Anda di halaman 1dari 2

TINDAK LANJUT TERHADAP

UMPAN BALIK DARI SARANA


KESEHATAN RUJUKAN YANG
MERUJUK BALIK
No Dokumen : 7.10.1.1
SOP No Revisi : 01
Tanggal Terbit : 01 Mei 2016
Halaman : 1/2

UPTD Tanda tangan Ka. Puskesmas:


KESEHATAN Nopriwan Malus,SKM, M.Kes
PERHENTIAN NIP.19781118 1997031001
LUAS

1. Pengertian Sistem rujukan adalah suatu sistem penyelenggaraan pelayanan yang


melaksanakan pelimpahan wewenang atau tanggung jawab secara timbal
balik, terhadap suatu kasus penyakit atau masalah kesehatan.
Rujukan balik adalah jawaban yang spesifik untuk masalah yang
ditangani, diagnosa yang jelas, rekomendasi untuk perawatan lebih
lanjut, follow-up yang diperlukan, pengobatan yang sudah diberikan,
serta nama jelas dan tujuan kepada siapa rujukan balik diberikan untuk
ditindaklanjuti.
2. Tujuan 1. Meningkatkan manajemen perawatan tindak lanjut;
2. Menjamin keselamatan pasien;
3. Menghindari duplikasi manajemen perawatan, tes, dan personal
informasi yang diberikan kepada pasien;
4. Memastikan pelayanan yang diberikan kepada pasien tidak
terfragmentasi;
5. Meningkatkan standar pelayanan
3. Kebijakan Pedoman bagi petugas untuk menindak lajuti rujukan balik dari sarana
kesehatan yang merujuk balik
4. Referensi 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tetangKesehatan, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor114; Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor
5063;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2009
tentang Pelayanan Publik,
5. Prosedur a. Prosedur Klinis:
1. Puskesmas melakukan pelayanan medis lanjutan kepada
penderita yang d a t a n g ke puskesmas setelah
selesai mendapatkan p e l a y a n a n (pengobatan
rawat jalan, rawat inap, pemeriksaan penunjang tertentu)
ditempat rujukan
2. Melakukan kunjungan rumah pasien dan melakukan pemeriksaan
fisik terhadap pasien yang tidak berkunjung ke Puskesmas.
3. Memperhatikan anjuran tindakan yang disampaikan oleh Rumah
Sakit/Puskesmas yangterakhir merawat pasien tersebut.
4. Melakukan tindak lanjut atau perawatan kesehatan masyarakat
dan memantau (followup) kondisi klinis pasien sampai sembuh.
b. Prosedur Administratif:
1. Meneliti isi surat balasan rujukan dan mencatat informasi
tersebut di buku register pasien rujukan, kemudian
menyimpannya pada rekam medis pasien yang bersangkutan dan
memberi tanda tanggal/jam telah ditindaklanjuti.
2. Segera memberi kabar kepada dokter pengirim bahwa surat
balasan rujukan telah diterima

6. Diagram Alir Prosedur Klinis Prosedur Administratif

Pelayanan lanjutan Kunjungan Menelioti surat rujukan dan


terhadap pasien rumah pasien mencatat di buku register
yang berkunjung juka tidak ke pasien rujukan
ke Puskesmas Puskesmas

Memperhatikan anjuran yang


disampaikan oleh Rumah Sakit

Melakukan tindak lanjut/perkesmas

7. Unit Terkait UGD


Rawat Inap
Rawat Jalan
KIA