Anda di halaman 1dari 5

ARSITEKTUR KONTEMPORER

Desain kontemporer bisa diartikan sebagai desain pada masa kini yang tidak mengacu pada desain
klasik di masa terdahulu. istilah kontemporer dapat diimplementasikan di berbagai media, khususnya
pada bidang seni. Seni komtemporer, yang lahir setelah era seni modern sangat mewakili kekinian
dalam konsep dan produk akhirnya. Seniman, arsitek atau praktisi lain di bidang seni menuangkan ide
dan konsep kekinian dalam karya-karya mereka, menggabungkan antara idealisme dan tren yang
diyakini.

Arsitektur kontemporer sangat dipengaruhi oleh arsitektur modern. Produk arsitektur


kontemporer sangat mewakili kekinian dalam gaya, langgam maupun tren-tren globalisasi,
seperti contohnya arsitektur ramah lingkungan. Arsitektur kontemporer bisa dikatakan sebagai
arsitektur anti-vernakular, dengan memaksimalkan penggunaan material-material baru non-lokal secara
aspiratif, inovatif dan beresiko tinggi. produk-produk arsitektur kontemporer sangat mengedepankan
penggunaan material dan teknologi, serta geometri, yang merupakan tren di tahun-tahun terakhir ini.

Karakteristik arsitektur kontemporer:

Konsep ruang yang terkesan terbuka atau open plan


Kontras dengan lingkungan sekitar
Ekspresi bangunan besifat subjektif
Menonjolkan bentuk unik, diluar kebiasaan, dan atraktif

Beberapa arsitek kontemporer dunia, antara lain:

1. Frank Gehry, arsitek yang kerap mendapat penghargaan ini nyata sekali akan karya-karyanya di
bidang arsitektur kontemporer. Dengan aliran dekonstruksifisme, aliran pasca-modern yang
tidak berakar pada forms-follow-functions, maha karya Gehry terkenal provokatif dengan
penggunaan material terkini. Contoh karya: Walt Disney Concert Hall, Guggenheim museum
Bilbao
2. Moshe Safdie, juga berkontribusi dalam karya arsitektur kontemporer. Bangunan
perumahan Habitat 67 di Montreal salah satu contohnya. Permainan bentuk geometri yang
sangat terasa secara tiga dimensi, menjadikan masa bangunan ini sangat provokatif dari segala
sudut.
3. Rem Koolhaas, kerap mengusung tema geometris dalam karya-karya kontemporernya. Karya
spektakulernya untuk China Central Television di Beijing mengedepankan teknologi desain
struktur baja dengan detail kantilever horizontal sejauh 75 meter dan setinggi 162 meter.
Tampilan geometri gedung yang asimetrikal dan penggunaan material modern sangat
mencirikan arsitektur kontemporer.
ARSITEKTUR HISTORISM

Arsitektur Historicism adalah pengambilan bentuk-bentuk lama dengan dimensi, bahan dan ukuran yang
berbeda.

Definisi lain Historicism menurut pendapat Colquohoun adalah sebagai berikut:


Memperhatikan arsitektur masa lalu. Membuat bentukan-bentukan yang mencerminkan sejarah, elemen-
elemen yang membentuk suatu seni, pastiche, rekontruksi otentik, pendemonstrasian suatu bentuk sesuai
dengan arti/tujuan yang ingin dicapai.

Arsitektur Historicism muncul pada abad 20-an sebagai salah satu aliran Arsitektur yang terbentuk karena
Kerinduan kepada bentuk-bentuk lama. Aliran ini cenderung mengambil bentuk-bentuk lama yang dianggap
terbaik dan mengkombinasikan dengan harmonis.

Karakteristik

Mengambil kembali gaya lama, namun dengan penyelesaian modern


Menggunakan design interior antik
Masih menggunakan ornamen
Bersikeras menampilkan proporsi dan komponen-komponen bangunan seperti lonic, Doric, dan
Corinthian yang jelas mengindikasikan berasal dari Arsitektur Klasik.
Menggunakan ornament dan bentuk-bentuk lama (rumit) sebagai bentuk kerinduan akan masa lalu.
Masih menggunakan konsep, dan detail arsitektur klasik secara utuh.
Unsur sejarah dalam perancangan diterapkan pada komposisi, bentuk, bahan, dan warna yang kontras
dengan yang baru tetapi masih dalam komposisi yang harmonis.

Contoh Bangunan

Umbas Des Louvre oleh Ieoh Ming Pei


Ciri khas arsitektur Historicism yang ada pada bangunan ini dapat dilihat bahwa bentuk dari bangunan ini
mengambil bentuk bangunan pada zaman Mesir kuno yaitu Pyramid, sesuai dengan ciri khas arsitektur
Historicism yaitu bangunan yang berkonsep sejarah tetapi dengan penyelesaian modern.

Dapat dilihat material yang digunakan pada bangunan ini bukanlah material yang digunakan pada Pyramid yaitu
batu sehingga terkesan berat dan bangunan yang tertutup, tetapi sudah digunakan kaca dan pada bangunan ini
digunakan rangka baja sehingga terkesan lebih ringan. Selain itu, dapat dilihat pada bangunan ini masih
menggunakan ornamen.
Pasifik Tower oleh Kisho Kurosawa
Kisho Kurokawa dalam Pacific Tower menghadirkan sebuah bangunan yang tersirat dari bentukan mampu
bercerita banyak, mulai dari bentuk tower yang menyerupai separuh bulan,terinspirasi dari Chu Mon yaitu
gerbang simbolik dari pintu masuk ruang minum teh di Jepang ini menunjukan adanya distorsi geometri oleh
non-geometri (bentuk balok yang kemudian dipotong cembung).

Penggunaan dua material yang melambangkan dua budaya yaitu budaya Eropa yang diwakili oleh beton agregate
putih berupa curving wall, sedangkan pada bagian plaza terdapat curtain wall dari kaca flat yang menciptakan
efek transparan, mengingatkan kita pada bahan penutup pintu di Jepang.

Gedung ini memang mengekspresikan simbiosis antara Timur dan Barat.

Dari konsepnya dapat terlihat Kisho memulai desainnya berawal dari konsep bentukan, lebih mengutamakan
bentuk daripada fungsi menggabungkan unsur barat dan timur dengan penggunaan dua material termasuk ke
dalam kategori memodifikasi struktur.

Beliau juga mencoba menghadirkan bentukan gabungan yang memiliki makna tersendiri yang tersirat,
memberikan jiwa pada bangunan seperti yang diungkapkan oleh Jencks.