Anda di halaman 1dari 1

1.

Nehalem
Semua prosesor Intel dengan nama Core i dibangun dengan dasar arsitektur yang diberi
nama Nehalem. Secara sederhana, arsitektur baru ini menawarkan performa yang lebih tinggi dengan
pengaturan konsumsi daya yang jauh lebih baik. Ada beberapa hal yang merupakan keunggulan dari
arsitektur Nehalem secara umum, jika dibandingkan dengan arsitektur Core sebelumnya:
Penggabungan komponen ada Nehalem, ada beberapa komponen yang digabungkan
menjadi satu di dalam prosesor. Hal yang paling penting adalah penggabungan pengendali memori
(RAM) ke dalam prosesor. Sebelumnya, pengendali ini terletak di luar prosesor. Dengan
dimasukkannya pengendali memori ke dalam prosesor, kecepatan aliran data antara prosesor dan
memori menjadi lebih tinggi. Pada prosesor Core i5 M, Intel bahkan memasukkan VGA-nya ke dalam
prosesor. Hal tersebut tentu saja membuat kemampuan VGA menjadi lebih baik dibandingkan VGA
onboard terdahulu.
Efisiensi daya, maksimalisasi performa Pada Core2 Duo (prosesor dengan 2 inti prosesor/2
core), jika kecepatan prosesor adalah 3 GHz, itu berarti kedua inti prosesor bekerja dengan kecepatan
3 GHz. Saat prosesor beristirahat, keduanya akan turun kecepatannya secara bersamaan juga. Jadi,
kalau ada software yang hanya bisa menggunakan 1 inti prosesor (contoh: Apple itunes), kedua inti
prosesor akan bekerja pada kecepatan tertingginya (3 GHz). Satu inti prosesor bekerja mengolah
data, sementara inti lainnya hanya ikut-ikutan menaikkan kecepatan tanpa mengolah data.
Pada Nehalem, kondisinya berbeda. Contohnya pada Core i3 (2 inti prosesor/2 core), kondisi
di atas hanya akan membuat 1 inti prosesor bekerja dan menggunakan kecepatan maksimumnya.
Sementara 1 inti prosesor yang tidak terpakai akan tetap beristirahat untuk menghemat energi.