangguan komunikasi verbal dan
penurunan kesadaran.
7. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi
yaitu mengamati secara langsung dan wawancara
terstruktur.

Hasil Analisis Kelompok:

Pada jurnal penelitian ini tidak dijelaskan kriteria


eksklusi dan desain penelitian yang digunakan
adalah Pre Eksperimental One Group Pre Post Test
bukan Quasi experimental pre-post test with control
group seperti yang dijelaskan di abstrak.
Pengumpulan data dilakukan dengan observasi
Maintenance
yaitu mengamati secara langsung dan wawancara
terstruktur terhadap berbagai aktivitas subjek dalam
mengontrol halusinasi sebelum dilakukan intervensi.
Intervensi terapi thought stopping dilakukan
kepada pasien dan keluarga dalam mengontrol
halusinasi selama 15 menit. Pada minggu berikutnya
pada saat pasien control, dilakukan observasi dan
wawancara terstruktur dalam kemampuan
mengontrol halusinasinya.
Dasar dari teknik ini adalah secara sadar memerintah
diri sendiri, stop!, saat mengalami pemikiran negatif
berulang, tidak penting, dan distorted. Kemudian
mengganti pikiran negatif tersebut dengan pikiran lain

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


yang lebih positif dan realistis.
Setelah pemberian terapi tetap melaksanakan
evaluasi dan follow up melalui jadwal kegiatan
harian terhadap kemampuan pasien
mengontrol halusinasi.

Measurement Alat dan bahan yang digunakan dalam

penelitian ini adalah playdough berwarna warni,

handsanitizer, tisu basah, tisu kering, penggiling

plastik, clipboard, buku tentang cara membuat jenis-

jenis mainan atau benda berbahan dasar dari

playdough, gunting plastik, cetakan, dan penggaris.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini

adalah lembar kuesioner kecemasan khusus untuk

anak usia prasekolah yang diadopsi dari Preschool

Anxiety Scale-Revised (2010) revisi dari Preschool

Anxiety Scale (Spence, Rapee, Mc Donald, et al

2001). Kuesioner Preschool Anxiety Scale-Revised

(2010) berjumlah 20 item pertanyaan. Instrumen

yang digunakan dalam penelitian ini telah dilakukan

uji validitas dan reliabilitas pada 15 anak usia

prasekolah (3-6 tahun) di RSUD Ratu Zaleha

Martapura yang memiliki karakteristik sama dengan

sampel penelitian.

Analisis data penelitian ini menggunakan

analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat

digunakan untuk mengetahui distribusi frekuensi dan

persentase dari karakteristik responden yang meliputi

usia, jenis kelamin, lama rawat dan diagnosa

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


penyakit. Analisis bivariat digunakan untuk

mengetahui pengaruh terapi bermain clay terhadap

kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun)

yang menjalani hospitalisasi di RSUD Banjarbaru.

Uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-

Smirnov dan uji homogenitas data menggunakan Test

Levene. Data berdistribusi normal dan homogen

karena nilai signifikansi dari tiap variabel penelitian

> =0,05.

Uji statistik yang digunakan adalah uji statistik

parametric Paired t-test dan t independent dengan

tingkat kepercayaan 95%.

Telaah Step 3 (Aplikabilitas) :

Hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi bermain clay

terhadap kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) yang menjalani

hospitalisasi di RSUD Banjarbaru. Oleh karena itu, jurnal ini dapat diaplikasikan

sebagai bahan acuan untuk pemberian terapi bermain untuk mengatasi kecemasan

anak sebagai dampak hospitalisasi yang efektif bagi pasien, dengan pertimbangan:

1. Manfaat: terapi bermain clay sebagai sumber materi pembelajaran yang

mudah dan aman digunakan, serta dapat memberikan informasi kepada

keluarga. selain itu dapat diterapkan dirumah sakit untuk membantu

mengurangi kecemasan anak usia prasekolah selama menjalani hospitalisasi

2. Biaya: bahan yang digunakan dalam permainan ini yaitu playdough berwarna

warni, handsanitizer, tisu basah, tisu kering, penggiling plastik, clipboard,

buku tentang cara membuat jenis-jenis mainan atau benda berbahan dasar dari

playdough, gunting plastik, cetakan, dan penggaris memerlukan biaya yang

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


lumayan mahal karena banyaknya alat dan bahan yang dibutuhkan untuk

menerapkannya.

3. Efek samping : efek samping dari Terapi Bermain Clay dengan bahan

playdough termasuk aman bagi anak. Dari hasil penelusuran kelompok kami

mendapatkan informasi bahwa bahan yang digunakan dalam pembuatan

playdough yaitu terigu

Kelebihan

1. Abstrak dalam jurnal sudah mencakup semua unsur IMRAD sehingga dengan

hanya melihat abstrak, pembaca dapat mengerti isi dari jurnal penelitian ini.

2. Selain judul dari jurnal ini yang menarik untuk dibaca, metode penelitian

jelas dan mudah dipahami pembaca serta hasil dari penelitian ini sudah

dijelaskan dengan rinci.

3. Dalam penelitian ini terdapat kriteria inklusi sehingga dapat diketahui

batasan-batasan yang harus terpenuhi untuk dijadikan sampel atau responden

dalam penelitian ini.

4. Dalam penelitian ini desain penelitian yang digunakan adalah Quasi

Eksperimental dengan rancangan Pretest-Posttest Non Equivalent Control


Group Design yang merupakan tehnik design yang hasilnya dapat

meyakinkan pembaca.

Kekurangan

1. Dalam penelitian ini tidak di sebutkan kriteria eksklusi sehingga tidak dapat

diketahui batasan-batasan responden yang tidak dapat dijadikan sampel atau

responden dalam penelitian ini.

2. Hasil analisis kelompok kami pada jurnal ini yaitu pada kelompok control

dalam penelitian ini tidak ada perlakuan yang diberikan sehingga etika

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017


penelitian yakni keadilan bagi responden tidak tercapai. Harusnya diberikan

juga perlakuan selain perlakuan yang diberikan ke kelompok eksperimen

sehingga etika peneliti dapat terlaksana.

Profesi Ners UIN Alauddin Makassar Kelompok V Angkatan XI Tahun 2017