Anda di halaman 1dari 5

2015

SENAM LANTAI

AINUN AISYAH
XII IPA 3
PENGERTIAN SENAM DAN JENIS-
JENIS SENAM LANTAI
Senam merupakan suatu cabang olahraga yang melibatkan performa gerakan yang
membutuhkan kekuatan, kecepatan dan keserasian gerakan fisik yang teratur.
Bentuk modern dari senam ialah : Palang tak seimbang, balok keseimbangan,
senam lantai. Bentuk-bentuk tersebut konon berkembang dari latihan yang
digunakan oleh bangsa Yunani kuno untuk menaiki dan menuruni seekor kuda dan
pertunjukan sirkus.

Senam biasa digunakan orang untuk rekreasi, relaksasi atau menenangkan pikiran,
biasanya ada yang melakukannya di rumah, di tempat fitness, di gymnasium
maupun di sekolah.Sekarang, sejak kecil banyak anak sudah terbiasa diajarkan
senam, baik oleh orang tua, maupun oleh pengajar olahraga di sekolah.
Senam sangat penting untuk pembentukan kelenturan tubuh, yang menjadi arti
penting bagi kelangsungan hidup manusia.
Senam ada berbagai macam, diantaranya senam lantai, senam hamil, senam
aerobik, senam pramuka, Senam Kesegaran Jasmani (SKJ), dll. Biasanya di
sekolah dasar, guru-guru mengajarkan senam-senam yang mudah dicerna oleh
murid, seperti SKJ dan senam pramuka. Namun ketika beranjak remaja, banyak
orang melakukan senam aerobik, ataupun senam lain termasuk meditasi untuk
menenangkan diri.
Gerakan-gerakan senam sangat sesuai untuk mengisi program pendidikan
jasmani.Gerakannya merangsang perkembangan komponen kebugaran jasmani
seperti kekuatan dan daya tahan otot dari seluruh bagian tubuh. Di samping itu,
senam juga berpotensi mengembangkan keterampilan gerak dasar, sebagai
landasan penting bagi penguasan keterampilan teknik suatu cabang olah raga.
Pengertian senam begitu luas cakupannya yang meliputi berbagai karakteristik
geraknya.

Macam-Macam Bentuk Senam Lantai


A. Berguling ke depan (Roll Depan)
Cara melakukannya sebagai berikut :
Sikap permulaan jongkok, kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu.
Kedua kaki diluruskan, siku tangan ditekuk, kepala dilipat sampai dagu menyentuh dada.
Mengguling ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki dilipatrapat
pada dada.
Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras, pegang mata kaki dan berusaha bangun.
Kembali berusaha bangun.
Kesalahan dalam guling depan(roll depan) :
Kedua tangan yang bertumpu tidak tepat(dibuka terlalu lebar atau terlalu sempit,
terlalu jauh atau terlalu dekat).
Tumpuan salah satu atau kedua tangan kurang kuat sehingga keseimbangan
badan kurang sempurna dan akibatnya badan jatuh ke samping
Bahu tidak diletakkan di atas matrass saat tangan dibengokkan.
Saat gerakan berguling ke depan kedua tangan tidak ikut menolak.
Cara memberi bantuan guling ke depan(roll depan) :
Pegang kepala bagian belakang pelaku.
Membantu mendorong punggung pelaku saat aan duduk.
Membantu mengangkat panggul dengan menempatkan tangan di sisi kedua paha.
Membantu menekukkan kepala pelaku dan menempatkannya di lantai antara
kedua tangan.

B. Guling ke belakang (Back Roll)


Posisi awal guling ke belakang :
Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat.
Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada.
Kedua tangan berada di samping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas.
Geraan selanjutnya adalah :
Jatuhkan pantat ke belakang badan tetap bulat.
Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang
kepala.
Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan
menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.
Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri.
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat guling kebelakang :
Penempatan tangan terlalu jauh kebelakang, tidak bisa menolak.
Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan karena
sikap tubuh kurang bulat.
Salah satu tangan yang menumpu kurang bulat, atau bukan telapak tangan yang digunakan
untuk menumpu diatas matras.
Posisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh kesamping
Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak).

C. Kayang
Kayang adalah suatu bentuk atau sikap badan terlentang yang membusur bertumpu pada
kedua tangan dan kedua kaki dengan lutut. Gerakan kayang akan mudah dilakukan apabila :
1. Memiliki kekuatan otot perut, punggung dan paha.
2. Memiliki kelentukan persendian bahu, ruas-ruas tulang belakang, dan persendian panggul.
3. Memiliki kekuatan lengan dan bahu untuk menopang.
Sikap kayang dapat dilakukan dari sikap tidur dan berdiri :
Kayang dari sikap tidur
1. Sikap awal :
a) tidur telentang.
b) kedua lutut ditekuk, kedua tumit rapat pada pinggul.
c) kedua siku ditekuk dan telapak tangan melekat pada matras/lantai, ibu jaridisamping telinga.
2. Gerakan ;
a) Badan diangkat keatas, kedua tangan dan kaki lurus.
b) Masukkan kepala diantara 2 tanganb.
Kayang dari sikap berdiri
1. Sikap awal
a) Berdiri tegak .
b) Kedua tangan disamping kaki.
2. Gerakan
a) Secara bersama-sama/satu tangan diayunkan ke belakang, kepala tengadah dan badan
melenting ke belakang.
b) Tahan dan usahakan kedua telapak tangan menyentuh dan menapak pada matras/lantai.
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan kayang yaitu :
a) Jarak kedua tangan dan kaki terlalu jauh.
b) Siku-siku bengkok disebabkan kekakuan persendian siku dan bahu.
c) Badan kurang melengkung (membusur), disebabkan kurang lemas/lentuknya bagian punggung
dan kekakuan pada otot perut.
d) Sikap kepala yang terlalu menengadah.
e) Kurang keseimbangan.
Cara memberi bantuan dalam gerakan kayang:
a) Posisi penolong disamping anak yang melakukan garakan kayang.
b) Membantu mengangkat dan agak membawa punggung/bahu pelaku.
c) Membantu menopang punggung/bahu pelaku dan membawanya perlahan ke bawah.

D. Sikap Lilin

Cara Melakukan Gerakan Senam Lantai Sikap Lilin dengan benar:


Untuk melakukan sikap lilin harus dilakukan dengan sikap tidur telentang dengan
kedua kaki diangkat keras ke atas bersama dengan pinggang yang ditopang oleh
kedua tangan. Ada beberapa cara untuk mengawalinya yakni dengan jongkok dan
telentang.
Jongkok

1. Pertama kali Cara Melakukan Gerakan Senam Lantai Sikap Lilin dilakukan
dengan jongkon dan meletakkan kedua tangan pada matras membentuk
posisi segitiga sama sisi, lalu meletakkan dahi di atas matras tepat di antara
tangan kanan dan kiri.
2. Selanjutnya angkat kedua kaki bersama dengan pinggul. Untuk Cara
Melakukan Gerakan Senam Lantai Sikap Lilin kedua ini mungkin diperlukan
bantuan orang lain untuk mengangkat kaki.
3. Setelah dapat berdiri dengan sikap lurus atau lilin tahan keseimbangan
menggunakan kedua tangan.
Telentang

1. Cara Melakukan Gerakan Senam Lantai Sikap Lilin dari awalan telentang
awalnya kedua kaki dalam posisi lurus rapat dan kedua tangan di sisi badan.
Dalam awalan sikap harus benar dan diwajibkan sudah melakukan sesi
pemanasan.
2. Kemudian guling ke arah belakang dengan kedua tangkai kaki lurus dan
telapak tangan bertumpu di lantai sebelah telinga. Kemudian guling ke arah
depan bersama dengan tolakan tungkai kaki ke atas depan dan dibantu
dengan tolakan kedua tangan sehingga badan sempat melayang seperti
busur. Cara Melakukan Gerakan Senam Lantai Sikap Lilin ini harus
memperhatikan kelenturan tubuh dengan baik.
3. Gerakan terakhir adalah cara mendarat dimana kedua kaki dalam posisi rapat
dengan bantuan gerakan pinggul didorong kedepan lalu diikuti dengan
gerakan badan mengikuti rotasi. Cara Melakukan Gerakan Senam Lantai
Sikap Lilin yang terakhir ini bisa dilakukan dengan mudah.