Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN TETAP PRAKTIKUM

KALORIMETER

Untuk memenuhi tugas mata kuliah:


PRAKTIKUM FISIKA TEKNIK
Oleh : Kelompok 1
Kelas: 1 EGA
Abdul Qasim Al-Juaneidi NIM 061640411564
Amalia Susanti NIM 061640411565
Atika Rahayu NIM 061640411566
Ayu Permata Sari NIM 061640411567
Azhar Athif NIM 061640411568
Dhea Ardhina NIM 061640411569
Evando Mahendra NIM 061640411570
Fegi kurniawaty NIM 061640411571

Instruktur : Ibnu Hajar, S.T. , M.T.


POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
Tahun Akademik 2016 2017
KALORIMETER

I. TUJUAN
Setelah melakukan percobaan mahasiswa diharapkan dapat:
a) Menentukan besarnya energi listrik yang dilepaskan dalam kalorimeter
b) Menentukan besarnya energi kalor yang diterima kalorimeter
c) Menentukan nilai kesetaraan kalor listrik

II. ALAT DAN BAHAN


1. Kalorimeter listrik
2. Thermometer
3. Neraca
4. Catudaya listrik DC
5. Amperemeter
6. Voltmeter
7. Kabel puenghubung
8. Stopwatch

III. GAMBAR ALAT (TERLAMPIR)

IV. DASAR TEORI


Hukum kekekalan energi meyatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan dan dapat
diciptakan melainkan dapat diubah dari satu bentuk energi kebentuk energi lainny. Dialam ini
terdapat banyak jenis energi, antara lain: energi kimia, energi listrik, energi kalor, energi
potensial gravitasi, energi kinetik, dan lain-lain. Pada percobaan kali ini akan dilakukan
pengkonversian energi dari energi listrik menjadi menjadi energi panas dengan menggunakan
kalotimeter. Dalam peristiwa tersebut dapat ditentukan nilai kesetaraan antara energi listrik
dengan energi kalor.
Dalam percobaann kali ini berhubungan dengan dua bentuk ebergi dalam bentuk energi
kalor dan listrik. Energy listrik dihasilkan oleh suatu catu daya pada suatu resistor dinyatakan
dengan persamaan:
W=V.i.t
Dimana:
W = energy listrik (joule)
V = tegangan listrik (volt)
i = arus listrik (ampere)
t = waktu/ lama aliran listrik (sekon)
jumlah kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu zat dinyatakan dengan persamaan:
Q = m . c . (ta-t)
Dimana:
Q = jumlah kalor yang diperlukan (kalori)
m = massa zat (gram)
c = kalor jenis zat (kal/groC)
ta = suhu akhir zat (oC)
t = suhu mula-mula (oC)
dalam percobaan ini energy listrikyang dilepaskan akan diterima oleh air dan calorimeter.
Berdasarkan azaz black bahwa kalor yang dilepaskan sama dengan klaor yang diterima, maka
energy listrik yang dilepaskan akan diterima oleh air dala calorimeter dan calorimeter itu sendiri,
sehinggan akan terjadi perubahan panas pada air dan calorimeter
adapun besarnya nilai kesetaraan kalor listrik dapat dinyatakan dengan persamaan
. .
=
( + ) . ( )
Dimana:
V = tegangan listrik (volt)
i= arus listrik (ampere)
t = waktu/ lama pengaliran listrik (sekon)
mk = massa kalrimeter dan pengaduk (gram)
ck = kalor jenis kalorimeter (kal/groC)
ma = massa air dalam calorimeter (gram)
ca =kalor jenos calorimeter (kal/groC)
ta = suhu akhir zat (oC)
t = suhu mula-mula (oC)
V.LANGKAH KERJA

thermometer

pangaduk

A
V

1. Pasanglah rangkaian listriknya seperti pada gambar diatas dan beritahukan kepada asisten
lebih dahulu untuk diperiksa sebelum rangkaian tersebut dihubungkan dengan sumber
tegangan
2. Stelah diperiksa, hubungan dengna sumber tegangan maka aturlah arusnya kira-kira 2
ampere, kemudian anda matikan lagi saklarnya
3. Timbanglah klorimeter kosong (dejana dalam) dan pengaduk. Catatlah massa
klaorimeter kosong
4. Isilah klorimeter dengan air secukupnya (kumparan tercelup) dan timbanglah kembali
sehingga massa airnya diketahui. Catat massa air dala calorimeter
5. Pasanglah calorimeter yang sudah berisi air, ukur suhu air dan calorimeter dan catat hasil
pengukuran anda
6. Nyalakan catudaya dan hidupkan stopwatch. Catatlah petunjuk tegangan seriap 2 menit
dan aduklah terus air dala calorimeter dengan pengaduk
7. Setelah temperatu naik sekitar 100oC hentikan aliran listrik. Catatlah suhu air, lama
pengaliran listrik
8. Ulangi langkah 4-7 dengan massa air yang berbeda

VI. TABULASI DATA

No V (volt) i (ampere) t (sekon) mk (gram) ma (gram) T (oC) Ta (oC)


1 5V 0.1 120 s 320.90 gram 236.64 gram 29 oC 30.5 oC
2 5.4 V 1 120 s 320.90 gram 253,6 gram 30 oC 35 oC

VII. DATA PERHITUNGAN


Percobaan 1
= +
=
= 557,45 320,90
= 236.64

Energy listrik:
= . .
1 106
= 5 . 0,1 . . 120
1
= 600 107
= 6 105

Jumlah kalor:
= . . ( )

= 236.64 . 1 . (30,5 + 29)


= 236.64 . 1 . 1.5

= 354.96

Nilai kesetaraan:
. .
=
( + ) . ( )

=
( + ) . ( )
6 105
=

(320,90 . 1 + 236,04 . 1 ) . 1.5

6 105
=

(836,31 ) . 1.5

= 7,718 108

Percobaan 2
= +
=
= 574,5 320,90
= 253.6

Energy listrik:
= . .
1 106
= 5,4 . 0,1 . . 120
1
= 648 106
= 6,48 104

Jumlah kalor:
= . . ( )

= 253.6 . 1 . (35 + 30)


= 253.6 . 1 . 5

= 1268

Nilai kesetaraan:
. .
=
( + ) . ( )

=
( + ) . ( )
6,48 104
=

(320,90 . 1 + 253.6 . 1 ) . 5

6,48 104
=

(574,5 ) . 1.5

= 2,2558 107
VIII. ANALISIS DATA
Dalam pengukuran suhu dengan kalorimeter data yang dicatat merupakan hasil pengukuran
air dingin dalam suhu ruang dan air yang selanjutnya dipanaskan didalam kalori meter. Dalam
percobaan kalori meter ini bertujuan untuk menentukan besarnya energy listrik yang diterima
oler kalori meter dan enrgy yeng didalam kalori meter dan juga bertujuan untuk menentukan
nilai kesetaraan kalor listrik. Pada percobaan ini kami mengggunakan kalori mater yang
dihubungkan dengan sinar matahari langsung (sel surya).
Pecobaan diawali dengan pemasangan rangkaian listrik yaitu, pemasangan sel surya ke kalori
meter danpemasangan amperemeter secara seri terhadap sel surya dan pemasangan voltmeter
yang dipasangkan secara paralel. Selanjutnya timbang kalorimeter kosong dan pengaduk
kemudian catat massa. Setelah itu isi kalorimeter sampai kumparan tercelup dan timbang
kembali massanya sehingga diketahui massa air hubungkan rangkaian listriknya ke kalorimater
dan seteap 2 menit sekali catat tegangan arus dan aduklah dalam kalorimater selama percobaan.
Percobaan ini dilakukan sebanyak 2 kali dengan massa air yang berbeda.
Dari hasil percobaan pertama didapatkan data suhu awal 29oC dalan waktu 120 secon
diperolah suhu akhir 30,5oC pada percobaan satu juga didapatkan arus sebesar 0,1 dengan
tegangan sebesar 5 volt dan massa calorimeter adalah 320,90 gram dan massa aur sebesar 236,64
gram. Didapatkan pula hasil perhitungan energy listrik sebesar 6 105 dengan rumus W
= V.i.t dan jumlah kalor sebesar 354,96 kalori dengan rumus = . . ( )dan nilai
. .
kesetaraan sebesar 7,718 108 dengan rumus = ( + ) . ( )
.

Dari hasil percobaan pertama didapatkan data suhu awal 30 oC dalan waktu 120 secon
diperolah suhu akhir 35oC pada percobaan satu juga didapatkan arus sebesar 1 dengan
tegangan sebesar 5,4 volt dan massa calorimeter adalah 320,90 gram dan massa aur sebesar
253,6 gram. Didapatkan pula hasil perhitungan energy listrik sebesar 6,48 104 dengan
rumus W = V.i.t dan dengan rumus = . . ( ) jumlah kalor sebesar 1268 kalori dan
. .
dengan rumus = ( + ) . ( )
. nilai kesetaraan sebesar 2,2558 107

IX. KESIMPILAN
Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpilkan bahwa:
1. Hukum kekekalan energi meyatakan bahwa energi tidak dapat dimusnahkan dan dapat
diciptakan melainkan dapat diubah dari satu bentuk energi kebentuk energi lainnya
2. Kalor adalah suatu energy yang menyebabnkan suatu zat memiliki suhu tertentu
3. Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diperlukan oleh suatu zat untuk menaikkan suhu
sebesar 1oC.
4. Berdasarkan azaz black bahwa kalor yang dilepas sama dengan klaor yang diterima.
5. Pengukuran energy listrik digunakan rumus W = V.i.t
6. Pengukuran jumlah kalor dinyatakan dengan rumus = . . ( )
. .
7. Nilai kesetaraan kalor listrik digunakan rumus = ( + ) . ( )
.

8. Pada percobaan didapatkan data pengamatan dan data perhitungan:


Pada percobaan 1:
Suhu awal: 29 oC Energy listrik: 6 105
Suhu akhir: 30,5oC Jumlah kalor: 354,96 kalori
Massa calorimeter: 320,90 gram Nilai kesetaraan kalor listrik:
Massa air: 236,64 gram
7,718 108
Tegangan: 5 volt
Kuat arus : 0,1

Pada percobaan 2
Suhu awal: 30 oC Suhu akhir: 35oC
Massa calorimeter: 320,90 gram
Massa air: 253,6 gram
Tegangan: 5,4 volt
Kuat arus : 1
Energy listrik: 6,48 104
Jumlah kalor: 1268 kalori
Nilai kesetaraan kalor listrik:

2,2558 107
X. DAFTAR PUSTAKA

Kasie lab fisika teknik, Penuntun Praktikum Fisika Teknik, 2016. Politeknik
Negeri Sriwijaya: Palembang
Dr Subrisno, seri fisika dasar, metematika bab 2 dan 6
FW.sears, mechanic, heat&sond bab 5 dan bab 11
Halliday dan resnick, fisika 1 dan bab 5
III. GAMBAR ALAT

Kalorimeter Thermometer catudaya

Multitester Analog Voltmeter

Kabel Penghubung Stopwatch