Anda di halaman 1dari 3

GAGAL JANTUNG

No. Kode : SOP.LPU.33


No. Revisi : 00
Tgl. Terbit : 03 Desember 2015
SOP Halaman : 1 dari 3

1. Pengertian Gagal jantung adalah kondisi saat otot jantung menjadi sangat lemah
sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh pada
tekanan yang tepat. Terjadinya gagal jantung biasanya dipicu oleh
masalah kesehatan, seperti:

Penyakit jantung koroner.


Gangguan ritme jantung.
Kardiomiopati atau gangguan otot jantung.
Kerusakan pada katup jantung.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Hipertiroidisme atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
Anemia atau kekurangan sel darah merah.
Miokarditis atau radang otot jantung.
Cacat jantung sejak lahir.
Diabetes.

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah penanganan Gagal jantung


agar petugas dapat memahami dan memberikan pengobatan yang tepat
pada pasien gagal jantung.

3. Kebijakan SK Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember No


440/10038/414/2015 Tentang Standar dan SOP Pelayanan Klinis di
UPT Puskesmas Sumbersari

4. Referensi Rencana Asuhan Keperawatan; Pedoman untuk Perencanaan dan


Pendokumentasian Perawatan Pasien, Penerbit Buku Kedokteran.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 5 Tahun 2014


Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Primer.
5. Prosedur 1. Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut
2. Petugas melakukan anamnesa pada pasien
3. Petugas menanyakan keluhan utama pasien, apakah sering sesak
napas, ngongsrong, tubuh terasa lelah, pembengkakan pergelangan
kaki dan perut, meningkatnya frekuensi buang air kecil di malam hari,
GAGAL JANTUNG
No. Kode : SOP.LPU.33
No. Revisi : 00
Tgl. Terbit : 03 Desember 2015
SOP Halaman : 2 dari 3

kenaikan berat badan, dan mual..


4. Petugas melakukan pemeriksaan fisik pasien, dan jika memungkinkan
dilakukan beberapa tes untuk mendiagnosis gagal jantung, di
antaranya adalah ekokardiogram, elektrokardiogram, dan tes darah.
5. Petugas menegakan diagnose berdasarkan hasil pemeriksaan.
6. Petugas menuliskan resep untuk mengobati Penanganan gagal jantung
bertujuan untuk:

Meredakan gejala gagal jantung.


Membantu jantung menjadi lebih kuat.
Memungkinkan si penderita bisa hidup lebih lama secara normal.
Menurunkan risiko serangan jantung dan kematian.

7. Obat yang bisa digunakan adalah golongan Diuretik (Furosemide),


Obat penghambat beta (Bisoprolol), ACE inhibitor (Captopril), dan
Digoxin jika penderita gagal jantung yang gejalanya tidak kunjung
reda oleh diuretik, obat penghambat beta, ACE inhibitor, dan ARB)
8. Petugas mengedukasi pasien agar:

Mengonsumsi makanan sehat yang cukup mengandung zat besi,


serta menghindari asupan garam yang berlebihan. Selain dari
makanan seperti bayam, zat besi juga bisa Anda dapatkan dari
suplemen.
Menjaga berat badan.
Berhenti merokok.
Membatasi konsumsi minuman keras.
Berolahraga secara teratur.
Menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah pada batas sehat.

9. Petugas menulis hasil pemeriksaan, diagnosis dan terapi pada rekam


medic pasien
10. Petugas menulis hasil diagnosis pada buku register.
6. Diagram Alir
GAGAL JANTUNG
No. Kode : SOP.LPU.33
No. Revisi : 00
Tgl. Terbit : 03 Desember 2015
SOP Halaman : 3 dari 3

7. Dokumen Terkait Rekam medic, register, blanko resep


8. Unit Terkait Apotik

9. Rekaman historis perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl. mulai diberlakukan