Anda di halaman 1dari 29

MANAJEMEN PROYEK

PERTEMUAN KE-4
ESTIMASI PROYEK
ESTIMASI BIAYA
ESTIMASI WAKTU
ESTIMASI BIAYA
Biaya Proyek (Project Cost)

Pengertian biaya proyek


Macam biaya proyek
Perencanaan biaya proyek
Pengertian tentang Biaya Proyek
Untuk memahami tentang biaya proyek,
terlebih dahulu harus memahami
tentang Estimasi (= perkiraan) Biaya
Proyek.
Konsep Estimasi Biaya Proyek
Estimasi (estimate) Apa itu ???
Estimasi adalah perkiraan yang mendekati
kenyataan berdasarkan data-data yang akurat.

Arti penting estimasi dalam suatu proyek


konstruksi
Konsep Estimasi Biaya Proyek
Estimasi adalah bagian yang fundamental dalam
industri konstruksi Why ?
Jawab: Kesuksesan atau kegagalan dalam suatu
proyek konstruksi salah satunya berdasarkan
keakurasian estimasi yang dilakukan selama
masa proyek, mulai dari estimasi dalam tahap
feasibility study sampai estimasi detail saat
construction.
Konsep Estimasi Biaya Proyek
Bagaimanakah estimasi yang baik?
Estimasi yang mendekati kenyataan biaya
proyek yang riil.

Dalam setiap tahapan proyek, diperlukan


adanya estimasi biaya dan komitmen finansial
pada proyek didasarkan pada estimasi-
estimasi biaya ini.
Konsep Estimasi Biaya Proyek
Owner mempunyai komitmen pada proyek di dasarkan
pada estimasi biaya tahap feasibility.
Designer mempersiapkan scope proyek berbentuk
informasi dan estimasi yang digunakan, termasuk
didalamnya target biaya yang menjadi nantinya menjadi
biaya proyek (project cost restraint).
Contractor akan komitmen ke proyek berdasarkan profit
(keuntungan) yang diharapkan dari sebuah proyek,
dimana untung/rugi ini sangat tergantung pada
keakurasian estimasi biaya.
Keakurasian ini berdasarkan perkiraan (asumsi) dan
ketepatan pelaksanaan (reality vs asumption)
Konsep Estimasi Biaya Proyek
Estimasi adalah persatuan dari ilmu (science) dan seni
(art) dan sangat tergantung pada pengalaman yang di
miliki seorang estimator dan persepsi si estimator pada
proyek yang akan di hadapi.
Target yang tidak realistis akan menghasilkan
pengharapan yang tidak realistis pula.
Keakurasian estimasi sangat berdasarkan pada data
historis (mis: lokasi proyek, tipe proyek).
Lokasi proyek akan berpengaruh pada data mengenai
upah tenaga kerja, harga material, kondisi lingkungan
(iklim)
Konsep Estimasi Biaya Proyek
Tipe proyek akan berpengaruh pada data
mengenai kondisi site, job size dan project
complexity.

Kontingensi (contingency)
Sebuah provisi (cost) tertentu yang di masukkan
dalam perhitungan biaya untuk hal-hal yang
tidak terduga (unforeseen elements).
Macam Biaya Proyek
Dari penjelasan tentang estimasi biaya proyek,
dapat di ambil beberapa hal:
1. Biaya tenaga kerja
2. Biaya material
3. Biaya alat
4. Biaya pelaksanaan proyek
5. Kontingensi
Macam Biaya Proyek
Biaya tenaga kerja: biaya yang dibutuhkan
untuk membayar upah tenaga kerja konstruksi
Biaya material: biaya yang dibutuhkan untuk
membeli material konstruksi
Biaya alat: biaya yang dibutuhkan untuk
menyediakan peralatan konstruksi
Macam Biaya Proyek
Biaya pelaksanaan proyek: biaya yang
dibutuhkan untuk membayar komponen-
komponen biaya yang memfasilitasi
pelaksanaan proyek (overhead).
Gaji pelaksana proyek (project manager,
pelaksana lapangan, pelaksana kantor, listrik,
air, satpam, dll)
Kontingensi (biaya tak terduga)
Macam Biaya Proyek

Dari penjelasan sebelumnya, terlihat bahwa ada


biaya-biaya yang terlibat langsung dengan
pekerjaan konstruksi dan ada biaya-biaya yang
terlibat dengan pelaksanaan proyek.
Yang terlibat langsung dengan pekerjaan
konstruksi disebut: Biaya Langsung (direct
cost)
Yang terlibat dengan pelaksanaan proyek
disebut: Biaya Tidak Langsung (indirect cost)
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Tahapan Proyek Konstruksi
1. Tahap feasibility study
2. Tahap perencanaan (plan)
3. Tahap perancangan (design)
4. Tahap tender
5. Tahap konstruksi
6. Tahap operasional
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Tahap feasibility study dan tahap perencanaan
Dalam tahap ini, kelayakan suatu proyek di
putuskan berdasarkan biaya yang akan di
keluarkan dan manfaat/keuntungan yang akan
di terima.
Rencana (estimasi) biaya di buat secara semi-
detailed (agak terperinci) berdasarkan rencana
(plan) dari proyek yang akan di bangun.
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Tahap perancangan (design)
Tahap ini di lakukan ketika proyek di nyatakan
feasible. Dalam tahap ini rancangan (design)
proyek yang dilakukan oleh konsultan
perencana berdasarkan plan yang di buat
sudah jelas, sehingga rencana (estimasi) biaya
di buat secara detailed (terperinci).
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Rencana biaya yang di buat oleh konsultan
perencana ini yang kemudian akan menjadi
rencana biaya pemilik proyek, yang di kenal
dengan istilah Owner Estimate (OE).
OE akan di gunakan oleh pemilik proyek dalam
mengevaluasi kontraktor-kontraktor peserta
tender.
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Tahap tender
Pihak utama yang terlibat dalam tender proyek
konstruksi adalah owner dan kontraktor-
kontraktor peserta tender.
Dalam mengikuti tender, kontraktor akan
mengajukan rencana biaya proyek yang di
kenal dengan istilah bid price (biaya
penawaran).
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Bid price di buat kontraktor berdasarkan data
design yang di buat konsultan perencana.
Dengan demikian, data untuk menghitung biaya
proyek, baik yang di lakukan konsultan
perencana (OE) dan kontraktor (bid price)
adalah sama, sehingga besarnya OE dan bid
price tidak jauh berbeda.
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Tahap pelaksanaan proyek (tahap konstruksi)
Dalam tahap ini, kontraktor pemenang tender
akan mulai melaksanakan proyek. Biaya
proyek yang menjadi constraint adalah biaya
yang tertulis dalam dokumen kontrak antara
pemilik proyek dan kontraktor.
Biaya ini di kenal dengan istilah Rencana
Anggaran Biaya (RAB)
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Saat melaksanakan proyek inilah, kontraktor
akan menghitung kembali biaya pelaksanaan
proyek yang sesungguhnya.
Biaya proyek yang sesungguhnya ini di kenal
dengan istilah Rencana Anggaran Pelaksanaan
(RAP).
Bila RAP < RAB Proyek untung
Bila RAP > RAB Proyek rugi
Biaya Proyek Berdasarkan Tahapan
Proyek
Tahap operasional
Pada tahap operasional, pihak kontraktor masih
menanggung sejumlah biaya sebagai jaminan
pekerjaan. Biaya ini disebut dengan
contingency.
Selama jangka waktu tertentu (sesuai dokumen
kontrak) kontraktor WAJIB menanggung
semua biaya untuk mewujudkan proyek sesuai
mutu yang di sepakati.
Langkah dan cara membuat estimasi biaya.
Langkah dan cara yang perlu dilakukan dalam membuat
RAB suatu
proyek adalah sebagai berikut.
1. Kumpulan data yang diperlukan dan berkaitan di
atas.
2. Estimator sebelum melakukan perhitungan harus
lebih dahulu mengetahui keadaan lapangan lokasi
proyek.
3. Membuat sistem dan tabel-tabel untuk
memudahkan perhitungan volume dan harga
satuan
Langkah dan cara membuat estimasi biaya.
4. Membuat perhitungan volume untuk tiap pekerjaan
yang ada. Satuan volume pekerjaan yaitu m3, m2,
m1, kg, ton, biji/buah, liter dan sebagainya.
5. Membuat perhitungan harga satuan untuk tiap
pekerjaan. Harga satuan berdasarkan analisa
SNI/BOW terdiri dari:
- Daftar harga upah tenaga dan alat
- Daftar harga bahan
Sedang cara lain untuk daftar harga upah didasarkan
pada daftar upah borongan di lapangan, dan daftar
harga bahan yang tetap didasarkan pada analisa
SNI/BOW
Langkah dan cara membuat estimasi biaya.
6. Membuat perhitungan jumlah harga tiap pekerjaan
yaitu:
Volume x harga satuan

7. Menjumlahkan harga tiap jenis pekerjaan


ESTIMASI WAKTU
(Time Schedule)