Anda di halaman 1dari 41

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

MODEL
Sekolah : SMA Negeri 103 Jakarta
Mata pelajaran: Biologi
Kelas/Semester: XI/1
Materi Pokok : Sel
Alokasi Waktu : 5 minggu x 4JP

A. KOMPETENSI INTI (KI)


KI-1:
Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya*)

KI-2:
Kompetensi Sikap Sosial yaitu, Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia*)

KI-3:
Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI-4:
Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampumenggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

*)Melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan,


pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik

B. KOMPETENSI DASAR (KD)DAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI(IPK)

No KD 3 (Pengetahuan) No KD 4 (Keterampilan)
3.1 Menjelaskan komponen 4.1 Menyajikan fakta yang
kimiawi penyusun sel, ciri merepresentasikan pemahamannya
hidup pada sel yang tentang struktur dan fungsi sel sebagai
ditunjukkan oleh struktur, unit terkecil kehidupan dan
fungsi dan proses yang penerapannya dalam berbagai aspek
berlangsung di dalam sel kehidupan
sebagai unit terkecil
kehidupan .
Menganalisis bioproses pada sel
yang meliputi: mekanisme transport
Membran Membuat karya dengan menerapkan
3.2 (difusi,osmosis, transpor aktif, 4.2 bioproses yang berlangsung di dalam
endositosis dan eksositosis) dan sel
proses-proses lainnya sebagai hasil
aktivitas berbagai organel sel

IPK pengetahuan IPK psikomotor

3.1.1 Pertemuan Pertama Pertemuan kedua


4.1.1
Mengetahui mengenai penemuan Mengidentifikasikan antara struktur
dan teori tentang sel C1 sel epitel hewan , sel epidermis
tumbuhan serta sel gabus P2
3.1.2 Mengetahui ukuran sel C1 4.1.2 Mempresentasikan hasil praktikum yang
telah di lakukan
3.1.3 Membedakan tipe sel eukariotik 4.2.1 Pertemuan kelima
dan prokariotik C2 Membuat percobaan mengenai osmosis
dan difusi P2
3.1.4 Mebedakan struktur sel hewan dan 4.2.2 Menganalisis fenomena yang terjadi
tumbuhan C2 pada praktikum difusi dan osmosis
3.1.5 Pertemuan ketiga
Menjelaskan komponen komponen
kimiawi dalam sel C2
3.1.6 Menjelaskan struktur sel dan
fungsinya C2
3.1.7 Menjelaskan sistem endomembran
pada sel C2
3.2.1 Pertemuan keempat
Membedakan transport pasif dan
transport aktif C2
3.2.2 Menutukan mekanisme manakah
yang termaksud kedalam transport
pasif dan transport aktif C3
3.2.3 Mengaitkan contoh mekanisme
kerja transport pasif dan aktif
dengan kegiatan sehari hari C4
C. Tujuan Pembelajaran

Setelah proses mencari informasi, kajian pustaka, menanya, melakukan


pengamatan, diskusi peserta didik dapat menjelaskan konsep konsep mengenai sel yang
meliputi komponen kimiawi penyusun sel , struktur tumbuhan maupun hewan beserta
ciri cirinya kemudian serta peserta didik diharapkan dapat menjelaskan fungsi - fungsi
organel organel sel . Selain dapat mejelaskan struktur dan komponen sel peserta didik
juga diharapkan agar dapat menganalisis bioproses pada sel yang meliputi: mekanisme
transport membran(difusi,osmosis, transpor aktif, endositosis dan eksositosis) dengan
penuh tanggung jawab, jujur, disiplin, peduli,santundan didasari dengan keimanan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

D. Materi Pembelajaran

1. Materi Faktual

Sel merupan unit fungsional terkecil penyusun mahluk hidup . dalam suatu sel terdapat organel-organel
sel yang sebagian berfugsi dalam metabolisme maupun respirasi serta proses sintesis protein .

2. Materi Konseptual

Sejarah sel
Komponen kimia sel
Struktur sel
Prokariotik
Eukaryotik
1. Sel hewan
2. Sel tumbuhan
Fungsi organel pada sel
Mekanisme transport melalui membran plasma

3. Materi Prosedural

Percobaan mengenai sel gabus sel epitel dan sel epidermis


Percobaan difusi dan osmosis

4. Materi Metakognitif

Mempersentasikan hasil percobaan sel


Menyusun laporan hasil percobaan

E. MetodePembelajaran.

Pendekatan : Saintifik.
Model Pembelajaqran : Discovery Learning
Metode : ceramah, diskusi kelas, eksperimen, presentasi, tanya jawab.
F. Media , Alat dan bahan

1. Media

Bahan presentasi dalam bentuk power point, Vidio, Media cetak / elektronik

2. Alat

Laptop/LCD Proyektor, papan tulis dan spidol, osmosmeter , statif , gelas beker 200 ml dan
500 ml , mangkok / cawan petri , potongan pipa paralon , pisau berujung tidak lancip ,
selaput selektif permeable , karet gelang dan benang .

3. Bahan

Larutan gula 30 % , eosin atau sirup warna merah , Umbi kentang / wortel / bengkoang
Usus halus kambing atau sapi , air

G. Sumber Belajar

Buku teks Biologi SMA kelas XI, Penyusun Irnaningtyas. Penerbit Erlangga, Jakarta. Program
peminatan kelompok Matematika dan Ilmu-ilmu Alam , Bab 2.
H. Langkah- langkah Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan pertama

3.1.1 Mengetahui mengenai penemuan dan teori tentang sel C1


3.1.2 Mengetahui ukuran sel C1
3.1.3 Membedakan tipe sel eukariotik dan prokariotik C2
3.1.4 Mebedakan struktur sel hewan dan tumbuhan C2

Langkah Sintak Model Rincian Kegiatan Pembelajaran Alokasi


Pembelajaran Pembelajaran Waktu

Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberi salam dan peserta didik 10 menit


menjawab salam dari guru.
b. Guru meminta salah satu peserta
didik/ketua kelas untuk berdoa memohon
kepada Allah SWT semoga diberi
kelancaran dan kemudahan dalam belajar.
(sebagai implementasi nilai religius)
c. Guru mengabsen peserta didik dan
mengkondisikan kelas dan pembiasaan
(sebagai implementasi nilai disiplin)
d. Guru memberi apersepsi tentang sel
dalam kehidupan sehari hari
e. Guru memotivasi peserta didik dengan
menunjukkan bahwa sel merupakan unit
fungional terkecil manusia yang sangat
berperan penting dalam kehidupan.
f. Guru menyampaikan indikator pencapaian
kompetensi/ tujuan yang akan dicapai.

Kegiatan Inti Fase 1. Peserta didik di perlihatkan gambar sel 10 Menit


(Model DL) Stimulating/ dan disuruh menyebutkan ciri-ciri yang
Pemberian di ketahui dari sel
rangsangan.
Peserta didik di perlihatkan gambar
virus sel bakteri dan dari sana peserta
didik dapat mengetahui kisaran ukuran
sel serta perbedaan sel eukariotik dengan
kedua mahluk lainnya .

Guru membimbing mengembangkan


pemikiran peserta didik terkait sel .

10 menit
Fase 2. Guru memberikan kesempatan pada
Problem peserta didik untuk mengidentifikasi
statemen sebanyak mungkin pertanyaan terkait
(pertanyaan/id dengan sel
entifikasi
masalah) Guru merangsang peserta didik untuk
mengajukan pertanyaan mengenai
dalam mahluk hidup .

15 menit
Fase 3. Peserta didik mencari data mengenai
Data yang telah di pelajari
collection Mencari data mengenai perbedaan sel
(pengumpulan tumbuhan dan hewan melalui kegiatan
data) studi literatur

Fase 4. Peserta didik berdikusi mengenai materi 10 menit


Data sel yang telah di cari sebelumnya
processing dengan kegiatan studi literature dan
(pengolahan pengumpulan informasi kemudian
data) apabila ada materi yang belum di
pahami peserta didik guru membantu
proses diskusi
10 menit
Fase 5.
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil
(pembuktian) pengamatannya dan memverifikasi hasil
pencarian informasi dengan data-data
atau teori pada buku sumber yang
relevan.

10 menit
Fase 6. Peserta didik berdiskusi untuk
Generalizatio menyimpulkan tentang sel yang di
n (menarik pelajari .
kesimpulan/ Sebagai perwakilan, beberapa
generalisasi) kelompok maju untuk menyampaikan
hasil diskusi.

a. Resume: Guru membimbing siswa 15 menit


Penutup membuat kesimpulan hasil diskusi
tentang sel .
b. Refleksi: Memberikan pertanyaan
berkaitan dengan sel yang telah di
pelajari
c. Guru memberikan penghargaan
misalnya pujian pada kelompok yang
kinerja dan hasilnya baik.
d. Guru memberikan remedial
pembelajaran bagi peserta didik yang
belum kompeten dan memberikan tugas
pengayaan pada peserta didik yang
sudah kompeten.
e. Tindak lanjut: Penugasan menjawab
pertanyaan pada buku paket dan buku
pintar
f. Rencana pembelajaran
selanjutnya:Praktikum dapat
membedakan sel gabus , sel epitel dan
sel epidermis .
guru memberikan tugas untuk
menyiapkan bahan praktikum minggu
depan
g. Menutup pembelajaran dengan berdoa
bersama.
Pertemuan kedua

4.1.1 Mengidentifikasikan antara struktur sel epitel hewan , sel epidermis tumbuhan
serta sel gabus P2

4.1.2 Mempresentasikan hasil praktikum yang telah di lakukan

Langkah Pembelajaran Rincian Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberi salam dan peserta didik


menjawab salam dari guru.
b. Guru meminta salah satu peserta didik/ketua
kelas untuk berdoa memohon kepada Allah SWT
semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam
belajar. ( sebagai implementasi nilai religius )
c. Guru mengabsen peserta didik dan
mengkondisikan kelas dan pembiasaan ( sebagai
implementasi nilai disiplin)
d. Guru memberi apersepsi tentang sel
e. Guru memotivasi peserta didik dengan
menunjukkan bahwa bahwa setiap sel memiliki
perbedaan
f. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi
yang akan dicapai.

Kegiatan Inti Peserta didik duduk sesuai kelompoknya


masing-masing.
Peserta didik mempersiapkan alat dan bahan
untuk praktikum sel
Dalam kelompok, peserta didik membuat
rancangan percobaan.
Peserta didik melaksanakan percobaan.
Peserta didik mengolah data hasil percobaan
dan menggambarkan hasil percobaan yang telah
dilakukan dengan panduan LKS yang sudah
disiapkan guru)
Peserta didik mempresentasikan hasil
pengolahan data.
Peserta didik mendengarkan dan mengajukan
pertanyaan kepada kelompok yang presentasi
Kelompok yang presentasi berdiskusi dan
peserta lain juga mendiskusikan pertanyaan
yang muncul.
Peserta didik menjawab pertanyaan yang
diajukan kelompok lain.
Presentasi selesai, diganti dengan kelompok
yang berbeda.
a. Resume: Guru membimbing siswa membuat
Kegiatan Penutup kesimpulan hasil diskusi tentang perbedaan
sel pada tumbuhan , hewan dan sel gabus
b. Refleksi: Memberikan pertanyaan berkaitan
apa yang membedaakan diantara keriga sel
tersebut .
c. Guru memberikan penghargaan misalnya
pujian pada kelompok yang kinerja dan
hasilnya baik.
d. Guru memberikan remedial pembelajaran bagi
peserta didik yang belum kompeten dan
memberikan tugas pengayaan pada peserta
didik yang sudah kompeten.
e. Tindak lanjut: Penugasan menjawab
pertanyaan pada buku paket dan buku pintar
f. Rencana pembelajaran selanjutnya: komponen
kimia sel dan struktur sel serta sistem
endomembran
g. Menutup pembelajaran dengan berdoa
bersama.

3.1.5 Menjelaskan komponen komponen kimiawi dalam sel C2


3.1.6 Menjelaskan struktur sel dan fungsinya C2
3.1.7 Menjelaskan sistem endomembran pada sel C2

Langkah Sintak Model Rincian Kegiatan Pembelajaran


Pembelajaran Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberi salam dan peserta didik


menjawab salam dari guru.
b. Guru meminta salah satu peserta didik/ketua
kelas untuk berdoa memohon kepada Allah SWT
semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam
belajar. (sebagai implementasi nilai religius)
c. Guru mengabsen peserta didik dan
mengkondisikan kelas dan pembiasaan (sebagai
implementasi nilai disiplin)
d. Guru memberi apersepsi tentang sel dalam
kehidupan sehari hari
e. Guru memotivasi peserta didik dengan
memperlihatkan kelainan kelainan yang
disebabkan oleh rusaknya atau kelainan pada
organel pada suatu sel missal dengan rusaknya
lisosom menyebabkan penyakit Tay-sach
f. Guru menyampaikan indikator pencapaian
kompetensi/ tujuan yang akan dicapai.

Kegiatan Inti Fase 1. Melampirkan gambar sel tumbuhan dan hewan


(Model DL) Stimulating/ dan memperlihatkan bahwa keduanya memiliki
Pemberian komponen penyusun kimia yang berbeda
rangsangan. Guru memberikan gambar sel denga organel
organel sel dan menjelaskan fungsi organel
secara aplikatif contoh seperti ribosom yang
berfungsi sebagai sintesis protein dan berguna
dalam pembentukan enzim dan protein
membran

Fase 2. Guru memberikan sebuah kasus mengenai


Problem kelainan yang terjadi akibat rusaknya organel
statemen dan peserta didik diminta untuk menjelaskan
(pertanyaan/iden dampak dari kelainan akibat rusaknya organel
tifikasi masalah) tersebut .
Perserta didik dapat mengaikat hubungan
antara membrane RE , badan golgi dan
membrane sel dalam materi system endo
membrane

Fase 3. Peserta didik mencari data mengenai fungsi


Data collection organel sel beserta contohnya dalam kehidupan
(pengumpulan
data)

Fase 4. Peserta didik berdikusi mengenai mengenai


Data processing fungsi organel sel beserta contohnya dalam
(pengolahan kehidupan , komponen penyusun kimia sel
data) serta system endomembrane pada Re golgi
membrane sel dengan kegiatan studi literature
dan pengumpulan informasi . Apabila ada
materi yang belum di pahami peserta didik guru
membantu proses diskusi

Fase 5.
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil
(pembuktian) pengamatannya dan memverifikasi hasil
pencarian informasi dengan data-data atau teori
pada buku sumber yang relevan.

Fase 6. Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan


Generalization mengenai materi yang telah di pelajari
(menarik Sebagai perwakilan, beberapa kelompok maju
kesimpulan/ untuk menyampaikan hasil diskusi.
generalisasi)

h. Resume: Guru membimbing siswa membuat


Penutup kesimpulan hasil diskusi tentang materi yang
telah di pelajari hari ini .
i. Refleksi: Memberikan pertanyaan berkaitan
dengan materi yang telah di pelajari
j. Guru memberikan penghargaan misalnya
pujian pada kelompok yang kinerja dan
hasilnya baik.
k. Guru memberikan remedial pembelajaran bagi
peserta didik yang belum kompeten dan
memberikan tugas pengayaan pada peserta
didik yang sudah kompeten.
l. Tindak lanjut: Penugasan menjawab
pertanyaan pada buku paket dan buku pintar
m. Rencana pembelajaran selanjutnya:teori
mengenai transport membran .
n. Menutup pembelajaran dengan berdoa bersama.

Pertemuan keempat

3.2.1 Membedakan transport pasif dan transport aktif C2


3.2.2Menutukan mekanisme manakah yang termaksud kedalam transport pasif dan transport aktif C3
3.2.3Mengaitkan contoh mekanisme kerja transport pasif dan aktif dengan kegiatan sehari hari C4

Langkah Sintak Model Rincian Kegiatan Pembelajaran


Pembelajaran Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberi salam dan peserta didik


menjawab salam dari guru.
b. Guru meminta salah satu peserta didik/ketua
kelas untuk berdoa memohon kepada Allah SWT
semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam
belajar. (sebagai implementasi nilai religius)
c. Guru mengabsen peserta didik dan
mengkondisikan kelas dan pembiasaan (sebagai
implementasi nilai disiplin)
d. Guru memberi apersepsi transport pasif dan aktif
e. Guru memotivasi peserta didik dengan
memberikan contoh aplikatif difusi
f. Guru menyampaikan indikator pencapaian
kompetensi/ tujuan yang akan dicapai.

Kegiatan Inti Fase 1. Melampirkan gambar perbedaan mekanisme


(Model DL) Stimulating/ transport pasif dan aktif secara garis besar
Pemberian
rangsangan. Guru memberikan pertanyaan apa yang
membedakan antara keduanya secara garis
besar

Fase 2. Guru memberikan kasus mengenai osmosis


Problem pada kehidupan sehari hari
statemen Perserta didik dapat mengaikat hubungan
(pertanyaan/iden larutan osmosis dengan lisisnya kentang
tifikasi masalah) krenasinya sel darah merah dan
plasmolisisnya sel tumbuhan

Fase 3. Peserta didik mencari data mengenai fungsi


Data collection osmosis difusi , difusi terfertilisasi dan pompa
(pengumpulan ion natrium , serta proses eksositosis dan
data) endositosis

Fase 4. Peserta didik berdikusi mengenai mengenai


Data processing fungsi organel sel beserta contohnya dalam
(pengolahan kehidupan , komponen penyusun kimia sel
data) serta system endomembrane pada Re golgi
membrane sel dengan kegiatan studi literature
dan pengumpulan informasi . Apabila ada
materi yang belum di pahami peserta didik guru
membantu proses diskusi

Fase 5.
Verification Peserta didik mendiskusikan hasil
(pembuktian) pengamatannya dan memverifikasi hasil
pencarian informasi dengan data-data atau teori
pada buku sumber yang relevan.

Fase 6. Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan


Generalization mengenai materi yang telah di pelajari
(menarik Sebagai perwakilan, beberapa kelompok maju
kesimpulan/ untuk menyampaikan hasil diskusi.
generalisasi)
o. Resume: Guru membimbing siswa membuat
Penutup kesimpulan hasil diskusi tentang materi yang
telah di pelajari hari ini .
p. Refleksi: Memberikan pertanyaan berkaitan
dengan materi yang telah di pelajari
q. Guru memberikan penghargaan misalnya
pujian pada kelompok yang kinerja dan
hasilnya baik.
r. Guru memberikan remedial pembelajaran bagi
peserta didik yang belum kompeten dan
memberikan tugas pengayaan pada peserta
didik yang sudah kompeten.
s. Tindak lanjut: Penugasan menjawab
pertanyaan pada buku paket dan buku pintar
t. Rencana pembelajaran selanjutnya: praktikum
membran transport
u. Menutup pembelajaran dengan berdoa bersama.

Pertemuan kelima

4.2.1Membuat percobaan mengenai osmosis dan difusi P2


4.2.2Menganalisis fenomena yang terjadi pada praktikum difusi dan osmosis P2

Langkah Pembelajaran Rincian Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberi salam dan peserta didik


menjawab salam dari guru.
b. Guru meminta salah satu peserta didik/ketua
kelas untuk berdoa memohon kepada Allah SWT
semoga diberi kelancaran dan kemudahan dalam
belajar. ( sebagai implementasi nilai religius )
c. Guru mengabsen peserta didik dan
mengkondisikan kelas dan pembiasaan ( sebagai
implementasi nilai disiplin)
d. Guru memberi apersepsi praktikum hari ini
mengenai transport membrane
e. Guru memotivasi peserta didik dengan contoh
aplikatif transport membrane
f. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi
yang akan dicapai.

Kegiatan Inti Peserta didik duduk sesuai kelompoknya


masing-masing.
Peserta didik mempersiapkan alat dan bahan
untuk praktikum transport membrane
Dalam kelompok, peserta didik membuat
rancangan percobaan.
Peserta didik melaksanakan percobaan.
Peserta didik mengolah data hasil percobaan
dan menggambarkan hasil percobaan yang telah
dilakukan dengan panduan LKS yang sudah
disiapkan guru)
Peserta didik mempresentasikan hasil
pengolahan data.
Peserta didik mendengarkan dan mengajukan
pertanyaan kepada kelompok yang presentasi
Kelompok yang presentasi berdiskusi dan
peserta lain juga mendiskusikan pertanyaan
yang muncul.
Peserta didik menjawab pertanyaan yang
diajukan kelompok lain.
Presentasi selesai, diganti dengan kelompok
yang berbeda.

h. Resume: Guru membimbing siswa membuat


Kegiatan Penutup kesimpulan hasil diskusi tentang perbedaan
sel pada tumbuhan , hewan dan sel gabus
i. Refleksi: Memberikan pertanyaan berkaitan
dengan percobaan
j. Guru memberikan penghargaan misalnya
pujian pada kelompok yang kinerja dan
hasilnya baik.
k. Guru memberikan remedial pembelajaran bagi
peserta didik yang belum kompeten dan
memberikan tugas pengayaan pada peserta
didik yang sudah kompeten.
l. Tindak lanjut: Penugasan menjawab
pertanyaan pada buku paket dan buku pintar
m. Rencana pembelajaran selanjutnya: jaringan
tumbuhan
n. Menutup pembelajaran dengan berdoa
bersama.
I. Penilaian hasil pembelajaran
1. Teknik penilaian : pengamatan, tes tertulis dan hasil produk.
2. Prosedur penilaian:

Teknik Waktu
No Aspek yang dinilai
Penilaian Penilaian

1. Sikap Pengamatan Selama


pembelajaran
a. Terlibat aktif dalam pembelajaran , saat
b. Bekerja sama dalam kegiatan kelompok. melakukan
c. Toleran terhadap proses pemecahan praktikum
masalah yang berbeda dan kreatif. dan diskusi.
d.
2. Pengetahuan Penugasan Individu dan
Tes tertulis kelompok
Sel

3. Keterampilan Pengamatan Penyelesaian


tugas
Terampil melakukan percobaan kelompok
difusi dan osmosis saat kegiatan
praktikum
Trampil mempresentasikan hasil dan diskusi
percobaan
Portofolio
Setelah
Terampil membuat laporan melakukan
percobaan kegiatan
praktikum

3. Alat Penilaian (terlampiran)

J. Tindak Lanjut.
Remedial dan pengayaan

1.Batas KKM untuk kompetensi ini adalah : 79


2.Bagi siswa yang tidak mencapai batas KKM, maka siswa yang bersangkutan
diwajibkan mengikuti program remedial dengan ketentuan sebagai berikut :
a. Programremedial melalui dua tahapan yaitu Remedial Teaching dan
Remedial Test
b. Jika jumlah siswa yang tidak mencapai batas KKM sebanyak <20% dari
jumlah siswa keseluruhan, maka diadakan remedial individu
c. Jika jumlah siswa yang tidak mencapai batas KKM sebanyak 20-40% dari
jumlah siswa keseluruhan, maka diadakan remedial kelompok
d. Jika jumlah siswa yang tidak mencapai batas KKM sebanyak >40% dari
jumlah siswa keseluruhan, maka diadakan remedial klasikal

3. Bagi siswa yang telah mencapai nilai di atas batas kkm dengan waktu yang relative
lebih cepat maka kepada siswa yang bersangkutan diberikan program pengayaan
(berupa pemberian tugas mandiri)

Mengetahui, Jakarta, 30 Juli 2017


Kepala SMA Negeri 103 Guru Mata Pelajaran Biologi

NiyataSirat, S.Pd Ana Harsiwi,M.Pd


NIP :197106101997022002/138267
NIP:196603072000032002
Lampiran :
Materi

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

Teori-teori tentang sel

o Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pen
gamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula)
o Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi
dalam rongga sel
o Johanes Purkinje (1787-1869) memberi nama isi sel sebagai Protoplasma
o Matthias Schleiden (ahli botani): struktur jaringan tumbuhan dan Theodore Schwa
nn (ahli zoologi): struktur jaringan hewan. Mereka mengemukakan bahwa sel merup
akan satuan structural makhluk hidup.
o Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-
layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus)
o Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya
(omnis celulla ex celulla)

Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti

o sel prokariot, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sit
oplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok i
ni adalah bakteri dan alga biru
o sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu syste
m membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua ma
khluk hidup kecuali bakteri dan alga biru

Perbedaan struktur sel prokariotik dan struktur eukariotik.

Bagian Sel Prokariot Eukariot


Inti sel Tanpa membran/selaput Selaput inti ada, disebut
disebut nukleoid inti sel (nukleus)
Penutup sel Berupa kapsul (fungsi berbeda Tidak ada pada hewan,
dengan dinding sel pada tumbuhan) pada tumbuhan ada dinding sel
Retikulum Tidak ada Ada
endoplasma
Badan golgi Tidak ada Ada
Mitokondria Tidak ada Ada
Lisosom sentriol Tidak ada Ada
Ribosom Ada pada sitoplasma Ada (pada sitoplasma dan RE)
DNA (bahan gen) Berbentuk cincin Berbentuk pita spiral ganda
bercampur dengan sitoplasma (double helix) terdapat pada inti,
mitokondria, dan kloroplas
(pada tumbuhan)

Struktur Sel
Sel terdiri dari 3 bagian utama yaitu membran sel, inti sel, dan sitoplasma:

2.1. Membran Sel / Membran Plasma


Membran sel adalah selaput yang terletak paling luar dan tersusun dari senyawa kimia lipoprotei
n (gabungan dari senyawa lemak atau lipid dengan senyawa protein). Membran sel disebut juga
membran plasma atau selaput plasma. Fungsi dari membran sel ini adalah sebagai pintu gerbang
yang dilalui zat, baik menuju atau meninggalkan sel.

2.2. Inti Sel (Nukleus)


Inti sel bertugas mengontrol kegiatan yang terjadi di sitoplasma. Fungsi dari inti sel adalah meng
atur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi DNA
untuk mengatur sintesis protein. Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu:
1. Selaput inti (karioteka)
2. Nukleoplasma (cairan inti)
3. Kromatin / kromosom
4. Nukleous (anak inti)
2.3. Sitoplasma dan Organel Sel
Sitoplasma adalah bagian yang cair dalam sel. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%).
Berfungsi sebagai pelarut zat-
zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kimia sel. Organel sel adalah benda-
benda yang terdapat dalam sitoplasma dan bersifat hidup serta menjalankan fungsi-
fungsi kehidupan.

1. Ribosom adalah organel sel terkecil di dalam sel. Fungsi dari ribosom adalah sebagai tempat si
ntesis protein.

2. Retikulum endoplasma (RE) adalah struktur berbentuk benang-


benang yang bermuara di inti sel. Dikenal dua jenis retikulum endoplasma, yaitu: (1) Retikulum e
ndoplasma granuler (retikulum endoplasma kasar). RE kasar tampak kasar karena ribosom meno
njol di permukaan sitoplasmik membrane; (2) Retikulum endoplasma agranuler (retikulum endo
plasma halus). RE halus diberi nama demikian karena permukaan sitoplasma tidak mempunyai r
ibosom.
Fungsi RE halus berperan dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid, metabolisme k
arbohidrat dan konsentrasi kalsium, detoksifikasi obat-
obatan, dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel sedangkan RE kasar berkaitan
dengan sintesis protein

3.Mitokondria (the power house). Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang
menghasilkan banyak energi ATP.
Mitokondria tersusun atas 2 membran. Membran luar bersifat permeabel terhadap molekul-
molekul kecil.
Membran dalam bersifat kurang permeabel, membran ini merupakan tempat utama pembentukan
ATP. Membran dalam berlekuk-
lekuk membentuk krista. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehing
ga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP.
Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tem
pat berlangsungnya reaksi-
reaksi yang penting bagi sel, seperti reaksi oksidasi asam amino. Di dalam matriks mitokondria j
uga terdapat ATP, ADP, ion-ion seperti magnesium, kalsium.

4. Lisosom. Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidro
litik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Fungsi uta
ma lisosom adalah fagositosis, dan autofagi.
Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri, seperti organe
l yang tidak berfungsi lagi. Proses ini berguna pada sel hati, transformasi berudu menjadi katak,
dan embrio manusia.
Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme sepert
i bakteri dan virus ke dalam sel.

5.Badan golgi (aparatus golgi/diktiosom: pada sel tumbuhan) berhubungan dengan fungsi meny
ortir dan mengirim produk sel. Badan golgi berperan penting dalam sel-
sel yang secara aktif terlibat dalam sekresi.
Beberapa fungsi badan golgi antara lain :
Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Terjadi terutama pada sel-
sel kelenjar kantung kecil tersebut, berisi enzim dan bahan-bahan lain.
Membentuk membran plasma.
Membentuk dinding sel tumbuhan
dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding
sel telur dan pembentukan lisosom.
Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel
Untuk membentuk lisosom
6. Sentrosom (sentriol) berbentuk bintang, terletak di dekat inti sel, berfungsi dalam pembelahan
sel.

7.Plastida berperan dalam fotosintesis. Plastida adalah bagian dari sel yang bisa ditemui pada al
ga dan tumbuhan (kingdom plantae). Dikenal tiga jenis plastida, yaitu: (1) Leukoplas: berwarna
putih berfungsi sebagai penyimpanan makanan; (2) Kloroplas: plastida berwarna hijau, berfungsi
menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis; (3) Kromoplas: plastida
yang mengandung pigmen lain.
Kloroplas memiliki bagian serupa koin yang disebut tilakoid. Tumpukan tilakoid membentuk gr
ana (tempat berlangsungnya reaksi terang fotosintesis). Stroma merupakan matriks kloroplas yan
g berisi cairan, sebagai tempat berlangsungnya reaksi gelap

8. Vakuola (rongga sel). Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan dibatasi membra
n tonoplas Cairan ini berisi : garam-
garam organik, glikosida, tanin (zat penyamak), minyak eteris (misalnya jasmine pada melati, ro
seine pada mawar, zingiberine pada jahe), alkaloid (misalnya kafein, kinin, nikotin, likopersin, dl
l), enzim, dan butir-
butir pati. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan d
an bakteri, kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah.
fungsi vakuola adalah :
1. memelihara tekanan osmotik sel
2. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen, fenol, dll
3. mengadakan sirkulasi zat dalam sel

9. Mikrotubulus berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel. Selain itu,
mikrotubulus berguna dalam pembentukan sentriol, flagela, dan silia.

10. Mikrofilamen terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pad
a otot). Mikro lamen berperan dalam pergerakan sel.

11. Peroksisom (badan mikro) senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandu
ng enzim oksidae dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

Perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan

Komponen Sel Tumbuhan


Sel Hewan
Ukuran Sel tumbuhan lebih besar Sel hewan lebih kecil
daripada sel hewan daripada sel tumbuhan
Bentuk Tetap Tidak tetap
Dinding sel Ada Tidak tetap
Plastid Ada Tidak tetap
Lisosom Tidak ada Ada (untuk pencernaan
makanan secara pinositosis/fagositosis)
Sentrida Tidak ada Ada
Badan golgi Diktiosom Badan golgi
Vakuola Pada sel muda kecil dan Tidak mempunyai vakuola,
banyak, pada sel dewasa walaupun terkadang beberapa sel
tunggal dan besar hewan uniseluler memiliki vakuola
yang berukuran kecil baik pada sel muda
maupun sel dewasa
Flagella / sillia Tidak ada Ada tetapi tidak semua
Klorofil Ada Tidak ada

Gambar perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan

Transpor Molekul melalui Membran


1. Transpor pasif adalah transpor yang tidak memerluka energi, meliputi:
Difusi: perpindahan zat (padat, cair, dan gas) dari larutan konsentrasi tinggi (hipertonis) ke laru
tan dengan konsentrasi rendah (hipotenis), setiap zat akan berdifusi menuruni gradien konsentras
inya, hasil dari difusi adalah konsentrasi yang sama antara larutan tersebut dinamakan isotonis.
Difusi terfasilitasi: proses difusi dengan bantuan protein transport, protein transpor merupakan
protein khusus yang menyediakan suatu ikatan baik bagi molekul yang sedang bergerak.
Osmosis: perpindahan pelarut (air) melalui selaput semipermeabel dari larutan hipotonis ke lar
utan hipertonis
2. Transpor aktir adalah transpor yang melalui membran dengan melawan gradien konsentrasi m
enggunakan energi ATP. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Contoh pr
otein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein, serta ionophore.
Contoh transport aktif adalah transpor Na/K

3. Endositosis dan Eksositosis; Ekositosis dapat diartikan, keluarnya zat dari dalam sel. Endosito
sis merupakan proses pemasukan zat dari luar sel ke dalam sel. Endositosis memiliki dua macam
bentuk yaitu pinositosis dan fagositosis. Pinositosis (pino=minum) merupakan proses pemasuka
n zat ke dalam ke dalam sel yang berupa cairan. Fagositosis (fago = makan) merupakan pemasuk
an zat padat atau sel lainnya ke dalam tubuh sel.

SINTESIS PROTEIN

TAHAP SINTESIS PROTEIN


1. TRANSKRIPSI
Salinan DNA untuk dibawa keluar dari nukleus menuju lokasi pembuatan protein di ribosom yan
g berada di sitoplasma.
Sintesis protein diatur oleh DNA di dalam inti sel
Kode genetik DNA di salin oleh mRNA (RNA messenger)
mRNA meninggalkan nukleus menuju ribosom di sitoplasma melalui retikulum endoplasma
2. TRANSLASI
penerjemahan kode menjadi asam amino
mRNA melekat pada ribosom sub unit kecil
Kode yang dibawa oleh mRNA akan diterjemahkan menjadi asam amino oleh tRNA (RNA tran
sfer)
Di dalam ribosom terdapat rRNA (RNA ribosom)
rRNA bergerak sepanjang mRNA saat kode diterjemahkan menjadi asam amino
Asam-asam amino yang terbentuk akan digabung membentuk protein oleh ikatan peptida

PEMBELAHAN MITOSIS
Pembelahan mitosis merupakan pembelahan secara tidak langsung atau melalui tahap-
tahap yang terjadi pada perbanyakkan sel tubuh.
Sel yang membelah secara mitosis akan menghasilkan dua sel anakkan yang masing-
masing memiliki sifat dan jumlah kromosom yang sama dengan induknya.
Siklus sel adalah kejadian-
kejadian yang berlangsung dengan urutan tertentu yang dimulai dari pembelahan sel hingga pem
belahan sel dalam pembentukkan sel anakkan.
Siklus ini meliputi dua fase, yaitu fase interfase dan fase mitotik.
Pembelahan mitosis berlangsung secara bertahap melalui beberapa fase, yaitu : Profase , Metaf
ase , Anafase dan Telofase
Interfase tidak tergolong tahap pembelahan sel mitosis karena interfase merupakan fase istiraha
t untuk mempersiapkan Mitosis

Interfase terbagi atas tiga fase, yaitu:


1. Fase G1 (growth 1/pertumbuhan 1) : Merupakan fase paling aktif berlangsung selama 9 jam. P
ada fase ini sel mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Pada fase ini sel bertambah ukura
n dan volumenya.
2. Fase S (Sintesis) : Merupakan fase sintesis DNA atau duplikasi kromosom, dengan waktu 10 j
am
3. Fase G2 (Growth 2/Pertumbuhan 2) : Merupakan fase yang didalamnya terjadi proses sintesis
protein. Pada fase ini sel siap untuk mengadakan pembelahan

Mitosis terjadi pada sel-


sel tubuh (somatic). Terdiri atas 4 tahapan yang saling berurutan : profase, metaphase, anaphase
dan telofase
1. Profase
Benang kromatin memendek dan menebal menjadi kromosom
Tiap kromosom mengadakan replikasi menghasilkan kromatid
Sentriol (pada sel hewan) mulai memisah dan mengarahkan benang-benang gelendong
Pada akhir profase ditandai dengan menghilangnya membrane inti
2. Metafase
kromosom berjajar di bidang equator/ bidang pembelahan
terlihat dari sisi atas seperti bintang maka dikenal dengan fase aster
3. Anafase
merupakan tahap pembelahan inti
sentromer membelah dan kromatid memisahkan diri membentuk kromosom
kromosom bergerak ke kutub yang berlawanan,
bergeraknya kromosom menggunakan tenaga tarikan dari benang gelending
merupakan fase tercepat diantara fase mitosis lainnya
4. Telofase
kromosom sampai di kutub masing-masing dan menjadi kromatin kembali
spindle mulai lenyap dan nucleolus muncul kembali
membrane inti terbentuk kembali
sekat sel/ lekukan sel terbentuk sehingga sel terbagi dua bagian (sitokinesis)dengan jumlah kro
mosom sama dengan jumlah kromosom sel induk

Lampiran :

Penilaian KI 1

INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP SPIRITUAL


(LEMBAR OBSERVASI)
A. Petunjuk Umum
1. Instrumen penilaian sikap spiritual ini berupa Lembar Observasi. Observasi merupakan
teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera,
baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan instrument yang
berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati. Pada jenjang SMA/MA, kompetensi
sikap spiritual mengacu pada KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya.
2. Instrumen ini diisi oleh guru yang mengajar peserta didik yang dinilai.
B. Petunjuk Pengisian
Secara periodik, misalnya 1 atau 2 minggu sekali guru melakukan penilaian sikap
spiritual peserta didik. Caranya, guru memberi tanda cek () pada kolom skor sesuai sikap
spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut.

4 = selalu, apabila peserta didik selalu melakukan sesuai pernyataan.

3 = sering, apabila peserta didik sering melakukan sesuai pernyataan dan

kadang-kadang tidak melakukannya.

2 = kadang-kadang, apabila peserta didik kadang-kadang melakukan dan

sering tidak melakukannya.

1 = tidak pernah, apabila peserta didik tidak pernah melakukannya.

C. Lembar Observasi
Kelas : .
Semester : .
TahunAjaran : .
Periode Pengamatan : Tanggal s.d. .

No Aspek Pengamatan

1 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu

2 Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan


No Aspek Pengamatan

3 Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/presentasi

4 Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari ilmu


pengetahuan

5 Melaksanakan ibadah keseharian baik yang diwajibkan maupun yang


dianjurkan sesuai

dengan agama yang dianutnya

Jumlah Skor

Lembar Observasi

Nama Aspek
No.
Rera

Skor
Nilai

rang
Kete
Jum

Pengamatan
lah

an
ta

Peserta
Didik
1 2 3 4 5

10

Dst

Guru Mata Pelajaran

______________________
NIP.

Penilaian KI 2
INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP SOSIAL
(LEMBAR OBSERVASI)

A. Petunjuk Umum
1. Instrumen penilaian sikap sosial ini berupa Lembar Observasi. Sikap sosial yang
dikembangkan pada Kompetensi Inti 2 di jenjang SMA/MA meliputi:
a. jujur
b. kreatif
c. disiplin
d. tanggung jawab
e. toleransi
f. gotong royong
g. santun
h. responsif
i. pro aktif
2. Instrumen ini diisi oleh guru yang mengajar peserta didik yang dinilai.

B. Petunjuk Pengisian
Secara periodik, misalnya 1 atau 2 minggu sekali guru melakukan penilaian sikap sosial
peserta didik. Caranya, guru memberi tanda cek () pada kolom skor sesuai sikap sosial
yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut.

4 = selalu, apabila peserta didik selalu melakukan sesuai pernyataan.

3 = sering, apabila peserta didik sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang
tidak melakukannya.

2 = kadang-kadang, apabila peserta didik kadang-kadang melakukan dan sering tidak


melakukannya.

1 = tidak pernah, apabila peserta didik tidak pernah melakukannya.

Guna memudahkan penilian, guru dapat membaca indikator tiap-tiap aspek sosial sebagai
berikut.

Tabel Daftar Deskripsi Indikator

Sikap dan Pengertian Contoh Indikator

1. Jujur Tidak menyontek dalam mengerjakan


adalah perilaku dapat dipercaya dalam ujian/ulangan .
Sikap dan Pengertian Contoh Indikator

perkataan, tindakan, dan pekerjaan. Tidak menjadi plagiat


(mengambil/menyalin karya orang
lain tanpa menyebutkan sumber).
Mengungkapkan perasaan apa
adanya.
Menyerahkan kepada yang
berwenang barang yang ditemukan.
Membuat laporan berdasarkan data
atau informasi apa adanya.
Mengakui kesalahan atau kekurangan
yang dimiliki.

2. Kreatif Menghasilkan ide/karya inovatif


Kemampuan seseorang untuk melahirkan yang dipublikasikan/dipasarkan.
sesuatu yang baru, baik berupa gagasan Menghasilkan ide/karya inovatif
maupun karya nyata, baik dalam bentuk untuk kalangan sendiri/ skala kecil.
karya baru maupun kombinasi dengan Memodifikasi dan menggabungkan
hal-hal yang sudah ada, yang belum beberapa ide/karya untuk
pernah ada sebelumnya. menghasilkan gagasan/karya baru.
Mencoba membuat ide/karya dari
contoh yang sudah ada.
3. Disiplin
adalah tindakan yang menunjukkan
perilaku tertib dan patuh pada berbagai Datang tepat waktu.
Patuh pada tata tertib atau aturan
ketentuan dan peraturan. bersama/ sekolah.
Mengerjakan/mengumpulkan tugas
sesuai dengan waktu yang
ditentukan.
Mengikuti kaidah berbahasa tulis
yang baik dan benar.

4. Tanggungjawab
adalah sikap dan perilaku seseorang
untuk melaksanakan tugas dan Melaksanakan tugas individu dengan
baik.
kewajibannya, yang seharusnya dia
Menerima resiko dari tindakan yang
lakukan, terhadap diri sendiri, dilakukan.
masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan Tidak menyalahkan/menuduh orang
budaya), negara dan Tuhan Yang Maha lain tanpa bukti yang akurat.
Esa Mengembalikan barang yang
dipinjam.
Mengakui dan meminta maaf atas
kesalahan yang dilakukan.
Menepati janji.
Tidak menyalahkan orang lain untuk
kesalahan tindakan kita sendiri.
Sikap dan Pengertian Contoh Indikator

Melaksanakan apa yang pernah


dikatakan tanpa disuruh/diminta.
5. Toleransi
adalah sikap dan tindakan yang
menghargai keberagaman latar belakang, Tidak mengganggu teman yang
berbeda pendapat.
pandangan, dan keyakinan
Menerima kesepakatan meskipun
berbeda dengan pendapatnya.
Dapat menerima kekurangan orang
lain.
Dapat mememaafkan kesalahan orang
lain.
Mampu dan mau bekerja sama
dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang,
pandangan, dan keyakinan.
Tidak memaksakan pendapat atau
keyakinan diri pada orang lain.
Kesediaan untuk belajar dari (terbuka
terhadap) keyakinan dan gagasan
orang lain agar dapat memahami
orang lain lebih baik.
Terbuka terhadap atau kesediaan
untuk menerima sesuatu yang baru.
6. Gotong royong
adalah bekerja bersama-sama dengan
orang lain untuk mencapai tujuan Terlibat aktif dalam bekerja bakti
membersihkan kelas atau sekolah.
bersama dengan saling berbagi tugas dan
Kesediaan melakukan tugas sesuai
tolong menolong secara ikhlas. kesepakatan.
Bersedia membantu orang lain tanpa
mengharap imbalan.
Aktif dalam kerja kelompok.
Memusatkan perhatian pada tujuan
kelompok.
Tidak mendahulukan kepentingan
pribadi.
Mencari jalan untuk mengatasi
perbedaan pendapat/pikiran antara
diri sendiri dengan orang lain.
Mendorong orang lain untuk bekerja
sama demi mencapai tujuan bersama.
7. Santun Menghormati orang yang lebih tua.
adalah sikap baik dalam pergaulan baik Tidak berkata-kata kotor, kasar, dan
dalam berbahasa maupun bertingkah takabur.
laku. Norma kesantunan bersifat relatif, Tidak meludah di sembarang tempat.
artinya yang dianggap baik/santun pada Tidak menyela pembicaraan pada
tempat dan waktu tertentu bisa berbeda waktu yang tidak tepat.
Mengucapkan terima kasih setelah
Sikap dan Pengertian Contoh Indikator

pada tempat dan waktu yang lain. menerima bantuan orang lain.
Bersikap 3S (salam, senyum, sapa).
Meminta ijin ketika akan memasuki
ruangan orang lain atau menggunakan
barang milik orang lain.
Memperlakukan orang lain
sebagaimana diri sendiri ingin
diperlakukan.
8. Responsif Tanggap terhadap kerepotan pihak
Adalah kesadaran akan tugas yang harus lain dan segera memberikan solusi
dilakukan dengan sungguh-sungguh. dan atau pertolongan.
Kepekaan yang tajam dalam menyikapi Berperan aktif terhadap berbagai
berbagai hal yang dihadapinya dan kegiatan sekolah dan/atau social.
kepahaman makna tanggungjawab yang Bergerak cepat dalam melaksanakan
harus dipikul adalah ciri utama tugas/kegiatan.
kepribadiannya Berfikir lebih maju terhadap segala
hal.
9. Pro aktif Berinisiatif dalam bertindak terkait
Adalah sikap seseorang yang mampu dengan tugas/pekerjaan atau sosial.
membuat pilihan dikala mendapatkan Mampu memanfaatkan peluang yang
stimulus. Seseorang yang bersikap adaf
proaktif mampu memberi jeda antara Memiliki motivasi untuk terus maju
datangnya stimulus dengan keputusan dan berkembangf
untuk memberi respon. Pada saat jeda Fokus pada hal-hal yang
tersebut seseorang yang proaktif dapat memungkinkan untuk diubah atau
membuat pilihan dan mengambil respon diperbaikf
yang dipandang terbaik bagi dirinya.

C. Lembar Observasi
Kelas : .
Semester : .
TahunAjaran : .
Periode Pengamatan : Tanggal s.d. .

N Na Sikap Keterangan
o ma
Pes
Rerata Skor
Gotong Royong

erta
Jumlah
Tanggung

Nilai
Responsif
Toleransi

Pro aktif
Disiplin

Did
Kreatif

Santun
Jawab
Jujur

ik
1

1
0

d
st

Instrumen Penilaian Pengetahuan


1. Penemu sel pada abad ke 17 adalah .... C1
A. Hooke
B. Leeuwenhoek
C. Scopes
D. Schleiden dan Schwann
E. Pearson

2. Perbedaan struktur antara sel prokariotik dan eukariotik adalah sebagai berikut, kecuali .... C2
A. Tidak adanya inti sel sejati (nucleus) pada sel prokariotik, melainkan hanya berupa nukleoid.
B. Sel prokariotik tidak memiliki organel bermembran rangkap
C. Perbedaannya hanya pada ada tidaknya membrane inti, namun organel-organelnya samaantara
sel prokariotik dan eukariotik
D. Ukuran sel prokariotik lebih kecil daripada sel eukariotik
E. Sel prokariotik hanya ditemukan pada kingdom Archaebacteria dan Eubacteria

3. Amati struktur selaput sel berikut !

Bagian yang menunjukan glikoprotein, glikolipid dan fosfolipid secara berurutan adalah .... C4
A. 1, 2 dan 4
B. 2, 1 dan 3
C. 2, 3 dan 4
D. 3, 4 dan 5
E. 3, 1 dan 5

4. Perbedan antara sel prokariotik dengan eukariotik adalah .... C2


A. Prokariotik mempunyai membran sel
B. Prokariotik tidak mempunyai membran sel
C. Eukariotik mempunyai dinding sel
D. Eukariotik tidak mempunyai dinding sel hewan saja
E. Eukariotik hanya terdapat pada sel

5. Beberapa hasil pengamatan siswa:


1. Sel terlihat kosong dan terang
2. Sel terlihat agak gelap
3. Dinding sel lebih tipis
4. Dinding sel tebal dan gelap
5. Terlihat protoplasma bergerak perlahan
6. TidakTerlihat protoplasma bergerak perlahan
Ciri dari sel hidup adalah .... C4

A. 1,3,5
B. 1,4,6
C. 2,3,5
D. 2.4.5
E. 2,4,6
6. Struktur sel tumbuhan dan hewan memiliki perbedaan. Berikut merupakan perbedaan yang
mencolok antara sel tumbuhan dengan sel hewan .... C3
A. Pada tumbuhan terdapat kloroplas, plastida, dan membran sel, sedang pada sel hewan tidak
ada
B. Sel tumbuhan memiliki vakuola yang permanen, tilakoid, dan polisom, sedang pada sel
hewan tidak ada
C. Pada tumbuhan terdapat vakuola permanen, plastida, dan dinding sel, sedang pada sel hewan
tidak ada
D. Sel tumbuhan tidak memiliki senriol, sentrosom, dan vakuola, sedang pada sel hewan
memilikinya
E. Pada sel tumbuhan terdapat lamella tengah, selaput plasma, dan plastida, sedang pada sel
hewan tidak ada

7. Organela-organela berikut yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan adalah .... C2
A. Lisosom, vakuola, dan nucleus
B. Lisosom, vakuola, dan plastida
C. Vakuola, plastida, dan kloroplas
D. Nukleus, kloroplas, dan retikulum endoplasma
E. Plastida, kloroplas, dan retikulum endoplasma

8. Di antara organel berikut yang berperan dalam pembelahan sel adalah . C1


A. Sentromer
B. Sentrosom
C. Lisosom
D. Ribosom
E. Glioksisom

9. Organel berupa saluran halus dalam sitoplasma yang berbatas sistem membran dan erat kaitannya
dengan sistem angkutan pada sintesis protein adalah . C1
A. Ribosom
B. Retikulum endoplasma
C. Plasmadesmata
D. Badan golgi
E. Lisosom

10. Perhatikan gambar sel di samping !


Energi berupa ATP paling banyak diproduksi pada bagaian yang berlabel .... C2
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

11. Teori sel menunjukkan bahwa sel merupakan unit structural makhluk hidup. Teori tersebut pertama
kali oleh .C2
A. Max Schulze
B. Felix Dujardin
C. Robert Brown
D. Rudofl Virchow
E. Schleiden dan Schwann

12. Istilah protoplasma pertama kali dikenal oleh .C1


A. Robert Hooke
B. Felix Dujardin
C. Max Schulze
D. Johannes Purkinje
E. Rudofl Virchow

13. Apabila sepotong kentang dimasukkan ke dalam larutan garam 10 %, kemungkinan yang akan
terjadi adalah .... C3
A. Beratnya akan bertambah karena kentang menyerap air
B. Akan bertambah karena kentang menyerap garam
C. Beratnya akan berkurang karena air akan keluar dari sel kentang
D. Akan berkurang karena sel-sel kentang akan lisis
E. Beratnya akan tetap karena cairan sel isotonis dengan larutan garam

14. Perhatikan percobaan peristiwa transfor pada membran sel tumbuhan berikut !

Perubahan volume larutan pada gambar II karena adanya peristiwa .... C4


A. Difusi
B. Osmosis
C. Imbibisi
D. Transpor aktif
E. Endositosit

15. Perbedaan difusi dan osmosis adalah bahwa pada difusi .... C2
A. Air berpindah dari larutan hipotonis ke hipertonis
B. Air mengalir dari larutan isotonis ke hipertonis
C. Zat terlarut berpindah dari larutan hipertonis kelarutan hipotonis
D. Zat pelarut berpindah dari larutan hipotonis kelarutan hipertonis
E. Air berpindah dari larutan hipertonis ke hipotonis

16. Transpor aktif melibatkan hal-hal berikut, kecuali .... C1


A. Protein membrane
B. ATP
C. Enzim ATP ase
D. Protein carier
E. Osmosis

17. Pengangkutan secara aktif adalah . C2


A. Gerakan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah
B. Gerakan air dari konsentrasi yang rendah ke konsentrasi yang tinggi
C. Pengangkutan air masuk ke dalam sel dan merupakan gerakan dua arah
D. Pengangkutan yang tidak memerlukan energy dengan gerakan bolak-balik
E. Pengangkutan yang memerlukan energi dan merupakan gerakan satu arah
18. Perhatikan diagram transport zat melalui membran sel di bawah ini. Macam transport yang terjadi
adalah .... C2

A. Difusi
B. Osmosis
C. Endositisis
D. Eksositosis
E. Transport aktif

19. Perhatikan transport yang terjadi melalui membran sel !.

Transportasi tersebut adalah .... C2


A. Transport aktif difusi
B. Transport pasif osmosis
C. Transport aktif eksositosis
D. Transport pasif endositosis
E. Transport aktif dengan protein karier

20. Jika sel normal dimasukkan ke dalam cairan gula 10% maka sel akan . C4
A. Tetap
B. Pecah
C. Mengerut
D. Membesar
E. Tidak tentu

21. Transpor glukosa dan asam amino biasanya dilakukan dengan cara .... C4
A. Osmosis
B. Difusi
C. Difusi dipermudah dengan protein transpor
D. Endositosis
E. Eksositosis

22. Transpor polisakarida ke dalam sel dilakukan dengan cara .... C4


A. Kotranspor
B. Endositosis
C. Pompa ion
D. Eksositosis
E. Difusi

23. Pernyataan yang tepat mengenai transpor pasif adalah .... C2


A. Memerlukan energi
B. Molekul bergerak melawan gradien konsentasi
C. Molekul bergerak sepanjang gradien konsentasi
D. Memerlikan saluran protein
E. Memerlukan protein transpor

24. Endositosis terjadi pada peristiwa .... C2


A. Penangkapan mangsa oleh Hydra
B. Pembentukan makanan oleh sel amoeba
C. Pengeluaran zat sisa oleh sel darah
D. Penangkapan makanan oleh hewan air
E. Penangkapan kuman oleh sel darah putih

25. Berikut ini merupakan mekanisme transpor zat pada membran :


1. Difusi
2. Endsitosis
3. Osmosis
4. Pompa Ion
5. Eksositosis
6. Difusi Dipermudah
Mekanisme transpor zat yang menggunakan energi adalah .... C4
A. 1, 3, 4
B. 1, 3, 5
C. 1, 3, 6
D. 2, 4, 5
E. 2, 4, 6
Kunci Jawaban dan Penskoran KI 3 ( kognitif )

Untuk Soal Pilihan Ganda : setiap jawaban betul diberikan skor 4 dan jawaban yang salah diberikan
skor 0, dengan skor maksimal 100.

Nomor Kunci
Penskoran
Soal Jawaban
1. A 4
2. C 4
3. A 4
4. B 4
5. C 4
6. C 4
7. A 4
8. B 4
9. B 4
10. D 4
11. E 4
12. A 4
13. D 4
14. B 4
15. C 4
16. D 4
17. E 4
18. E 4
19. C 4
20. B 4
21. C 4
22. D 4
23. B 4
24. A 4
25. D 4
LEMBAR KERJA SISWA

Judul kegiatan : mengamati struktur sel


Tujuan : Mengamati struktur sel hewan dan tumbuhan

Alat :

Mikroskop
Kaca object
Kaca penutup
Silet tajam
Pipet tetes
Spatula
Kertas tissue
Bahan :

Jaringan tumbuhan gabus , akar bayam , batang bayam dan daun bayam , bunga
kembang sepatu , dan bawang
Jaringan hewan atau manusia , epitel pipi

Cara kerja :
1. Kupas bawang merah dan sayat sangat tipis
2. Teteskan air pada gelas objek
3. Lihat sel epidermis bawang merah di mikroskop
4. Kemudian bandingkan dengan sel pada jaringan gabus , akar , batang , daun pada
bayam atau tumbuhan yang kalian bawa serta bunga kembang sepatu atau kamboja .
5. Lakukan hal yang sama dengan percobaan bawang merah

Pertanyaan :
1. Apa perbedaan sel epidermis pada setiap organ tumbuhan , sel epidermis bawang merah ,
sel gabus dan sel epitel gambarkan sel tersebut dan jelaskan perbedaannya !
LEMBAR KERJA SISWA

Judul kegiatan : Difusi dan osmosis


Tujuan mengamati fakta difusi dan osmosis
Alat :

Gelas beker 200 ml dan 500 ml


Mangkuk / cawan petri
Potongan pipa paralon
Pisau berujung tidak lancip
Karet gelang / benang

Bahan :

Larutan gula 30 %
Sirop bewarna merah
Umbi kentang
Usus ayam
Air

Cara kerja :
Difusi :
1. Isilah gelas beker berukuran 200 ml dengan air hingga setengahnya
2. Masukan satu sendok the sirup
3. Ambatilah perubahan warna yang terjadi

Osmosis
Menggunakan kentang
1. Buatlah tabung dari kentang dengan cara membuat lubang tidak tembus
menggunakan pipa
2. Masukan larutan gula ke tabung sebanyak 1/3 bagian
3. Masukan tabung kentang kedalam mangkok / cawan petri yang berisi air

Menggunakan usus
1. Bersihkan usus dan ikat rapat salah satu ujungnya
2. Masukan air larutan gula ke usus
3. Masukan pipa kapiler ke dalam usus hingga menyentuh larutan gula
4. Gantung pada statif dan masukan ke dalam gelas beker glas yang berisi air
Pertanyaan :
1. Apakah osomosi dapat terjadi pada sel tumbuhan , hewan dan manusia ? jika
dapat terjadi pada sel tumbuhan dan hewan jelaskan perbedannya !