Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

KOMUNIKASI DATA TRANSMISI PARALEL

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas

Mata Kuliah Interface

Semester Ganjil Tahun Akademik 2017/2018

Di Susun Oleh:

Fatkhur Nur Hardyanto (1541150084)


Muhammad Nizar (1541150049)

Jurusan Teknik Elektro


Program Studi D4 Sistem Kelistrikan
Politeknik Negeri Malang
2017
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya
kami masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah KOMUNIKASI DATA
TRANSMISI PARAREL ini. Tidak lupa saya ucapkan kepada dosen mata kuliah interface kami
Pak Indra yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini. Kami menyadari
bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu kami mengharapkan
kritik dan saran yang membangun. Dan semoga dengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat
bagi pembaca dan teman-teman.

Malang , 24 September 2012

Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................................
DAFTAR ISI.................................................................................................................
ABSTRAK
BAB I : PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang..............................................................................................
1.2.Rumusan Masalah..........................................................................................
1.3.Tujuan...........................................................................................................
BAB II : PEMBAHASAN
2.1.Pengertian Komunikasi Data.........................................................................
2.2.Transmisi Paralel............................................................................
2.3.Macam macam mode pengoprasian data pararel...........................................
2.4.Karakteristik transmisi data pararel................................................................
2.5.Perbadan transmisi serial dan pararel.............................................................
BAB III : PENUTUP
3.1 Kesimpulan....................................................................................................
3.2 Ucapan terimakasih
DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................
Abstrak

Pada transmisi parallel ,sejumlah bit dikirimkan perwaktu. Masing masing bit mempunyai
jalurnya tersendiri. Dikarenakan oleh sifatnya yang demikian, maka data yang mengalir pada
transmisi parallel jauh lebih cepat pada transmisi serial. Model transmisi parallel biasanya
digunakan untuk melakukan komunikasi jarak pendek. Contohnya, transmisi keprinter atau untuk
komunikasi data dua buah komputer. Pada transmisi paralel, beberapa bit (biasanya 8 bit atau satu
byte/karakter) akan dikirim secara bersamaan pada saluran yang berbeda (kabel, saluranfrekuensi)
dalamkabel yang sama, atau radio jalan, dan disinkronisasi untuk sebuah jam.
Perangkatparalelmemiliki bus datayanglebihluasdaripadaperangkaserial sehinggadapatmentransfer
data dalam kata-kata darisatuataulebih byte padasuatuwaktu.Akibatnya,
adapercepatandalamtransmisiparalel bit rate lebihdarilaju bit transmisi serial.
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang
elektronika, komputer mulai berkembang pesat dan semakin dirasakan manfaatnya dalam kehidupan
kita. Saat ini komputer sudah menjamur di mana-mana. Komputer tidak hanya dimonopoli oleh
perusahaan-perusahaan, universitas-univeristas, atau lembaga-lembaga lainnya, tetapi sekarang
komputer sudah dapat dimiliki secara pribadi seperti layaknya kita memiliki radio.
Pengertian Komunikasi data berhubungan erat dengan pengiriman data menggunakan sistem
transmisi elektronik satu terminal komputer ke terminal komputer lain. Data yang dimaksud adalah
sinyal-sinyal elektromagnetik yang dibangkitkan oleh sumber data yang dapat ditangkap dan
dikirimkan ke terminal-terminal penerima. Yang dimaksud terminal adalah peralatan untuk terminal
suatu data seperti disk drive, printer, monitor, papan ketik, scanner dan lain sebagainya.
Komunikasi data merupakan teknologi yang menggabungkan aspek jaringan telekomunikasi
dengan sistem komputer sehingga menambah nilai sistem komputer. Berbagai macam komputer
dapat saling berkomunikasi dan memanfaatkan kemampuannya.

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa komunikasi?
2. Apa komunikasi data paralel?
3. Berapa macam mode operasi port paralel?
4. Apa kelebihan dan kekurangan komunikasi data paralel?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui apa yang dimaksud komunikasi data paralel
2. Mengetahui macam macam mode operasi port paralel.
3. Mengetahui kelebihan dan kekurangan komunikasi data paralel.
BAB II
DASAR TEORI

Pengertian Komunikasi Data


Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus
berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-komputer dan
piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data
berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan baguan vital dari
suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan
komputer-komputer dapat berkomunikasi satu sama lain
Komunikasi Data merupakan bentuk komunikasi yang secara khusus berkaitan dengan
transmisi atau pemindahan data antara komputer-komputer, komputer dengan piranti-piranti yang
lain dalam bentuk data digital yang dikirimkan melalui media Komunikasi Data.

Komunikasi Data saat ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, karena telah
diterapkan dalam berbagai bentuk aplikasi misal: komunikasi antar komputer yang populer dengan
istilah internet, Handphone ke komputer, Handphone ke Handphone, komputer atau handphone ke
perangkat lain, misal: printer, fax, telpon, camera video dll. Secara umum ada dua jenis komunikasi
data, yaitu:
a. Melalui Infrastruktur Terestrial
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi
untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain:
Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi
Data Paket (SKDP).
b. Melalui Satelit
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih
luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial
namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain
dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang
matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali
Jaringan komputer mulai berkembang di awal tahun 1980 sebagai media komunikasi
komunikasi yang berkembang pesat. Sehingga sampai saat ini komputer menjadi sarana komunikasi
yang sangat efektif dan hampir seluruh bentuk informasi melibatkan komputer dalam
penggunaannya.
Dengan ditemukannya internet, berbagai informasi bisa diakses dari rumah dengan biaya
yang murah. Komunikasi data sebenarnya merupakan gabungan dua teknik yang sama sekali jauh
berbeda yaitu pengolahan data dan telekomunikasi. Dapat diartikan bahwa komunikasi data
memberikan layanan komunikasi jarauk juah dengan sistem komputer.
Selain beberapa jenis komunikasi seperti yang dijelaskan diatas masih terdapat jenis-jenis
yang lainnya yaitu:
a. Komunikasi data analog. Komunikasi data analog contohnya adalah telepon umum PSTN
(Public Switched Telepohone Network).
b. Komunikasi data digital. Komunikasi data digital contohnya adalah komunikasi yang terjadi
pada komputer. Dalam komputer, data-data diolah secara digital. VoIP (Voice over Internet
Protocol) merupakan teknik komunikasi suara melalui jaringan internet. Suara yang merupakan data
analog diubah menajdi data digital oleh decoder.data digital tersebut di-compress dan di-transmit
melalui jaringan IP. Oleh karena data dikirimkan melalui IP, maka data dikirimkan secara Switcing
Packet yaitu data dipecah menjadi paket-paket. Informasi dibagi-bagi dalam paket yang panjangnya
tertentu kemudian tiap paket dikirimkan secara individual. Paket data mengandung alamat sehingga
dapat dikirimkan ke tujuan dengan benar. Dalam VoIP, terdapat berbagai protokol yang digunakan
diantaranya protokol H.323 yang merupakan protokol standar untuk komunikasi multimedia seperti
audio, video dan data real time melalui jaringan berbasis paket seperti Internet Protocol (IP).
Protokol H.323 mempunyai komponen seperi terminal, gateway, gatekeeper dan MCU (Multipoint
Control Unit). Dalam komunikasi data pada VoIP, secara diagramnya terdiri atas sumber, voice
coder serta jaringan internet. Voice coder merupakan pengkonversi suara dari data analog menjadi
digital. Dalam voip ini masih memiliki kelemahan-kelemahan seperti delay yang masih cukup tinggi
dibandingkan dengan telepon biasa (PSTN). Diharapkan dalam perkembangannya, VoIP dapat
meiliki perkembangan yang baik seperti delay yang diperkecil, sehingga dapat diambil
keuntungannya yaitu komunikasi lebih murah terutama untuk komunikasi jarak jauh atau interlokal.
A. Komunikasi Data Paralel

Port parallel banyak digunakan dalam berbagai macam aplikasi antarmuka. Port ini
membolehkan kita memiliki masukan hingga 8 bit atau keluaran hingga 12 bit pada saat yang
bersamaan, dengan hanya membutuhkan rangkaian eksternal sederhana untuk melakukan suatu
tugas tertentu. Port paralel ini terdiri dari 4 jalur kontrol, 5 jalur status dan 8 jalur data. Biasanya
dapat Anda jumpai sebagai port pencetak (printer), dalam bentuk konektor DB-25 betina
(female).Port paralel yang baru, standarisasi dengan IEEE. 1284 yang dikeluarkan pada tahun 1984.
Standar ini mendefinisikan 5 macam mode operasi sebagai berikut:
1. Mode Kompatibilitas
2. Mode Nibel
3. Mode Byte
4. Mode EPP (Enhanced Parallel Port)
5. Mode ECP (Extended Capabilities Port)

Tujuan dari standar yang baru tersebut ialah untuk mendesain driver dan peralatan yang baru
yang kompatibel dengan peralatan lainnya serta standar paralel port sebelumnya (SPP) yangn
diluncurkan tahun 1981. Mode Compatibilitas, nibble dan byte digunakan sebagai standar perangkat
keras yang tersedia di port paralel orisinal dimana EPP dan ECP membutuhkan tambahan hardware
dimana dapat berjalan dengan kecepatan yang lebih tinggi. Mode kompatibilitas atau (Mode
Centronics ) hanya dapat mengirimkan data pada arah maju pada kecepatan 50 kbytes per detik
hingga 150 kbytes per detik. Untuk menerima data, anda harus mengubah mode menjadi mode
nibble atau byte. Mode nibble dapat menerima 4 bit (nibble) pada arah yang mundur, misalnya dari
alat ke computer. Mode byte menggunakan fitur bi-directional parallel untuk menerima 1 byte (8
bit) data pada arah mundur. IRQ (Interrupt Request ) pada port paralel biasanya pada IRQ5 atau
IRQ7. Port paralel Extend dan Enhanced menggunakan hardware tambahan untuk membangkitkan
dan mengatur handshaking. Untuk mengeluarkan 1 byte ke printer menggunakan mode
kompatibilitas,

software harus :

1. Menulis byte ke data port


2. Cek untuk melihat apakah printer sibuk, jika sibuk, ia tidak akan menerima data,
sehingga data yang telah ditulis akan hilang.
3. Buat strobe (pin 1) rendah. Ini memberitahukan printer bahwa data yang benar telah
berada di line data
4. Buat strobe tinggi lagi setelah menunggu sekitar 5 mikrodetik setelah membuat
strobe low.
Hal ini membatasi kecepatan data. Sedangkan EPP dan ECP mengizinkan hardware
mengecek jika printer sibuk dan mengeluarkan sinyal strobe atau handshaking lainnya. Ini berate
hanya 1 instruksi I/Oyang harus dilakukan yang akan meningkatkan kecepatan Port ECP juga
mempunyai kelebihan menggunakan saluran DMA dan buffer FIFO, jadi data dapat digeser tanpa
menggunakan instruksi I/O. Protokol EPP mempunyai 4 macam siklus transfer dta yang berbeda
yaitu :
1. Siklus baca data (Data read)
2. Siklus baca alamat (Address Read)
3. Siklus tulis data (data write)
4. Siklus tulis alamat (address write)

Siklus data digunakan untuk mentrasfer data antara host dan peripheral. Siklus alamat
digunakan untuk mengirimkan alamat, saluran (channel) atau informasi perintah dan control.
Berikut ialah tabel nama pin dari konekter DB25 dan Centronics dengan jumlah konektor 34.
DB25ialah konektor yang umum digunakan di computer sebagai port paralel , sedangkan konektor
Centronics umum ditemukan di printer. IEEE 1284 ialah standar yang menentukan 3 konektor
berbeda yang dapatdigunakan dengan port paralel, yaitu1284 tipe A ialah konektor DB25 yang
dapat ditemukan di hampir semua komputer, 1284 tipe B ialah konektor Centronics 36 pin yang
umum ditemukan di printer, IEEE1284 type C ialah konektor 36 pin seperti Centronics, tetapi
ukurannya lebih kecil dan lebih memuaskan.

Gbr.1 Proses Komunikasi Data Paralel


B. Macam-Macam Mode Operasi Port Pararel

Berdasarkan IEEE 1284 adaada 5 mode yaitu:

Compability Mode,
adalah mode alurmaju, digunakanuntuk transfer data dari PC kePeriperal. 8 bit data
dikirmdalamdetak. Penggunaan kata Compatibility adalahkarenasetiap terminal paling
sederhanaharusdapatmenangani mode ini.

Nibble Mode,
mode alurmundur, digunakan untuk mentransfer data dari peripheral ke PC. Data dikirim 4
bit secarabersamaan, mode ini lebih lambat.

Byte Mode,
modifikasi dari mode nibble.Pada mode ini data telah dapa tdikirim per byte dalam satu
detak.

Enhanced Parallel Port (EPP),


bekerja dalam 2 mode, baik maju/mundur. 1 byte data dalam satu waktupada setiap
jalur.Keuntungan dapat menulis dan membaca melalui satu bus ISA.

Extended Capabilities Port (ECP),


adalah pengembangan mode EPP.ECP mendukung 2 lajur.Perbedaanya adalah adanya
buffering data dan adanya DMA.

Karakteristik transmisi data pararel :

Proses pengiriman data lebih cepat.


Sistem ini akan lebih efektif untuk transmisi data yang memiliki jarak tidak terlalu jauh.
Menggunakanbanyakjalur.
Hanya efektif untuk jarak yang pendek.
Piranti yang memerlukan transfer Data Banyak & Cepat, Komputasi kompleks
Resources Hardware Mumpuni (Banyak Register, Banyak chipset, Banyak jalur data)
Perbedaan Transmisi Paralel dan Serial

Perbedaan antara transmisi serial dengan parallel adalah transmisi serial mentransmisikan 1
bit dalam 1 waktu sedangkan transmisi parallel mentransmisikan beberapa bit dalam 1 transmisi.
Hal ini menyebabkan transmisi parallel lebih cepat dibanding transmisi serial.

Hal tersebut, yang dipercayai banyak orang tidak sepenuhnya benar. Komunikasi serial dapat
lebih cepat dibanding komunikasi parallel. Yang dibutuhkan hanyalah frekuensi pengiriman data
yang lebih tinggi.

Dalam komunikasi parallel, karena transmisi dilakukan pada waktu yang sama, maka
dibutuhkan kabel lebih banyak. Sementara pada transmisi serial, kabel yang digunakan tetap dua.
Hal ini menyebabkan kabel untuk transmisi serial lebih kompak dibanding kabel untuk transmisi
parallel.

Dengan semakin tingginya frekuensi, semakin tinggi juga gangguan elektromagnetik. Setiap
kabel dapat diperlakukan sebagai antenna, menangkap noise yang ada di sekitarnya, dan
mengganggu data yang sedang ditransmisikan. Dalam komunikasi parallel, karena banyaknya kabel
yang digunakan, masalah gangguan elektromagnetik menjadi lebih serius. Di lain pihak, komunikasi
serial yang hanya menggunakan dua kabel lebih mudah mengatasi masalah ini dengan melindungi
kedua kabel yang digunakan.

Perbedaan lain, yang juga menguntungkan komunikasi serial adalah walaupun secara teoritis
komunikasi parallel mengirimkan data pada saat yg bersamaan, data tersebut tidak diterima pada
saat yang bersamaan.

Kelemahan komunikasi parallel adalah masalah half-duplex. Kabel yang digunakan untuk
mengirim dan menerima data adalah kabel yang sama. Bandingkan dengan serial yang full-
duplex, dimana masing masing pengiriman dan penerimaan data menggunakan 2 kabel berbeda.
BAB III
PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus
berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi diantara komputer-
komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media
komunikasi data.

System transmisi paralel, adalah system yang terdiri dari penyaluran beberapa bit (biasanya
8 bit atau satu byte / karakter) akan dikirim secara bersamaan pada saluran yang berbeda
(kabel, saluran frekuensi) dalam kabel yang sama, atau radio jalan, dan disinkronisasi untuk
sebuah jam)

Port paralel yang baru, standarisasi dengan IEEE. 1284 yang dikeluarkan pada tahun 1984.
Standar ini mendefinisikan 5 macam mode operasi yaitu, Mode Kompatibilitas, Mode
Nibel, Mode Byte, Mode EPP (Enhanced Parallel Port), Mode ECP (Extended Capabilities
Port)

Kelebihan
Proses pengiriman data lebih cepat.
Sistem ini akan lebih efektif untuk transmisi data yang memiliki jarak tidak terlalu jauh.
Kekurangan
Menggunakan banyak jalur.
Hanya efektif untuk jarak yang pendek.

UCAPAN TERIMAKASIH

Terimakasih atas tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran pembuatan makalah ini. Dan
terimakasih kepada dosen pengajar mata kuliah interface kami. Lalu tidak lupa terimakasih atas
support dari teman teman yg telah mendukung kami demi terselasaikanyna makalah ini.
DAFTAR PUSTAKA

[1] https://marojahantampubolon.files.wordpress.com/2012/03/interfacing-serial-paralelusb.pdf

[2] https://pranoto0512.wordpress.com/rted/transmisi-data-serial-dan-paralel/

[3] http://akungene.blogspot.co.id/2016/01/transmisi-data-serial-dan-paralel.html

[4] https://bektisusanto20.wordpress.com/2014/05/13/komunikasi-paralel-2/

[5] http://en.wikipedia.org/wiki/Data_terminal_equipment

[6] http://kuliah.dinus.ac.id/ika/kmdt04.html

[7] http://indiraphysics.community.undip.ac.id/2010/03/23/sistem-akuisisi-data-sinkron/