Anda di halaman 1dari 2

KEPRIBADIAN

Bagaimana kepribadian bisa didefinisikan? Kepribadian mengacu pada karakteristik pribadi


yang abadi
Individu. Bagaimana kepribadian berhubungan dengan diri, identitas, dan emosi? Kepribadian
Biasanya dilihat sebagai mencakup diri dan identitas. Gambaran tentang ciri kepribadian
seorang individu terkadang melibatkan emosi. Misalnya, seorang remaja dapat digambarkan
dalam hal stabilitas / ketidakstabilan emosi dan efektivitas positif / negatif. Bagaimana sifat-
sifat seperti itu terwujud pada masa remaja? Sifat mana yang paling penting? Ity vie person ity.

Lima Besar Faktor Kepribadian Th e mencari ciri kepribadian inti yang, mencirikan orang
memiliki sejarah panjang (Cloninger, 2013). Dalam beberapa tahun terakhir, para periset telah
berfokus pada lima faktor kepribadian: keterbukaan terhadap pengalaman, kesadaran,
ekstraversi, kesesuaian, dan neurotisme (stabilitas emosional), (lihat Gambar 4.6). Jika Anda
membuat akronim dari nama-nama ini, Anda akan mendapatkan kata OCEAN. Sebagian besar
penelitian tentang lima faktor telah menggunakan orang dewasa sebagai peserta studi (Church,
2010; Costa & McCrae, 2013; Lucas & Donnellan, 2009; Roberts, Donnellan, & Hill, 2013;
Smits & others, 2011; McCrae & Costa, 2006; McCrae, Gaines, & Wellington, 2013). Namun,
semakin banyak penelitian yang melibatkan lima faktor besar berfokus pada remaja (Caprara
& orang lain, 2011; Ortet & others, 2012; Selfh out & others, 2010). Temuan utama dalam
studi lima faktor besar pada masa remaja adalah munculnya kesadaran sebagai prediktor kunci
penyesuaian dan kompetensi.
(Roberts & lainnya, 2009). Berikut ini adalah contoh penelitian terbaru yang
mendokumentasikan tautan ini:

1. Meta-analisis menemukan bahwa kesadaran berhubungan dengan nilai siswa


Titik rata-rata tetapi faktor Lima Besar lainnya tidak terkait dengan nilai titik mereka
Rata-rata (McAbee & Oswald, 2013).
2. Kesadaran berhubungan dengan hubungan interpersonal yang lebih baik antara satu
dengan lainnya
Anak kelas delapan: persahabatan dengan kualitas lebih tinggi, penerimaan yang lebih besar
oleh teman sebaya, dan sedikit korban1

1
H. 158
Oleh rekan sejawat (Jenson-Campbell & Malcolm, 20072
3. Sebuah studi longitudinal terhadap lebih dari 1.200 individu selama tujuh dekade
mengungkapkan hal itu
Individu yang teliti hidup lebih lama dari masa kanak-kanak sampai akhir masa dewasa
(Martin, Friedman, & Schwartz, 2007).
4. Pada orang dewasa yang baru lahir, kesadaran berhubungan dengan sedikit penundaan
dalam belajar (Klimstra &
Lainnya, 2012). Bagaimana Lima Faktor Besar berubah selama masa remaja? Sebuah
penelitian cross-sectional berskala besar baru-baru ini menemukan bahwa beberapa dari lima
faktor besar menunjukkan tren negatif pada masa remaja awal (Soto & others, 2011). Dalam
penelitian ini, remaja muda menunjukkan penurunan kesadaran, ekstraversi, dan keberpihakan.
Namun, kesadaran dan kesesuaian meningkat pada akhir masa remaja dan awal kemunculan
masa dewasa.
Apakah Lima Faktor Besar terkait dengan pengembangan identitas? Satu studi lebih dari 2.000
Mahasiswa menemukan bahwa emosi stabil dan ekstravert berhubungan dengan identitas
Prestasi (Lounsbury & lain-lain, 2007). Perdebatan berlanjut tentang apakah Lima Besar adalah
cara terbaik untuk mengkonseptualisasikan ciri kepribadian orang (Veselka, Schermer, &
Vernon, 2011). Satu analisis mengusulkan sebuah model dari enam ciri - the Big Five plus
dimensi kerendahan hati (Lee & Ashton, 2008). Dan beberapa peneliti lintas budaya
menyimpulkan bahwa hanya tiga (ekstraversi, kesesuaian, dan kesadaran) dari lima faktor
secara konsisten menggambarkan ciri kepribadian seseorang dalam budaya yang berbeda (De
Raad & other, 2010).

2
H. 159