Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

FISIKA TEKNIK

Nama : Riyan efendi

Nim : 201610140311011

Jalan Bandung No.1, Penanggungan, Klojen, Malang, Kota Malang,


Jawa Timur 65113, Indonesia
Kata pengantar

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya makalah
fisika teknik yang mencakup berbagai materi fisika dalam bidang teknik sipil. Atas dukungan
materi dan moral yang di berikan dalam susunan materi ini saya berterimakasih kepada
teman-teman serta dosen

Penulis menyadari bahwa makalah ini belumlah sempurna. Oleh karena itu, saran dan
kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan makalah
ini.

1
DAFTAR ISI

Kata Pengantar....................................................................... 1

Daftar Isi............................................................................................................2

BAB I PENDAHULUAN

1.2 Rumusan masalah................................................................................ 3

1.3 Tujuan pembahasan..........................................................................................3

BAB II PEMBAHASAN

1.1 Jelaskan mangfaatn mempelajari ilmu fisika dalam bidang teknik sipil.....................4

1.2 jelaskan mangfaat fungsi penulisan angka penting.................................................7

1.3 jelaskan pentingnya satuan SI.............................................................................8

DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................9

2
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Rumusan masalah

1. Jelaskan mangfaat mempelajari fisika dalam bidang teknik sipil, minimal 3 contoh,
lengkap dengan gambar maupun contoh soal ?

2. Jelaskan mangfaat, fungsi penulisan angka penting, beberapa syarat /aturan penulisan
angka penting ?

3. Jelaskan pentingnya satuan internasional ?

1.2 Tujuan pembahasan

Tujuan pembelajaran agar mahasiswa mampu memahami konsep-konsep dasar ilmu fisika
dalam bidang teknik sipil antara lain mangfaat, fungsi, dan pentingya ilmu fisika dalam
bidang teknik sipil.

3
BAB II

PEMBAHASAN

1.1 Jelaskan mangfaat mempelajari ilmu fisika dalam bidang teknik sipil

Mangafaat mempelajrai ilmu fisika dalam bidang teknik sipil untuk mengaplikasikan
konsep titik berat, keseimbangan gaya, tegangan dan daya tahan suatu material yang
semuanya itu dijelaskan dengan baik dan terperinci dalam Ilmu Fisika.

1.untuk menentukan luas penampang

2.untuk mencari massa jenis pada benda

3.untuk menentukan kalor pada bangunan

4
Contoh soal fisika dasar beserta gambar

5
1.2 Jelaskan mangfaat, funsi angka penting dan beberapa aturan penulisan angka
penting

a. Angka penting

Angka penting adalah bilangan yang diperoleh dari hasil pengukuran yang terdiri dari
angka-angka penting yg sdah pasti(terbaca pada alat ukur)dan satu angka terakir yang
ditafsirkan atau diragukan.

Manfaat mempelajari angka penting adalah:

mendapatkan hasil pengukuran yang tepat karena hasil pengukuran dalam fisika tidak pernah
eksak atau mutlak benar, selalu terjadi kesalahan pada waktu mengukurnya dan mempelajari
angka penting berguna untuk meminimalisir kesalahan ini dapat digunakan alat ukur yang
lebih teliti.

Fungsi angka penting untuk mengetahui skala atau pengukuran angka terkecil

Dalam penulisan yang menyangkut angka penting, terdapat beberapa aturan yang harus
dipenuhi, yaitu:

1. Semua angka yang bukan merupakan angka penting.

6,89 mL memiliki 3 angka penting

78,99 km memiliki 4 angka penting

2. Semua angka nol yang terletak di antara angka bukan nol merupakan angka penting.

1208 m memiliki 4 angka penting

2,0067 mil memiliki 5 angka penting

6
3. Semua angka nol yang menunjukkan perpangkatan sepuluh bukan merupakan angka
penting, kecuali diberi tanda khusus, misalnya diberi tanda garis bawah.

0,0034 kg memiliki 2 angka penting

0,456000 s memiliki 6 angka penting

0,456000 s memiliki 5 angka penting

0,456000 s memiliki 4 angka penting

Di samping aturan-aturan penulisan angka penting tersebut, terdapat pula aturan-aturan yang
harus dipenuhi dalam menjumlahkan, mengurangkan, mengalikan, dan membagi angka
penting. Aturan-aturan ini dapat dituliskan secara ringkas sebagai berikut.

Penjumlahan dan pengurangan dua atau lebih angka penting memberikan suatu hasil yang
hanya boleh mengandung satu angka yang diragukan.

Perkalian dan pembagian angka penting memberikan hasil dengan jumlah angka penting
sama dengan jumlah angka penting paling sedikit dari bilangan-bilangan yang terlibat dalam
perkalian atau pembagian.

3,45 X 2,5 = 8,625 (kita tulis hasilnya sebagai 8,6 yang memiliki 2 angka penting)

67,89 X 568 = 385561, 52 (kita tulis hasilnya sabagai 38561 yang memiliki 3 angka penting)

134,78 : 26 = 5, 1838 (kita tuliskan hasilnya sebagai 5,2 yang memiliki 2 angka penting)

7
1.3 Jelaskan pentingnya satuan internasional

Satuan dari suatu besaran mungkin dapat bermacam-macam. Di dalam ilmu fisika,
terdapat berbagai macam satuan besaran, mulai dari Satuan Internasional (SI), satuan Inggris,
satuan Amerika dan sebagainya. Penting bagi seorang engineer untuk menyeragamkan satuan
dari setiap besaran ke dalam sebuah persamaan. Hal itu penting untuk mendapatkan hasil
perhitungan yang valid. Apabila dalam perhitungan ingin digunakan satuan SI, maka seluruh
komponen besaran harus digunakan satuan SI dan jangan mencampuradukan dengan satuan
yang lain misalnya satuan Inggris. Dan satuan internasional penting untuk standarisasi
satuan-satuan yang digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan, agar bisa diterima dan
dipahami diseluruh dunia, karena tidak semua negara menggunakan satuan pengukuran yang
sama sehingga diciptakan suatu pengukuran yaitu sistem internasional.

8
Daftar pustaka
http://www.pelajaransekolahonline.com/2016/29/pengertian-dan-aturan-penulisan-angka-
penting-dalam-fisika.html

https://www.scribd.com/doc/260316608/Makalah-penerapan-fisika-dalam-bidang-Teknik-
sipil

https://www.scribd.com/doc/260316608/Makalah-penerapan-fisika-dalam-bidang-Teknik-
sipil

http://hmjs.ft.unissula.ac.id/?page_id=143

http://www.artikelilmu.com/2015/01/sistem-satuan-internasional-satuan-dasar-satuan-
turunan.html