Anda di halaman 1dari 16

Mata Kuliah Struktur dan Banguan (Bentang Lebar) Kajian Struktur Bangunan “STRUKTUR KABEL “MUNICH OLYMPIC STADIUM”

Mata Kuliah Struktur dan Banguan (Bentang Lebar) Kajian Struktur Bangunan “STRUKTUR KABEL “MUNICH OLYMPIC STADIUM” OlympiastadionOlympiapark München d i utara Munich. Dengan kapasitasnya yang mulanya dapat menampung 80.000 orang, stadium ini telah mengadakan banyak pertandingan-pertandingan sepakbola yang besar seperti 1974 World Cup Final, Euro ’88 Final dan European Cup Finals 1979, 1993, dan 1997. Sekarang, olympiastadion dapat menampung 69.250 orang. Tempat ini digunakan untuk public use sebagai taman dengan olahraga sebagai fokus utama setelah perayaan Olympic berakhir. PERANAN: Orang-orang yang berperan Olympiastadion ini antara lain adalah: dalam perancangan dan pembangunan • Frei Otto ( structural engineering) • Günter Behnisch & Partner ( architecture) o Günter Behnisch ( architecture) • Leonhardt + Andrä ( structural engineering) o Fritz Leonhardt ( structural engineering) o Wolfhardt Andrä (structural engineering) 1 " id="pdf-obj-0-5" src="pdf-obj-0-5.jpg">

Olympiastadion adalah sebuah stadium yang terletak di Munich, Jerman. Stadium ini dibangun sebagai tempat utama bagi perayaan Summer Olympics tahun 1972, terletak di jantung dari Olympiapark München di utara Munich.

Dengan kapasitasnya yang mulanya dapat menampung 80.000 orang, stadium ini telah mengadakan banyak pertandingan-pertandingan sepakbola yang besar seperti

1974 World Cup Final, Euro ’88 Final dan European Cup Finals 1979, 1993, dan 1997.

Sekarang, olympiastadion dapat menampung 69.250 orang. Tempat ini digunakan untuk public use sebagai taman dengan olahraga sebagai fokus utama setelah perayaan Olympic berakhir.

PERANAN:

Orang-orang

yang

berperan

Olympiastadion ini antara lain adalah:

dalam

perancangan

dan

pembangunan

Frei Otto (structural engineering)

 

&

(architecture)

o

Behnisch (architecture) Leonhardt + Andrä (structural engineering) o Fritz Leonhardt (structural engineering) o Wolfhardt Andrä (structural engineering)

Günther Grzimek (landscape design)

SITE

Untuk tapak yang termasuk mahal, stadium ini dibangun dengan komponen structural yang minimal. Hal ini dikarenakan bangunan ini dibangun pada lubang besar yang dihasilkan oleh ledakan bom pada Perang Dunia II, sehingga membuat proses konstruksi menjadi mudah. Munich stadium ini adalah contoh yang baik tentang bagaimana tapak dan struktur dapat berhubungan satu sama lain. Pada tapak juga terdapat broadcast tower setinggi 300 m yang masih ada sampai sekarang sebagai landmark utama dari tapak.

• <a href=Günther Grzimek ( landscape design) SITE Untuk tapak yang termasuk mahal, stadium ini dibangun dengan komponen structural yang minimal. Hal ini dikarenakan bangunan ini dibangun pada lubang besar yang dihasilkan oleh ledakan bom pada Perang Dunia II, sehingga membuat proses konstruksi menjadi mudah. Munich stadium ini adalah contoh yang baik tentang bagaimana tapak dan struktur dapat berhubungan satu sama lain. Pada tapak juga terdapat broadcast tower setinggi 300 m yang masih ada sampai sekarang sebagai landmark utama dari tapak. 2 " id="pdf-obj-1-11" src="pdf-obj-1-11.jpg">

KONSEP

Dirancang oleh arsitek Jerman, Günther Behnisch, dan insinyur Frei Otto, olympiastadion dianggap revolusioner pada masanya. Hal ini dikarenakan rancangan membrane kanopi dengan bahan akliriknya yang besar dan lebar yang distabilisasi dengan sambungan kabel baja yang disambungkan lagi dengan kabel baja yang lebih besar sepanjang bentangnya yang berakhir pada pijakan beton di sisi-sisinya. Gagasan idenya adalah untuk mengimitasi pegunungan Alpen dan untuk menyeimbangi besarnya acara 1936 Summer Olympics di Berlin, yang diadakan pada saat rezim Nazi. Hasilnya adalah struktur berbentuk seperti awan tergantung hasil pantulan dari langit yang melayang diatas tapak di antara natatorium, gymnasium dan stadium utamanya. Kanopinya yang besar dan transparan adalah untuk menyimbolkan negara Jerman yang baru, demokratis dan optimistik. Hal ini adalah untuk menrefleksikan motto mereka

“The Happy Games” ("Die Heiteren Spiele").

IKLIM

Selain dari cuaca Munich yang relatif sedang dan tenang, rancangan atap jaring dengan struktur kabel harus memikirkan dua faktor utama: angin dan salju. Hujan es dan salju turun dengan rata-rata 75 hari per tahun di Munich, dan angin yang berhempus dapat mencapai kecepatan 120km/jam di kala badai.

Salju dan es yang berkumpul di atas atap dapat menimbulkan bahaya pada strukturnya. Biasanya, masalah ini dapat diselesaikan dengan cara memberi kipas di bawah kanopi untuk mencairkan salju di atasnya. Teknik ini sudah terbukti pada pavilion di Jerman rancangan Otto pada 1967 World Fair di Montreal.

Dengan kondisi cuaca yang ada di Munich, terutama tentang arah aliran udaranya, atap dan area duduk utamanya berorientasi ke pinggir barat. Sekitar 65% dari stadium ditutup dengan shelter ini.

Atap dan area tempat duduk yang lebih tinggi di sebelah barat juga menjamin area tempat duduk di bagian timur terlindung dari angina. Namun begitu, Olympic stadium yang sekarang tidak lagi menginjinkan para pengunjung menduduki tempat duduk yang tidak ber-shelter.

Area yang ditutupi atap DATA BANGUNAN Fitur yang paling menonjol dari stadium ini tidak lain adalah
Area yang ditutupi atap DATA BANGUNAN Fitur yang paling menonjol dari stadium ini tidak lain adalah

Area yang ditutupi atap

Area yang ditutupi atap DATA BANGUNAN Fitur yang paling menonjol dari stadium ini tidak lain adalah

DATA BANGUNAN

Fitur yang paling menonjol dari stadium ini tidak lain adalah atap dengan struktur tariknya. Tidak hanya atap tersebut menjadi landmark bagi kota Munich, struktur atap ini juga menjadi pedoman bagi banyak rancangan yang lebih inovatif dan

menjadi studi bagi penerus di bidangnya. Hal yang paling menginspirasi arsitek dan para perancang adalah ukuran dan kemegahannya.

Grid dari atap stadium ini terdiri dari sembilan kolom utama yang membentuk gubahan jaring-jaring dengan kabel baja setebal 25 mm yang membentuk grid selebar sebesar 762 mm.

Mulanya, penutup atap bangunan ini ditentukan berupa kanvas yang digantung dibawah kabel, namun diganti menjadi bahan

Mulanya, penutup atap bangunan ini ditentukan berupa kanvas yang digantung dibawah kabel, namun diganti menjadi bahan panel aklirik dengan ukuran 2.9 m x 2.9 m yang dipasang di atas kabel.

Jarak antar as kolom: 65 m Tinggi maksimal kolom : 50 70 m

6
6
6
6 m
6
m

Kabel tarik yang manarik atap jaring merupakan kabel doubly curved (dua kabel yang disatukan). Kabel-kabel ini adalah untuk menahan kanopi dari terpaan angina ke atas. Total kabel baja yang dipakai pada bangunan ini termasuk stadium utama dan fasilitas-fasilitas lainnya mencapai 408 km dan total gaya tarik yang dapat diterima adalah sebesar 5000 ton.

Awalnya fondasi yang akan dipakai adalah berupa pondasi dalam prestress. Namun, peraturan setempat mengharuskan pondasi lajur untuk menghasilkan stabilitas. Pondasi lajur ini memiliki kedalaman 18 m dan lebar sebesar 6 m.

Ukuran pondasi yang besar ini diperlukan untuk menahan gaya tarik yang sangat kuat yang dihasilkan oleh angin serta menahan bangunan agar tidak “mekar”.

MOMEN
MOMEN

Berikut adalah analisa kami terhadap momen yang terjadi serta hubungannya

dengan bentuk dari struktur kabel pada bangunan :

1. Momen struktur utama

MOMEN Berikut adalah analisa kami terhadap momen yang terjadi serta hubungannya dengan bentuk dari struktur kabel

Struktur atap dan tribun merupakan struktru yang terpisah dengan struktur atap. Kolom utama di tengah sebagai struktur tekan menopang kabel yang menarik struktur panel atap

Sambungan yang terjadi antara kolom tekan dengan kabel, panel atap dengan kabel, dan kabel dengan pedestal

Sambungan yang terjadi antara kolom tekan dengan kabel, panel atap dengan kabel, dan kabel dengan pedestal adalah sendi

Sambungan yang terjadi antara kolom tekan dengan kabel, panel atap dengan kabel, dan kabel dengan pedestal

Analisa Momen yang tejadi:

Kolom tekan sebagai struktur utama tekan yang menyalurkan gaya dari kabel- kabel yang menahan struktur panel atap ke tanah cenderung akan jatuh ke titik B sehingga digunakan kabel untuk menarik kolom ini menuju titik B sebagai penetral gaya horizontal yang terjadi. Kolom dimiringkan ke titik B lalu di tarik oleh kabel menuju titik A.

Kolom dimiringkan untuk lebih mengkakukan kolom itu ketanah, bila hanya tegak kabel yang menarik kolom ke titik A hanya menetralkan gaya horizontal. Bila dimiringkan kolom yang ditarik kabel menuju titik A ini juga mendapakan gaya tekan ketanah.

2. Mengatasi Efek Fluttering

Pada Munich Olympic Stadium, efek fluttering diatasi dengan menarik kebawah struktur yang menahan panel atap menggunakan kabel

a.

Kolom tekan sebagai struktur utama tekan yang menyalurkan gaya dari kabel- kabel yang menahan struktur panel
b.
b.

Panel atap yang berada di depan ditarik kebawah oleh struktur kabel seperti diatas

c.
c.

Panel atap yang berada di belakang ditarik kebawah oleh struktur kabel seperti diatas

SAMBUNGAN PADA BANGUNAN

Sambungan struktur kabel pada struktur atap bangunan ini seluruhnya adalah sambungan sendi karena panel acrilic dengan lis perunggu reflektif yang ringan sehingga ringan. Analisa kami sendi dipakai sebagai ekspresi ringan dan juga sendi

dipakai untuk memfleksibelkan struktur namun tetap kaku dan seimbang dengan cara penarikan struktur kebawah untuk mengkakukan struktur. Sambungan sendi terjadi pada setiap bagian pertemuan kolom dengan kebel penarik struktur panel atap, kolom dengan kabel penarik, kabel penarik dengan pedestal.

SAMBUNGAN PADA BANGUNAN Sambungan struktur kabel pada struktur atap bangunan ini seluruhnya adalah sambungan sendi karena

Gambar sambungan kolom utama dengan struktur kabel serta struktur kabel penarik kolom

SAMBUNGAN PADA BANGUNAN Sambungan struktur kabel pada struktur atap bangunan ini seluruhnya adalah sambungan sendi karena

Gambar sambungan kabel dengan kabel

Gambar sambungan kabel penarik kolom dengan pedestalnya Gambar sambungan 13

Gambar sambungan kabel penarik kolom dengan pedestalnya

Gambar sambungan kabel penarik kolom dengan pedestalnya Gambar sambungan 13

Gambar sambungan

Gambar konstruksi kabel dan struktur panel atap Gambar struktur panel atap dari dalam 14
Gambar konstruksi kabel dan struktur panel atap Gambar struktur panel atap dari dalam 14
Gambar konstruksi kabel dan struktur panel atap Gambar struktur panel atap dari dalam 14

Gambar konstruksi kabel dan struktur panel atap

Gambar konstruksi kabel dan struktur panel atap Gambar struktur panel atap dari dalam 14

Gambar struktur panel atap dari dalam

PENYALURAN BEBAN

PENYALURAN BEBAN Kabel yang berfungsi sebagai struktur tarik utama yang menopang atap. Tiang berdiameter 9ft yang
PENYALURAN BEBAN Kabel yang berfungsi sebagai struktur tarik utama yang menopang atap. Tiang berdiameter 9ft yang

Kabel yang berfungsi sebagai struktur tarik utama yang menopang atap. Tiang berdiameter 9ft yang berperan sebagai struktur tekan utama yang menopang atap melalui kabel.

Material Atap: perunggu reflektif dengan panel akrilik.

Beban atap yang menaungi sebagian bangku penonton yang condong ke bawah ditopang oleh kabel baja yang

Beban atap yang menaungi sebagian bangku penonton yang condong ke bawah ditopang oleh kabel baja yang membuat 'tarik', kemudian diteruskan ke tiang utama yang menopang ke tanah.

Agar tiang tersebut tidak jatuh ke depan, maka tiang itu sendiri ditarik oleh kabel yang diteruskan ke pedestal di tanah.

Selain oleh kabel, atap (bagian luar) juga ditopang oleh masing-masing dua kabel sekunder pada tiap modulnya.

Beban atap yang menaungi sebagian bangku penonton yang condong ke bawah ditopang oleh kabel baja yang

Sepanjang atap bagian dalam diikat oleh pipa baja yang diteruskan ke tanah, menahan agara atap bagian dalam tidak terangkat keatas (gaya vertikal lateral) yang disebabkan oleh angin