Anda di halaman 1dari 2

Timbang Berat Badan dan Tinggi Badan

No. Dokumen : 800/ /SOP-UKP/PKM-LJS/

SOP No. Revisi :


Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2

UPT PUSKESMAS Surya Andi NS


LANJAS NIP 19760221 2006041 001

1. Pengertian Penilaian berat badan dan tinggi badan merpakan bagian dari atropometrik yang
digunakan untuk menilai hasil peningkatan atau penurunan semua jaringan yang ada
pada tubuh.
2. Tujuan 1. Untuk menilai status gizi.
2. Untuk mendeteksi tinggi badan ibu yang berguna untuk mendeteksi tiggi badan ibu
yang berguna untuk mengkategorikan adanya resiko apabila hasil pengukuran <145
cm. (Rochyati, 2000).
3. Berat badan diukur setiap kali ibu dating/ berkunjung untuk mengetahui kenaikan
BB atau penurunan BB.
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Lanjas

4. Referensi Buku Asuhan Kebidanan I (KEHAMILAN), Ika Pantikawati, S.Si.T dan Saryono, S.Kp., M.Kes
Tahun 2010.
5. Prosedur PELAKSANAAN PEMERIKSAAN SUHU PADA KETIAK
1. Petugas menyiapkan alat
Pengukur tinggi badan (Meteran)
Penimbangan
Buku catatan
2. Identifikasi pasien
3. Jelaskan prosedur tindakan yang dilakukan.
4. Untuk mengukur tinggi badan pastikan pasien tidak menggunakan alas kaki, posisi
pasien tegak lurus ke depan dan kaki menempel ke dinding.
5. Petugas mengukur tinggi pasien dan mencatat hasil ke buku catatan
6. Untuk mengukur berat badan, Anjurkan pasien berdiri di atas penimbangan yang
sudah di siapkan.
7. Petugas memastikan penimbangan tepat di 0 Kg
8. Petugas melihat hasil penimbangan dan mencatat dibuku catatan
9. Pasien dikembalikan pada posisi semula
10. Alat dibereskan
6. Diagram Alir
Petugas menyiapkan alat

Identifikasi pasien

Menjelaskan prosedr tindakan

Mengatur posisi pasien

Mengukur tinggi badan, membaca hasil dan


mencatat hasil

Mengatur posisi pasien

Mengukur Berat badan, membaca


hasil dan mencatat hasil

Petgas membereskan

7. Unit Terkait Ruang Pelayanan KIA-KB