Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN PENDAHULUAN

ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU POSTPARTUM

DI RUANG FLAMBOYAN RSUD UNGARAN KABUPATEN SEMARANG

Disususn Oleh :

Nama : Rahayu Nurhayati

NIM : P1337420615018

PRODI SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN SEMARANG

JURUSAN KEPERAWATAN

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN SEMARANG

2017
Nama Mahasiswa : Rahayu Nurhayati

NIM : P1337420615018

Nama pembimbing dan Tanda tangan :

A. KONSEP DASAR
1. Definisi
Periode postnatal/ postpartum atau masa nifas adalah interval 6 minggu antara
kelahiran bayi dan kembalinya organ reproduksi ke keadaan normal sebelum hamil
(Wong, 2009).
Nifas / puerperium adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk
pulihnya kembali alat-alat reproduksi yang lamanya kurang lebih sekitar 6 minggu
(Bagian Obstetri dan Ginekologi, 2010).
Masa puerperium atau masa nifas mulai setelah partus selesai, dan berakhir
setelah kira-kira 6 minggu. Akan tetapi, seluruh alat genital baru pulih kembali seperti
sebelum ada kehamilan dalam waktu 3 bulan. (Wiknjosastro, 2012: 237).
Masa nifas Adalah masa sesudah persalinan dimulai setelah kelahiran plasenta
dan berakhirnya ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil,
masa nifas berlangsung selama 6 minggu. (Pelayanan Kesehatan Maternal dan
Neonatal, 2011 ).
Masa nifas (puerperium) adalah masa setelah plasenta lahir dan berakhir ketika
alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa nifas berlangsung
selama kira-kira 6 minggu (Abdul Bari. S, dkk, 2005).
2. Etiologi
a. Teori Estrogen-Progesteron
Progesteron menimbulkan relaksasi otot-otot rahim, sebaliknya estrogen
meningkatkan sensitivitas otot rahim. Selama kehamilan terdapat keseimbangan
antara kadar progesteron dan estrogen di dalam rahim, tetapi pada akhir
kehamilan kadar progesteron menurun sehingga timbul his dan berakhir dengan
persalinan, maka terjadilah postnatal.
b. Teori Oksitosin
Pada akhir kehamilan oksitosin bertambah, menurunnya konsentrasi
progesteron akibat tuanya kehamilan, maka oksitosin dapat meningkatkan
aktivitas sehingga persalinan dapat dimulai dan terjadilah postnatal.
c. Teori Prostaglandin
Prostaglandin saat kehamilan dapat meningkatkan kontraksi otot rahim,
sehingga terjadilah persalinan, setelah itu disebut masa postnatal.
d. Teori Hipotalamus-Pituitary dan Glandula Suprarenal
Pemberian kortikosteroid yang dapat menyebabkan maternitas jenis
induksi/ mulainya persalinan. Hipotalamus-pituitary dan glandula suprarenal
dapat memicu persalinan dan terjadilah postnatal.
e. Teori Peregangan
Otot rahim mempunyai kemampuan meregang dalam batas tertentu.
Setelah melewati batas tersebut terjadilah persalinan yang pada akhirnya akan
berlanjut ke masa postnatal.
3. Patofisiologi

4. Pathways
5. Komplikasi
6. Pemeriksaan Penunjang
7. Penatalaksanaan Medis
B. KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU POST PARTUM