Anda di halaman 1dari 2

JBI Critical Appraisal Checklist for Analytical Cross Sectional Studies

Reviewer : Ns. Muhammad Agung Krisdianto, S.Kep


Ns. Bayu Seto Rindi Atmojo, S.Kep
Date : 5 September 2017
Title : Effect Of The Group Music Therapy on Brain Wave, Behaviour, and
Cognitif Function Among Patients with Cronic Schizophrenia
Author : Myoungjin Kwon, RN, PhD, Moonhee Gang, RN, PhD, Kyongok Oh,
RN, PhD

Year : 2013
Record Number :
No Question Yes No Unclear NA
1 Were the criteria for inclusion in the sample clearly defined? V
2 Were the study subjects and the setting described in detail? V
3 Was the exposure measured in a valid and reliable way? V
4 Were objective, standard criteria used for measurement of the V
condition?
5 Were confounding factors identified? V
6 Were strategies to deal with confounding factors stated? V
7 Were the outcomes measured in a valid and reliable way? V
8 Was appropriate statistical analysis used? V

Population : 55 orang dengan dibiagi menjadi kelompok eksperimental dan kontrol dengan
perbandingan 28 orang (E) dan 27 orang (K) dari RSJ
populasi: populasi dari penelitian ini adalah pasien rawat inap di fasilitas (rumah sakit) psikiatrik
di kota metropolitan. Sampelnya adalah 55 orang dengan dibiagi menjadi kelompok
eksperimental dan kontrol dengan perbandingan 28 orang (E) dan 27 orang (K) dari RSJ
Intervension : Dilakukan terapi musik selama 13 sesi dalam waktu 7 minggu kriteria hasil
ECT baik, SIE oleh perawat dan MMSE.
Comparison : Kelompok Eksperimental Digrop Musik dan Kelompok Kontrol di RS
Outcome : Gelombang Alpha Kelompok Eksperimental lebih besar (ditunjukan dengan p=
0,006-0,045) dari pada Kontrol dengan suasana emosi yang lebih bahagia.
Kelompok eksperimental juga menunjukan peningkatan fungsi kognitif
(ditunjukan dengan F= 13,46, p=0,001) dan juga kebiasaan positif (kemampuan
social, perasaan tertarik dan kemampuan diri) lebih meningkat serta kebiasaan
negatif berkurang dibanding dengan kelompok control.