Anda di halaman 1dari 2

Pemeriksaan Palpasi Pada Ibu Hamil

No. Dokumen : 800/ /SOP-UKP/PKM-LJS/

SOP No. Revisi :


Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2

UPT PUSKESMAS Surya Andi NS


LANJAS NIP 19760221 2006041 001

1. Pengertian Palpasi adalah pemeriksaan yang dilakukan pada ibu hamil yang dilakukan untuk
menetukan tinggi fundus uteri dengan merabanya secara abdominal, Untuk mementukan
besarnya rahim dengan menetukan usia kehamilan dan menentukan letak anak dalam
rahim.
2. Tujuan 1. Untuk memonitor kemajuan kehamilan guna memastikan kesehatan ibu dan perkembangan
bayi yang normal
2. Sebagai acuan untuk melakukan pemeriksaan ANC pada ibu hamil
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Lanjas

4. Referensi Buku Asuhan Kebidanan I (KEHAMILAN), Ika Pantikawati, S.Si.T dan Saryono, S.Kp., M.Kes
Tahun 2010.
5. Prosedur 1. Petugas mencuci tangan
2. Mengatur posisi pasien di atas bed dengan posisi
3. Menjelaskan prosedur tindakan yang akan dilakukan
4. Pemeriksaan secara palpasi dilakukan dengan menggunakan menggunakan metode
Leopold, yakni :
Leopold I : digunakan untuk menentukan usia kehamilan dan bagian apa
yang ada di fundus, dengan cara pemeriksa berdiri sebelah kanan dan
menghadap ke muka ibu, kemudian kaki ibu dibengkokkan pada lutu dan
lipat paha, lengkungkan jari-jari keda tangan untuk mengelilingi bagian atas
fndus, lalu tentukan apa yang ada didalam fundus. Bila kepala sifatnya
keras, bundar dan melenting sedangkan bokong akan lunak, kurang bundar
dan kurang melenting.
Leopold II : digunakan untuk menentukan letak punggung anak dan letak
bagian kecil pada anak. Caranya, letakkan kedua tangan pada sisi uterus, dan
tentukan dimanakah bagian terkecil bayi.
Leopold III : digunakan untuk menentukan bagian apa yang terdapat di
bagian bawah dan apakah bagian bawah anak sudah atau belum terpegang
oleh pintu atas panggul. Caranya, tekan dengan ibu jari dan jari tengah pada
salah satu tangan secara lembut dan masuk ke dalam abdomen pasien diatas
shimpisis pubis. Kemudian peganglah bagian presentasi bayi, lalu bagian
apakah yang menjadi presentasi tersebut.
Leopold IV : digunakan untuk menentukan apa yang menjadi bagian bawah
dan seberapa masuknya bagia bawah tersebut ke dalam rongga panggul.
Caranya : letakkan kedua tangan disisi bawah uterus, lalu tekan ke dalam
dan gerakan jari-jari ke arah rongga panggul. Di manakah tonjolan sefalik
apakah bagian presentasi telah masuk. Pemeriksaan ini tidak dilakukan bila
kepala masih tinggi. Pemeriksaan Leopold lengkap dapat dilakukan bila
janin cukup besar, kira-kira bulan enam ke atas.
5. Mencatat hasil pemeriksaan
6. Diagram Alir
Petugas mencuci tangan

Mengatur posisi pasien

Menjelaskan prosedur tindakan

Melakukan Pemeriksaan Leopold I

Melakukan Pemeriksaan Leopold II

Melakukan Pemeriksaan Leopold III

Melakukan Pemeriksaan Leopold IV

Petgas mencatat hasil


pemeriksaan

7. Unit Terkait Ruang Pelayanan KIA-KB